Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

THE INFLUENCE OF MERONCE EDUCATIONAL GAME ON MOTOR DEVELOPMENT IN LEARNING COLORS Nurjannah Nurjannah; Nurdiana Nurdiana
Jurnal Real Riset Vol 5, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Jurnal Real Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This motor development is caused by several things, including habits in the limbs that allow students to be able to move places, genetics, psychological aspects, and muscle tone abnormalities or neuromuscular diseases. This research was a quasi-experimental with One Group Pretest-Posttest design. The sample was 15 students. The results of the study found that the majority of children in the preschool age group before being given the Meronce Educational Game was in the category of starting to develop as many as 7 respondents (46.7%). The fine motor development of students after being given the Meronce Educational Game was mostly in the category as expected as many as 8 respondents (53.3%). There is an effect of Meronce's Educational Game on Fine Motor Development of students, the significance value is = 0.000 where 0.05. It is hoped that studets will improve their fine motor development through books and other information.Keywords : Meronce, Educational Game, Motor Development
Using PRAAT in Teaching the Monophthongs to the EFL Students in Indonesia Nurjannah Nurjannah; Miftahul Jannah; Intan Zuhra; Fariza Wati
Scope : Journal of English Language Teaching Vol 7, No 2 (2023): Scope: Journal of English Language Teaching
Publisher : Pusat Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/scope.v7i2.16027

Abstract

PRAAT can easily and rapidly improve the students’ ability in pronouncing monophthongs in phonetics class. The effectiveness of this software can help the students acquire quality monophthongs sounds. Furthermore, this software could reduce the problem of students learning sounds of monophthongs accurately such as the accuracy of F1 and F2 that is contained in monophthongs. It provided many programs on how to record, analyze, measure, and save in the wave file. This research aimed to investigate  to what extent this software affects teaching monophthongs sounds in phonetics class for students. This research was conducted with 40 samples of students. They divided the class into 20 students for the control group and another 20 students for the experimental group. This quasi-experimental was to determine the best treatment before and  after giving the treatment by using CALL for the experimental group and NON-CALL for the control group. Before using the software,  the students were given the pre-test . Finally, they  sat for post- test in the last meeting. The result was exposed through analysis of a t-test. It showed a significant difference in learning through PRAAT software (p<.05). In addition to that, teaching vowels sounds proved to be more successful using PRAAT than the traditional method.
DAMPAK PENGGUNAAN CODE SWITCHING (CS) DAN CODEMIXING (CM) PADA SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN BILINGUAL TEACHING CLASSROOM Nofiana S; Nurjannah; Riska
Jurnal Semantik Vol 12 No 2 (2023): Volume 12 Number 2, September 2023
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v12i2.p277-289

Abstract

The purpose of the research is to find out the form and impact of using code switching and code mixing on SMPN 1 Peukan Pidie students through the bilingual teaching classroom approach. The method used is qualitative method. The data source is the teacher at SMPN 1 Peukan Pidie. The data in this study are code switching and code mixing. Data collection techniques using observation, interview and recording techniques. Data analysis techniques in this study are, (1) looking back at the results of observations and looking back at the results of interviews that have been conducted, (2) playing back the recording results, (3) identifying formulating, classifying, and describing usage data. The results of this study can be concluded that SMPN 1 Peukan Pidie school applies a bilingual teaching classroom approach. Here the teacher uses local language as the bilingual foundation. The impact of using code switching and code mixing on students of SMPN 1 Peukan Pidie through the bilingual teaching classroom approach is that it makes it easier for students to understand the material, shows self-identity, can change the atmosphere to be relaxed and become closer to students both in class and outside the classroom.
Enhancing EFL Learners Diphthong Pronunciation Ability’s using PRAAT Nurjannah Nurjannah; Nofiana Nofiana; Miftahul Jannah; Farah Farah
Scope : Journal of English Language Teaching Vol 8, No 1 (2023): Scope: Journal of English Language Teaching
Publisher : Pusat Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/scope.v8i1.19567

