Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN GENERASI Z TENTANG PENGGUNAAN SKINCARE YANG AMAN DI RW 08 KELURAHAN PATRANG KABUPATEN JEMBER Denok Risky Ayu Paramita; Dinda Cania Safira Jayanti; Dyan Maulani; Kukuh Judy Handojo
JURNAL ILMIAH FARMASI AKADEMI FARMASI JEMBER Vol 5, No 2 (2022): JURNAL ILMIAH FARMASI AKADEMI FARMASI JEMBER
Publisher : AKADEMI FARMASI JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53864/jifakfar.v5i2.107

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of knowledge of Generation Z about the safe use of skincare in RW 08 Patrang Village, Jember Regency. The research method used a descriptive method with a cross-sectional analysis design. The sampling technique was total sampling with 92 respondents. The research was conducted using a questionnaire. The results showed that the level of knowledge of respondents in the realm of knowing was 86,6%; in the realm of understanding 91,0%; and in the realm of application 91,3%. From the results of these percentages, it can be concluded that the level of knowledge of generation Z about the safe use of skincare in RW 08 Patrang Village, Jember Regency is in a good category.
POTENSI INTERAKSI OBAT BISOPROLOL PADA PASIEN BPJS RAWAT JALAN DI POLI JANTUNG RUMAH SAKIT AL HUDA BANYUWANGI Rosida hari; Dyan Maulani
JURNAL ILMIAH FARMASI AKADEMI FARMASI JEMBER Vol 5, No 2 (2022): JURNAL ILMIAH FARMASI AKADEMI FARMASI JEMBER
Publisher : AKADEMI FARMASI JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53864/jifakfar.v5i2.117

Abstract

Cardiovascular desease become one of the main health problems in developed and developing countries. Cardiovascular patients generally occur in old age who have experienced decreased organ function and complications. They get prescriptions containing more than one type of drug so that spur the possibility of drug interactions. The most commonly prescribed cardiovascular drug is bisoprolol with combination. The study aimed to determinate of potential interactions of bisoprolol drugs in the prescription of outpatient patients at Al Huda Banyuwangi Hospital’s heart poly. This research was a descriptive study conducted retrospective on the BPJS recipe from January to March 2022. Data retrieval techniques were performed randomly which will then be studied theoretically based on literature. The results of 138 prescriptions taken random sampling included 125 prescriptions that had drug interactions. Of the 125 prescriptions there were 276 potential incidents of drug interactions with bisoprolol, based on the severity of major events of 13 (4.71%), moderate 253 (91.67%), and minor 10 (3.62%). The most interacting cardiovascular drug with bisoprolol was ISDN with an interaction of 47 events (17%) with the severity of moderate (strict monitors) that had an effect on increased hypotension effects, followed by aspirin as much as 37 events (13.4%) with the severity of moderate.
Edukasi Bahan Pangan Lokal Murah Dan Sehat Untuk Balita Dan Ibu Hamil Beresiko Tinggi Di Desa Slateng Ledokombo Jember Dyan Maulani; Diyan Ajeng Rossetyowati; Siti Nur Azizah; Amaliyah Nurul Hidayah
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v6i2.484

Abstract

Kasus stunting di Kabupaten Jember mencapai 23%, kematian ibu hamil dan ibu nifas juga mengalami peningkatan dari tahun 2017-2021 terutama pada kelompok umur 20-34 tahun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah penyuluhan mengenai peningkatan status gizi balita dan ibu hamil. Metode pelaksanaan PkM untuk mendapatkan hasil yang direncanakan ada 4 (empat) yaitu (1) penyuluhan kepada ibu hamil dan ibu yang memiliki balita (2) pengukuran pengetahuan ibu hamil dan ibu yang memiliki balita tentang stunting sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan, (3) pembagian bahan pangan pokok untuk ibu hamil terindikasi kurang energi kronis (KEK) dan balita terindikasi stunting, (4) pelatihan memasak olahan bahan pangan lokal yang praktis dan sehat. Pengetahuan peserta menjadi meningkat setelah peserta memperoleh materi dari hasil penilaian pretes dan postes yaitu 77,53% menjadi 86,48%.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI CMC Na TERHADAP SIFAT FISIK MASKER GEL PEEL OFF VITAMIN C Eryani, Mikhania Christiningtyas; Maulani, Dyan; Ningsih, Anita Dwi Rahayu
MEDFARM: Jurnal Farmasi dan Kesehatan Vol 12 No 2 (2023): Medfarm: Jurnal Farmasi dan Kesehatan
Publisher : LPPM Akafarma Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48191/medfarm.v12i2.239

