Een N. Walewangko, Een N.
Unknown Affiliation

Published : 72 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PENERAPAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA Ontorael, Hornal Kenal; Rotinsulu, Debby Ch.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 1 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32718.19.1.2018

Abstract

ABSTRAKPelaksanaan anggaran berbasis kinerja di unit kerja pemerintah provinsi Sulawesi Utara adalah salah satu program yang diintensifkan. Karena dianggap lebih efektif dalam meningkatkan kinerja dan penggunaan anggaran yang dimiliki oleh daerah, serta meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Dimana melalui penganggaran berbasis kinerja akan diperoleh rencana penganggaran pada tahun berikutnya yang akan didasarkan pada kinerja kerja yang diperoleh pada tahun sebelumnya sehingga akan diketahui unit kerja mana yang kemampuan penganggarannya baik dan mana yang tidak baik, sehingga kinerja yang buruk dapat ditingkatkan. Dengan melihat apa saja faktor pendukung yang tidak dimiliki atau kurang sehingga dapat diperbaiki nantinya. Dalam studi ini, kita akan melihat faktor-faktor yang paling mempengaruhi pelaksanaan anggaran berbasis kinerja ini dengan mengambil tempat di dewan manajemen keuangan dan aset provinsi Sulawesi Utara.Dalam penelitian ini, metode perhitungan kuadran terkecil (ordinary least square) dimana anggaran berbasis kinerja sebagai variabel dependen dan menggunakan tiga variabel independen yaitu anggaran yang digunakan, sumber daya manusia, dan sistem informasi. Dengan menggunakan metode pengambilan data primer atau dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada karyawan manajemen keuangan dan aset daerah. Dimana berdasarkan perhitungan yang dilakukan didapatkan hasil bahwa anggaran, sumber daya manusia dan sistem informasi secara bersama-sama memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap anggaran berbasis kinerja, serta dengan menghitung secara individual menggunakan t-hitung juga mendapat hasil positif dan signifikan. Kata kunci: Anggaran berbasis kinerja, HRM, Sistem informasi, Anggaran ABSTRACTThe implementation of performance-based budget in the North Sulawesi provincial government work unit is one of the programs being intensified. Because it is considered more effective in improving the performance and use of the budget owned by the region, as well as increasing the transparency of local financial management. Where through performance-based budgeting will be obtained budgeting plan in the next year which will be based on work performance obtained in the previous year so it will be known which work units are good budgeting ability and which are not good, so that poor performance can be improved. By looking at what are the supporting factors that are not owned or lacking so that they can be fixed later on. In this study, we will see the factors that most influence the implementation of this performance-based budget by taking place on the financial management board and North Sulawesi provincial assets.In this research, the method of calculating the smallest quadrant (ordinary least square) where the performance-based budget as the dependent variable and used three independent variables namely the budget used, human resources, and information systems. By using the primary data retrieval method or by using questionnaires distributed to employees of financial management and regional assets. Where based on the calculation done got the result that budget, human resources and information system together give positive and significant influence to performance-based budget, as well as by counting individually using t-count also got positive and significant result. Keywords: Performance-based budget, HRM, Information system, Budget
ANALISIS PENGARUH BANTUAN SOSIAL (PKH DAN KUBE) TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Wiku, Firda; Rotinsulu, Tri Oldy; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 1 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32810.21.1.2020

