Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIC TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT AN-NISA TANGERANG TAHUN 2025 Marifati, Cinta Sukma Awaliah; Imas Sartika; Meynur Rohmah
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v5i1.1491

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah adalah terapi relaksasi autogenic. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi autogenic terhadap kadar glukosa darah pada pasien DM di RS An-Nisa Tangerang tahun 2025. Desain penelitian :Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Hasil :penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar glukosa darah pada kelompok intervensi dari 278,76 mg/dL menjadi 272,32 mg/dL (selisih 6,44 mg/dL; p = 0,001). Sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata penurunan lebih kecil, yaitu dari 276,74 mg/dL menjadi 274,86 mg/dL (selisih 1,88 mg/dL; p = 0,001). Hasil uji independent t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan penurunan kadar glukosa darah antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,000).
PENGARUH EDUKASI HIPERTENSI DAN RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RS AN-NISA KOTA TANGERANG Harahap, Dani Salsabilla; Imas Sartika; Meynur Rohmah
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v5i1.1516

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan. Selain terapi farmakologis, intervensi non-farmakologis seperti edukasi kesehatan dan teknik relaksasi genggam jari dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi hipertensi dan relaksasi genggam jari terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest with control group design. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi pada hari pertama (p = 0,005) dan hari ketiga (p = <0,001), sedangkan pada hari kedua tidak ditemukan perbedaan signifikan (p = 0,180). Hal ini membuktikan bahwa edukasi hipertensi dan relaksasi genggam jari efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, terutama apabila dilakukan secara berulang. Kesimpulannya, intervensi ini dapat dijadikan alternatif non-farmakologis dalam praktik keperawatan untuk membantu mengontrol tekanan darah pasien.