Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Gaya Belajar Visual : Bagaimana Kesalahannya Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika? Rhomiy Handican; Ade Putra Hayat; Mudjiran Mudjiran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9441

Abstract

Setiap siswa memiliki gaya belajar tersendiri yang perlu menjadi perhatikan pendidik dalam proses pembelajaran dan salah satunya adalah gaya belajar Visual. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan jenis-jenis kesalahan siswa dan faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi bentuk aljabar berdasarkan prosedur Newman. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket gaya belajar, soal tes, dan pedoman wawancara. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIIB SMP N 11 Sungai Penuh yang memiliki gaya belajar Visual berjulmlah 8 subjek Hasil penelitian ini menunjukkan siswa yang memiliki gaya belajar Visual melakukan kesalahan transformation, keterampilan memproses dan membuat jawaban akhir. Kesalahan transformation disebabkan karena siswa kurang menguasai materi aljabar dan siswa kurang teliti dalam membuat model matematika yang akan digukan, keterampilan proses disebabkan karena siswa kurang teliti dalam melakukan operasi aljabar dan kurang menguasai materi, kesalahan penulisan jawaban disebabkan karena siswa tidak mengecek kembali jawaban yang ditulis dan siswa ingin menyingkat waktu pengerjaanya.
Transformation Of The Tahfīdz Tradition In Indonesia: Between Traditional And Contemporary Education Mahmud Hibatul Wafi; M. Nurzen S; M. Beni Saputra; M. Munawir Pohan; Ade Putra Hayat
AJIS: Academic Journal of Islamic Studies Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/ajis.v8i1.6720

Abstract

Quran memorization education in Indonesia has recently experienced significant developments, both in terms of style and method. This indicates a shift in the perception of the Muslim community towards tahfidz education. This study aims to reveal the transformation of tahfidz education in Indonesia and the changes in people's perspective on tahfidz tradition. This research focuses on two Islamic educational institutions, namely the National Quran Tahfidz Quarantine Foundation as a representation of contemporary tahfidz education and Pondok Pesantren Tahfidz Yanbu’ al-Qur’an Kudus as a representation of contemporary tahfidz education. This research uses a descriptive-qualitative approach, while data sources come from various literatures, including books, journal articles, and internet media. While the data analysis technique used is descriptive-analytic. This study found that between tahfidz education in Yanbu’ al-Qur’an and the National Quran Tahfidz Quarantine Foundation there are very contrasting differences both in terms of methods and learning orientation. The difference indicates the transformation of tahfidz tradition from classical to modern (method) and oriented towards the fulfillment of identity. In addition, the transformation of tahfidz tradition is influenced by the new trend of Islamism, especially among urban communities who position tahfidz as a standard of piety.
Work Discipline of Staff in Information Technology and Data Base Units Ahmad Yani; Muhammad Munawir Pohan; Yogi Ahmad Yani; Ade Putra Hayat
International Journal of Social Science and Business Vol. 7 No. 3 (2023): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijssb.v7i3.52797

Abstract

Staff is responsible for ensuring that all regulations in an agency are followed. Due to indiscipline, work productivity frequently fails to reach work achievement targets. This study aims to reveal the work discipline of staff in the information technology unit and a database based on work output. This research was conducted using a qualitative method with a case study approach. The informants in this study were staff of the information technology unit and database, totalling three people. The researcher is the key instrument in collecting and interpreting the data in this study. The data collection techniques used were observation, interviews, and document studies. Data analysis techniques in this study using Nvivo Plus version 11 software include data input, coding, exploration, visualization, and presentation. This study found that staff work discipline was perfect, as evidenced by the online presence of incoming and outgoing hours on time. Timeliness in data reporting can be completed on time if all the data available in the Siakad application is fixed and complete. The target of achieving work output from Pddikti data reporting is still at 80%. There are still many obstacles and problems that occur in data reporting. Efforts to improve and evaluate work output in the form of Pddikti data reporting have been carried out by all parties.
Trend and Contestation of Religious Discourse Post “Perppu Ormas” at Islamic College Jambi Ahmad, Jafar; Mahmud Wafi; Hayat, Ade Putra; Herdiawanto, Heri; Hidayat, Taufiq
KARSA Journal of Social and Islamic Culture Vol. 30 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/karsa.v30i1.6130

