Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pandangan Islam Terhadap Keputusan Hidup Tanpa Anak Setelah Menikah Alfini, Fifien; Nuryawandhana, Jannetha Firdani; Sumarisah, Sumarisah; Rizal, Ahmad Syamsu; Budiyanti, Nurti
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 21, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v21i1.58937

Abstract

Pernikahan adalah suatu hal yang disyariatkan dalam Islam memenuhi syarat pernikahan dan rukun nikah. Pada hakikatnya, Allah menciptakan makhluk secara berpasang-pasangan. Dengan menikah, seorang muslim menyempurnakan separuh agamanya. Pernikahanpun melindungi seorang muslim dari perbuatan zina dan dosa, menjadikan hubungan muda-mudi menjadi hubungan yang halal, dan menyatukan dua keluarga yang awalnya tidak ada hubungan dan keterikatan menjadi ada, dapat membangun mahligai rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan waahmah yang terdiri dari ayah, ibu, anak yang dinamakan keluarga. Perintah menikah merupakan salah satu implementasi maqashid syariah (maksud dan tujuan syariat Islam) dan hifzhul nasl (menjaga keturunan). Seiring perkembangan zaman, muncul fenomena childfree. Fenomena ini memiliki keputusan atau pilihan untuk tidak memiliki anak secara biologis maupun adopsi meskipun mampu untuk memilikinya baik secara jasmani rohani maupun finansial. Dengan bertemakan Islam dan keluarga, kami melakukan suatu penelitian mengenai pandangan masing-masing mengenai childfree atau keputusan untuk tidak memiliki anak.
Pemetaan Sistem Politik dalam Lingkup Mahasiswa dalam Perspektif Islam Direza, Bayu Batara; Syafari, Feri Nurjamil; Amal, Muhammad Hanif Ikhlashul; Rizal, Ahmad Syamsu; Budiyanti, Nurti
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 21, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v21i1.58962

Abstract

Politik merupakan alat untuk mengatur persoalan yang ada di suatu tempat. bentuk politik dalam negara Indonesia sudah cukup jelas bagian bagiannya, dan kita sebagai muslim harus tahu apa kaitannya dengan islam dengan terbentuknya bagian bagian tersebut namun untuk memiliki akses informasi tersebut cukup terbatas. Kita sebagai mahasiswa sebaiknya tahu bagaimana bentuk politik di lingkungan mahasiswa dalam perspektif islam. maka dari itu, penulis ingin menanyakan bentuk politik dalam salah satu organisasi di lingkungan UPI. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini terdiri dari dua, yaitu data primer yang diambil dari hasil wawancara dan data sekunder yang diambil dari literatur-literatur yang relevan dan terpercaya. Berdasarkan hasil wawancara terhadap salah satu Ketua Organisasi di lingkungan UPI bahwa Organisasinya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yang kita tahu bersumber dari Al-Qur’an.
Techniques and Steps of Islamic Education Learning Development: Integration of Islamic Values in Learning: Teknik dan Langkah-Langkah Pengembangan Pembelajaran PAI: Integrasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pembelajaran Hidayat, Tatang; Rizal, Ahmad Syamsu; Abdussalam, Aam; Istianah, Istianah
Halaqa: Islamic Education Journal Vol. 7 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/halaqa.v7i2.1630

Abstract

The reality of learning in the materialism education system eliminates religious values that cause dry learning of divine values. The purpose of this study was to determine the techniques and steps of developing PAI learning through the integration of Islamic values in learning. This research uses a qualitative approach and literature study method. Data retrieval techniques come from primary sources and secondary sources with 6 months of searching for references. Data analysis technique with data interpretation. Based on the results of the discussion, learning is an art and science. Learning is a process of issuing all efforts both materials, methods, and media for the creation of systematic learning and teaching activities starting from planning, implementation, and evaluation to enable students to achieve learning objectives effectively and efficiently. The purpose of learning is to foster humans to be able to optimize their potential (jasadiyyah, aqliyyah, and ruhiyyah) in an integrative and comprehensive manner so as to increase the growth of innovative, creative thinking, proactive communication which includes activities of creativity, reflectivity, reciprocity, and responsibility arranged in appropriate systematic steps in the learning process. The results of this study have implications for the techniques and steps for developing PAI learning by integrating Islamic values in learning.
Evaluation Analysis Study of the Integration of Islamic Values in Sociology Learning in Fostering Islamic Character Hidayat, Tatang; Rizal, Ahmad Syamsu; Abdussalam, Aam; Kosasih, Aceng; Istianah, Istianah
Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis Vol 9, No 1 (2024): Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um021v9i1p20-35

