Een N. Walewangko, Een N.
Unknown Affiliation

Published : 72 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TERBENTUKNYA UNSRAT MENJADI BADAN LAYANAN UMUM (BLU) TERHADAP PENINGKATAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) Kondoy, Asri Imelda; Rumate, Vekie A.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 2 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.23842.20.2.2019

Abstract

ABSTRAK Untuk mencapai tujuannya maka kinerja organisasi harus lebih ditingkatkan. Kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi, dan visi organisasi yang tertuang dalam strategic planning suatu organisasi. Perubahan Universitas menjadi BLU menjadi hal yang sangat perlu diperhatikan. Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui pengaruh terbentuknya Unsrat menjadi Badan Layanan Umum terhadap Peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Jenis Penelitian menggunakan penelitian assosiatif. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dan uji hipotesis t. hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara parsial Terbantuknya Unsrat menjadi BLU tidak berpengaruh signifikan terhadap PNBP di Unsrat. Hal tersebut dikarenakan Unsrat baru menjadi BLU dalam 3 tahun terakhir sehingga tingkat dan proses pengelolaan masih merupakan transfomasi dari pengelolaan yang lama.  Kata kunci: BLU, penerimaan Negara bukan pajak  ABSTRACT To achieve its objectives, organizational performance must be improved. Performance is a description of the level of achievement of an activity / program / policy in realizing the goals, objectives, mission, and vision of the organization contained in the strategic planning of an organization. Changes in the University to BLU become a matter that really needs attention. The purpose of this study was to determine the effect of the formation of Unsrat into a Public Service Agency for Increasing Non-Tax State Revenues (PNBP). This type of research uses associative research. Data analysis techniques using multiple linear regression and hypothesis testing t. The results of the study showed that partially collapsing Unsrat into BLU did not significantly influence PNBP in Unsrat. This is because Unsrat has only become BLU in the last 3 years so that the level and process of management is still a transformation from the old management. Keywords: BLU, non-tax state revenue
ANALISIS KONTRIBUSI KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) TERHADAP STRUKTUR PEREKONOMIAN SULAWESI UTARA Makalew, Victoria Natali; Masinambow, Vecky A.J.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 18, No 5 (2017): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.15784.19.2.2017

Abstract

ANALISIS KONTRIBUSI KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) TERHADAP STRUKTUR PEREKONOMIAN SULAWESI UTARA  Victoria Natali Makalew, Vecky A.J. Masinambouw, Een N. WalewangkoEkonomi Pembangunan – Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Sam ratulangi ABSTRAKSektor industri dianggap mampu untuk mendongkrak sektor-sektor lainnya dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah untuk itulah diperlukan Kawasan Ekonomi Khusus Bitung dengan core business Industri pengolahan perikanan, industri pengolahan kelapa ,industri farmasi  dan logistik yang dipercaya dapat menarik investasi serta membuka lapangan pekerjaan.                Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengukur peranan Kawasan Ekonomi Khusus Bitung dalam Kontribusi khususnya Sektor industri pada Perekonomian Sulawesi Utara. Dalam penelitian ini digunakan Metode Deskriptif Proyeksi untuk melakukan perhitungan berapa kontribusi dari nilai tambah yang akan didapat dengan adanya KEK terhadap indutri kecil, menengah dan besar dengan kajian finansial dari fisibility study awal pembentukan KEK dan Metode Analisa Korelasi untuk membahas seberapa kuat hubungan dan apakah terdapat perbedaan antara adanya KEK dengan tidak adanya KEK terhadap sektor industri untuk perubahan struktur perekonomian provinsi Sulawesi Utara dengan  data primer yang diperoleh dari hasil interview dan data sekunder yang diambil dari BPS, dan Kajian Finansial dari Studi Kelayakan Awal pendirian Kawasan Ekonomi Kota Bitung juga metode penelitian pustaka. Dari hasil analisis menunjukkan korelasi industri menengah yang tertinggi untuk ke tiga skenario yang ada (Moderat, Optimis dan Pesimis). Ini berarti bahwa pengembangan industri menengah Kawasan Ekonomi Khusus Bitung memberikan multiplier efek bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara dan Kota Bitung, terutama pada peningkatan penyerapan tenaga kerja, peningkatan kontribusi industri menegah pada Struktur Ekonomi pembentuk PDRB.  Kata Kunci : Sektor Industri, Struktur Ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ABSTRACTThe industrial sector is considered able to boost other sectors in c promoting economic growth of a region that is required for Special Economic Zones with core business in Bitung fishery processing industry, oil processing industry, pharmaceutical industry and logistics that are believed to attract investment and create jobs .The purpose of this study was to measure the role of Special Economic Zones Contributions city of Bitung in particular the industrial sector in North Sulawesi's economy. This study used a descriptive method Projections for calculating the contribution of added value to be gained by the KEK to the industries of small, medium and large with a financial review of Visibility study the early formation of KEK and Correlation Analysis Method to discuss how strong the relationship and whether there is a difference among their KEK in the absence of the industrial sector to change the economic structure of North Sulawesi province with primary data obtained from interviews and secondary data drawn from the CPM and Financial Assessment of Feasibility study Preliminary Economic Zones establishment of Bitung also library research methods. The analysis showed that the highest correlation medium industries for the three scenarios exist (Moderate, Optimistic and Pessimistic). This means that the development of secondary industries Special Economic Zone Bitung provide a multiplier effect for economic growth in the province of North Sulawesi and Bitung, especially on increasing employment, increase the industry's contribution to the Economic Structure-forming medium PDRB. Keywords: Industrial Sector, Economic Structure, Gross Domestic Product, Special Economic Zones (SEZs) 
ANALISIS RENCANA PEMBANGUNAN DESA DI KABUPATEN MINAHASA (Studi Kasus Penggunaan Dana Desa di Desa Manembo Kecamatan Langowan Selatan) Libuang, Djemsi Stefi; Koleangan, Rosalina A.M.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 9 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.23434.19.9.2019