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh bantuan sosial (PKH dan KUBE), terhadap tingkat kesejahteraan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Program Keluarga Harapan merupakan subsidi terhadap pengeluaran rumah tangga untuk pendidikan dan kesehatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, sedangkan alat analisis menggunakan Regresi Linear Berganda. Bantuan sosial yang dimaksud adalah program PKH (Program Keluarga Harapan) yang diberikan pada rumahtangga miskin untuk membantu beban pengeluaran rumahtangga terutama berhubungan dengan pendidikan dan kesehatan. PKH sebagai program bantuan bersyarat membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan dan layanan pendidikan yang tersedia. PKH juga memberikan perlindungan bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia. PKH menjadi episentrum dan center of excellence penanggulangan kemiskinan. Program KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang diberikan untuk pemberdayaan pendapatan rumahtangga lewat kelompok masyarakat. KUBE merupakan kelompok keluarga miskin yang dibentuk, tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam melaksanakan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan sosial keluarga. Tujuan penelitian untuk mengetahui besarnya pengaruh dari Program PKH dan KUBE terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode analisis yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian variasi perubahan peningkatan kesejahteraan rumahtangga 65,4% disebabkan oleh variasi perubahan jumlah bantuan sosial (PKH dan KUBE) yang diterima rumahtangga. 34,6% disebabkan oleh bantuan-bantuan sosial lainnya yang diberikan pemerintah baik pusat dan daerah pada Keluarga Penerima Manfaat di Kabupaten Minahasa Tenggara. Kata Kunci          : PKH, KUBE dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat ABSTRACTThe intended social assistance is the FHP (Family Hope Program) program that is given to poor households to help with the burden of household expenses, especially in relation to education and health. FHP as conditional aid program to open access of poor families, especially pregnant women and children to take advantage of a variety of health care facilities and education services available. FHP also provides protection for persons with disabilities and elderly people. FHP becomes the epicenter and center of excellence for poverty alleviation. The KUBE (Joint Business Group) program is provided to empower household income through community groups. KUBE is a group of poor families formed, growing, and developing on their initiative in implementing Productive Economic Enterprises (UEP) to increase family income and social welfare. The research objective was to determine the magnitude of the influence of the PKH and KUBE Program on improving the welfare of the community in Southeast Minahasa Regency. The analytical method used is Ordinary Least Square (OLS). The results of research on changes in changes in household welfare 65.4% caused by variations in changes in the amount of social assistance (FHP and KUBE) received by households. 34.6% was due to other social assistance provided by the central and regional government to Beneficiary Families in Southeast Minahasa Regency. Keyword          : FHP, KUBE and Public welfare
ANALISIS ANGGARAN DINAS PENDIDIKAN INFRASTRUKTUR DAN SEKTOR PERTANIAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI SULAWESI UTARA Wilar, Ariance; Kindangen, Paulus; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 2 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32786.20.2.2019