Abstract

The discovery of a dichotomy between general science and religious science both in terms of theory and practice in the implementation of learning at the elementary / junior high school / high school / equivalent and university levels in Indonesia causes various problems. The purpose of this study is to find a hypothetical model of evaluating the integration of Islamic values in sociology learning in fostering Islamic character at SMA PGII 2 Bandung. This research uses a qualitative approach and descriptive method of case study types. The researcher acts as the main instrument. Data retrieval techniques with interviews, observations, and documentation studies. Data analysis techniques with data reduction, data coding, data display, interpretation of findings and drawing conclusions. Test the credibility of the data by extending the research time, increasing perseverance, triangulating data, using reference materials and focus group discussions. Based on the results of the study, the evaluation of the integration of Islamic values in sociology learning at SMA PGII 2 Bandung has not occurred comprehensively. The evaluation in sociology learning has been systematically planned. Aspects evaluated as well as planning in learning tools include aspects of attitudes, knowledge, and skills. The attitude evaluation instrument in sociology learning is almost the same as schools in general, namely using an attitude evaluation instrument based on the 2013 curriculum. However, in its implementation, the emphasis on evaluation is still dominant in the aspect of knowledge. The development of social attitudes and skills of students after participating in sociology learning integrated with Islamic values has not been felt thoroughly, because the attitudes assessed have not been integrated with ilāhiah values. On the other hand, the written evaluation of the integration of Islamic values in sociology learning at the level of material substance has not been integrated, because the teacher only evaluates the material as it is in the package book. Studi Analisis Evaluasi Integrasi Nilai-Nilai Islam pada Pembelajaran Sosiologi dalam Membina Karakter Islami Masih ditemukannya dikotomi antara ilmu umum dan ilmu agama baik dari segi teori dan praktek dalam pelaksanaan pembelajaran di jenjang SD/SMP/SMA/sederajat dan perguruan tinggi di Indonesia menyebabkan berbagai problematika. Tujuan penelitian ini untuk menemukan model hipotetik evaluasi integrasi nilai-nilai Islam pada pembelajaran sosiologi dalam membina karakter Islami di SMA PGII 2 Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif jenis studi kasus. Peneliti bertindak sebagai instrument utama. Teknik pengambilan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, koding data, display data, interpretasi temuan dan penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data dengan memperpanjang waktu penelitian, meningkatkan ketekunan, triangulasi data, menggunakan bahan referensi dan focus group discussion. Berdasarkan hasil penelitian, evaluasi integrasi nilai-nilai Islam pada pembelajaran sosiologi di SMA PGII 2 Bandung belum terjadi secara komprehensif. Adapun evaluasi dalam pembelajaran sosiologi sudah direncanakan secara sistematis. Aspek yang dievaluasi sebagaimana perencanaan yang ada dalam perangkat pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Instrumen evaluasi sikap pada pembelajaran sosiologi hampir sama dengan sekolah pada umumnya, yakni menggunakan instrumen evaluasi sikap berdasarkan kurikulum 2013. Namun dalam pelaksanaannya, penekanan evaluasi masih dominan aspek pengetahuan. Perkembangan sikap sosial dan keterampilan peserta didik setelah mengikuti pembelajaran sosiologi yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam belum terasa secara menyeluruh, karena sikap yang dinilai belum terintegrasi dengan nilai-nilai ilāhiah. Di sisi lain, evaluasi tertulis integrasi nilai-nilai Islam pada pembelajaran sosiologi dalam tataran substansi materi belum terintegrasi, karena guru hanya mengevaluasi materi sebagaimana yang ada dalam buku paket.
Islamic Education Program Approach to Islamic Personality Development Hidayat, Tatang; Rizal, Ahmad Syamsu; Fahrudin, Fahrudin; Istianah, Istianah
Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2024): Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam (Oktober)
Publisher : Fakultas Tarbiyah - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/alulya.v9i2.3404

