Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIC TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS DI RUMAH SAKIT AN-NISA TANGERANG TAHUN 2025 Marifati, Cinta Sukma Awaliah; Imas Sartika; Meynur Rohmah
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v5i1.1491

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat, ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi maupun kerja insulin. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah adalah terapi relaksasi autogenic. Tujuan :Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi autogenic terhadap kadar glukosa darah pada pasien DM di RS An-Nisa Tangerang tahun 2025. Desain penelitian :Metode penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Hasil :penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata kadar glukosa darah pada kelompok intervensi dari 278,76 mg/dL menjadi 272,32 mg/dL (selisih 6,44 mg/dL; p = 0,001). Sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata penurunan lebih kecil, yaitu dari 276,74 mg/dL menjadi 274,86 mg/dL (selisih 1,88 mg/dL; p = 0,001). Hasil uji independent t-test menunjukkan terdapat perbedaan signifikan penurunan kadar glukosa darah antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p = 0,000).
PENGARUH EDUKASI HIPERTENSI DAN RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI RS AN-NISA KOTA TANGERANG Harahap, Dani Salsabilla; Imas Sartika; Meynur Rohmah
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v5i1.1516

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan. Selain terapi farmakologis, intervensi non-farmakologis seperti edukasi kesehatan dan teknik relaksasi genggam jari dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi hipertensi dan relaksasi genggam jari terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest with control group design. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi pada hari pertama (p = 0,005) dan hari ketiga (p = <0,001), sedangkan pada hari kedua tidak ditemukan perbedaan signifikan (p = 0,180). Hal ini membuktikan bahwa edukasi hipertensi dan relaksasi genggam jari efektif menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, terutama apabila dilakukan secara berulang. Kesimpulannya, intervensi ini dapat dijadikan alternatif non-farmakologis dalam praktik keperawatan untuk membantu mengontrol tekanan darah pasien.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DIABETES MELITUS PADA USIA DEWASA DI PERUMAHAN PESONA LEBAK WANGI 2 RT 02/10 KABUPATEN TANGERANG ningsih, dwi; Riyaningsih, Dwi; Meynur Rohmah; Zahrah Maulidia Septimar
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/zybmr711

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Dukungan keluarga ada empat, dukungan emosional, dukungan penghargaan, dukungan instrumental, dan dukungan informatif. Perilaku pencegahan diabetes melitus mencakup beberapa hal, seperti mengonsumsi makanan bergizi dan melakukan aktivitas fisik. Tujuan : untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan diabetes melitus pada usia dewasa di Perumahan Pesona Lebak Wangi 2 RT 02/10 Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Populasi penelitian ini sebesar 150 responden dan mendapatkan sampel sebanyak 109 responden yang ditentukan dengan teknik pengambilan sampel non-probability sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner perilaku pencegahan. hasil analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan perilaku pencegahan diabetes melitus dengan nilai p-value 0,001.