Abstract

Pronunciation is one of the most important aspects for learners in studying English. Today, pronunciation tends to be neglected by instructors in EFL (English as a Foreign Language) classes, especially for vowel sounds. Computer-assisted language learning (CALL) is one of the alternative methods in enhancing students’ ability in pronunciation. PRAAT is software used to measure the quality of students’ pronunciation. They were able to enhance their pronunciation practice by using the visual spectrogram. The purpose of this research was to determine the efficacy of employing CALL in pronunciation classes. The numbers of students in this research were 30 Acehnese EFL students. The methodology was quantitative through experimental research. A Word list was used as an instrument to obtain data from the learners. Based on the results, there was a significant improvement after the learning process. The learners had difficulty with five significant mistake sounds: [e], [ei], [i], [e], [e]. They recognized these sounds as monophthongs. This inaccuracy was caused by unfamiliarity with English diphthongs, because these sounds did not found in L1 and L2. After a few repetitions, the students began to use more diphthongal and higher F1 and F2 sounds. Hence, it can be concluded that the CALL had a positive impact in enhancing the student’s ability in pronunciation.
ANALISIS PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA SEBAGAI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 PEUKAN BARO TAHUN 2024/2025 Sultan Maulana; Nurjannah Nurjannah; Iqbal Iqbal
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 2 (2026): Vol 6 No 2 (2026), Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam penguatan pendidikan karakter peserta didik di SMA Negeri 1 Peukan Baro tahun ajaran 2024/2025. Penelitian berfokus pada tiga aspek utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi projek. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi kegiatan, dokumentasi, serta kuesioner pendukung kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, sekolah melibatkan guru dan siswa dalam penentuan tema, penyusunan jadwal, dan pembagian peran, meskipun keterlibatan siswa belum sepenuhnya merata. Pada tahap pelaksanaan, siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif dengan dukungan guru sebagai fasilitator, meskipun masih ditemukan kendala keterbatasan waktu. Evaluasi dilakukan melalui penilaian autentik terhadap proses, produk, dan sikap siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa P5 berkontribusi signifikan dalam memperkuat nilai karakter gotong royong, disiplin, tanggung jawab, dan keberanian. Kata Kunci: Analisis; Penilaian Autentik; Projek P5; Pendidikan Karakter; Kurikulum Merdeka; Sekolah Menengah Atas
Analisis Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Karakter Siswa di Era Digital di SMP Negeri 1 Sigli Nazila Munira; Iqbal Iqbal; Nurjannah Nurjannah
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 5, No 3 (2025): Vol 5 No 3 (2025): Des
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakter siswa di era digital. Era digital merupakan masa atau zaman di mana teknologi digital menjadi bagian utama dalam kehidupan manusia menggantikan sistem analog dan manual. Pada era digital ini, hampir seluruh aktivitas khususnya pendidikan bergantung pada perangkat digital dan jaringan internet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk karakter siswa di era digital dan tantangan yang dihadapi oleh guru dalam membentuk karakter siswa di era digital dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dimana peneliti melakukan observasi langsung dan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah guru PPKn di SMP Negeri 1 Sigli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan memainkan peran strategis dalam pembentukan karakter siswa di era digital. Dalam konteks pembelajaran saat ini, khususnya di SMP Negeri 1 Sigli pendidikan kewarganegaraan tidak hanya mengajarkan tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga menjadi media penting dalam menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan etika digital yang sangat relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Pengaruh media sosial terhadap siswa sangat signifikan, terlihat dari perubahan perilaku dan sikap mereka baik di lingkungan sekolah maupun dalam aktivitas pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi dan informasi, tetapi juga dapat membentuk cara berpikir, bertindak, dan berinteraksi siswa. Banyak siswa meniru gaya bahasa, sikap, bahkan nilai yang mereka lihat di media sosial, yang tidak semuanya sesuai dengan nilai-nilai pendidikan karakter. Oleh karena itu, guru menghadapi tantangan dalam menyeimbangkan dampak positif dan negatif dari teknologi ini dalam proses pembelajaran.
