Adisti A. Rumayar, Adisti A.
Unknown Affiliation

Published : 51 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 43 Documents
Search
Journal : KESMAS

GAMBARAN KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN DI PUSKESMAS SAUSAPOR KABUPATEN TAMBRAUW PROVINSI PAPUA BARAT Mirino, Daniel H.; Rumayar, Adisti A.; Ratag, Budi T.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sumber daya manusia kesehatan adalah semua orang yang bekerja secara aktif dan profesional di bidang kesehatan, berpendidikan formal kesehatan atau tidak. Kinerja sumber daya manusia kesehatan merupakan hasil kerja secara kualitas, kuantitas dan ketepatan waktu yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kinerja SDM kesehatan di Puskesmas Sausapor Kabupaten Tambrauw Provinsi Papua Barat. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survei deskriptif dengan pendekatan cross sectional study, yang dilaksanakan pada bulan September-November 2020. Populasi adalah seluruh pegawai yang berjumlah 43 pegawai dan sampel dalam penelitian ini adalah total pupulasi dengan kriteria inklusi yang bekerja minimal lebih dari atau sama dengan 1 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan kinerja SDM kesehatan dikategorikan baik yaitu berjumlah 25 pegawai (58,1%), sedangkan untuk kategori kinerja kurang baik yaitu 18 pegawai (41,9%). Kesimpulan kinerja SDM kesehatan di Puskesmas Sausapor sebagian besar termasuk kategori baik. Saran untuk SDM kesehatan agar dapat mempertahankan kinerja yang sudah baik dengan tidak datang terlambat ke puskesmas, melaksanakan tugas sesuai prosedur, disiplin saat bekerja dan mampu bekerja sama dengan semua pegawai yang ada.   Kata Kunci: Kinerja Sumber Daya Manusia Kesehatan Di Puskesmas ABSTRACTBackground: Health human resources are all people who work actively and professionally in the health sector, formal health education or not. The performance of health human resources is the result of work in terms of quality, quantity and timeliness achieved by an employee in carrying out his duties according to given responsibilities. The research objective was to describe the performance of employees at the Sausapor District Health Center. The research method is a quantitative with is a descriptive survey with a cross seqtional study approach, which was conducted in September-November 2020. The population is all employees totaling 43 people and the sample in this study is the total population with inclusion criteria who work for a minimum of 1 year or more. The The population is all employees totaling 43 employees and the sample in this study is the total population with minimum inclusion criteria of more than or equal to 1 year. The results of the study indicate that the  performance of health human resources is categorized as good, namely 25 employees (58,1%), while for the poor performance category, namely 18 employees (41,9%). In conclusion, most of the health human resources performance at the Sausapor Health Center were in the good category. Seggestions for health human resources in order to build good performance by not arriving late to the health center , carrying out tasks according to procedures, being disciplined at work and being able to work together with all existing employees. Keywords: Performance of Health Human Resources at Puskesmas
Gambaran Persepsi Masyarakat Terhadap Vaksinasi COVID-19 di Desa Kamanga Dua Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa Runtuwene, Rayclif; Tucunan, Ardiansa A. T.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 11, No 1 (2022): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuannpenelitian yaitu untuknmengetahui GambarannPersepsi Masyarakat terhadap Vaksinasi COVID-19ndinDesa Kamanga Dua KecamatannTompaso KabupatennMinahasa berdasarkan karakteristik umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan keluarga, danntempat tinggal. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif dengannpendekatanncross-sectional study yang dilaksanakan pada bulannApril – November 2021 di Desa Kamanga Dua KecamatannTompaso KabupatennMinahasa dengannjumlah sampelnsebanyak 93 responden. Instrumennpenelitian yang digunakan yaitu modifikasi dari kuisioner yang telah digunakan oleh KementeriannKesehatan, ITAGI, UNICEF, dannWHO dalam Survei PenerimaannVaksinnCOVID-19 di Indonesia (2020) sebanyak 19 pernyataan yang telah divalidasi. Hasil penelitian ininmenunjukkannbahwa berdasarkan karakteristik umur, respondennyang berumur 17 sampai 24 tahun masuk dalam kategori persepsi negatif yaitu sebanyak 7,5%, responden berjenis kelamin laki-laki termasuk dalam kategori persepsi negatif yaitu 31,2%, responden berpendidikan tamat SMA masuk dalam kategori persepsi negatif sebanyak 31%, responden yang mempunyai pekerjaan lain-lain masuk kategori persepsi negatif yaitu sebanyak 24,7%, responden yang berpendapatan keluarga kurang dari 1 juta masuk dalam kategori persepsi negatif yaitu sebanyak 14%, responden yang tinggal di jaga 1 masuk dalam kategori persepsi negatif yaitu sebanyak 20%. Kesimpulan persepsi masyarakatnterhadap vaksinasinCOVID-19, setiap karakteristiknmasyarakat memiliki persepsi yang berbeda sehingga terdapat perbedaan pandangan di tengah lingkungan masyarakat. Kata Kunci : covid-19, vaksinasi, masyarakat desa kamanga dua, persepsi ABSTRACT The purposenof the study wasnto determine thendescription ofnpublic perceptions of COVID-19nvaccination in Kamanga Dua Village, Tompaso District, Minahasa Regency based on the characteristics of age, gender. , education, occupation, family income, nand place ofnresidence. The researchnmethod used isndescriptive quantitativenwith ancross-sectional study approach which wasncarried out in April – November 2021 in Kamanga Dua Village, Tompaso District, Minahasa Regency with a total sample of 93 respondents. Thenresearch instrument used is a modification of the questionnairenthat has been used by the Ministry of Health, ITAGI, UNICEF, and WHO in the COVID-VaccinenAcceptance Survey in Indonesia (2020) with 19 validated statements. Thenresults of this studynindicate that based on age characteristics, respondents aged 17 to 24 years are included in the negative perception category, namely 7.5%, male respondents are included in the negative perception category, namely 31.2%, respondents with high school education are included in the negative perception category. in the category of negative perceptions as much as 31%, respondents who have other jobs are included in the category of negative perceptions as much as 24.7%, respondents with family income of less than 1 million fall into the category of negative perceptions as much as 14%, respondents who live in guard 1 included in the category of negative perceptions as much as 20%. The conclusion of the public perception of the COVID-19 vaccination, each community characteristic has a different perception so that there are different views in the community. Keywords : covid-19, vaccination, kamanga dua village community, perception
Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Tindakan Pencegahan Covid-19 Di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung Biney, Irianti Diana; Wowor, Ribka E.; Rumayar, Adisti A.
KESMAS Vol 11, No 2 (2022): VOLUME 11, NOMOR 2, JANUARI 2022
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kasus COVID-19 masih terus mengalami peningkatan. Upaya pencegahan pun terus dilakukan demi memutus rantai penularan COVID-19. Perilaku merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tindakan pencegahan COVID-19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juni 2021. Hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan COVID-19 menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan (p = 0,002) dan sikap ( p = 0,015) dengan tindakan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung. Berdasarkan hasil uji statistik tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap memiliki hubungan dengan tindakan pencegahan COVID-19 di Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari Kota Bitung.  Kata Kunci: Pencegahan COVID-19, Pengetahuan, Sikap ABSTRACTThe number of COVID-19 cases continues to increase. Prevention efforts continue to be carried out to break the chain of transmission of COVID-19. Behavior is one of the factors that affect COVID-19 prevention measures. The purpose of this study is to find out the relationship between knowledge and attitude with COVID-19 prevention measures in Sagerat Village of Matuari District of Bitung City. This research is quantitative research is an analytic survey with a cross sectional study approach. The study was conducted from April to June 2021. Knowledge and attitude relationship with COVID-19 prevention measures using chi square test. The results of the analysis showed that there is a relationship between knowledge (p = 0.002) and attitude (p = 0.015) with COVID-19 prevention measures in Sagerat Village of Matuari District of Bitung City. Based on the results of the statistical test, it can be concluded that knowledge and attitudes have a relationship with COVID-19 prevention measures in Sagerat Village of Matuari District of Bitung City.  Keywords: COVID-19 Prevention, Knowledge, AttitudeÂ