Abstrak Penularan HIV dari ibu ke anak (transmisi vertikal) masih menjadi tantangan utama dalam pengendalian HIV/AIDS di Indonesia. Berdasarkan data terbaru tahun 2024, mayoritas kasus HIV pada anak disebabkan oleh infeksi yang ditularkan selama kehamilan, persalinan, atau menyusui, dengan estimasi lebih dari 90% berasal dari jalur ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan observasional terhadap data penjaringan pemeriksaan HIV serta tinjauan literatur untuk menganalisis faktor risiko penularan vertikal dan efektivitas media edukasi. Hasil menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman ibu hamil dan tidak tersedianya intervensi tepat waktu meningkatkan risiko penularan. Studi juga mengungkap bahwa media leaflet dan audiovisual sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan HIV, meskipun media audiovisual dinilai lebih menarik dan mudah diakses. Penerapan program Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) melalui strategi 4 pilar terbukti mampu menekan risiko penularan hingga di bawah 5% jika dijalankan secara konsisten. Kesuksesan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, edukasi berkelanjutan, serta dukungan sistem skrining HIV yang kuat selama masa kehamilan dan pascapersalinan. Abstract Mother-to-child transmission (MTCT) of HIV remains a major challenge in the control of HIV/AIDS in Indonesia. According to the latest data from 2024, the majority of HIV cases in children are caused by infections transmitted during pregnancy, childbirth, or breastfeeding, with over 90% estimated to result from this transmission route. This study employs an observational approach to data from HIV screening programs and a literature review to analyze the risk factors for vertical transmission and the effectiveness of educational media. The findings indicate that a lack of awareness among pregnant women and the absence of timely interventions increase the risk of transmission. The study also reveals that both leaflet and audiovisual media are effective in enhancing pregnant women's knowledge about HIV prevention, although audiovisual media is considered more engaging and accessible. The implementation of the Prevention of Mother-to-Child Transmission (PMTCT) program through a four-pronged strategy has been proven to reduce the risk of transmission to below 5% when applied consistently. The success of this program largely depends on cross-sector collaboration, continuous education, and strong support from HIV screening systems during pregnancy and the postpartum period.