Abstract

ABSTRAKSalah satu masalah yang dihadapi oleh negara berkembang seperti Indonesia adalah ketimpangan dalam distribusi pendapatan antara masyarakat yang berpendapatan tinggi dengan masyarakat yang berpendapatan rendah. Ketimpangan pendapatan terjadi apabila sebagian besar penduduk memperoleh pendapatan yang rendah, sementara pendapatan yang besar hanya dinikmati oleh sebagian kecil penduduk. Semakin besar perbedaan (senjang) pendapatan yang diterima masing-masing individu menunjukkan semakin besarnya ketimpangan pendapatan antar rumah tangga. Untuk itu diperlukan langkah strategis dalam pelaksanaan pembangunan dari pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Utara terutama dalam mengambil kebijaksanaan yang mengarah pada pembangunan ekonomi daerah yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh anggaran dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara, anggaran infrastruktur dan anggaran sector pertanian terhadap pendapatan perkapita di Provinsi Sulawesi Utara. Untuk mengetahui pengaruh anggaran dinas Pendidikan provinsi Sulawesi Utara, anggaran infrastruktur, anggaran sector pertanian dan pendapatan perkapita terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Sulawesi Utara Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan analisis jalur. Hasil penelitian anggaran pendidikan tidak berpengaruh terhadap pendapatan perkapita, anggaran infrastuktur dan anggaran pertanian berpengaruh signifikan terhadap  pendapatan perkapita. Anggaran pendidikan dan aggaran pertanian tidak berpengaruh terhadap IPM, anggaran infrastruktur dan pendapatan perkapita berpengaruh signifikan terhadap IPM. Anggaran pendidikan, infrastruktur, dan pertanian secara bersama mampu memberikan pengaruh terhadap peningkatan pendapatan perkapita dan memberikan pengaruh terhadap perkembangan Indeks Pembangunan Manusia yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. Kata Kunci       : Anggaran Pendidikan, Anggaran Infrastruktur, Pendapatan  Perkapita dan IPM ABSTRACT One of the problems faced by developing countries such as Indonesia is the imbalance in income distribution between high-income people and low-income people. Income inequality occurs when a large portion of the population gets low income, while large income is only enjoyed by a small proportion of the population. The greater the difference (gap) of income received by each individual indicates the greater the income inequality between households. The conditions and regional economic potential are basic capital and dominant factors that can be used to achieve development goals in improving people's welfare. For this reason, a strategic step is needed in the implementation of development from the local government of North Sulawesi Province, especially in taking policies that lead to better regional economic development. The purpose of this study was to determine the effect of the North Sulawesi Provincial Education office budget, infrastructure budget and agricultural sector budget on income per capita in North Sulawesi Province. To find out the influence of the North Sulawesi provincial education office budget, infrastructure budget, agricultural sector budget and per capita income on the Human Development Index in North Sulawesi Province The analysis technique used is multiple regression analysis and path analysis. The results of the education budget research do not affect per capita income, the budget for infrastructure and agricultural budgets have a significant effect on per capita income. The education budget and agricultural budget have no effect on HDI, the infrastructure budget and per capita income have a significant effect on HDI. Education, infrastructure, and agriculture budgets together can influence the increase in per capita income and have an influence on the development of the. Human Development Index in North Sulawesi Province. Keywords: Education Budget, Infrastructure Budget, Per capita Income and HDI
PENGARUH IMPLEMENTASI E-PURCHASING, AKSES PASAR, DAN PERSAINGAN BISNIS TERHADAP PRINSIP AKUNTABEL PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (Studi Empiris Pada Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara) Dama, Yustinus; Rotinsulu, Tri Oldy; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 21, No 3 (2020): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32832.21.3.2020

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi e-purchasing, akses pasar dan persaingan bisnis terhadap prinsip akuntabel Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif. Teknik analisis data yang diguakan adalah Analisis regresi yang merupakan salah satu analisis statistik yang sering digunakan untuk menganalisis hubungan antara dua variabel atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  : (1) secara parsial e-purcahsing berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah, (2) secara parsial akses pasar berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah, (3) secara parsial persaingan bisnis tidak berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah dan (4) secara simultan e-purcahsing, akses pasar dan persaingan bisnis berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah. Kata kunci : implementasi e-purchasing, akses pasar, persaingan bisnis, prinsip akuntabel ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of e-purchasing implementation, market access and business competition on the principle of accountable Government Procurement of Goods / Services.\The type of research used is associative research. The data analysis technique used is regression analysis which is one of the statistical analyzes that is often used to analyze the relationship between two or more variables. The results showed that: (1) partially e-purcahsing had a significant effect on the principle of accountable procurement of government goods / services, (2) partially market access had a significant effect on the principle of accountable procurement of goods / services of the Government, (3) partially business competition did not significant effect on the principle of accountable procurement of government goods / services and (4) simultaneous e-purcahsing, market access and business competition have a significant effect on the principle of accountability of procurement of goods / services of the Government.                     Keywords: e-purchasing implementation, market access, business competition, accountable principles
PENGARUH BESARAN ANGGARAN PROGRAM PENGAWASAN TERHADAP KINERJA INSPEKTORAT KOTA MANADO Marentek, Yuke K.; Masinambow, Vecky A.J.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 20, No 2 (2019): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32792.20.2.2019