Abstract

Masker wajah peel off gel merupakan salah satu jenis perawatan kulit wajah yang populer, mudah diaplikasikan dan tidak memberikan efek ketergantungan pada produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Na CMC terhadap sifat fisik masker gel peel off vitamin C. Penelitian ini menggunakan 3 formula dengan variasi konsentrasi CMC Na pada F1 3%, F2 4%, dan F3 5%. Pengujian yang dilakukan meliputi uji organoleptis, homogenitas, viskositas, pH, daya lekat, daya sebar, dan waktu pengeringan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi CMC Na mempengaruhi organoleptis bau dan tekstur, viskositas, pH, daya lekat, dispersi, serta waktu pengeringan gel namun tidak berpengaruh terhadap warna dan homogenitas gel.
Education of Diabetic Medication for Type 2 Diabetes Mellitus Patients and Their Families in Ledokombo Village, Jember Regency: Edukasi kepada Keluarga dan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 tentang Cara Penggunaan Obat di Desa Ledokombo, Kabupaten Jember Pondineka Ria Aditama, Agnis; Maulani, Dyan; Nafisah, Luthfiyah; Puspitasari, Anggraini; Agung Abdurrahman Wahid, Dimas; Nur Ramadhani, Alfi
Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) Vol. 2 No. 1 (2024): May 2024
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/jcemty.v2i1.199

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a disease characterized by an abnormal increase in blood sugar levels. The most frequently encountered type of DM is Diabetes Mellitus type 2. Type 2 DM is a condition that lasts a lifetime, so it has an impact on reducing the quality of human life. This happens because the body cannot produce and use insulin effectively so that sugar levels continue to increase. Type 2 DM is experienced by several people in Ledokombo Village, Jember Regency. Type 2 DM sufferers need to change their behavior, namely their eating patterns, taking medication and regular check-ups to manage their disease. The aim of this activity is to increase knowledge about how to use type 2 DM medication among the community in Ledokombo Village, Jember Regency. The method used is to provide education to families or type 2 DM sufferers about how to use the drug. The results of the activity show an increase in public knowledge and understanding of how to use type 2 DM medication. Knowledge before being given education shows the lowest value of 17.39% and the highest 100%, while after being given education shows the lowest value of 43.48% and the highest 100%. Increased public knowledge about how to using type 2 DM medication can provide motivation for healthy living to manage the disease.
Education of Diarrhea in Toddlers Treatment for Moms in Kalisat Village, Jember Regency: Edukasi Penanganan Diare pada Balita kepada Ibu-Ibu di Desa Kalisat, Kabupaten Jember Maulani, Dyan; Yolanda Febiocti, Rizka; Ilma Zazila, Faiza; Abu Bakar, Muhammad; Andesia Putri Artika, Yunita
Journal of Community Empowerment for Multidisciplinary (JCEMTY) Vol. 2 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/jcemty.v2i2.265

Abstract

Diarrhea is an environmental disease that is the main cause of morbidity and death. Diarrhea is a digestive canal infection that is a health problem in the world, including Indonesia. The percentage of toddler deaths due to diarrhea in Indonesia is quite high, namely around 4.55%. Health education about treating diarrhea is one way to reduce the incidence of diarrhea in the community. This activity aims are to provide knowledge about the causes of diarrhea, its symptoms, how to treat it, and preventive measures in Kalisat Village, Jember Regency. The method is to educate mothers of the Posyandu in Kalisat Village. The results of the activity showed active participation in the material presented and succeeded in bridging public health knowledge.  It is hoped that this activity can continue and have a positive impact on the health of the people of Kalisat Village in the future, preventing cases of toddler deaths caused by diarrhea.
PENGUATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBENTUKAN KELEMBAGAAN PIP3T (PUSAT INFORMASI DAN PELATIHAN PENCEGAHAN PENYAKIT TROPIS) DESA SUMBERJERUK, BONDOWOSO Paramita, Denok Risky Ayu; Dwijayanti, Anies Rohman; Maulani, Dyan; Yolanda Febiaocti, Rizka
Majalah Ilmiah "PELITA ILMU" Vol 8 No 1 (2025): PELITA ILMU (JUNI 2025)
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mipi.v8i1.447

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan kesehatan yang cukup besar terkait dengan penyakit- penyakit tropis salah satunya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Peningkatan kasus DBD yang signifikan antara tahun 2023 dan 2024 terjadi di semua wilayah puskesmas di Kabupaten Bondowoso termasuk Kecamatan Jambesari Darus Sholah. Berbagai gerakan nasional pencegahan DBD telah dilakukan hingga pada level pemerintah desa namun tidak dapat dipungkiri angka kasus DBD tetap mengalami peningkatan karena kurangnya kesadaran masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, melalui program Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Jember bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kelembagaan PIP3T (Pusat Informasi dan Pelatihan Pencegahan Penyakit Tropis) di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Kabupaten Bondowoso. Khalayak yang menjadi sasaran kegiatan pengabdian adalah ibu-ibu kader PKK di sekitar Desa Sumberjeruk. Kegiatan dilaksanakan dengan penyuluhan melalui tahapan pengerjaan Pretest, penyampaian materi, pembentukan kelembagaan PIP3T, pengerjaan Postest dan diakhiri dengan penutup. Seluruh rangakaian kegiatan diikuti dengan antusias oleh para partisipan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest diketahui bahwa pengetahuan peserta kegiatan pengabdian terkait penyakit tropis (DBD) dan cara pencegahannya mengalami peningkatan poin sebesar 10% sedangkan terkait pembentukan kelembagaan meningkat sebesar 12,3%. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan  penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi tanya jawab  bisa tersampaikan dengan baik kepada peserta.
Pelatihan Pemastian Mutu Bahan Baku Tanaman Obat dan Pembuatan Produk Jamu Sebagai Upaya Pengembangan Program Desa Rempah di Desa Gombengsari Nurmalasari, Dewi Riskha; Nuraini, Fathiyah Rizki; Handojo, Kukuh Judy; Maulani, Dyan; Dwijayanti, Anies Rahman
Dental Agromedis Vol. 3 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/da.v3i1.5970