Abstract

ABSTRAKMembangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan merupakan salah satu agenda “Nawacita” dari Presiden Joko Widodo untuk pembangunan desa di Indonesia. Penting bagi para perencana kebijakan pembangunan desa memperhatikan prinsip-prinsip keberlangsungan, keterbukaan dan pertanggung jawaban sehingga aspek-aspek ini pun mendukung pada pengunaan dana desa. Membangun kemandirian desa dalam kerangka Desa Membangun harus dimulai dari proses perencanaan desa yang baik, dan diikuti dengan tatakelola program yang baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menilai dampak perencanaan pembangunan desa di Kabupaten Minahasa dalam mendukung pengunaan dana desa di Desa Manembo Kecamatan Langowan Selatan. Untuk mengetahui peran strategis evaluasi pengunaan dana desa, dalam mendukung perencanaan pembangunan Kabupaten Minahasa.Rancangan penelitian yang digunakan berupa deskriptif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Dalam penelitian ini direncanakan observasi non-behavioral dan behavioral akan dilakukan. Pengamatan akan dilakukan pada physical, process maupun secara spatial analysis. Mempertimbangkan analisis data yang akan diperoleh melalui wawancara semi-structure dan observasi, content analysis dipilih menjadi teknik analisis data. Konten sumber data yang di analisis dapat berupa konten tertulis, rekaman suara dan video dari hasil wawancara maupun hasil pengamatan observasi.Kata Kunci: Pembangunan Desa, Pengunaan Dana Desa, Perencanaan dan Evaluasi, Content Analysis ABSTRACK              Building Indonesia from the periphery by strengthening regions and villages within the framework of a unitary state is one of the "Nawacita" agendas of President Joko Widodo for village development in Indonesia. It is important for village development policy planners to pay attention to the principles of sustainability, openness and accountability so that these aspects also support the use of village funds. Building village independence within the framework of the Village Building must begin with a good village planning process, followed by good program management. This study aims to describe and assess the impact of village development planning in Minahasa                 District in supporting the use of village funds in Manembo Village, South Langowan District. To find out the strategic role of evaluating the use of village funds, in supporting Minahasa District's development planning.The research design used was descriptive. The analytical method used in this study is qualitative analysis. In this study planned non-behavioral and behavioral observations will be carried out. Observations will be made on the physical, process and spatial analysis. Considering data analysis to be obtained through semi-structure and observation interviews, content analysis is chosen as a data analysis technique. The content of the data sources analyzed can be in the form of written content, sound recordings and videos from the results of interviews and observational observations.Keywords: Village Development, Village Fund Use, Planning and Evaluation, Content Analysis
PENGARUH INFLASI,PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PENGANGGURAN DI KOTA MANADO Lamatenggo, Olivia Fictoria; Walewangko, Een N.; Layuck, Imelda A.C
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 19, No 02 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengangguran adalah suatu keadaan di mana seseorang yang tergolong dalam angkatan kerja ingin mendapatkan pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Masalah kesempatan kerja atau pengangguran merupakan masalah yang sangat sulit dihindari oleh suatu negara atau daerah dan dapat menimbulkan masalah sosial seperti tindakan kriminalitas dan masalah ekonomi. Kondisi tersebut dapat menurunkan tingkat kesejahteraan dan daya beli masyarakat. Semakin rendah angka pengangguran maka semakin makmur kehidupan masyarakat suatu Negara begitu pula sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi, pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia terhadap pengangguran di Kota Manado tahun 2008-2017. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan anlisis adalah eviews 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel inflasi berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap pengangguran. Variabel pertumbuhan ekonomi berpengaruh negative dan signifikan terhadap pengangguran dan Variabel indeks pembangunan manusia berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap pengangguran. Melihat dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pentingnya bagi pemerintah Kota Manado untuk mengstabilkan harga serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah Kota Manado
ANALISIS PENGARUH BANTUAN SOSIAL (PKH DAN KUBE) TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Wiku, Firda; Rotinsulu, Tri Oldy; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 4 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.29226.20.4.2020

