Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA SEBAGAI PERAN PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI PT KONSUIL PERDANA INDONESIA AREA LUBUKLINGGAU Muhamad Effendi; Putri Surya
Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Vol 27 No 3 (2022): Jurnal Media Ekonomi (JURMEK) Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah dalam penerapan SMK3 masih kurangnya kesadaran tenaga teknik tentang penggunaan alat pelindung diri dan tergolong Ketercapaian sama-sama cukup baik dan diperlukan peningkatan lagi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif penelitian menganalisis data dari hasil pengamatan langsung di PT Konsuil Perdana Indonesia Area Lubulinggau, hasil wawancara dengan kepala teknik dan para stafnya, dan evaluasi dari studi kepustakaan teori dan pendapat para ahli sebagai data pendukung. Penerapan SMK3 telah direncanakan dan diterapkan dengan cukup baik di PT Konsui Perdana Indonesia Area Lubuklinggau. Dan dari perbandingan hasil penelitian yang sesuai dengan peraturan Menteri Tenaga Kerja No 05/MEN/1996 lebih tinggi yaitu 60% dengan kiteria cukup baik. Sedangkan menurut indikator keselamatan dan kesehatan kerja yaitu 52% dengan kiteria cukup baik. Kesimpulan penelitian ini adalah dalam penerapan SMK3 yang menggunakan penerapan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor: PER.05/MEN/1996 dan indikator K3 Penerapan SMK3 memberi pengaruh yang cukup baik bagi PT Konsuil Perdana Indonesia Area Lubuklinggau, dilihat dari jumlah tenaga teknik yang mengalami kecelakaan dan penyakit kerja masih tergolong rendah dan tidak mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.
Work Communication and Work Ethics on Employee Performance and Job Satisfaction Muhamad Effendi; Dheo Rimbano; Irma Idayati; Gunadi; Muhammad Rahman
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 3 No. 2 (2023): April, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v3i2.4035

Abstract

The purpose of this study was to find out: (a) How does work communication affect employee job satisfaction, (b) How does work communicationaffect employee performance, (c) How does work ethics affect employee performance, (d) How does job satisfaction affect employee work performance. The method used in this study is the System Literature Review (SLR), which is a term used to refer to a particular research methodology or research and development carried out to collect and evaluate research related to a specific topic focus. The results of the study also prove that work communication affects employee job satisfaction, work communication affects employee performance, work ethics have an impact on employee performance, and job satisfaction has an effect on employee performance.
Pengaruh Kecerdasan Intelektual dan Keselamatan Kerja terhadap Kinerja Pegawai melalui Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening pada Kantor Pemadam Kebakaran Melati Melati; Wisdalia Maya Sari; Muhamad Effendi; Dheo Rimbano
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1190

Abstract

Urgensi penelitian ini didasarkan pada pentingnya peningkatan kinerja pegawai pemadam kebakaran yang memiliki tuntutan kerja berisiko tinggi, sehingga pemahaman terhadap faktor internal seperti kecerdasan intelektual dan motivasi kerja menjadi krusial dalam mendukung pelayanan publik yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kecerdasan intelektual, keselamatan kerja terhadap kinerja pegawai dan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada kantor pemadam kebakaran Kota Lubuk Linggau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai pada kantor pemadam kebakaran Kota Lubuk Linggau sebanyak 66 orang. Metode pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan simpel random sampling. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data primer yang dikumpulkan melalui survei kuesioner secara langsung. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis Smart PLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai path coefficient sebesar 0,252, nilai t-statistic 2,015, dan p-value 0,021 < 0,05. Keselamatan kerja juga memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai, ditunjukkan oleh nilai path coefficient sebesar 0,169, nilai t-statistic 1,767, dan p-value 0,078 (>0,05). Selanjutnya, motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai path coefficient sebesar 0,505, nilai t-statistic 4,867, dan p-value 0,000 (<0,05). Pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa kecerdasan intelektual berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja dengan nilai specific indirect effects sebesar 0,202, nilai t-statistic 2,720, dan p-value 0,007, namun motivasi belum sepenuhnya berperan sebagai variabel intervening. Sementara itu, keselamatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui motivasi kerja dengan nilai specific indirect effects sebesar 0,139, nilai t-statistic 2,081, dan p-value 0,038, sehingga motivasi mampu berperan sebagai variabel intervening. Kesimpulannya Motivasi kerja memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja pegawai pemadam kebakaran, khususnya dalam memperkuat pengaruh keselamatan kerja terhadap kinerja.
Peran Pekerja Sosial Masyarakat dalam Penyelenggaraan Usaha Kesejahteraan Sosial di Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Revita Mery Anggraini; Muhamad Effendi; Ade Famalika; Nasruddin Nasruddin
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1193

