Dedy Fitriawan
Program Studi Geografi, Universitas Tamansiswa Padang

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Azimut

Uji Akurasi Klasifikasi Terbimbing Berbasis Piksel Pada Citra Sentinel 2-A Menggunakan Citra Tegak Resolusi Tinggi Tahun 2019 di Kota Padang Dedy Fitriawan
Jurnal Azimut Vol 3 No 01 (2020): Volume 3 No. 01
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.938 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v3i01.633

Abstract

Currently, land cover data sourced from satellite imagery are increasingly being used with advances in sensing technology that are increasingly sophisticated. Maximum likelihood is one of the digital image classification methods that have long been used for pixel-based image classification. This study aims to classify land cover on Sentinel-2A satellite imagery using the maximum likelihood method to see the level of accuracy in that method. The accuracy test is carried out by comparing the results of the classification of the land cover map on the Sentinel-2A image with the sample in the High Resolution Upright Image with the acquisition date which is said to be Worldview and Geoeye imagery in 2019. From the classification results obtained an overall value of 90.81% with the type of land cover highest level of accuracy is wetlands and built-up areas. Meanwhile, the type of cover with the lowest accuracy or the most errors occurred in mixed garden types.
ANALISIS PROYEKSI PENDUDUK DAN ALOKASI KEBUTUHAN LAHAN PERMUKIMAN DI KOTA PADANG 2020-2030 Rahma Dinda; Heny Mariati; Dedy Fitriawan
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1435.166 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.790

Abstract

Penelitian dilakukan di Kota Padang Ibukota Provinsi Sumatera Barat merupakan wilayah dengan pertumbuhan penduduk pesat dibandingkan kabupaten/kota lainnya. Sehingga diperlukan kajian proyeksi dan kebutuhan lahan permukiman serta alokasi kebutuhan lahan permukiman di Kota Padang. Tujuan penelitian ini, pertama untuk mengetahui proyeksi penduduk di Kota Padang, kedua untuk mengetahui kebutuhan lahan permukiman di Kota Padang dan ketiga untuk mengetahui alokasi kebutuhan lahan permukiman di Kota Padang dengan RTRW Kota Padang tahun 2030. Metode penelitian merupakan metode deskriptif kuantitaif, proyeksi penduduk tahun 2030 menggunankan metode geometrik. Hasil proyeksi penduduk digunakan untuk menghitung kebutuhan lahan tahun 2030 dengan menentukan rata-rata kebutuhan lahan per jiwa tahun 2020. Dan alokasi kebutuhan lahan permukiman dianalisis menggunakan Land Change Modeller (LCM). Hasil penelitian ini menunjukan proyeksi penduduk di Kota Padang tahun 2030 yaitu 988.757 jiwa. Hasil proyeksi penduduk maka kebutuhan lahan permukiman tahun 2030 yaitu 68696 ha. Alokasi kebutuhan lahan permukiman di Kota Padang berdasarkan hasil analisis Land Change Modeller (LCM) yaitu di Kecamatan Koto Tangah, Kuranji Nanggalo, Pauh dan Lubuk Kilangan. Hasil analisis alokasi lahan permukiman sesuai dengan Rencana Pola Ruang RTRW Kota Padang yaitu diprediksi ke arah utara Kota Padang. Terdapat beberapa perbedaan penggunaan kawasan menurut hasil penelitian dan Pola Ruang RTRW Kota Padang.
DAYA DUKUNG LAHAN PERKOTAAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA PADANG Rengga Permana Putra; Osronita Osronita; Dedy Fitriawan
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.546 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.761

Abstract

Kota Padang memiliki tingkat kepadatan penduduk tinggi, dengan jumlah penduduk 973.152 jiwa pada tahun 2020 dan tingkat Kepadatan 1.400 Jiwa/Km2. Tidak semua kawasan dapat diperuntukan untuk permukiman. Beberapa wilayah yang memiliki kepekaan lingkungan tinggi terhadap perubahan atau peralihan fungsi lahan. Penelitian ini difokuskan terhadap daya dukung lahan perkotaan yang berbasis kepekaan terhadap lingkungan. Faktor yang menjadi penentu adalah, ketinggian, kelerangan, jarak dari area permukiman, jarak dari jalan utama, kepadatan penduduk, kawasan lindung, cagar budaya serta kawasan resiko bencana. Metode digunakan adalah GWR yang dapat mencari hubungan antar variabel serta pembobotan untuk sumbangan variabel dalam mempengaruhi tutupan lahan. Perbandingan Fhitung dan Ftabel dari pengujian regresi membuktikan bahwasanya untuk daya dukung lahan model GWR lebih baik dari model regresi biasa. Dari hasil overlay setiap variabel didapatkan hasil area tidak sensitif seluas 6%, Sensitif Ringan 19%, Cukup Sensitif 22%, dan Sangat Sensitif 54% dari total keseluruhan luas Kota Padang 692 Km2.
Pemanfaatan Teknologi Foto Udara Penginderaan Jauh Unmanned Aerial Vehicle (UAV) Untuk Pengumpulan Data Geospasial Di Area A Warisan Dunia Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS) Dedy Fitriawan; Hary Tri Senov; Rengga Permana
Jurnal Azimut Vol 3 No 01 (2020): Volume 3 No. 01
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3426.869 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v3i01.656