Abstract

The development of science and technology, on the other hand, raises new problems in the world of education in higher education, especially the behavior shown by students with the rampant consumption of alcohol, drugs, promiscuous behavior, and abortion, which is undeniable evidence of the negative impact of scientific and technological progress. This research aims to analyze the Islamic education program's approach towards Islamic personality development in Miftahul Khoir Student Boarding School Bandung. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques were conducted by means of interviews, observations, and documentation studies. Based on the results of the study, the Islamic education program at PPM Miftahul Khoir has a distinctive feature by referencing four main concepts in designing Islamic education programs, namely first getting to know the basics of boarding school science. Second, Tafaqquh Fiddīn. Third, leadership and entrepreneurship. Fourth, adab and ethics. This concept makes the program at PPM Miftahul Khoir different from Islamic education programs in Salafi boarding schools in general and other student boarding schools. The Islamic education program at PPM Miftahul Khoir will support the implementation of the objectives of Islamic education at PPM Miftahul Khoir, because the program is made by the educational objectives it wants to achieve. The Islamic education program at PPM Miftahul Khoir is divided into two program scopes: the program listed in the syllabus and the non-syllabus program.
IMPLEMENTASI PRAGMATISME PADA PENDIDIKAN TINGGI VOKASIONAL ABAD XXI Hambali, Deni Supardi; Rizal, Ahmad Syamsu; Nurdin, Encep Syarief
Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam Vol. 5 No. 1 (2020): TUHAN DAN ESKATOLOGI
Publisher : Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam Universitas Negri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jaqfi.v5i1.7325

Abstract

Bentuk perdagangan bebas di era global ini dampaknya adalah Indonesia harus mempersiapkan pengembangan  Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetensi dan standarisasinya mengikuti kualifikasi dunia. Penerapan teknologi baru dalam industri mengandung konsekuensi peningkatan permintaan  Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi guna mendukung peningkatan  Produktivitas.Perguruan Tinggi Vokasional   sebagai lembaga pendidikan tinggi  selepas sekolah tingkat menengah, memiliki  peran besar  dalam merencanakan dan menciptakan SDM  yang profesional  dan  produktif. Pendidikan  di berbagai perguruan tinggi vokasional setingkat akademi maupun politeknik    bertujuan untuk meningkatkan  pengetahuan  dan  keterampilan  mahasiswa  dalam  rangka  menyiapkan  mereka  sebagai  tenaga  kerja   tingkat  midle atau top namun memilki ketrampilan yang memadai  disamping memiliki ketrampilan konseptual  yang bisa diandalkan  Pendidikan vokasional merupakan jenis pendidikan yang unik karena bertujuan untuk mengembangkan pemahaman, sikap dan kebiasaan kerja yang berguna bagi individu sehingga dapat memenuhi kebutuhan sosial, politik, dan ekonomi sesuai dengan ciri yang dimiliki. Pendidikan dan pelatihan kejuruan merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan pada kebutuhan industri sehingga peningkatan dan pengembangan individu dapat dilakukan di industri. Berdasar teori yang ada, pendidikan vokasional berpeluang untuk menjawab berbagai tantangan perubahan yang diakibatkan oleh kemajuan teknologi yang ditandai oleh revolusi digital dan era disrupsi.Namun kebijakan yang akhir-akhir ini ditetapkan oleh kemendikbud pada dasarnya adalah kebijakan yang mengimplementasikan pemikiran-pemikiran filsafat pragmatisme yakni filsafat yang menggunakan konsekuensi-konsekuensi praktis sebagai standar untuk menentukan nilai dan kebenaran.   Akar dari pemikiran pragmatisme ini selajutnya akan memiliki implikasi dalam menetapkan tujuan pendidikan kedepan seperti: ketrampilan-ketrampilan kejuruan (pekerjaan), kemampuan bertransaksi secara efektif dengan masalah-masalah sosial (mampu memecahkan masalah-masalah social secara secara efektif). Bagi perguruan tinggi yang yang menyelenggarakan pendidikan vokasional, kondisi ini dapat menjadi peluang sekaligus tantangan untuk lebih meningkatkan perannya sebagai penghasil sumberdaya manusia yang mampu menopang kebutuhan pasar dunia industri yang terus menuntut kualitas  sumberaya  manusia guna mengimbangi perubahan yang ada.