Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

NELONI, MITONI ATAU TINGKEBAN: (Perpaduan antara Tradisi Jawa dan Ritualitas Masyarakat Muslim) Adriana, Iswah
JURNAL KARSA (Terakreditasi No. 80/DIKTI/Kep/2012) Vol 19, No 2 (2011): Islam, Budaya dan Perempuan
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tidak ada orang tua khususnya ibu yang mendambakan lahirnya generasi yang unggul dari dalam rahimnya. Karena itu proses kehamilan sampai melahirkan menjadi suatu proses yang sangat mereka perhatikan dalam rangka mewujudkan keinginan mereka tersebut. Bahkan segala bentuk rangkaian upacara telah mereka siapkan sejak dini. Namun terkadang harapan tersebut akan berbuah dosa jika mereka tidak sanggup memilah dan memilih mana yang bersandarkan al-Qur’ân dan HadîtsKata Kunci:tingkeban, walîmat al-haml, budaya dan IslamAbstract:No parents, especially mothers who longed for the birth of the generations that excels in her womb. Therefore the processof pregnancy until delivery into a process that is they notice in order to realize their desires are. In fact, any form of a series of ceremonies have been prepared by them early on. But sometimes these expectations will be sin, if they are not able to choose which one based on al-Quran and Hadîth.Key words:tingkeban, walîmat al-haml, culture, and Islâm
KURIKULUM BERBASIS GENDER (Membangun Pendidikan yang Berkesetaraan) Adriana, Iswah
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 4, No 1 (2009)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Essentially education includes the principles of gender equity. Biased gender in education results on unobtionable of educa­ti­onal goals. For that reason, it is required an equal education where the curriculum of the institution integrates gen­der within its subjects and lectures. Through this paper, the writer will explain the importance of gender equity in education in relation to curriculum and its application.
MEMAHAMI POLA PERKEMBANGAN BAHASA ANAK DALAM KONTEKS PENDIDIKAN Adriana, Iswah
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 3, No 1 (2008)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pendidik adalah profesi tugas yang sangat berat, bukan sekedar mengajarkan sesuatu, melainkan memahamkan dan mengembangkan karakter (caracter building) anak didik secara aktif mencerahkan potensi (fitrîyah) yang ada pada dirinya secara antusias-penuh semangat dalam proses pendidikan. Tulisan ini akan memberikan sedikit wawasan kepada para pendidik dalam memahami perkembangan anak didik menurut pendekatan psikologi perkembangan dan psikolinguistik anak.
KESALAHAN KEBAHASAAN HASIL TERJEMAHAN TEKS BAHASA ARAB KE DALAM BAHASA INDONESIA MAHASISWA STAIN PAMEKASAN PENGGUNA GOOGLE TRANSLATE Adriana, Iswah
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 9, No 2 (2012)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.408 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v9i2.156

Abstract

Meskipun sudah menjadi tugas siapa saja yang berkecimpung dalam bidang bahasa, kegiatan menterjemah bagi sebagian mahasiswa STAIN Pamekasan masih menjadi problema. Untuk menghindari kesulitan dalam menterjemah, internet dijadikan salah satu solusinya. Dengan adanya layanan google translate, yang kini bisa membantu menterjemahkan teks bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, maka tugas terjemahan bukan lagi dilakukan oleh manusia, tapi menjadi tugas mesin penerjemah. Namun mereka tidak pernah menyadari bahwa hasil terjemahan dari google translate merupakan pre-translation yang masih perlu direvisi. Hasil terjemahan dari mesin penerjemah ini perlu dikaji lebih jauh terutama untuk melihat kesalahan kebahasaan yang ada, baik dari aspek ortografi, morfologi, sintaksis dan semantik dengan menggunakan pisau analisis kesalahan berbahasa (error analysis).
ANALISIS BAHASA SMS MAHASISWA STAIN PAMEKASAN TERHADAP DOSEN MENURUT PRINSIP KESANTUNAN LEECH Adriana, Iswah
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.264 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v11i1.181