Abstract

ABSTRAK Kinerja organisasi merupakan gambaran mengenai hasil kerja organisasi dalam mencapai tujuannya yang tentu saja akan dipengaruhi oleh sumber daya yang dimiliki oleh organisasi tersebut. Konsep kinerja organisasi juga menggambarkan bahwa setiap organisasi publik memberikan pelayanan kepada masyarakat dan dapat dilakukan pengukuran kinerjanya dengan menggunakan indikator-indikator kinerja yang ada untuk melihat apakah organisasi tersebut sudah melaksanakan tugasnya dengan baik dan untuk mengetahui tujuannya sudah tercapai atau belum. Kinerja pegawai merupakan tingkat pencapaian atau hasil kerja seseorang dari sasaran yang harus dicapai atau tugas yang harus dicapai atau tugas yang harus dilaksanakan sesuai dengan tanggung jawab masing-masing dalam kurun waktu tertentu. Kinerja pegawai juga merupakan prestasi kerja, yakni perbandingan antara hasil kerja yang dapat dilihat secara nyata dengan standar kerja yang telah ditetapkan organisasi.  Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian assosiatif dengan teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH tidak berpengaruh terhadap Kinerja Inspektorat Kota Manado, Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan berpengaruh terhadap Kinerja Inspektorat Kota Manado dan Secara simultan Program Peningkatan Sistem Pengawasan Internal dan Pengendalian pelaksanaan kebijakan KDH dan Program Peningkatan Profesionalisme Tenaga Pemeriksa dan Aparatur Pengawasan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Inspektorat Kota Manado. Kata kunci: besaran anggaran, kinerja inspektorat ABSTRACT Organizational performance represents the work of the organization in discussions which of course will be allocated by the resources owned by the organization. The concept of organizational performance also examines every community organization providing assistance to the community and providing performance appraisal using existing performance indicators to see whether the organization must do its job well and to find out what has been improved or not. Employee performance that determines the results or work results of a person from the target that must be achieved or tasks that must be approved or tasks that must be carried out in accordance with their respective responsibilities in a certain period of time. Employee achievement which is a work achievement, which is determined between work results that can be seen that is real with the work standards set by the organization. The type of research used is the type of associative research with data analysis techniques using multiple linear regression. The results showed that the Internal Oversight System Improvement Program and Control of KDH policy implementation did not contradict the Performance of the Manado City Inspectorate, Professionalism Improvement Program Examining Staff and Supervision Apparatus improved the Performance of the Manado City Inspectorate and the Simultaneous Program for Internal Supervision System and KDH Workmanship and Program Control Services Increasing Professionalism. Supervision of significant improvements to the performance of the Manado City Inspectorate. Keywords: the amount of the budget, the performance of the inspectorate
PENGARUH APLIKASI LAYANAN KAS DAERAH ONLINE TERHADAP PERCEPATAN PROSES PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM RANGKA PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA Sakul, Lindsay A.P.; Koleangan, Rosalina A.M; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 1 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32719.19.1.2018

Abstract

ABSTRAKPengelolaan keuangan daerah dijabarkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun2007 yang mengatur tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Pengembangan dan penggunaan Kas Daerah Online (Kasda Online) ini juga merupakan amanat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka mencapai good governance. Kas Daerah Online (Kasda Online) sangat berguna bagi proses percepatan pengelolaan keuangan dengan adanya aplikasi, sangat mempermuda pekerjaan. Kas Daerah Online (Kasda Online) mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening tujuan (rekening SKPD/Dinas, dan pihak ketiga) di Bank dengan konsep Real-Time Online (Bank SulutGo, 2017).Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu Kas Daerah Online (Kasda Online) mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening tujuan. Dalam kaitannya dengan pembangunan yaitu mendukung program yang dibuat Bank Indonesia yaitu GNNT (Gerakan Nasional non Tunai) ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai, sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang lebih menggunakan instrumen non tunai. Kata Kunci : Kas daerah Online, Percepatan Pengelolaan Keuangan ABSTRACT                    The management of regional finances is described in the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 13 of 2006, the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 59 of 2007 which regulates the Guidelines on Regional Financial Management. Development and use of Regional Online Cash (Kasda Online) is also a mandate from the Supreme Audit Agency (BPK) in order to achieve good governance. Kas Daerah Online (Kasda Online) is very useful for the process of accelerating financial management with the application, greatly mempermuda work. Online Regional Cash (Kasda Online) accelerates the local financial management process related to the disbursement from the Regional General Treasury Account (RKUD) to the destination account (SKPD / Dinas and third party accounts) in Banks with Real-Time Online concept (Bank SulutGo, 2017 ).                    Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the Regional Online Cash (Kasda Online) accelerate the process of local financial management associated with the disbursement of the Regional General Treasury Account (RKUD) to the destination account. In relation to the development of supporting programs created by Bank Indonesia, GNNT (National Non-Cash Movement) is aimed at increasing public awareness of the use of non-cash instruments, thereby gradually establishing a community or community that uses more non-cash instruments. Keywords: Local Cash Online, Accelerated Financial Management
EFEKTIVITAS DANA DESA (DD) TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PINELENG KABUPATEN MINAHASA Turere, Roy Stevensen Iver; Rotinsulu, Debby Ch.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 19, No 2 (2018): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.32729.19.2.2018