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh bantuan sosial (PKH dan KUBE), terhadap tingkat kesejahteraan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Program Keluarga Harapan merupakan subsidi terhadap pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan dan kesehatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, sedangkan alat analisis menggunakan Regresi Linear Berganda. Bantuan sosial yang dimaksud adalah program PKH (Program Keluarga Harapan) yang diberikan pada rumahtangga miskin untuk membantu beban pengeluaran rumahtangga terutama berhubungan dengan pendidikan dan kesehatan. PKH sebagai program bantuan bersyarat membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan dan layanan pendidikan yang tersedia. PKH juga memberikan perlindungan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia. PKH menjadi episentrum dan center of excellence penanggulangan kemiskinan. Program KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang diberikan untuk pemberdayaan pendapatan rumahtangga lewat kelompok masyarakat. KUBE merupakan kelompok keluarga miskin yang dibentuk, tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam melaksanakan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pengaruh dari Program PKH dan KUBE terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode analisis yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian variasi perubahan peningkatan kesejahteraan rumahtangga 65,4% disebabkan oleh variasi perubahan jumlah bantuan sosial (PKH dan KUBE) yang diterima rumahtangga. 34,6% disebabkan oleh bantuan-bantuan sosial lainnya yang diberikan pemerintah baik pusat dan daerah pada Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Minahasa Tenggara. Kata Kunci         : PKH, KUBE dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat AbstractThe intended social assistance is the FHP (Family Hope Program) program that is given to poor households to help with the burden of household expenses, especially in relation to education and health. FHP as conditional aid program to open access of poor families, especially pregnant women and children to take advantage of a variety of health care facilities and education services available. FHP also provides protection for persons with disabilities and elderly people. FHP becomes the epicenter and center of excellence for poverty alleviation. The KUBE (Joint Business Group) program is provided to empower household income through community groups. KUBE is a group of poor families formed, growing, and developing on their initiative in implementing Productive Economic Enterprises (UEP) to increase family income and social welfare. The research objective was to determine the magnitude of the influence of the PKH and KUBE Program on improving the welfare of the community in Southeast Minahasa Regency. The analytical method used is Ordinary Least Square (OLS). The results of research on changes in changes in household welfare 65.4% caused by variations in changes in the amount of social assistance (FHP and KUBE) received by households. 34.6% was due to other social assistance provided by the central and regional government to Beneficiary Families in Southeast Minahasa Regency. Keyword           : FHP, KUBE and Public welfare
ANALISIS PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK (E-PROCUREMENT) DI LPSE KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Lumintang, Michael Nelsen; Masinambow, Vecky A.J.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 3 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.29224.20.3.2020