Abstract

Penelitian ini menjadi urgen mengingat PSM merupakan faktor kunci di tingkat akar rumput dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, namun hingga kini peran, kapasitas, dan tantangan yang mereka hadapi masih belum banyak dikaji secara mendalam, khususnya pada konteks wilayah kecamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan tantangan yang dihadapi oleh pekerja sosial masyarakat (PSM) dalam upaya meningkatkan kesejahteraan sosial di Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 15 anggota PSM, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), serta masyarakat setempat, disertai dengan observasi partisipatif dan pengumpulan dokumen resmi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PSM melaksanakan empat peran utama: sebagai inisiator, motivator, dinamisator, dan administrator. Meskipun menunjukkan komitmen yang tinggi, PSM menghadapi berbagai tantangan, seperti ketergantungan pada arahan TKSK, kurangnya pelatihan, serta sistem pencatatan yang informal yang menghambat transparansi dan evaluasi program. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya pengembangan kapasitas melalui pelatihan sistematis dan peningkatan kerjasama dengan instansi terkait agar PSM dapat lebih efektif dalam mendukung usaha kesejahteraan sosial di wilayah tersebut.
Pengaruh Transformasi Digital dan Pengembangan SDM terhadap Kinerja Pegawai dengan Motivasi Kerja sebagai Variabel Intervening pada Sekretariat Daerah Yulanda Santika; Wisdalia Maya Sari; Muhamad Effendi; Herman Paleni
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1205

Abstract

Pentingnya peningkatan kinerja pegawai di lingkungan pemerintahan yang saat ini dihadapkan pada tuntutan digitalisasi layanan publik, dimana aparatur diharuskan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta peningkatan kompetensi guna mendukung pelaksanaan tugas yang lebih optimal dan sesuai kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh transformasi digital dan pengembangan SDM terhadap kinerja pegawai dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening pada sekretariat daerah Kota Lubuklinggau. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 115 pegawai dan berdasarkan rumus slovin yang digunakan, total yang dijadikan sampel berjumlah 90 pegawai. Metode pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Skala Likert, kemudian diolah menggunakan SmartPLS 04. Penelitian ini menggunakan instrumen pengukuran yang dianalisis melalui outer model, meliputi uji validitas konvergen, validitas diskriminan, serta uji reliabilitas untuk memastikan kualitas konstruk. Selanjutnya, teknik analisis data dilakukan menggunakan inner model yang mencakup pengujian nilai R² dan F² guna melihat kekuatan prediktif model, serta dilanjutkan dengan uji hipotesis untuk menentukan hubungan signifikan antar variabel dalam model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 0,707, t-statistic 19,794, dan p-value 0,000 (< 0,05). Sementara itu, pengembangan SDM tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai koefisien sebesar –0,061, t-statistic 0,384, dan p-value 0,701 (> 0,05). Secara simultan, transformasi digital dan pengembangan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai R-square sebesar 0,952 dan R-square adjusted sebesar 0,950. Lebih lanjut, hasil pengujian indirect effect menunjukkan bahwa motivasi kerja tidak mampu memediasi transformasi digital terhadap kinerja pegawai, dengan nilai koefisien sebesar –0,002, t-statistic 0,071, dan p-value 0,944 (> 0,05). Namun demikian, motivasi kerja terbukti mampu memediasi pengaruh pengembangan SDM terhadap kinerja pegawai secara positif dan signifikan, dengan nilai koefisien sebesar 0,363, t-statistic 2,690, dan p-value 0,007 (< 0,05). Kesimpulannya transformasi digital menjadi faktor kunci peningkatan kinerja, sementara pengembangan SDM akan efektif jika disertai dengan peningkatan motivasi kerja.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian dimoderasi oleh Variabel Kepuasan Konsumen pada Percetakan di Lubuklinggau Tri Oktaviani; Ronal Aprianto; Muhamad Effendi; Surajiyo Surajiyo
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1228