MEDIA DIGITAL : INTEGRASI APLIKASI EDUCANDY KEDALAM MODEL PEMBELAJARAN ACTIVE LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKN DI SMP NEGERI 2 SAKTI Siddratun Nur; Nurjannah Nurjannah; Iqbal Iqbal
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh integrasi aplikasi Educandy ke dalam model pembelajaran active learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Sakti. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi-experimental) dan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VII A sebagai kelompok eksperimen yang menggunakan aplikasi Educandy dan kelas VII B sebagai kelompok kontrol yang menggunakan metode ceramah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pretest dan posttest), kuesioner, observasi terstruktur, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan uji-t (paired sample t-test), diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, yang berarti H? ditolak dan H? diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Educandy dalam pembelajaran active learning berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata hasil belajar siswa di kelas eksperimen sebesar 84,58, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 74,58. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa integrasi aplikasi Educandy ke dalam model active learning merupakan inovasi pembelajaran yang efektif, menarik, dan mampu meningkatkan pemahaman serta partisipasi aktif siswa dalam proses belajar PPKn. 
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn MENGGUNAKAN MODEL ACTIVE LEARNING TIPE ROLE REVERSAL QUESTION PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 MILA Vera Yunita; Zulkifli Zulkifli; Nurjannah Nurjannah
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes in Civics Education (PKn) through the implementation of the Active Learning model of the Role Reversal Question type for seventh-grade students at SMP Negeri 1 Mila. The method used is Classroom Action Research (CAR), conducted in three cycles. Each cycle consists of planning, action implementation, observation, and reflection stages. The subjects in this study were the seventh-grade students of SMP Negeri 1 Mila for the 2024/2025 academic year. The results of the study show an improvement in student learning outcomes from one cycle to the next. In Cycle I, only 11 students (34.375%) achieved mastery. In Cycle II, this increased to 16 students (50%), and in Cycle III, it reached 26 students (81.25%). The class average score also improved, from 64.59 in Cycle I to 72.56 in Cycle II, and continued to increase in Cycle III, exceeding the Minimum Mastery Criteria (KKM). Both teacher and student activities during the learning process also showed improvement, reaching a "good" category. Based on these results, it can be concluded that the Active Learning model of the Role Reversal Question type is effective in improving student learning outcomes in Civics Education. This model encourages students to be more active, confident, and directly involved in the learning process, thereby creating an interactive and enjoyable classroom atmosphere.
Pengaruh Media Power Point Interaktif dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Minat Literasi Mata Pelajaran PPKn pada Siswa Kelas X.1 SMA 2 Delima Diva Safwani; Nurjannah Nurjannah; Erywati Erywati
Education Enthusiast : Jurnal Pendidikan dan Keguruan Vol 6, No 1 (2026): Vol 6 No 1 (2026): February
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada literasi siswa pada pembelajaran PPKn di SMAN 2 Delima menggunakan Powerpoint interaktif. Powerpoint interaktif tidak hanya mempermudah penyampaian materi, tetapi juga akan meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran karena membentuk komunikasi 2 arah berupa interaksi antara siswa dengan komputer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Powerpoint interaktif terhadap literasi siswa pada pembelajaran PPKn di SMAN 2 Delima dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat literasi siswa pada mata pelajaran PPKn. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Eksperimen Semu. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X.1 SMAN 2 Delima Kec. Delima Kab. Pidie dengan jumlah siswa 25 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan Observasi aktivitas siswa, Pretest, Postest dan Angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 48,60 meningkat menjadi 73,20 setelah menggunakan PowerPoint interaktif dan hasil uji statistik t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, media PowerPoint interaktif memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat literasi siswa.