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Belanja Konstruksi, Belanja Konsultasi dan Belanja Barang terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018. Metode analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Secara parsial Belanja Konstruksi berpengaruh terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018, (2) Secara parsial Belanja Konsultansi berpengaruh terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018, (3) Secara parsial Belanja Barang tidak berpengaruh terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018 dan (4) Secara simultan Belanja Konstruksi, Belanja Konsultansi dan Belanja Barang berpengaruh signifikan terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018 Kata kunci : belanja konstruksi, belanja konsultansi, belanja barang, belanja langsung AbstractThe purpose of this study was to determine the effect of Construction Shopping,  Consultation Shopping and Goods Expenditures Shopping on Direct Shopping in the Southeast Minahasa District Work Unit (SKPD) in 2014-2018. The data analysis method that will be used in this study is the panel data regression model. The results of the study show that: (1) Partially Construction Shopping influences Direct Expenditures in the Regional Ministries Work Unit (SKPD) of Southeast Minahasa Regency in 2014-2018, (2) Partially Consultants Shopping influences Direct Expenditures in the Regional Work Units (SKPD) ) Southeast Minahasa Regency in 2014-2018, (3) Partially the Goods Shopping do not influence Direct Expenditure in the Regional Ministries Work Unit (SKPD) of Southeast Minahasa Regency in 2014-2018 and (4) Simultaneously Construction Shopping, Consultancy Shopping and Goods Shopping have a significant effect on Direct Expenditure in the Southeast Minahasa Regency 2014-2018 Regional Ministries Work Unit (SKPD) Keywords : construction shopping, consulting shopping, goods expenditures shopping, capital expenditure
ANALISIS PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK (E-PROCUREMENT) DI LPSE KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Lumintang, Michael Nelsen; Masinambow, Vecky A.J.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 3 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.29224.20.3.2020

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Belanja Konstruksi, Belanja Konsultasi dan Belanja Barang terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018. Metode analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Secara parsial Belanja Konstruksi berpengaruh terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018, (2) Secara parsial Belanja Konsultansi berpengaruh terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018, (3) Secara parsial Belanja Barang tidak berpengaruh terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018 dan (4) Secara simultan Belanja Konstruksi, Belanja Konsultansi dan Belanja Barang berpengaruh signifikan terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018 Kata kunci : belanja konstruksi, belanja konsultansi, belanja barang, belanja langsung AbstractThe purpose of this study was to determine the effect of Construction Shopping,  Consultation Shopping and Goods Expenditures Shopping on Direct Shopping in the Southeast Minahasa District Work Unit (SKPD) in 2014-2018. The data analysis method that will be used in this study is the panel data regression model. The results of the study show that: (1) Partially Construction Shopping influences Direct Expenditures in the Regional Ministries Work Unit (SKPD) of Southeast Minahasa Regency in 2014-2018, (2) Partially Consultants Shopping influences Direct Expenditures in the Regional Work Units (SKPD) ) Southeast Minahasa Regency in 2014-2018, (3) Partially the Goods Shopping do not influence Direct Expenditure in the Regional Ministries Work Unit (SKPD) of Southeast Minahasa Regency in 2014-2018 and (4) Simultaneously Construction Shopping, Consultancy Shopping and Goods Shopping have a significant effect on Direct Expenditure in the Southeast Minahasa Regency 2014-2018 Regional Ministries Work Unit (SKPD) Keywords : construction shopping, consulting shopping, goods expenditures shopping, capital expenditure
PENGARUH BELANJA MODAL, PENYALURAN KREDIT DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI SULAWESI UTARA Lantemona, Indira Avisha; Koleangan, Rosalina A.M; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 5 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.30048.20.5.2020

