Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peningkatan Tata Kelola Administrasi Kerja Sama Daerah sebagai Upaya Sinkronisasi Program Misi Dagang dan Sinergi Lintas Instansi Regina Yuniar; Achmad Hairudin; Agus Satrya Wibowo; Theresia Octaviani
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2006

Abstract

The East Jawa-Central Kalimantan Trade and Investment Mission 2026 in Palangka Raya served as a strategic momentum to strengthen inter-provincial economic synergy. This study analyzed the role of administrative governance as the key to successful regional cooperation, utilizing participatory observation and qualitative-descriptive document analysis. The event recorded transactions and investment commitments exceeding IDR 2,082 trillion across livestock, agriculture, fisheries, forestry, and processing industries. This achievement was supported by solid legal instruments such as MoUs, cooperation agreements, and meeting minutes as accountability foundations. This activity produced a draft administrative documentation guide to enhance institutional capacity. The findings confirm that sustainable economic achievements can only be realized through structured, orderly, and accountable governance.
Abnormal Return Saham LQ45: Sebelum dan Sesudah Demo DPR 2025 Aprilia Nurhayati; Melania Pereira Lay; Risca Windy Nahtalia; Agus Satrya Wibowo; Ade Yuniati
EL MUHASABA: Jurnal Akuntansi (e-Journal) Vol 17, No 2 (2026): EL MUHASABA
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/em.v17i2.38008

Abstract

Purpose: The political case of the DPR demonstration on August 25, 2025, was used as a research gap with the aim of conducting empirical evidence whether there was a significant difference in abnormal returns before and after the event.Method: This research sampled 45 stocks in the LQ-45 Index using secondary data from daily closing stock prices and the Jakarta Composite Index (JCI). The parametric approach used was a paired simples statistical t-test, as the data were normally distributed.Results: An event study related to the August 25, 2025, House of Representatives (DPR) demonstration showed no significant abnormal returns before and after the demonstration. Investors considered this event irrelevant and material information for investment decision-making, and therefore did not trigger a systematic reaction in the Indonesian capital market.Implications: The findings of this study have practical implications for investors, urging them to avoid overreacting to specific political events and instead focus on company fundamentals. For regulators, these results demonstrate the maturity of the Indonesian capital market in responding to political turmoil.Novelty: This study addresses a previously undiscussed gap by developing a methodology that specifically analyzes the 2025 House of Representatives (DPR) demonstration, focusing exclusively on LQ-45 stocks. This study also develops a methodological approach using a combination of market-adjusted models and parametric tests that align with the characteristics of Indonesian capital market data. 
Menelusuri Faktor-Faktor Penentu Persistensi laba: Peran Kepemilikan Institusional, Perbedaan Pajak Buku Sementara, dan Siklus Operasi Pratama; Agus Satrya Wibowo; Ricky Yunisar Setiawan
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 3: Maret 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i3.6961

Abstract

Artikel ini ditulis untuk menguji pengaruh kepemilikan institusional, perbedaan pajak buku sementara, dan siklus operasi terhadap persistensi laba pada perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ45 periode 2021-2023. Salah satu acuan bagi investor untuk menilai kualitas laba dan memprediksi kinerja keuangan di masa mendatang adalah persistensi laba, terutama dalam situasi ekonomi global yang tidak stabil. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan menggunakan aplikasi e-views 12, hasil artikel ini menemukan bahwa perbedaan pajak buku sementara berpengaruh negatif signifikan terhadap persistensi laba, sedangkan kepemilikan institusional dan siklus operasi tidak berpengaruh terhadap persistensi laba. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut memiliki pengaruh terhadap persistensi laba meskipun porsi yang dapat dijelaskan relatif kecil, yaitu sebesar 10,2%. Temuan ini dapat menjadi sumber informasi bagi investor untuk lebih memahami apa saja yang dapat memengaruhi persistensi laba sehingga dapat mengambil keputusan investasi yang lebih tepat.
KINERJA PENGELOLAAN ASET DAERAH: ANALISIS KESIAPAN, KAPABILITAS, DAN TANTANGAN BERBASIS MODEL PUBLIC ASSET MANAGEMENT FRAMEWORK (PAMF) PADA PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Johni Sonder; Ferdinand Ferdinand; Sunaryo Neneng; Lelo Sintani; Usup Riassy Christa; Meitiana Meitiana; Agus Satrya Wibowo; Dicky Perwira Ompusunggu
Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Vol 11, No 1 (2026): JURKAMI
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpe.v11i1.5647