Abstract

Government Regulation instead of Law (Perppu) for Ormas No. 2 of 2017 has shown its implications for religious activities and discourses at IAIN Kerinci and UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi. The argument of this research departs from the tendency of campus elements to strengthen identity through discourse contestation after the issuance of the Perppu Ormas. This study applies a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and document review. This study found that Perppu Ormas No. 2 of 2017 raises two different attitudes at the level of student organizations. Acceptance of the Perppu Ormas argues intending to deradicalize and strengthen moderation. Meanwhile, the voices of refusal argued that the Perppu Ormas have the potential to weaken democracy and be misused. Perppu Ormas at the leadership level was welcomed by intensifying the discourse on religious moderation and strengthening the Pancasila ideology through seminars and study centers.
Navigasi Pendidikan Abad Ke-21: Preferensi Mahasiswa Penguasaan Bahasa Arab Antara Dosen Dan Sumber Daya Online handican, rhomiy; Hayat, Ade Putra
AL-WARAQAH Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Juni 2024
Publisher : IAIN Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/awrq.v5i1.6071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi preferensi mahasiswa terhadap metode pembelajaran bahasa Arab yang melibatkan interaksi dengan dosen dan penggunaan sumber daya online, dengan latar belakang kompleksitas dalam faktor-faktor yang memengaruhi pilihan mereka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan kuisioner sebagai instrumen untuk mengumpulkan data dari mahasiswa IAIN Kerinci. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa lebih memilih interaksi langsung dengan dosen dalam proses pembelajaran, namun terdapat apresiasi terhadap peran sumber daya online dalam mendukung pembelajaran mandiri dan fleksibel. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi antara kedua metode pembelajaran tersebut dalam memenuhi beragam preferensi dan kebutuhan mahasiswa dalam memperoleh pemahaman dan penguasaan bahasa Arab yang baik. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah perlunya lembaga pendidikan mengembangkan strategi pembelajaran yang responsif dan holistik untuk memfasilitasi pembelajaran bahasa Arab di era digital saat ini.
HUMAN STRENGTH IN DOUBLE MOVEMENT (POWER ILAHI AND INSANI) Ade Putra Hayat
Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 10 No 1 (2020): Aktualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini memfokuskan pada kajian tentang kekuatan manusia yang di analisa dari dua wilayah gerak atau ‘Human Strength in Double Movement’. Kajian ini berakar dari anggapan bahwa manusia bukanlah problem yang akan habis dipecahkan, akan tetapi manusia akan terus menjadi misteri yang tidak mungkin disebutkan sifat dan ciri-cirinya secara tuntas, oleh sebab itu manusia harus senantiasa lebih dapat dipahami dan dihayati seara utuh. Adapun metodelogi yang digunakan adalah library research dengan analisis menggunakan pendekatan secara teoritis yang lebih menitikberatkan pada penggunaan metodelogi ‘Double Movement’ ala Fazlur Rahman. Dari metotologi tersebut kemudian diinterpretasikan teori eksistensi dan esensi dengan Power ‘Ilahi’ dan ‘Insani’ ke dalam kajian ini. Dengan kesimpulan bahwa terdapat hubungan dari kekuatan-kekuatan manusia secara eksistensi dan esensi dengan Power ‘Insani’ manusia secara absolute dan mutlak dihasilkan dari Power ‘Ilahi’ yang menurut Ibn Arabi adalah transendensi manusia dengan pencipta yang menyatu dengan asma-asma-Nya, menyatu dengan bayangan-Nya, dan bukan dengan Zat-Nya.
Persepsi Pola Pengasuhan Ibu Bekerja dan Tidak Bekerja: Studi Kasus di Gondokusuman Kota Yogyakarta Ade Putra Hayat
Jurnal Pelita PAUD Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v6i2.1986

Abstract

Pola pengasuhan ibu memegang peran krusial dalam membentuk karakter dan mental anak. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah persepsi ibu yang berstatus kerja dan tidak bekerja dalam melakukan tugas kepengasuhan, dan faktor apa yang melatari keputusan ibu dalam memilih pola pengasuhan. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan para orang tua seringkali keliru dalam menentukan skala prioritas antara pekerjaan dan mengasuh anak, sehingga berdampak bagi perkembangan kognitif dan afektif anak. Kekeliruan dalam menentukan skala prioritas disebabkan komunikasi yang kurang intens antara suami dan istri, serta pihak keluarga. Selain itu, pembagian tugas domestik yang timpang juga menjadi kendala dalam proses pengasuhan anak. Ibu yang bekerja seringkali harus menanggung beban ganda, sedangkan ibu yang tidak bekerja mendapatkan objektivasi yang berlebihan. Dengan kata lain, pola pengasuhan anak dapat merepresentasikan tingkat kesetaraan gender dalam rumah tangga.
Pengajuan Izin Usaha UMKM di Desa Taman Jernih Sungai Tutung Kabupaten Kerinci Sarmigi, Elex; Putra Hayat, Ade; Natasya, Audy
Jurnal Abdi Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Abdi Masyarakat Nusantara (JURDIASRA), Juli - Desember 2024
Publisher : Ikatan Cendekiawan Muda Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61754/jurdiasra.v2i2.89

