Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Produk dan Harga terhadap Kepuasan Konsumen Honda Beat (Studi Kasus pada Pengguna Honda Beat di Kecamatan Medan Johor) Fauzi Fauzi; Amrani Amrani
JEKKP (Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Kebijakan Publik) Vol 4, No 2 (2022): 30 Desember 2022
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.893 KB) | DOI: 10.30743/jekkp.v4i2.6502

Abstract

The formulation of the problem in this study is how the influence of product quality on consumer satisfaction of Honda Beat in Medan Johor District, how the effect of price on consumer satisfaction of Honda Beat in Medan District of Johor, how the influence of product quality and price on consumer satisfaction of Honda Beat in Medan District of Johor. Based on the results of testing and analysis shows that there is a significant influence between product quality on consumer satisfaction, thus partially there is a positive and significant influence between product quality on consumer satisfaction. There is a significant effect between price on consumer satisfaction, because according to the results of statistical tests there is a positive effect of the price variable on the variable of consumer satisfaction. Thus partially there is a positive and significant influence between price on consumer satisfaction. Product quality and price simultaneously have an influence on consumer satisfaction. 
Dampak Perubahan Harga Karet Terhadap Pendapatan Dan Pemenuhan Kebutuhan Primer Petani Karet Pasca Covid-19 Di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Amrani Amrani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 1 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i1.4039

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui Dampak Perubahan Harga Karet Terhadap Pendapatan dan Pemenuhan Kebutuhan Primer Petani Karet Pasca Covid-19 Di Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantittatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu masyarakat Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang. Hasil penelitian sebelum adanya penurunan harga karet terhadap petani di Kecamatan Galang konsumsi pangan dan konsumsi non pangan petani berkategori baik sedangkan setelah adanya penurunan harga karet konsumsi pangan dan konsumsi non pangan petani dikategorikan kurang baik, sementara penghasilan petani sebelum dan setelah adanya penurunan harga karet tetap berkategori kurang baik artinya tidak ada perubahan. Dampak adanya penurunan harga karet terhadap perubahan kondisi ekonomi petani di Kecamatan Galang, secara uji statistik memberi pengaruh yang signifikan. Hasil uji Z menunjukkan kondisi ekonomi (penghasilan, konsumsi pangan dan konsumsi non pangan) petani Kecamatan Galang mengalami penurunan dari kondisi sebelum dan setelah adanya penurunan harga karet.
Pengaruh Return On Assets (ROA) Dan Rasio On Equity (ROE) Terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero)Tbk Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2014- 2023 Nova Lentina Br Hutabalian; Hendra Nazmi; Amrani Amrani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 4 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i4.10908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Return On Assets (ROA) dan Rasio On Equity (ROE) Terhadap Pertumbuhan Laba pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang Terdaftar di BEI Tahun 2014-2023. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif, Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Bank Rakyat Indonesia. Sampel yang digunakan yaitu laporan tahunan selama 2014-2023 pada Bank Rakyat Indonesia. Analisis regresi dilakukan uji signifikansi pengaruh Return On Assets dan Return On Equity terhadap Pertumbuhan laba. Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa: Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat, dan secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan laba tahun 2014-2023.
Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Raudhatul Jannah; Milla Naeruz; Amrani Amrani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.735

Abstract

IPM merupakan indikator yang mencerminkan kualitas pembangunan manusia melalui tiga dimensi utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan Pendapatan. Dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama periode 1995–2023, penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif melalui regresi linear berganda untuk mengetahui hubungan antara IPM dan pertumbuhan ekonomi secara agregat. Hasil analisis menunjukkan bahwa IPM berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Setiap komponen IPM angka harapan hidup, pendidikan, dan pendapatan memiliki hubungan positif dengan Produk Domestik Bruto (PDB), meskipun tingkat signifikansinya berbeda. Tantangan seperti ketimpangan wilayah dan akses layanan dasar yang belum merata masih menjadi hambatan utama. Hasil ini menegaskan pentingnya pembangunan manusia sebagai prioritas kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Belanja Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Utara Nurdiah Safitri; Zulkifli Siregar; Amrani Amrani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8566