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja modal, kredit dan tingkat suku Bungan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara. Belanja Modal (Halim. 2008:101) adalah bagian dari belanja pemerintah yang termasuk dalam APBN atau APBD dengan tujuan kepentingan masyarakat. sehingga berdasarkan penelitian (Arini S. 2016) bahwa belanja modal memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi (Yunus, Amirullah. 2019). Bank mempunyai fungsi dalam rangka menunjang sarana pembangunan industri dan peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan penyaluran kredit kepada masyarakat sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi (Rosita, dkk. 2020). Suku bunga tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam jangka pendek, namun berpengaruh negatif dalam jangka panjang (Astuti. 2014). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, untuk pengujian ekonometrika dilakukan uji asumsi klasik. Adapun hasil yang diperoleh adalah Belanja Modal secara parsial berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara. Artinya, semakin besar Belanja Modal akan meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi, ceteris paribus. Kredit secara parsial berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara. Artinya, semakin besar Kredit akan meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi, ceteris paribus. Tingkat Bunga secara parsial tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara. Artinya, jika terjadi perubahan Tingkat Bunga tidak akan menaikkan atau menurunkan Pertumbuhan Ekonomi, ceteris paribus. Belanja modal, kredit, dan tingkat bunga secara Bersama-sama berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Belanja Modal, Kredit, Tingkat Suku Bunga. ABSTRACT This research aims to analyze the effect of capital expenditure, credit and interest rates on economic growth in North Sulawesi. Capital Expenditures (Halim. 2008: 101) is a part of government expenditure which is included in the APBN or APBD with the aim of public interest, so based on research (Arini S. 2016) capital expenditure has influenced on economic growth (Yunus, Amirullah. 2019). Banks have a function in order to support industrial development facilities and increase economic growth through lending to the public as a driving force for economic growth (Rosita, et al. 2020). Interest rates have no effect on economic growth in Indonesia in the short term, but have a negative effect in the long run (Astuti. 2014). The data used in this research is secondary data, the analysis method used is multiple linear regression, for econometric testing used classical assumption test. The results obtained that capital expenditure partially has a positive effect on economic growth in North Sulawesi Province. Means, the more the capital expenditure will increase the economic growth, ceteris paribus. Credit partially has a positive effect on economic growth in North Sulawesi Province. Means, the more the credit will increase the economic growth, ceteris paribus. Interest rates partially has no effect on economic growth in North Sulawesi Province. Means, if there’s a change in the Interest Rate it will not increase or decrease the Economic Growth, ceteris paribus. Capital expenditure, credit, and interest rates simultaneously affect the economic growth in North Sulawesi Province. Keyword: Economic Growrth, Capital Expenditure, Credit, and Interest rate
ANALISIS STRUKTUR EKONOMI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN LANNY JAYA Kogoya, Yemin; Walewangko, Een N.; Tumilaar, Richard L H
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 20, No 02 (2020)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sektor basis dan non basis yang ada di Kabupaten Lanny Jaya, untuk menganalisis struktur dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lanny Jaya. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan Kabupaten Lanny Jaya tahun 2012-2017. Metode Analisis yang digunakan, yaitu analisis Location Quotient (LQ), dan analisis Shift Share (SS). Hasil analisis perhitungan LQ, yang termasuk dalam sektor basis yaitu, sektor pertanian, sektor konstruksi, sektor perdagangan besar dan eceran, sektor administrasi pemerintahan, sektor jasa pendidikan, jasa kesehatan. Sedangkan yang termasuk dalam sektor non basis yaitu sektor pertambangan, sektor industri pengolahan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor pengadaan air, sektor transportasi dan perdagangan, sektor penyediaan akomodasi, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan,  sektor jasa perusahaan, sektor real estate, dan jasa lainnya. Hasil perhitungan Shift Share (SS) Kabupaten Lanny Jaya memiliki sektor basis yang memiliki kinerja pertumbuhan serta mempengaruhi pertumbuhan nasional adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor konstruksi dan sektor administrasi pemerintahan.
ANALISIS PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA SECARA ELEKTRONIK (E-PROCUREMENT) DI LPSE KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Lumintang, Michael Nelsen; Masinambow, Vecky A.J.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 1 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32816.21.1.2020

