Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pharmacia

FORMULASI EKSTRAK ETANOL KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.) DENGAN KOMBINASI HPMC (Hidroxypropyl methylcellulosa) DAN KARBOPOL SEBAGAI GELLING AGENT Rizqa, Rizqa Fadhila Suchita Putri; Sapri; Murtiyana, Sari
PHARMACIA Vol. 2 No. 1 (2024): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstrak kulit bawang merah banyak mengandung senyawa antioksidan diantaranya flavonoid dan antosianin. Untuk memaksimalkan manfaatnya, sediaan Emulgel diformulasikan dengan variasi kombinasi gelling agent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi kombinasi optimum HPMC dan karbopol dalam sediaan emulgel kulit bawang merah (Allium cepa L.). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan 7 formula emulgel dibuat dengan variasi perbandingan konsentrasi basis HPMC dan karbopol, yaitu F1 (5:1,5); F2 (4,5:1); F3 (5:0,25); F4 (3,5:1,5); F5 (3,5:0,25); F6 (5:0); F7 (0:1,5). Kemudian dilakukan 2 tahap yang pertama pembuatan basis gel dan sediaan emulsi serta tahap terakhir, yaitu inkorporasi gel ke dalam emulsi untuk membuat sediaan emulgel. Tahap kedua dilakukan pengujian stabilitas fisik sediaan, yaitu uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji viskositas. Hasil dari penelitian didapatkan stabilitas fisik F4 emulgel ekstrak kulit bawang merah (Allium cepa L.) menunjukkan hasil uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji viskositas yang memenuhi syarat selama 3 siklus. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa F4 dengan konsentrasi HPMC dan karbopol sebesar 3,5 gr dan 1,5 gr menghasilkan formula yang optimum.
Analisis Tingkat Kepuasan Antara Pasien BPJS Dengan Pasien Umum Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Panacea Kota Balikpapan rina, noorazrina; Murtiyana Sari; Fitri Ayu
PHARMACIA Vol. 3 No. 1 (2025): Pharmacy
Publisher : Program Studi Farmasi Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Kesehatan adalah bentuk kegiatan dan serangkaian kegiatan pelayanan yang diberikan secara langsung kepada masyarakat untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam bentuk promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif dan paliatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan antara pasien BPJS dengan pasien umum terhadap pelayanan kefarmasian di Klinik Panacea Kota Balikpapan. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan instrument penelitian berupa kuesioner yang terlebih dahulu telah diuji validitas dan uji reliabilitas. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan 5 indikator pelayanan kefarmasian yakni aspek bukti fisik (Tangible) didapat hasil pada pasien BPJS 78% dan pasien umum 80%, aspek kehandalan (Reliability) diperoleh hasil pada pasien BPJS 78% dan pasien umum 80%, aspek daya tanggap (Responsiveness) diperoleh hasil pada pasien BPJS 76% dan pasien umum 81 %, aspek jaminan (Assurance) diperoleh hasil pada pasien BPJS 76% dan pasien umum 80% dan terakhir aspek empati (Emphaty) diperoleh hasil pada pasien BPJS 77% dan pasien umum 82%. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien BPJS mendapatkan nilai rata - rata sebesar (77%) dan pasien umum (80%) dengan kategori puas terhadap pelayanan kefarmasian di Klinik Panacea. Kata Kunci : Tingkat Kepuasan Pasien BPJS dan pasien umum, Pelayanan Kefarmasian, Klinik