Abstract

ABSTRAKKesejahteraan masyarakat menunjukkan ukuran hasil pembangunan masyarakat dalam mencapai kehidupan yang lebih baik yang meliputi peningkatan kemampuan dan pemerataan distribusi kebutuhan dasar seperti makanan, perumahan, kesehatan, dan perlindungan; kemudian ditambah dengan peningkatan tingkat kehidupan, tingkat pendapatan, pendidikan yang lebih baik, dan peningkatan atensi terhadap budaya dan nilai - nilai kemanusiaan; serta, memperluas skala ekonomi dan ketersediaan pilihan sosial dari individu dan bangsa terutama di wilayah pedesaan. Untuk itu perlu adanya andil pemerintah pusat maupun daerah dalam penyaluran dan pengelolaan anggaran atau Dana Desa secara efektif.Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat efektivitas Dana Desa serta bagaimana dampaknya secara langsung terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat yang ada di Kecamatan Pineleng. Data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah berupa data sekunder Dana Desa Tahun 2015 sampai Tahun 2017 dan data primer yang di ambil secara langsung melalui kuisioner. Dan analisis yang dgunakan adalah analisis statistic deskriptif.Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dana Desa yang ada di Kecamatan Pineleng berkembang secara efektif dengan nilai diatas 100 persen yang menyatakan bahwa Dana Desa memiliki tingkat Efektivitas serta memiliki dampak yang positif sesuai dengan hasil penyuluhan secara langsung kepada masyarakat di Kecamatan Pineleng. Kata Kunci : Tingkat Kesejahteraan Masyarakat dan Dana Desa ABSTRACTPublic welfare show result size the community development in achieving a better life which includes increased capacity and equity distribution basic needs such as food , housing , health , and protection; then added with increased the lives of , income levels , better education , and improving atensi on culture and value  and human value , extending economies of scale and the availability of social choice of individuals and nation especially in rural areas. Therefore it needed certainly made my share of the central government and the regions within distribution of funds and the management of the budget or funds the village have effective .In research aims to understand how big the effectiveness village funds and how it had directly against the level of community welfare in sub-district pineleng.The data in use in this research was in the form of secondary village funds 2015 up 2017 and primary data in extract directly through kuisioner.And analysis is analysis dgunakan statistic descriptive.Based on the results of the research indicated that existing in kecamatan village funds pineleng progressing in a effective with the value of above 100 percent expressing that the funds villages have the effectiveness as well as having have a positive impact in accordance with the results counseling directly to the community in kecamatan pineleng. Key word : The level of community welfare and village funds
ANALISIS DISPARITAS PEMBANGUNAN EKONOMI ANTAR WILAYAH KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2015-2019 Ambar, Anggaharianto; Walewangko, Een N.; Tumangkeng, Steeva Y.L
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 21, No 1 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Penelitian ini menganalisis disparitas pembangunan ekonomi antar wilayah Kabupaten/Kota dan Struktur pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah di Provinsi Maluku Utara tahun 2015-2019 serta Hubungan antara ketimpangan dan pertumbuhan ekonomi. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder pada tahun 2015-2019. Alat analisis yang digunakan adalah Indeks Williamson, Tipologi Klassen dan Pearson Korelasi. Perangkat lunak yang digunakan untuk analisis adalah Microsoft Excel 2010 dan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa angka Indeks Williamson di Provinsi Maluku Utara selama lima tahun terahkir adalah kategori ketimpangan taraf rendah. Sedangkan untuk pengklasifikasian daerah berdasarkan wilayah menggunakan Tipologi Klassen dengan pendekatan daerah terbagi atas: Daerah maju dan tumbuh cepat, Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Tengah; Daerah maju tapi tertekan, yakni Kabupaten Halmahera Timur; Daerah cepat berkembang tapi tidak maju yakni, Kabupaten Halmahera Selatan dan Kabupaten Kepulauan Taliabu; Daerah relatif tertinggal yakni, Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Barat, dan Kota Tidore. Adapun hubungan korelasi antara pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan sebesar -0,379 tanda negatif menunjukan hubungan yang negatif sedangkan untuk nilai signifikansinya adalah 0,529 > 0,5 yang artinya hubungan antara pertumbuhan dan Indeks ketimpangan tidak signifikan. 
ANALISIS HASIL PAJAK DAERAH, HASIL RETRIBUSI DAERAH DAN HASIL PERUSAHAAN MILIK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Mamengko, Meriska; Engka, Daisy S.M.; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 3 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.35491.22.3.2021