Abstract

Teknologi penginderaan jauh saat ini berkembang sangat pesat seiring dengan perkembangan teknologi dibidang komputer, fisika, robotik dan artificial intelligence (AI). Teknologi tersebut kian berperan aktif dalam penggunannya untuk memperoleh informasi secara cepat dan efisien yang salah satunya terhadap penggunaan Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Teknologi UAV ini merupakan sebuah pilihan terbaik dalam pengumpulan data geospasial secara cepat dengan harga terjangkau. Beberapa daerah atau kawasan di Indonesia memiliki keterbatasan akses terhadap citra satelit resolusi tinggi sehingga mempengaruhi terhadap keterlambatan memiliki data geospasial yang terupdate dengan informasi kewilayahan yang semakin lengkap. Seperti misalnya situs cagar budaya suatu kawasan bersejarah. Teknik pengumpulan data secara primer yang dilakukan secara pemotretan udara sebaran cagar budaya dengan mosaic foto untuk memperoleh kenampakan obyek secara keseluruhan. Hasil yang diperoleh berupa peta Orthophoto dari hasil pemrosesan yang memiliki informasi geospasial yang update serta dapat digunakan sebagai acuan perencanaan kebudayaan, pariwisata maupun pendidikan. Pada penerapan kali ini di Area A Warisan Dunia Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS), diperoleh resolusi spasial sebesar 14 Cm dengan ketelitian geometri kelas 1 standar pemetaan dasar BIG sebesar 0,22 m pada kepercayaan 90% dan total RMSEr sebsar 0,33 m. Hasil ini diperoleh dari 61 titik yang terdiri dari GCP dan ICP dengan rata-rata tingkat ketelitian 10 mm (0.01 m).
ARAHAN KAWASAN PENGEMBANGAN PENGGUNAAN LAHAN UNTUK PERMUKIMAN DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT Roberto Roberto; Novelisa Suryani; Dedy Fitriawan
Jurnal Azimut Vol 4 No 1 (2022): Volume 4, No.1
Publisher : Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1005.998 KB) | DOI: 10.31317/jaz.v4i1.787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui luas perubahan penggunaan lahan permukiman (2009-2020); (2) mengidentifikasi kesesuaian lahan permukiman dan (3) menentukan arahan kawasan pengembangan penggunaan lahan permukiman. Metode pengolahan data untuk mengetahui luasan perubahan penggunaan lahan yaitu maximum likelihood classification dengan aplikasi ENVI 5.1 dan Terrset untuk mengetahui perubahan penggunaan lahan melalui citra landsat 2009 dan 2020. Kesesuaian lahan permukiman diperoleh melalui overlay parameter kesesuaian lahan untuk permukiman yaitu kemiringan lereng, intensitas curah hujan, jenis tanah, kerawanan bencana banjir dan bencana longsor. Sedangkan untuk mengetahui arahan kawasan pengembangan penggunaan lahan permukiman melalui overlay peta kesesuaian lahan permukiman dengan peta kawasan hutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan total perubahan penggunaan lahan tahun 2009 – 2020 yaitu 1.982 ha (meningkat 0,57%). Hasil kesesuaian lahan permukiman yaitu lahan yang sesuai 36.607 ha ( 27%), lahan kurang sesuai 59.176 ha (44%) dan lahan tidak sesuai 38.421 ha (29%). Total lahan yang dapat dikembangkan untuk kawasan pengembangan penggunaan lahan untuk permukiman seluas 36.263 ha, lahan yang kurang dapat dikembangkan seluas 55.033 Ha dan lahan yang tidak dapat dikembangkan seluas 42.777 Ha. Pengembangan penggunaan lahan permukiman di Kabupaten Padang Pariaman dapat diarahkan pada lima kecamatan yaitu Enam Lingkung, VII Koto, Nan Sabaris, Sintuak Toboh Gadang dan Lubuk Alung.