Abstract

Medicinal plants in Indonesia consist of various species that have similar morphological structures that are difficult to distinguish from one another. In terms of ensuring the safety of using a medicinal plant, quality assurance and quality control are needed. Good quality medicinal plants can be obtained by standardizing medicinal plant raw materials, standardizing production processes, traditional medicinal products, distribution methods, and effective dosages. Gombengsari is part of Banyuwangi Regency. The main commodities in the area are coffee and other plantation commodities such as coconut, cloves, and medicinal plants. The purpose of the community service program is to provide education and training to our Community Service Partners, namely POKMAS Sumberwaru Maju, on how to ensure the quality of medicinal plant raw materials, as well as an effort to develop the Spice Village Program (Toga Village) in Gombengsari. The stages of the activity include: pretest, education or counseling, training in making herbal drinks, posttests, and assisting in the production of herbal products. The results of this counseling and training activity, as well as the mentoring that we have done, have a positive and beneficial impact on the group. This can be seen from the group actively practicing the knowledge that we have taught to the group team. This community service activity is planned to continue with a different theme, but still on interrelated material in Gombengsari Village.Keywords: Medicinal plants, traditional medicinal products, quality assurance
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring di Desa Kalisat, Jember Dyan Maulani; Dewi Eka Prawita Rani; Trista Aulana Ulfa; Putri Anggiana; Arif Fadoil Isfirori
GUNAVATTA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 01 (2025): Gunavatta : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/gunavatta.v1i01.5941

Abstract

Penggunaan sabun merupakan salah satu bentuk upaya untuk mendapatkan standar kebersihan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Sabun menjadi kebutuhan pokok karena penggunaannya yang terus menerus setiap harinya sehingga kebutuhan pengadaan sabun membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Salah satunya adalah sabun cuci piring yang berfungsi sebagai bahan penghilang minyak, kotoran, dan lemak pada peralatan makan dan peralatan rumah tangga lainnya. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Desa Kalisat Kabupaten Jember dengan peserta ibu-ibu anggota PKK. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga dalam meningkatkan pengetahuan tentang cara pembuatan produk sabun cuci piring, menurunkan biaya kebutuhan rumah tangga, dan sebagai upaya untuk berwirausaha. Metode yang digunakan adalah penjelasan mengenai cara pembuatan, demonstrasi, dan praktek langsung oleh peserta. Hasil dari pelatihan ini adalah peserta mampu untuk membuat produk sabun cuci piring sendiri, dan memberikan kesempatan untuk berwirausaha. Luaran dari kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa ibu-ibu peserta mampu menghasilkan suatu produk sabun cuci piring yang dapat diperjualbelikan sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
Pelatihan Pembuatan Hand Body Lotion Lidah Buaya sebagai Pelembab Kulit di Desa Rambipuji Kabupaten Jember Dyan Maulani; Raudatul Amaliyah; Nanda Putri Nur Islamiyah; Rizka Yolanda Febiaocti; Kartika Arum Wardani
Dental Agromedis Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/da.v4i1.60002

Abstract

Kegiatan pelatihan merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Ibu-ibu di Desa Rambipuji merupakan bagian dari masyarakat yang aktivitas sehari-harinya adalah mengurus rumah, keluarga, dan berkebun. Salah satu hasil kebun yang banyak dijumpai di Dusun Krajan adalah tanaman lidah buaya (Aloe vera). Lidah buaya biasanya hanya digunakan sebagai tanaman hias dan dijual pelepahnya tanpa diolah. Lidah buaya memiliki banyak kandungan yang bermanfaat, salah satunya yaitu sebagai antioksidan dan melembabkan kulit, sehingga untuk meningkatan pemanfaatan lidah buaya, tim pengabdian masayarakat memberikan program pelatihan pembuatan hand body lotion dengan bahan aktif lidah buaya. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan pemberian materi awal tentang pemanfaatan lidah buaya dan pelatihan pembuatan hand body lotion. Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dilihat dari keaktifan dalam diskusi tanya jawab dan hasil nilai dari pre-pos tes yang menunjukkan adanya peningkatan serta membuka wawasan masyarakat untuk mencoba peluang usaha dengan menjual produk lidah buaya yang bernilai jual.