Abstract

ABSTRAKPendapatan Asli Daerah bermanfaat untuk menggambarkan keberhasilan pembangunan ekonomi daerah karena Pendapatan Asli Daerah merupakan nilai pendapatan yang benar-benar diterima oleh daerah dan akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semakin besar nilai PAD suatu daerah berarti semakin besar anggaran pembangunan dan masyarakat akan semakin sejahtera. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah dan hasil perusahaan milik daerah terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Minahasa Tenggara baik secara simultan maupun scaraparsial. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara parsial Pajak Daerah berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara, (2) Secara parsial Retribusi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara, (3) Secara parsial Hasil Perusahaan Milik Daerah berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara dan (4) Pajak Daerah, Retribusi dan Hasil Perusahaan Daerah berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara Kata kunci: hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, pendapatan asli daerah ABSTRACTMeriska Mamengko, 2021 "Analysis of Regional Tax Results, Regional Retribution Results and Results of Regionally Owned Companies on Regional Original Income (PAD) in Southeast Minahasa Regency". Supervised by Daisy Engka and Een N. WalewangkoRegional Original Income is useful for describing the success of regional economic development because Regional Original Income is the value of income that is actually received by the region and will be used for development and improving community welfare. The greater the PAD value of a region means the greater the development budget and the more prosperous the community will be. The purpose of the study was to determine the effect of local tax results, regional levies and results of regionally owned companies on local revenue (PAD) in Southeast Minahasa Regency either simultaneously or partially. The type of research used is quantitative research with an associative approach. The data analysis technique used in this research is multiple linear regression. The results showed that (1) Partially Local Taxes have a significant effect on local revenue in Southeast Minahasa Regency, (2) Partially levies have a significant effect on local revenue in Southeast Minahasa Regency, (3) Partially Regional Owned Company results have a significant on regional original income in Southeast Minahasa Regency and (4) Regional Taxes, Levies and Regional Company Revenues have a significant effect on regional original income in Southeast Minahasa Regency  Keywords: local tax results, regional levies, results of regionally owned companies, local revenue
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KETAHANAN PANGAN DI PROPINSI SULAWESI UTARA Wehantouw, Denny Valentino; Kindangen, Paulus; Walewangko, Een N.
JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 22, No 3 (2021): JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35794/jpekd.35496.22.3.2021