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Belanja Konstruksi, Belanja Konsultasi dan Belanja Barang terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018. Metode analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Secara parsial Belanja Konstruksi berpengaruh terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018, (2) Secara parsial Belanja Konsultansi berpengaruh terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018, (3) Secara parsial Belanja Barang tidak berpengaruh terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018 dan (4) Secara simultan Belanja Konstruksi, Belanja Konsultansi dan Belanja Barang berpengaruh signifikan terhadap Belanja Langsung di Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten (SKPD) Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2014-2018 Kata kunci : belanja konstruksi, belanja konsultansi, belanja barang, belanja langsung ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of Construction Shopping,  Consultation Shopping and Goods Expenditures Shopping on Direct Shopping in the Southeast Minahasa District Work Unit (SKPD) in 2014-2018. The data analysis method that will be used in this study is the panel data regression model. The results of the study show that: (1) Partially Construction Shopping influences Direct Expenditures in the Regional Ministries Work Unit (SKPD) of Southeast Minahasa Regency in 2014-2018, (2) Partially Consultants Shopping influences Direct Expenditures in the Regional Work Units (SKPD) ) Southeast Minahasa Regency in 2014-2018, (3) Partially the Goods Shopping do not influence Direct Expenditure in the Regional Ministries Work Unit (SKPD) of Southeast Minahasa Regency in 2014-2018 and (4) Simultaneously Construction Shopping, Consultancy Shopping and Goods Shopping have a significant effect on Direct Expenditure in the Southeast Minahasa Regency 2014-2018 Regional Ministries Work Unit (SKPD) Keywords : construction shopping, consulting shopping, goods expenditures shopping, capital expenditure
Co-Authors Adelina Agnes Lapian, Adelina Agnes Ambar, Anggaharianto Anderson G. Kumenaung, Anderson G. Arina, Ade Irma Seska Daisy S.M. Engka, Daisy S.M. Dama, Yustinus Dangeubun, Kristy Grindy Dennij Mandeij Feronika, Bato Gabriel, Cindilina T. Gobel, Meilanti Gosal, Elsie Hanna Elisabeth Hengkeng, Jerry Andreas Idham, Nurfajriyati Irawaty Masloman Jacobus, Elvira Handayani Keintjem, Noldy Kogoya, Yemin Koleangan, Rosalina A.M Kondoy, Asri Imelda Kumurur, Meiske Rola Lamatenggo, Olivia Fictoria Lantemona, Indira Avhisa Lantemona, Indira Avisha Lapong, Peggy R. Layuck, Imelda A.C Lengkong, Susye Marlen Ketsy Libuang, Djemsi Stefi Lintang, Sunshine K.F Logor, Tirza Londa, Albert T. Londa, Albert T. Lumi, Angela N. M. Lumintang, Michael Nelsen Makalew, Victoria Natali Makanoneng, Sherly Grace Maliangga1, Marhein Mamengko, Meriska Manueke, Joy Daniel Alexcius Lefrand Marentek, Yuke K. Masinambow, Vecky A.J. Niode, Audie O. Niode, Audie O. ONTORAEL, HORNAL KENAL Palenewen, Thembry O. M. Pantouw, Jimmy Albert Pantouw, Jimmy T.A. Paulus Kindangen Pelengkahu, Syaloom Syenny Polla, Enike Fina Posuma, Lidya J.F. PRATAMA, RISKY Putri Ramadhani, Putri Rorong, Ita Pingkan F. Rosalina A.M. Koleangan, Rosalina A.M. Rotinsulu, Debby Ch. RUMATE, VEKIE A Rumate, Vekie A. Rumate, Vekie Adolf Rungkat, Jeine Silvane SAKUL, LINDSAY A.P. Sibarani, Widya Ustani Simbala, Mahendra Sipota, Giofano Johanes Siwu, Hanly F. Dj. Steffi Iksan, Steffi Sugawa, Sri Indriani Sumual, Jacline I. Sumual, Jacline I. Sutomo Wim Palar, Sutomo Wim Talinusa, Alesandro Theo Tololiu, Rifando J. Tolosang, Krest D. Tri Oldy Rotinsulu Tumangkeng, Steeva Y. L. Tumangkeng, Steeva Y.L Tumangkeng, Steeva Y.L. Tumilaar, Richard L H Turere, Roy S.I. Turere, Roy Stevensen Iver Walintukan, Veybe Wauran, Patrick C. Wehantouw, Denny Valentino Wiku, Firda Wilar, Ariance Winerungan, Tressje Wuaten, Erlina Nathania