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin meningkatnya persaingan usaha percetakan di Kota Lubuklinggau menuntut pelaku usaha untuk mampu memberikan kualitas pelayanan dan kualitas produk yang baik agar dapat menarik dan mempertahankan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian dengan kepuasan konsumen sebagai variabel moderasi pada usaha percetakan di Kota Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh usaha percetakan yang terdapat di Kota Lubuklinggau yang berjumlah 30 unit usaha percetakan. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang merupakan konsumen yang pernah menggunakan jasa percetakan di Kota Lubuklinggau. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert yang disusun berdasarkan indikator dari masing-masing variabel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran kuesioner (Google Form), dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (? = -0,023; p = 0,917), namun berpengaruh terhadap kepuasan konsumen (? = 0,458; p = 0,001). Kualitas produk juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (O = 0,513; t = 3,615; p = 0,000) serta terhadap keputusan pembelian (O = 0,589; t = 3,085; p = 0,002), berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sementara itu, pengaruh tidak langsung kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian melalui kepuasan konsumen menunjukkan nilai O = 0,177 dengan t = 1,532 dan p = 0,126, serta pengaruh tidak langsung kualitas produk sebesar O = 0,198 dengan t = 1,579 dan p = 0,115, yang keduanya tidak signifikan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pelaku usaha percetakan dalam memprioritaskan peningkatan kualitas produk serta memperbaiki kualitas pelayanan guna meningkatkan daya saing dan mendorong keputusan pembelian konsumen.
Pengaruh Cita Rasa dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen Pada Rumah Makan di Kota Lubuklinggau Yulia Hikmah; Ronal Aprianto; Surajiyo Surajiyo; Muhamad Effendi
Journal Social Society Vol. 6 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.2.2026.1233

Abstract

Penelitian ini penting dilakukan karena saat ini persaingan usaha kuliner semakin ketat, sehingga setiap pelaku usaha dituntut untuk memberikan kualitas terbaik agar konsumen tetap puas dan tidak beralih ke tempat lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cita rasa dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada rumah makan di Kota Lubuklinggau dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen rumah makan di Kota Lubuklinggau yang berjumlah 182 unit usaha, dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden yang ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling melalui metode purposive sampling. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS versi 4, melalui tahapan evaluasi model pengukuran (outer model) dan model struktural (inner model). Uji validitas dilakukan berdasarkan nilai outer loading (>0,70), sedangkan uji reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha dan Composite Reliability dengan kriteria nilai >0,70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H1 Cita rasa terhadap kepuasan konsumen T Statistics sebesar 0,312 dan p-value sebesar 0,755 bahwa hubungan ini tidak signifikan pada tingkat signifikansi ? = 0,05. Selain itu H2 kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen Nilai T Statistics sebesar 87,646 dan p-value sebesar 0,000 bahwa hubungan ini signifikan pada tingkat signifikansi ? = 0,05. kualitas pelayanan juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Pelayanan yang cepat, ramah, dan profesional memberikan kenyamanan bagi konsumen sehingga berdampak pada meningkatnya kepuasan dan loyalitas terhadap rumah makan. Selanjutnya, H3 cita rasa dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen Nilai F hitung sebesar 0,587 dengan p-value sebesar 0,000 menunjukkan bahwa hubungan ini signifikan pada tingkat signifikansi ? = 0,05. Hasil pengujian menunjukkan bahwa cita rasa dan kualitas pelayanan berperan sebagai variabel simultan dalam pengaruh faktor operasional rumah makan terhadap kepuasan konsumen.