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari konsumsi beras, produksi beras dan tingkat kemiskinan pada Indeks Ketahanann Pangan agar dapat berguna sebagai data dasar dalam pengambilan keputusan tercapainya Ketahanan Pangan juga Stabilitas Ekonomi. Dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data sekunder yang diperlukan untuk mendapatkan informasi data, data tersebut dianalisa menggunakan metode regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 22 dengan hasil yaitu produksi beras berpengaruh positif terhadap indeks ketahanan pangan kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara, Konsumsi Beras secara signifikan berpengaruh terhdap indeks ketahanan pangan, Kemiskinan secara tidak signifikan berpengaruh terhdap indeks ketahanan pangan dan Secara bersama-sama untuk variabel produksi beras, konsumsi beras dan tingkat kemiskinan terhadap indeks ketahanan pangan memiliki pengaruh signifikan terhadap indeks ketahanan pangan. Kata Kunci : Produksi Beras, Konsumsi Beras, Kemiskinan dan Indeks Ketahanan Pangan ABSTRACTTthe purpose of this study is to determine the effect of rice consumption, rice production and poverty levels on the Food Security Index so that it can be useful as basic data in making decisions to achieve Food Security as well as Economic Stability. In this study, by collecting secondary data needed to obtain data information, the data were analyzed using multiple linear regression method using SPSS 22 with the result that rice production had a positive effect on the district food security index in North Sulawesi Province, Rice consumption significantly affected the index. food security, poverty has no significant effect on the food security index and together for the variables of rice production, rice consumption and poverty level on the food security index have a significant effect on the food security index. Keywords: Rice Production, Rice Consumption, Poverty and Food Security Index
Co-Authors Adelina Agnes Lapian, Adelina Agnes Ambar, Anggaharianto Anderson G. Kumenaung, Anderson G. Arina, Ade Irma Seska Daisy S.M. Engka, Daisy S.M. Dama, Yustinus Dangeubun, Kristy Grindy Dennij Mandeij Feronika, Bato Gabriel, Cindilina T. Gobel, Meilanti Gosal, Elsie Hanna Elisabeth Hengkeng, Jerry Andreas Idham, Nurfajriyati Irawaty Masloman Jacobus, Elvira Handayani Keintjem, Noldy Kogoya, Yemin Koleangan, Rosalina A.M Kondoy, Asri Imelda Kumurur, Meiske Rola Lamatenggo, Olivia Fictoria Lantemona, Indira Avhisa Lantemona, Indira Avisha Lapong, Peggy R. Layuck, Imelda A.C Lengkong, Susye Marlen Ketsy Libuang, Djemsi Stefi Lintang, Sunshine K.F Logor, Tirza Londa, Albert T. Londa, Albert T. Lumi, Angela N. M. Lumintang, Michael Nelsen Makalew, Victoria Natali Makanoneng, Sherly Grace Maliangga1, Marhein Mamengko, Meriska Manueke, Joy Daniel Alexcius Lefrand Marentek, Yuke K. Masinambow, Vecky A.J. Niode, Audie O. Niode, Audie O. ONTORAEL, HORNAL KENAL Palenewen, Thembry O. M. Pantouw, Jimmy Albert Pantouw, Jimmy T.A. Paulus Kindangen Pelengkahu, Syaloom Syenny Polla, Enike Fina Posuma, Lidya J.F. PRATAMA, RISKY Putri Ramadhani, Putri Rorong, Ita Pingkan F. Rosalina A.M. Koleangan, Rosalina A.M. Rotinsulu, Debby Ch. RUMATE, VEKIE A Rumate, Vekie A. Rumate, Vekie Adolf Rungkat, Jeine Silvane SAKUL, LINDSAY A.P. Sibarani, Widya Ustani Simbala, Mahendra Sipota, Giofano Johanes Siwu, Hanly F. Dj. Steffi Iksan, Steffi Sugawa, Sri Indriani Sumual, Jacline I. Sumual, Jacline I. Sutomo Wim Palar, Sutomo Wim Talinusa, Alesandro Theo Tololiu, Rifando J. Tolosang, Krest D. Tri Oldy Rotinsulu Tumangkeng, Steeva Y. L. Tumangkeng, Steeva Y.L Tumangkeng, Steeva Y.L. Tumilaar, Richard L H Turere, Roy S.I. Turere, Roy Stevensen Iver Walintukan, Veybe Wauran, Patrick C. Wehantouw, Denny Valentino Wiku, Firda Wilar, Ariance Winerungan, Tressje Wuaten, Erlina Nathania