Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pelatihan dan Pemanfaatan Biopestisida Berbasis Kearifan Lokal pada Gapoktan Jali Jaya Desa Talang Jali Lampung Utara Nyang Vania Ayuningtyas Harini; Yeyen Ilmiasari; Eko Abadi Novrimansyah; Dea Musytari Intan Irpawa; Amirah Inas Widiawati; Muhammad Naufal Al Fatin
Pengabdian Kepada Masyarakat Cendekia Vol. 3 No. 2 (2024): Pengabdian Kepada Masyarakat Cendekia
Publisher : Sentra Kekayaan Intelektual dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gapoktan Jali Jaya is one of the facilities for farmer activities in Talang Jali Village, North Kotabumi District, North Lampung. The use of chemical pesticides is common among farmers, especially in the Jali Jaya Gapoktan. Even though the price is expensive, farmers still use it, because the response to pests is faster. There are several alternatives to replace chemical pesticides, namely the application of Biopesticide. Studies have been carried out that natural products come from plants with groups of secondary metabolites and bioactive compounds such as phenolics, alkaloids, terpenoids and other secondary chemicals so that they can control OPT (Plant Pest Organisms). The aim of training on the manufacture and use of biopesticides is to increase public awareness of how important it is to have healthy plants, protected from pests and not damaging the environment. This service activity is carried out through evaluation, preparation, training and implementation stages. Direct training and practical methods are used in its implementation. The results of the lecturer's community service activities were that Gapoktan members, the majority of whom were farmers, were very enthusiastic about taking part in the training and making biopesticides and participated in the activities until completion. Participants also helped practice making biopesticides using choppers and putting the ingredients into drums. Farmers' knowledge increased about biopesticide applications and 50% of participants used biopesticides to protect cultivated plants from pest attacks, especially insects.
Efektivitas Pestisida Imidakloroprid Spirotetramat Terhadap Populasi Hama pada Tanaman Semangka Harini, Nyang Vania Ayuningtyas; Kumbara, Agung Muklis; Ilmiasari, Yeyen; Irpawa, Dea Musytari Intan; Widiawati, Amirah Inas
AgriMalS Vol 4 No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/agrimals.v4i2.1404

Abstract

Semangka (Citrullus vulgaris, Schard) adalah buah yang sangat disukai orang Indonesia karena rasanya yang manis, renyah, dan banyak airnya. Dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung menyatakan bahwa Provinsi Lampung memiliki total produksi semangka sebesar 19.442 t-1 tahun-1 dan mendapat peringkat ke 5 dalam produksi semangka se-Indonesia setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Bali (BPS, 2022). Namun, dalam kegiatan budidaya tanaman semangka terkendala dengan organisme pengganggu tanaman (OPT), menurut Kumbara (2024) menyatakan bahwa hama yang menyerang tanaman semangka dan bahkan menurunkan produksi adalah ulat grayak, kutu kebul, lalat buah dan kepik hijau. Salah satu cara yang digunakan petani untuk mengendalikan hama pada tanaman semangka dengan pestisida. Pestisida adalah salah satu komponen penting dalam pertanian yang dapat membantu petani mengatasi organisme pengganggu. Pestisida yang digunakan dalam penelitian ini berbahan aktif Imidakloroprid Spirotetramat. Imidakloroprid Pirotetramat berfungsi untuk menghentikan biosintesis lipid dan menjadi alternatif baru. Penelitian ini dilakukan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, sejak Bulan April 2024 hingga Juni 2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini melibatkan semua petani yang menanam semangka jenis Juve di berjumlah 30 petani dengan luas lahan antara 2500 m-2 ha-1 dan lebih. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah total populasi, yaitu 30 petani. Perlakuan yang diamati adalah populasi hama pada tanaman semangka. Simpulan dari penelitian ini adalah pestisida yang mengandung pestisida Imidakloroprid + Spirotetramat dengan aplikasi tepat waktu, tepat dosis, dan tepat sasaran efektif mengendalikan hama kutu kebul (Bemissia tabaci), thrips, kepik Hijau (Nezara viridula L.), lalat Buah (Bactrocera sp), dan ulat Grayak (Spodoptera frugiperda) pada tanaman semangka di Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat.