Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Edukasi Sikap Kerja Ergonomis pada Pekerja Pengrajin Genteng Elmaghfuroh, Dian Ratna; Kholifah, Siti; Romadhoni, Roza Riska; Fatahillah, Dhimas; Febriansyah, Jauhari Ahmad
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 5, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v5i2.23764

Abstract

Industri kecil di pedesaan mempunyai arti penting dalam usaha mengurangi tingkat kemiskinan di pedesaan atau dengan kata lain diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat pedesaan. Industri kecil membangun ekonomi pedesaan adalah dengan industri bersumber daya lokal dan konsumsi lokal. Salah satu industri pembuatan genteng yang ada di Jember adalah UD Baru Muncul. Dalam upaya pemenuhan permintaan pasar terhadap kerajinan bahan baku tanah liat pada Usaha Genteng perlu pengoptimalan sumber daya untuk memudahkan dalam proses produksi. Tidak hanya bahan baku melainkan sumber daya pekerja perlu ditingkatkan untuk mencapai target produksi. Sebagai pekerja sektor informal yaitu perlu adanya edukasi dan sosialisasi terkait bagaimana sikap kerja yang ergonomis. Tujuannya agar pekerja memiliki kesadaran bahwa sangat penting menerapkan budaya kesehatan dan keselamatan kerja di setiap aspek dalam bekerja. Kegiatan ini adalah kegiatan promotive dan preventif sebagai upaya pencegahan adanya penyakit akibat kerja dan kecelakaan kerja. Kegiatan ini diawali dengan Menentukan lokasi tempat edukasi terkait program kerjasama di lokasi mitra, pelaksanaan edukasi sikap ergonomi pada pekerja pengrajin genteng, serta memberikan pelatihan kepada pekerja dalam melakukan interaksi man-machine sesuai dengan sikap ergonomic. Hasil kegiatan ini adalah terdapat peningkatan yang baik sebesar 49,9% para pekerja pengrajin genteng tentang sikap kerja ergonomis. 
NURSING CARE QUALITY WITH PATIENT SATISFACTION Haryanti, Dwi Yunita; Elmaghfuroh, Dian Ratna
International Journal of Patient Safety and Quality Vol. 2 No. 1 (2025): International Journal of Patient Safety and Quality, April 2025
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijpsq.v2i1.64493

Abstract

Abstract Background   The community satisfaction index has decreased compared to the previous year, along with a decline in patient satisfaction. This reflects a growing public dissatisfaction with the services provided. The purpose of this study was to prove the effect of nursing care quality on patient satisfaction. Method This research was analytic observational research with a cross sectional design. The sample was 125 respondents obtained from 4 health clinics which selected by cluster sampling technique. The Perceptions of the Quality Nursing Care Scale to measure quality of nursing care and the Patient Satisfaction with Nursing Care Quality Questionnaire instrument was used to measure patient satisfaction. Data was analyzed with multiple linear regression. Result Based on the results of regression analysis, it can be concluded that the calculated F value is 666.4 and a significance value of 0.000. So it can be concluded that there is an effect of nursing care quality variables on patient satisfaction simultaneously. The coefficient of determination of nursing care quality variables on patient satisfaction is 0.901, which means that the influence of interpersonal care, efficiency, comfort, information, environment and competence variables simultaneously on patient satisfaction variables is 90%, the remaining 10% is influenced by other variables not examined in this study. Conclusion There is an influence of nursing care quality on patient satisfaction. The most dominant variable is nurse competence, where there are indicators of cognitive ability, skills and ability to communicate effectively and assertively. Increasing patient satisfaction will be easily achieved when service quality is maintained and patient safety becomes the main thing that is prioritized.
Hubungan Perilaku Sleep Hygiene dengan Kejadian Insomnia pada Lansia Hasanah, Ananda Maqfirotul; Dewi, Sofia Rhosma; Elmaghfuroh, Dian Ratna
Indonesian Health Issue Vol. 4 No. 2 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/inhis.v4i2.102

Abstract

Background: Aging in the elderly is accompanied by various physiological changes, including sleep disturbances such as insomnia, which can reduce quality of life. One non-pharmacological intervention that can be used to reduce insomnia is the application of sleep hygiene behavior. Purpose: To determine the relationship between sleep hygiene behavior and the incidence of insomnia in the elderly.   Methods: This study employed a quantitative correlational design with a cross-sectional approach, conducted in May 2025. A sample of 67 elderly individuals was selected using purposive sampling from a total population of 80. Data were collected using the Sleep Hygiene Index (SHI) and a modified version of the Sleep Condition Indicator (SCI), both of which were tested for validity and reliability. Data were analyzed using the Spearman Rank test with the assistance of SPSS at a significance level of α < 0.05. Results: Most respondents had moderate sleep hygiene behavior (41.8%), and more than half experienced insomnia (52.2%). Statistical tests showed a significant and strong relationship between sleep hygiene behavior and the incidence of insomnia, with a p-value of 0.000 and a correlation coefficient r = 0.643. The positive correlation indicates that the worse the sleep hygiene behavior, the higher the risk of insomnia. Conclusion: These findings suggest that sleep hygiene is an effective non-pharmacological strategy in preventing or reducing the incidence of insomnia. The results of this study are expected to serve as a reference and guideline for Tresna Werdha in designing programs aimed at improving sleep quality among the elderly.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dan Terapi Pijat Kaki Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Hidayat, Cahya Tribagus; Sasmiyanto, Sasmiyanto; Elmaghfuroh, Dian Ratna
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v9i1.1558

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥90 mmHg. Hipertensi menjadi masalah kesehatan secara global, karena tingginya frekuensi kejadiannya dan tingginya resiko untuk menjadi penyakit jantung dan pembuluh darah. Berdasarkan pengkajian yang dilakukan melalui observasi dan wawancara pada 50 KK di Desa Glundengan, Tanjungrejo, dan Kesilir, Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember didapatkan hasil jika masalah kesehatan terbanyak yang dialami oleh masyarakat usia dewasa dan lansia adalah hipertensi. Salah satu upaya atau intervensi yang dilakukan untuk mengendalikan hipertensi pada masyarakat adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang pengendalian hipertensi serta demonstrasi terapi pijat kaki untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dan terapi pijat kaki terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan one-group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat dengan usia dewasa dan lansia dengan hipertensi sejumlah 25 responden yang diambil menggunakan consecutive sampling. Uji statistik menggunakan t test paired sampel dengan nilai α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 84% pengetahuan masyarakat terkait hipertensi mengalami peningkatan, 56% sikap masyarakat terkait hipertensi mengalami peningkatan, 52 % perilaku masyarakat terkait pengendalian hipertensi mengalami peningkatan, 68 % tekanan darah masyarakat dengan hipertensi mengalami penurunan dan p value = 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pendidikan kesehatan dan terapi pijat kaki berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan perawat dapat memberikan pendidikan kesehatan dan mengajarkan terapi pijat kaki untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Healthy Islamic Boarding School Through Healthy House Services at the Baitul Arqom Islamic Boarding School in Jember Regency Hidayat, Cahya Tribagus; Elmaghfuroh, Dian Ratna; Cahyanto, Triawan Adi; Dewi, Sofia Rhosma
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 23, No 2 (2023): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.04650

Abstract

Pondok Pesantren merupakan salah satu bentuk lembaga pendidikan keagamaan yang tumbuh dan berkembang dari, oleh, dan untuk masyarakat yang berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia yang tidak saja mahir dalam aspek pembangunan moral dan spiritual dengan intelektual yang bernuansa agamis, namun dapat pula menjadi motor penggerak, motivator dan inovator dalam pembangunan kesehatan, serta menjadi teladan bagi masyarakat sekitar. Kondisi kesehatan di pondok pesantren pada umumnya masih memerlukan perhatian khususnya meliputi tiga aspek, yaitu akses pelayanan kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat serta kesehatan lingkungan. wujud pemberdayaan masyarakat dikenal dengan istilah UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat) salah satunya yaitu dengan Gerakan Pesantren Sehat (GPS) melalui Healthy House Service. Layanan yang diberikan meliputi layanan edukasi PHBS, pelatihan kader PHBS, layanan Kesehatan santri, dan layanan telenursing serta SIM-RS (Sistem Informasi Manajemen-Rumah Sehat) yang memfasilitasi layanan Kesehatan berbasis online dan juga mengakomodir database yang merekam data jumlah penyakit di pondok pesantren. Hasil kegiatan didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan tentang PHBS sebesar 82,67% dan peningkatan keterampilan sebesar 40%. Healthy House Service ini diharapkan dapat membawa pesantren menuju Kesehatan yang optimal.’
Peningkatan Kemampuan Melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Kasus Dekompresi Pada Nelayan Di Dusun Watu Ulo Nugrahani, Ely Rahmatika; Elmaghfuroh, Dian Ratna; Ambarsari, Desinta Putri; Juan Alkautsar, Rijal Maulana; Fajri Muktamar, M. Nofrizal; Aprilia, Vinda Anayu; Arifin, Anisatus Syamsil
Jurnal Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpi.v2i1.3406

Abstract

Permasalahan kesehatan mitra antara lain meningkatnya kejadian dekomprsi pada nelayan dan belum adanya program pelatihan pertolongan pertama pada kejadian dekompresi. Program ini bekerja sama dengan perangkat Desa Sumberejo yang terdiri dari Kepala Dusun Watu Ulo dan Ketua Paguyuban Nelayan Pantai Payangan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan tersebut adalah 1) analisis situasi, 2) persiapan, 3) pelatihan, 4) evaluasi dan pendampingan pada nelayan untuk melihat kesesuaian masalah dengan alternatif solusi yang diberikan. Hasil pelatihan didapatkan bahwa 85% mengalami peningkatan keterampilan antara pre dan post pelatihan, serta menyatakan kepuasan dengan diadakannya kegiatan pelatihan pertolongan pertama kasus dekompresi dengan metode roleplay.
SELF EFFICACY KELUARGA PANDHALUNGAN BERBASIS PSYCOLOGICAL WELL BEING TERHADAP KESIAPSIAGAAN LANSIA MENGHADAPI BENCANA BANJIR Elmaghfuroh, Dian Ratna; Asih, Susi Wahyuning; Putri, Nanda Ika; Prameswari, Lady
coba Vol 14 No 1 (2025): November 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v14i1.917

Abstract

Latar Belakang: Keluarga merupakan tempat yang sangat penting untuk kehidupan lansia. Kesiapan keluarga sebagai faktor kunci kesiapsiagaan kesejahteraan psikologis lansia. Keluarga yang memiliki kesiapsiagaan tinggi bisa membantu lansia mengurangi risiko dan merespon bencana dengan cepat. Namun, tingkat kesiapsiagaan ini sangat dipengaruhi oleh keyakinan dan pemahaman keluarga akan kemampuan mereka menghadapi situasi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Self Efficacy Keluarga Pandhalungan Berbasis Psycological Well Being Terhadap Kesiapsiagaan Lansia Menghadapi Bencana Banjir. Self-Efficacy keluarga sebagai pendorong tindakan kesiapsiagaan. Dalam konteks kesiapsiagaan bencana, keluarga dengan self-efficacy nya yang tinggi lebih mampu dalam merencanakan evakuasi, komunikasi saat bencana, menyediakan perlengkapan darurat, dan melindungi lansia.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Pra Eksperimen design dengan one group pre test post test. Analisis menggunakan uji spearman’s rho. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku dengan terlebih dahulu dilakukan uji validitas reliabilitas. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari keluarga berjumlah 58 orang menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner self efficacy keluarga dan kuesioner kesiapsiagaan kesejahteraan psikologis lansia menghadapi bencana.Hasil Penelitian: Hasil uji Spearman's rho menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara self efficacy keluarga terutama berbasis Psycological Well Being terhadap kesiapsiagaan lansia pada bencana dengan nilai (r= 0,623).Kesimpulan: self efficacy keluarga berpengaruh terhadap kesiapsiagaan lansia pada bencana banjir. Dengan penguatan ini, diharapkan keluarga dapat menguatkan kembali self efficacy nya sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan lansia terhadap bencana terutama kesejahteraan psikologis lansia di desa Klungkung. Kata Kunci: self efficacy Keluarga, lansia, physycological well being , kesiapsiagaan.