Abstract

Manusia adalah makhluk sosial. Karena itu ketika berkomunikasi pun harus mengindahkannilai-nilai sosial yang ada. Namun, dengan adanya perkembangan teknologi yang sangat pesat, komunikasi lisan kini beralih menggunakan SMS dengan dalih lebih cepat dan hemat. Akan tetapi dengan alasan menghemat karakter dan tentu saja pulsa, banyak para pengguna ponsel menggunakan bentuk-bentuk dan gaya yang kurang memperhatikan kesantunan berbahasa dalam berkomunikasi menggunakan SMS. Terutama ketika berkomunikasi dengan lawan tutur yyang memiliki tingkat sosial lebih tinggi, seperti antara mahasiswa dan dosen. Artikel ini merupakan hasil penelitian yang ingin mengungkap sejauhmana bentuk dan gaya SMS mahasiswa STAIN Pamekasan terhadap dosennya ditinjau dari prinsip kesantunannya Leech.
KEMAMPUAN ARTIKULASI BUNYI BAHASA ARAB PADA ANAK TUNARUNGU (Studi Kasus di SLB Negeri Sampang) Adriana, Iswah
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.415 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v14i2.1639

Abstract

Human being using language through hearing by imitating language sound spoken by another people, but not all human beings born in a perfect condition. Some of them have weaknesses on their hearing which we called hearing impaired/ deaf. It is so because they lack and partly or totally loss their hearing ability because their hearing device does not work properly. The direct effect of hearing impaired/ deaf is the delaying verbal/ aural communication with other people, because we need a clear articulation or pronunciation to communicate with others so that the message can be well-delivered. As it has already known that there are some Arabic sounds that cannot be found in Indonesian, they are ح، خ، ز،ض،ص،ذ، ظ، ط،،ش therefore, as Moslems, the students with hearing impaired should not only be taught to pronounce clear indonesian sounds, but they also need to be trained to read al-Qur’an with the correct makharijul huruf. This study is trying to find out how well the students with hearing impaired pronounce Arabic sounds (both vowel and consonant) and also investigate the factors affecting the pronunciation. The result of the research is, (1) the majority of Arabic sound articulation pronounced by a student with hearing impaired (Lia) is not clear. Some of the consonants are ز،ر، س، ص, ع، ح   ث، ذ، ظ, ق, ك، غ، خ, ف.. While in the vowel sound, it majority happenned in the short vowel sound I (kasrah), long vowel (mad), Harakat sukun and tasydid, while (2) some causing factors of the above problems are distortion, nasality (unclear sound production), and general and plural dyslalia.
KESANTUNAN BERBAHASA DALAM NOVEL RANAH 3 WARNA KARYA A. FUADI Mudassir, Ahmad; Adriana, Iswah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i2.2896

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis terhadap kesantunan berbahasa dalam novel Ranah 3 Warna Karya A. Fuadi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan jenis penelitian kepustakaan. Data dalam penelitian ini adalah catatan dokumentasi wujud pematuhan, pelanggaran prinsip kesantunan, dan skala kesantunan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Ranah 3 Warna Karya A. Fuadi. Teknik pengumpulan data dengan metode simak dan teknik catat. Analisis data dengan teknik deskriptif analisis. Tahapan dalam penelitian ini meliputi membaca dan memahami percakapan antar tokoh, mengidentifikasi data kesantunan berbahasa, menandai percakapan antar tokoh, mengklasifikasi data, dan mendeskripsi data kesantunan.  Hasil penelitian ini adalah wujud pematuhan prinsip kesantunan berbahasa yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, penghargaan, kesederhanaan, pemufakatan, dan kesimpatian. Wujud pelanggaran prinsip kesantunan barbahasa yang meliputi maksim kebijaksanaan, kedermawanan, pengharhgaan, kesederhanaan, pemufakatan, dan kesimpatian. Skala kesantunan Leech dalam novel tersebut meliputi skala kerugian dan keuntungan, skala pilihan, skala ketidak langsungan, skala keotoritasan dan skala  jarak sosial.
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Novel Ki Hadjar Sebuah Memoar Karya Haidar Musyafa: Perspektif Diane Tillman S. Arifin, Imam; Adriana, Iswah
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v1i1.2948

