Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengembangan E-Katalog Interaktif Berbasis Treffinger untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Tema Awan Panas pada Letusan Gunung Berapi Nia Suprihatin; Sjaifuddin Sjaifuddin; Annisa Novianti Taufik
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2003

Abstract

Penelitian ini berasaskan pada permasalahan rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa dan kurangnya bahan ajar yang bisa dimanfaatkan pendidik pada prosesi pembelajaran. Berasaskan analisis masalah maka dikembangkanlah e-katalog interaktif berbasis Treffinger tema awan panas pada letusan gunung berapi. Penelitian ini dimaksudkan guna menemukan validitas produk serta respon siswa akan e-katalog interaktif basis Treffinger tema awan panas pada letusan gunung berapi berguna melatuhan kemahiran pelajar akan kreativitas nya. Metode penelitian yangman dimanfaatkan yakni metode penelitian Research & Development (R&D). Melalui pemanfaatan permodelan atas pengembangan 4D atas Thiagarajan hanya dijalankan hingga tahap ketiga yakni pengidentifikasian (define), perancangan perencanaan (design), serta ekspansi pengembangan (develop). Pada uji kevalidan instrumen yang dimanfaatkan yakni lembaran angket validitas paa ahli serta praktisi. Sedangkan pada tahapan uji coba terbatas skala kecil memanfaatkan lembaran angket respon siswa. Analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menegaskan bahwasanya nilai seluruh temuan validasi berasaskan pada persentase rata-rata dari ahli materi, ahli media, serta praktisi yakni sejumlah 90,0% dengan klasifikasi “Sangat Valid”. Sedangkan nilai keseluruhan hasil dari respon siswa sejumlah 85,5% dengan klasifikasi “sangat baik”. Hal tersebut menegaskan e-katalog interaktif berbasis Treffinger ini dapat digunakan dalam pembelajaran, karena telah disesuaikan dengan sintaks Treffinger dan indikator kemampuan berpikir kreatif, sehingga e-katalog interaktif ini dapat diujicobakan lebih lanjut pada tahap disseminate.
Pengembangan E-Leaflet untuk Menumbuhkan Minat Belajar Siswa SMP Kelas VIII pada Tema Selamatkan Pernapasanku dari Asap Rokok Sheila Shakila; Annisa Novianti Taufik; Adi Nestiadi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2071

Abstract

Penelitian ini didasarkan terhadap masalah rendahnya minat siswa dalam belajar karena terbatasnya referensi bahan ajar yang tersedia di sekolah, bahan ajar yang dipakai di sekolah kurang beragam, sehingga proses belajar manjadi kurang menarik minat belajar siswa. Berdasarkan analisis kebutuhan di lapangan, dikembangkanlah E-leaflet tema selamatkan pernapasanku dari asap rokok untuk menumbuhkan minat belajar siswa SMP kelas VIII. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan tingkat validasi dan mendeskripsikan tingkat keterbacaan produk E-leaflet. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dengan model ADDIE, yang mencakup tahap analisis, desain, dan pengembangan. Instrumen penelitian berupa lembar angket validasi ahli materi, ahli media dan ahli bahan ajar, serta menggunakan lembar angket uji keterbacaan. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kevalidan E-leaflet memiliki persentase sebesar 93,7%, yang masuk dalam kategori “Sangat Valid”. E-leaflet ini sangat valid untuk menumbuhkan minat belajar siswa SMP kelas VIII karena sesuai dengan indikator minat belajar siswa. Selain itu, hasil uji keterbacaan produk, persentasenya mencapai 87,5% yang termasuk kategori sangat baik, sehingga penggunaan e-leaflet sangat efektif dan sesuai untuk digunakan siswa dalam memahami materi. Selain itu, e-leaflet dapat menumbuhkan minat belajar dan mudah diakses, sehingga mempermudah jalannya proses pembelajaran.
Pengembangan Augmented reality Berbantuan Assemblr edu dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa SMP Kelas VIII Widia Khairunisa; Annisa Novianti Taufik; Trian Alamsyah Pamungkas
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2198

Abstract

Kurangnya motivasi belajar siswa menjadi salah satu tantangan utama dalam pembelajaran sains. Motivasi belajar dapat ditingkatkan dengan menggunakan materi pembelajaran berbasis augmented reality yang didukung oleh assemblr edu, karena materi ini memiliki peran penting dalam memengaruhi hasil belajar siswa di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keterbacaan hasil kerja siswa serta keakuratan media yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah 3D, yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (R&D). Instrumen yang digunakan mencakup validasi serta keterbacaan siswa. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Validasi terhadap media augmented reality menggunakan Assemblr edu memberikan hasil persentase berikut: 85% untuk validasi materi, 84% untuk validasi media, dan 82,67% untuk validasi oleh praktisi. Rata-rata skor keterbacaan siswa tercatat sebesar 85,50%, yang termasuk dalam kategori Sangat Baik. Temuan ini mendukung kesimpulan bahwa media augmented reality pada tema gempa bumi dahsyat dapat dilanjutkan ke tahap distribusi dengan memanfaatkan Assemblr Edu.
Identifikasi Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Fase D pada Materi Cahaya Aulia Rahmadhani; Annisa Novianti Taufik
Saqbe: Jurnal Sains dan Pembelajarannya Vol 1 No 1 (2024): Saqbe : Sains dan Pembelalajarannya (Maret 2024)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan pemecahan masalah siswa fase D pada materi cahaya. Penelitian ini melibatkan 20 siswa pada fase D (kelas 8) yang telah mempelajari materi cahaya pada mata pelajaran IPA. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan pemecahan masalah berupa soal uraian yang terdiri dari 7 butir. Data hasil penelitian dikelompokkan dalam kriteria efektif (effective), cukup (marginal), dan kurang (poor). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa fase D pada aspek representasi masalah (representation of problem), dengan sub indikator yaitu merumuskan kembali masalah; merencanakan solusi (planning of solution), dengan sub indikator yaitu mengusulkan hipotesis berada pada kualitas efektif (effective). Sementara aspek lainnya yaitu melaksanakan solusi (execution of solution), dengan sub indikator yaitu membuktikan kebenaran berada pada kualitas cukup (marginal) dan aspek mengevaluasi solusi (evaluation of solution), dengan sub indikator yaitu memeriksa hasil dengan implikasi dari solusi berada pada kualitas kurang (poor).
The PENGARUH METODE LEARNING BY DOING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI GERAK DAN GAYA PADA KURIKULUM MERDEKA Akbar, Rizki; R. Ahmad Zaky El Islami; Annisa Novianti Taufik
PendIPA Journal of Science Education Vol 9 No 3 (2025): October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.9.3.801-806

Abstract

This study aims to determine the effect of the learning by doing method on students' problem-solving abilities on the material of motion and force in the Merdeka curriculum. The learning-by-doing method was chosen because it emphasizes learning through direct experience, which is expected to increase students' active involvement and problem-solving skills. This study used a quasi-experimental design with the Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design approach, involving two classes of junior high school students, namely the experimental class using the learning by doing method and the control class using the lecture method. The research instruments consisted of a problem-solving ability test in essay form, observation sheets, and student response questionnaires. The results showed that the learning by doing method had a significant effect on improving students' problem-solving abilities according to the independent sample t-test, producing a significance value of 0.01 (<0.05), which indicated that H0 was rejected and H1 was accepted.