Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Edutech

COMPARISON USING MEDIA CARD IMAGES AND ANIMATION IN IMPROVING THE KNOWLEDGE METAMORPHOSIS OF ANIMALS IN DEAF CHILDREN Sutisna, Nia
EDUTECH Vol 15, No 1 (2016): MEDIA DAN MODEL PEMBELAJARAN TERBARU
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v15i1.2226

Abstract

Abstrack, The study, entitled "comparison using the media card images and animations to improve the knowledge of animal metamorphosis in deaf children", aims to determine the differences in media use picture cards and animations based on the results of the test after the treated media. Methods This study uses a quantitative approach to experiment with the design of Counter Balance, is the rotation design allows two classes of media research to get the same treatment, as for data analysis using the Wilcoxon test. This research was conducted in class IV and V SLB Gandasari Indramayu with a total sample of eight people and made two groups according to the class. The results of the test scores after tested with Wilcoxon test calculations in may conclude that researchers propose hypotheses accepted, that there are differences in the use of media cards and animated images in increasing knowledge of animal metamorphosis in deaf children. This study is expected to be a reference to the suggestion that more and more schools are given attention on the use of the media, especially the animation of deaf children to help improve knowledge in the subject matter.Keywords: Animal Metamorphosis Knowledge, Media Card Image, Animation.Abstrak, penelitian yang berjudul “perbandingan menggunakan media kartu gambar dan animasi dalam meningkatkan pengetahuan metamorfosis hewan pada anak tunarungu”, bertujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media kartu gambar dan animasi berdasarkan hasil tes setelah diberi perlakuan media tersebut. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain Counter Balance, yaitu desain rotasi yang memungkin dua kelas penelitian mendapatkan perlakuan media yang sama, adapun analisis datanya menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan di kelas IV dan V SLB Gandasari Indramayu dengan jumlah sampel sebanyak delapan orang dan dijadikan dua kelompok sesuai kelas. Hasil skor tes setelah diuji dengan perhitungan Uji Wilcoxon didapat kesimpulan hipotesis yang peneliti ajukan diterima, yaitu terdapat perbedaan penggunaan media kartu gambar dan animasi dalam meningkatkan pengetahuan metamorfosis hewan pada anak tunarungu. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan saran bagi sekolah agar semakin lebih diberi perhatian tentang penggunaan media khususnya animasi bagi anak tunarungu untuk membantu meningkatkan pengetahuan dalam hal materi pelajaran.Kata kunci: Pengetahuan Metamorfosis Hewan, Media Kartu Gambar, Animasi.
THE EFFECT OF PICURE STORY VIDEO MEDIA ON THE SPEAKING SKILLS IMPROVEMENT OF CHILDREN WITH INTELLECTUAL CHALLENGES AT GRADE IV SPECIAL EDUCATION SCHOOL CLASS C (SPLB-C) OF CIPAGANTI SPECIAL EDUCATION FOUNDATION (YPLB CIPAGANTI) Sutisna, Nia
EDUTECH Vol 14, No 2 (2015): INOVASI DAN APLIKASI PENDIDIKAN
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edutech.v14i2.1377

Abstract

Abstract. Children with intellectual challenges are those who experience barriers to intelligence, such as low academic skills, low personal and vocational abilities and have impaired speech. Further, those children have to deal with fine motor skills and hand-eye coordination which are essentially needed in speaking and performing various daily activities such as writing. The problem that is often faced by children with intellectual challenges is difficulty in beginning writing at the stage of imitating or copying text. Another problem found in children with intellectual challenges is related to communication barrier or developing oral language skills in accordance with society norms so that they are able to catch the feeling and the idea of the people they speak to and play active role in the society. To achieve the goals, there needs to be sufficient speaking practice or speech education using picture story video media with supporting activities. Therefore, this research aimed to find out the effect of using picture story video media in improving the speaking skills of children with intellectual challenges. This research used experimental method with One Group Pre Post Test design and Wilcoxon test. The subjects are four children with intellectual challenges at Grade IV SPLB-C YPLB Cipaganti.Keywords: video media, children with intellectual challenges, speaking skillsAbstrak. Anak tunagrahita adalah mereka yang mengalami hambatan dalam inteligensi, seperti rendahnya kemampuan akademik, kemampuan personal, kemampuan vokasional, dan mengalami gangguan berbicara. Selain itu, anak tunagrahita ringan mengalami motorik halus dan koordinasi mata tangan sangat diperlukan untuk berbicara dan melakukan berbagai aktivitas yang terkait dengan kehidupan sehari-hari seperti untuk menulis. Adapun masalah yang sering dihadapi anak tunagrahita dalam kemampuan menulis permulaan yaitu pada tahapan meniru atau menyalin tulisan.Masalah yang ditemukan pada anak tunagrahita yaitu berkaitan dengan hambatan berkomunikasi atau mengembangkan kemampuan bahasa lisan/berbicara sesuai dengan norma lingkungan dan dapat menangkap perasan dan gagasan lawan bicara serta berperan aktif dalam lingkungan. Untuk merealisasikan usaha tersebut perlu adanya latihan berbicara atau speech education yaitu melalui media video cerita yang memadai dan bentuk kegiatan yang menunjang. berdasarkan latar belakang masalah tersebut timbullah sebuah rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: “Adakah pengaruh penggunaan media cerita bergambar terhadap peningkatan kemampuan berbicara Anak Tunagrahita Ringan?” Dalam menjawab permasalahan penelitian tersebut, peneliti menggunakan metode eksperimen dengan bentuk One Group Pre test Post test Design uji Wilcoxon. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah empat orang siswa tunagrahita kelas IV SPLB-C YPLB CipagantiKata kunci: media video, tunagrahita, kemampuan berbicara