Abstract

Novel Nilai-Nilai Pendidikan dalam Novel Ki Hadjar Sebuah Memoar merupakan novel yang ditulis oleh Haidar Musyafa. Novel ini mengisahkan tentang kehidupan bapak pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara. Perjuangan Ki Hadjar dan pemuda Indonesia diceritakan dalam novel ini mulai dari terbentuknya Boedi Oetomo, tamansiswa hingga kemerdekaan Indonesia dari penjajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk nilai-nilai pendidikan dalam novel Ki Hadjar Sebuah Memoar karya Haidar Musyafa Perspektif Diane Tillman. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif dan jenis penelitian kepustakaan. Sumber data yang diperoleh melalui novel Ki Hadjar Sebuah Memoar. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu dengan membaca dan mencatat. Dalam menganalisis data pada novel  Ki Hadjar Sebuah Memoar karya Haidar Musyafa, peneliti melakukan beberapa tahapan, yaitu: mengidentifikasi, mengklasifikasikan, mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan dalam novel Ki Hadjar Sebuah Memoar karya Haidar Musyafa, sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui ketekunan/keajengan pengamatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa novel ini kaya akan nilai pendidikan.
NELONI, MITONI ATAU TINGKEBAN: (Perpaduan antara Tradisi Jawa dan Ritualitas Masyarakat Muslim) Iswah Adriana
Karsa: Journal of Social and Islamic Culture Islam, Budaya dan Perempuan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/karsa.v19i2.69

Abstract

Abstrak:Tidak ada orang tua khususnya ibu yang mendambakan lahirnya generasi yang unggul dari dalam rahimnya. Karena itu proses kehamilan sampai melahirkan menjadi suatu proses yang sangat mereka perhatikan dalam rangka mewujudkan keinginan mereka tersebut. Bahkan segala bentuk rangkaian upacara telah mereka siapkan sejak dini. Namun terkadang harapan tersebut akan berbuah dosa jika mereka tidak sanggup memilah dan memilih mana yang bersandarkan al-Qur’ân dan HadîtsKata Kunci:tingkeban, walîmat al-haml, budaya dan IslamAbstract:No parents, especially mothers who longed for the birth of the generations that excels in her womb. Therefore the processof pregnancy until delivery into a process that is they notice in order to realize their desires are. In fact, any form of a series of ceremonies have been prepared by them early on. But sometimes these expectations will be sin, if they are not able to choose which one based on al-Quran and Hadîth.Key words:tingkeban, walîmat al-haml, culture, and Islâm
IMPLIKASI AMBIGUITAS TEKS-TEKS AL-QUR`AN DALAM ISTINBÂTH HUKUM ISLAM Iswah Adriana
AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial Vol. 7 No. 2 (2012)
Publisher : Faculty of Sharia IAIN Madura collaboration with The Islamic Law Researcher Association (APHI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-lhkam.v7i2.324

Abstract

Bahasa Arab dan al-Qur`an merupakan dua pokok kajian yangtidak bisa terpisahkan. Jika kita mengaji teks-teks Al-Qur`an,mau tidak mau kita akan juga berhadapan dengan bahasa Arabsebagai bahasa al-Qur`an. Bahasa Arab dengan berbagai macamkeunikan yang menjadi ciri khasnya merupakan Allah satufaktor kemu’jizatan al-Qur`an. Bentuk-bentuk mufradat yangmemiliki variasi makna, uslûb, dan gaya bahasanya yangberbeda dibandingkan dengan seluruh bahasa yang ada didunia merupakan keistimewaan tersendiri yang dimilikinya.Sebagai kitab suci bagi umat Muslim, tak pelak al-Qur`an selalumenjadi bahan kajian bagi umatnya, dalam mana dilakukandengan cara mentransfer bahasa Arab ke dalam beragam bahasalainnya dengan berbagai macam metode. Dalam kaitan ini,seorang penerjemah akan berhadapan dengan berbagai macamkeunikan yang dimiliki bahasa Arab, di antaranya banyaknyateks-teks yang ‘bersayap’atau dalam kajian semantik disebutdengan teks-teks yang ambigu. Karenanya, pemahaman yangkomprehensif tentang konsep ambiguitas merupakan modalutama dalam menerjemah teks-teks al-Qur`an sebagai dasardalam melakukan istinbâth hukum.