Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penerapan dan Pelatihan Sistem Layanan Surat Bagi Masyarakat Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar Elsen Ronando; Enny Indasyah; Mastuki
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.3994

Abstract

Layanan publik yang prima dan efektif menjadi fokus utama di Indonesia. Dengan layanan publik yang baik, tingkat kepercayaan publik dapat meningkat di berbagai sektor. Salah satu upaya untuk meningkatkan layanan publik yang efektif adalah pengembangan sistem layanan surat berbasis teknologi informasi. Dengan teknologi informasi, permasalahan layanan publik yang tidak efektif, seperti tidak adanya kejelasan waktu pengurusan, dapat diselesaikan dengan optimal. Salah satu pemerintahan desa di Indonesia yang memiliki keinginan kuat untuk meningkatkan layanan publik secara optimal adalah Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Atas dasar hal tersebut, tim melaksanakan program kemitraan masyarakat untuk menerapkan sistem layanan surat berbasis teknologi informasi bagi masyarakat Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Selain penerapan sistem, program ini juga memberikan pendampingan melalui pelatihan penggunaan sistem layanan surat bagi masyarakat Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar. Hasil pelatihan yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap siistem layanan surat yang telah dikembangkan. Perangkat dan masyarakat Desa Minggirsari Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar sangat mengapresiasi terhadap penerpan sistem layanan surat karena sangat bermanfaat dan mempermudah masyarakat dalam proses pengurusan surat di kantor desa.
ANALISA PENGARUH VARIASI UKURAN DAN JUMLAH PITCH PROPELLER TERHADAP LAJU RC BOAT FUEL ENGINE MIANTO UNTAG SURABAYA Aziz, Moh. Nor Ali Aziz; Mastuki, Mastuki
MEKANIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 10 No 2 (2024): December
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jm.v10i2.12599

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi di bidang kelautan saat ini mengalami kemajuan yang cukup pesat, hal ini penting bagi beberapa aspek kehidupan sehari-hari. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Teknologi RI pernah mengadakan program kompetisi tahunan, yaitu Kapal Kecepatan Tinggi Tak Berawak Nasional (KKCTBN), yang merupakan kompetisi teknologi kelautan dan kemaritiman yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Banyak mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia mengikuti kompetisi tersebut. Kompetisi tersebut juga diikuti oleh mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dari Program Studi Teknik Mesin. Mereka merancang kapal RC Boat Fuel Engine yang diberi nama Tim “MIANTO UNTAG”. Dalam tugas akhir ini dilakukan uji eksperimen pada kapal KKCTBN MIANTO menggunakan mesin Zenoah G260PUM jenis fuel engine menggunakan variasi diameter dan jumlah pitch baling-baling kapal yang datanya diperoleh pada saat proses pengujian. Setelah melakukan pengujian eksperimen dengan variasi yang sudah ditentukan dan diperoleh data perhitungan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa jenis dan ukuran propeller sangat mempengaruhi terhadap performa kapal dimana sistem propulsi kapal akan mempunyai pengaruh terhadap Engine Propeller Matcing suatu kapal. Dari beberapa variasi propeller yang digunakan, propeller dengan jenis FPP (Fixed Pitch Propeller) ø70 mm dengan jumlah pitch menghasilkan sistem gerak kapal paling cepat. Besar CC pada mesin yang diaplikasikan di RC Boat Fuel Engine juga berpengaruh pada hasil kecepatan jarak yang ditempuh. Pada RC Boat ini menggunakan Mesin Zenoah G260PUM 26 CC.
PENGARUH PELAPISAN OLI, MINYAK BIMOLI DAN RESIN TERHADAP LAJU KOROSI BAJA ST 41 PADA LINGKUNGAN AIR LAUT, AIR SUMUR DAN H2SO4 Nafi, Maula; Mastuki, Mastuki; Prayoga, Indrajid; Setiawan, Anugrah Dwi
MEKANIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 9 No 1 (2023): July
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jm.v9i1.9461

Abstract

Korosi merupakan suatu proses alamiah, yang disebabkan karena logam berusaha untuk kembali pada bentuk aslinya. Proses korosi tidak dapat dihindari, maka logam yang terjadi proses korosi akan merugikan pemakainya sehingga dilakukan proses rekayasa supaya proses korosi dapat diperlambat. Pemakaian material logam dengan ketahanan korosi yang lebih baik merupakan salah satu pilihan yang bisa ditempuh.Sampel uji yang digunakan adalah baja ST 41. Sampel tersebut di potong dengan ukuran 5 mm, lebar 16 mm,dan tebal 16 mm sebanyak 9, sampel yang sudah dipotong dengan ukuran 5 mm,lebar 16 mm,tebal 16 mm selanjutnya dipanaskan menggunakan blender asetilin selama ±1 jam dengan suhu 3000C, 5000C dan 7000C. Sedangkan pada pelapisan Resin didapatkan hasil tertinggi didapatkan oleh larutan H2SO4 dengan nilai 609,3538 MPY, dan nilai terendah pada pengujian didapatkan oleh larutan Air Laut dengan nilai 599,2168 MPY.Kesimpulan laju korosi as baja st 41 lebih besar Karena H2SO4 lebih tinggi rata-rata dari perhitungan metode weight loss dipandingkan air laut di sebabkan oleh H2SO4 mengandung unsur pH basah di pandingkan air laut yang mengandung pH asam pH asam lebih cepat melakukan proses korosi.
PENGARUH TEMPERATUR PENEKANAN PANAS DAN REDUKSI KETEBALAN TERHADAP STABILITAS DIMENSI KOMPOSIT ALUMINIUM - ABU DASAR BATU BARA SETELAH PERLAKUAN PANAS T6 Seputro, Harjo; Nafi, Maula; Mastuki, Mastuki; Marzuki, Ismail; Hardianto, Dedik Saputro
MEKANIKA : Jurnal Teknik Mesin Vol 10 No 1 (2024): July
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jm.v10i1.11676

Abstract

ABSTRAK Penelitian mengenai kestabilan dimensi berbahan aluminium composite abu dasar batubara sangat penting dilakukan untuk mengetahui kelayakan suatu komponen. Tanpa kestabilan dimensi yang baik, maka sebuah komponen tidak akan mampu memenuhi standart mutu yang sudah ditetapkan. Adapun komponen dari bahan yang yang digunakan adalah Aluminium 6061, serbuk aluminium murni, Cairan HNO3, Magnesium, Serbuk Al2O3 ,dan serbuk abu dasar batubara (Buttom Ash yang kemudian dielectroless plating). selanjutnya bahan di cor dengan metode stir casting, stelah itu melewati proses homogenizing dan hot pressing dengan temperatur yang mana setiap temperatur akan dikombinasikan dengan 3 variasi reduksi 5 %, 10%, 15%. Setelah pelat jadi, pelat akan dipotong dengan proses pemesinan untuk membuat spesimen uji. Setelah itu spesimen uji akan melewati proses pengujian ukuran dengan metode Coordinat Measuring Machine (CMM) dan dilanjutkan dengan proses pemanasan T6, setelah proses perlakuan panas T6, spesimen uji akan kembali diuji kestabilan dimensinya dengan metode CMM, untuk mengetahui kestabilan dimensi setelah spesimen uji mendapat perlakuan panas T6. Kestabilan dimensi dapat diamati dari perubahan titik-titik yang diamati, sebuah titik koordinat bisa dikatakan stabil apabila tidak terjadi pergeseran lokasi pada titik tersebut Kata kunci: komposite, reduksi, temperatur, kestabilan dimensi, perlakuan panas T6, metode CMM, hot pressing