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pengelolaan aset Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan menggunakan Public Asset Management Framework (PAMF) yang mencakup empat elemen utama: identifikasi aset, analisis kebutuhan, siklus hidup aset, dan pengukuran kinerja. Penelitian ini menggunakan data publik dari BPK, BPS, Kemendagri, dan PUPR yang dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui triangulasi dokumen, wawancara, dan instrumen penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identifikasi aset telah dilakukan secara rutin, namun kualitas data masih rendah akibat ketidaktepatan informasi teknis, aset yang tidak ditemukan, serta ratusan bidang tanah yang belum bersertifikat. Analisis kebutuhan aset belum berbasis data utilisasi maupun kebutuhan layanan publik. Manajemen siklus hidup aset masih bersifat reaktif, ditandai dengan pemeliharaan yang tertunda dan menurunnya kondisi infrastruktur. Pengukuran kinerja merupakan aspek terlemah karena belum terdapat indikator aset yang terintegrasi dalam sistem akuntabilitas pemerintah. Secara keseluruhan, pengelolaan aset Provinsi Kalimantan Tengah masih berada pada tahap administratif dan belum berkembang menjadi manajemen aset strategis. Temuan penelitian ini memberikan dasar bagi perbaikan sistem, peningkatan kapabilitas kelembagaan, serta penguatan tata kelola aset daerah
Pengaruh Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2021 – 2022 Pradya Ingri Nabila Rochma; Agus Satrya Wibowo; Ricky Yunisiar Setiawan
Jurnal Akuntansi Publik Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Akuntansi Publik Nusantara (JURALINUS), Juli - Desember 2024
Publisher : Ikatan Cendekiawan Muda Akuntansi (ICMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61754/juralinus.v2i2.115

Abstract

Pada studi yang dilaksanakan, Nilai Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Untuk Tahun 2021 Dan 2022 Akan Diperiksa Dalam Kaitannya Dengan Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Dan Profitabilitas. Jangka Waktu studi yang dilaksanakan yaitu Dua Tahun, Dimulai Pada Tahun 2021 Dan Berakhir Pada Tahun 2022. Pengambilan Sampel dilaksanakan mempergunakan Purposive Sampling. Semua Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di BEI pada Tahun 2021–2022 Menjadi Populasi Penelitian. Dua Belas Perusahaan Perbankan Dengan Periode Pengamatan Dua Tahun (2021–2022) Dipilih Sebagai Sampel Dari Populasi 47 Yang Terdaftar Di BEI. Regresi Data Panel Digunakan Untuk Mengevaluasi Data. Berdasarkan Analisis, Penelitian Ini Berpendapat Bahwa Kepemilikan Manajemen Dan Kepemilikan Institusional mempunyai dampak Positif Tetapi Tidak Signifikan pada Nilai Perusahaan, sedangkan Profitabilitas Tidak mempunyai dampak namun Signifikan In this study, the value of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for 2021 and 2022 will be examined in relation to managerial ownership, institutional ownership, and profitability. The period of this study is two years, starting in 2021 and ending in 2022. Sampling was carried out by purposive sampling. All banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for 2021–2022 became the study population. Twelve banking companies with an observation period of two years (2021–2022) were selected as samples from a population of 47 listed on the Indonesia Stock Exchange. Panel data regression was used to evaluate the data. Based on the analysis, this study argues that managerial ownership and institutional ownership have a positive but insignificant effect on firm value, while profitability has no effect but is significant.
ANALISIS TRADING VOLUME ACTIVITY PADA PERISTIWA POLITIK SEBELUM DAN SESUDAH DEMO DPR (EVENT STUDY PADA INDEKS SAHAM LQ45) Ghea Yupuria; Laudia Vika Saranga; Septi Saputri; Agus Satrya Wibowo; Ade Yuniati
E-Jurnal Akuntansi TSM Vol. 5 No. 4 (2025): E-Jurnal Akuntansi TSM
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/ejatsm.v5i4.3204

Abstract

The DPR demonstration event triggered reactions in the stock market, particularly in terms of trading volume activity. This study aims to analyze the difference in trading volume activity during the 2025 DPR demonstration political event. The research method is quantitative based on event study with SPSS analysis tools. The sample used in this study is all companies listed in LQ45. The research period was conducted for 10 days before and 10 days after the DPR demonstration event. The analysis technique used the Wilcoxon signed ranks test. The results of this study indicate that there is no significant difference in trading volume activity for LQ45 stocks before and after the 2025 DPR Demonstration. These findings show that information about the 2025 DPR Demonstration did not produce negative or positive signals, thus having no impact on changes in transaction intensity. The implications of these findings indicate that not all political events or social issues automatically have a significant impact on market activity.