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Belanja Daerah terhadap pertumbuhan ekonomi pada 33 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, serta data PAD, DAU, dan Belanja Daerah yang diperoleh dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai koefisien sebesar 0,123 dan signifikansi 0,003. DAU juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien sebesar 0,164 dan signifikansi 0,001. Selanjutnya, Belanja Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien sebesar 0,139 dan signifikansi 0,004. Berdasarkan nilai standardized beta, variabel yang paling dominan memengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah DAU.Secara simultan, PAD, DAU, dan Belanja Daerah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai F hitung sebesar 192,368 dan signifikansi 0,000. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,782, yang berarti bahwa sebesar 78,2% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 21,8% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.Dengan demikian, pengelolaan keuangan daerah yang efektif melalui peningkatan PAD, pemanfaatan DAU secara optimal, serta alokasi belanja daerah yang produktif diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Provinsi Sumatera Utara.
Efektivitas Pengelolaan Dana Desa dan Dampaknya terhadap Pembangunan Desa Lama Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Ari Suwardi; Effendy Sadly; Amrani Amrani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengelolaan Dana Desa dan dampaknya terhadap pembangunan desa di Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, serta untuk mengetahui hambatan dalam pengelolaan Dana Desa dalam meningkatkan pembangunan desa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara dengan perangkat desa yang terlibat dalam pengelolaan Dana Desa. Analisis data dilakukan menggunakan teknik efektivitas dan Rasio Efektivitas untuk mengetahui tingkat keberhasilan pengelolaan Dana Desa secara menyeluruh dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Dana Desa di Desa Lama secara umum telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Tahap perencanaan dilaksanakan secara sistematis dan partisipatif melalui musyawarah desa yang melibatkan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat. Pada tahun 2022, 2023, dan 2024 pengelolaan Dana Desa tergolong efektif karena rasio efektivitas berada pada kisaran 90%–100%, yaitu tahun 2022 sebesar 97,59%, tahun 2023 sebesar 97,51%, dan tahun 2024 sebesar 99,36% sesuai ketentuan Permendagri Nomor 690.900.327 tentang rasio efektivitas. Namun, pada tahun 2025 pengelolaan Dana Desa dinilai kurang efektif karena rasio efektivitas hanya mencapai 68,65%, berada di bawah ketentuan yang telah ditetapkan. Hambatan yang ditemukan antara lain keterlambatan pencairan anggaran dan keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan administrasi desa.
Pengaruh Angka Harapan Hidup,Jumlah Penduduk Dan Kepadatan Penduduk, Terhadap Pertumbuhan Penduduk Di Kota Medan Tia Fani Simbolon; Fauzi Fauzi; Amrani Amrani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10436

Abstract

Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu indikator penting dalam perencanaan pembangunan daerah karena berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat. Kota Medan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara mengalami peningkatan angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk terhadap pertumbuhan penduduk di Kota Medan baik secara parsial maupun simultan. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa ketiga variabel independen tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan dan BPS Provinsi Sumatera Utara periode 2005–2024. Populasi penelitian adalah seluruh data kependudukan Kota Medan, sedangkan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 20 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, serta uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial angka harapan hidup dan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan penduduk di Kota Medan. Sementara itu, kepadatan penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan penduduk. Secara simultan, angka harapan hidup, jumlah penduduk, dan kepadatan penduduk berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan penduduk. Dengan demikian, kepadatan penduduk merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kota Medan. Disarankan agar Pemerintah Kota Medan memperhatikan pengendalian kepadatan penduduk dan pemerataan pembangunan guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengangguran Dan Kemiskinan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Sumatera Utara Tito Fadhil Fahlevi; Mila Naeruz; Amrani Amrani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengangguran, dan Kemiskinan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sumatera Utara periode 2000–2023. Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur keberhasilan pembangunan suatu daerah karena mencerminkan peningkatan kapasitas produksi dan kesejahteraan masyarakat. Dalam penelitian ini, tingkat pendidikan diukur menggunakan Angka Partisipasi Sekolah (APS), tingkat pengangguran diukur menggunakan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), sedangkan kemiskinan diukur berdasarkan jumlah penduduk miskin. Penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara dengan metode analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 25. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data terlebih dahulu diuji melalui uji asumsi klasik untuk memastikan kelayakan model regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,397, tingkat pengangguran tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,756, dan kemiskinan tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,343. Secara simultan, ketiga variabel independen juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,344. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,150 menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan, tingkat pengangguran, dan kemiskinan hanya mampu menjelaskan 15% variasi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara, sedangkan 85% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel tersebut tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi selama periode penelitian.
Analisis Program Pemberdayaan UMKM Melalui Pendampingan Peran Pemerintah Kecamatan Dan Partisipasi Pelaku UMKM Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Lokal Di Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan Effendi Sadly; Milla Naeruz; Amrani Amrani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pemberdayaan UMKM melalui pendampingan, peran pemerintah kecamatan, dan partisipasi pelaku UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada makna, proses, dan pengalaman aktor yang terlibat dalam program pemberdayaan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan kuesioner terbuka kepada aparatur pemerintah kecamatan, pendamping UMKM, dan pelaku UMKM. Analisis data dilakukan dengan pendekatan tematik melalui tahapan membaca data, pengodean, pengelompokan tema, dan penafsiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan berperan dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, terutama dalam pengelolaan usaha dan adaptasi terhadap perubahan pasar. Peran pemerintah kecamatan terlihat melalui fungsi fasilitasi, koordinasi, dan dukungan terhadap pelaksanaan program. Partisipasi pelaku UMKM menjadi faktor kunci yang menentukan efektivitas program pemberdayaan, karena keterlibatan aktif mendorong adopsi inovasi dan kolaborasi usaha. Namun, tingkat partisipasi dan keberhasilan program dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti akses pasar dan dukungan sumber daya.