Abstract

Pemerintah berupaya menciptakan ekosistem yang mendorong Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM). Kemudahan pengajuan izin usaha dibuktikan dengan persyaratan sederhana yang harus dipenuhi UMKM secara digital. Diharapkan dengan adanya program digitalisasi akan meningkatkan kecepatan pelayanan pemerintah dan kemudahan pembuatan model aplikasi IT. Pengenalan izin usaha di Desa Taman Jernih Sungai Tutung memerlukan sosialisasi karena penggunaan aplikasi IT mengubah model lama pengurusan izin usaha secara manual. Sosialisasi dengan memberikan materi proses pendaftaran izin usaha di laman Online Single Submission (OSS). Sistem OSS merupakan pusat layanan terintegrasi dalam upaya semua pelaku usaha untuk mendapatkan persetujuan dengan mudah dan cepat. Memberikan layanan terpadu terhadap pelaku usaha sebagai satu kesatuan sumbernya. Portal OSS nasional diharaokan dapat meminimalisir beban birokrasi dan memudahkan pemunuhan hak dan kewajibannya. Potensi strategis yang dimiliki pemerintah memberikan peluang perizinan dan landasan hukum yang penting bagi usaha perseorangan, non perseorangan, mikro & perseorangan dan usaha lainnya. Legistimasi hukum mengacu pada hak pelaku usaha untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) untuk melakukan kegiatan usaha. Oleh karena itu, sosialisai terkait NIB dan perlakuan IUMK dilakukan di Desa Taman Jernih Sungai Tutung untuk memudahakan usahanya langkah legalisasi resmi bertujuan untuk memfasilitasi pengembangan akses lembaga tekait terhadap perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar modal dan produk.
T Model riset transformatif–partisipatoris dalam Pendidikan Agama Islam: Studi aplikatif di pesantren, madrasah, dan PTKI Hayat, Ade Putra; Sesmiarni, Zulfani
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 5 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i5.21816

Abstract

This study aims to examine the implementation of the transformative–participatory research (TPR) model in Islamic Religious Education (PAI) across three institutional contexts: pesantren (Islamic boarding schools), madrasah, and Islamic Higher Education Institutions (PTKI). The research is grounded in the awareness that conventional methodological approaches in Islamic education research often remain normative and descriptive, failing to address the complex social, cultural, and spiritual realities of Muslim communities. Using a qualitative approach through conceptual and critical literature analysis, this study explores the philosophical and epistemological foundations of the TPR model, which emphasizes social transformation, tawhīdic consciousness, and community participation in educational processes. The findings reveal that the application of TPR in pesantren revitalizes the traditional talaqqī method into a dialogical and collaborative praxis; in madrasah, it shifts pedagogy from a teacher-centered to a student- and community-centeredparadigm; while in PTKI, it fosters a reflective and socially engaged research culture. Theoretically, the TPR model enriches the epistemology of Islamic education by integrating faith, knowledge, and action; practically, it strengthens Islamic education as a medium of empowerment and civilizational development. Therefore, transformative–participatory research can be viewed as a new paradigm reaffirming the Islamic scientific identity amid the dynamics of modernity and global social challenges. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model riset transformatif–partisipatoris (RTP) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) pada tiga konteks kelembagaan: pesantren, madrasah, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Kajian ini berangkat dari kesadaran bahwa pendekatan metodologis konvensional dalam riset PAI sering kali bersifat normatif dan deskriptif, sehingga kurang mampu menjawab persoalan sosial, kultural, dan spiritual umat. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis konseptual dan studi pustaka kritis, penelitian ini menguraikan landasan filosofis dan epistemologis model RTP yang berorientasi pada transformasi sosial, kesadaran tauhidik, dan partisipasi komunitas pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model RTP di pesantren mendorong reaktualisasi tradisi talaqqī menjadi praksis dialogis dan kolaboratif; di madrasah, model ini menggeser paradigma pedagogi dari teacher-centered menuju student-community-centered; sedangkan di PTKI, pendekatan ini membentuk budaya riset reflektif dan kolaboratif berbasis pengabdian sosial. Secara teoretis, model RTP memperkaya epistemologi riset Pendidikan Islam dengan menegaskan integrasi antara iman, ilmu, dan amal; secara praktis, ia memperkuat peran pendidikan Islam sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pembangunan peradaban. Oleh karena itu, riset transformatif–partisipatoris dapat dipandang sebagai paradigma baru yang meneguhkan identitas keilmuan Islam di tengah dinamika modernitas dan tantangan sosial global.
A Comparative Analysis of Classical and Contemporary Integrative Methodologies in Islamic Education Studies Hayat, Ade Putra; Charles, Charles
El-Rusyd Vol. 10 No. 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ahlussunnah Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58485/elrusyd.v10i2.409

Abstract

This study examines the fundamental issue of epistemological tension as well as the potential for synergy between classical integrative methodology and contemporary integrative methodology in the study of Islamic education. The purpose of this study is to analyze in depth the similarities, differences, and potential synthesis of both approaches as an effort to construct a relevant paradigm of Islamic education in the modern era. The research was conducted using a qualitative method with a content analysis approach and comparative analysis. The results indicate that classical integrative methodology is rooted in the concept of wahdat al-‘ilm with a theocentric orientation, whereas contemporary integrative methodology is dialogical, multidisciplinary, and responsive to the development of modern scientific knowledge. A new finding of this study is the importance of reconstructing a methodology that not only preserves the values of tawhid but also promotes social transformation and scientific innovation. The main conclusion of this study is that a synthesis of the two is necessary to produce a transformative-integrative model that is relevant to the needs of Islamic Higher Education Institutions in the era of globalization. These findings are significant for the development of curricula, educational policies, and interdisciplinary research oriented toward forming individuals who are holistic, critical, productive, and contributive.