Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR Herman; Syarif Hidayatullah; Putri Hapsyari; Andi Siti Nur Aisyah A.
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v1i1.4

Abstract

Pokok permasalahan dari jurnal ini adalah pengaruh teknologi informasi terhadap pelayanan informasi pada perpustakaan UMI Makassar dan sejauhmana pemanfaatan teknologi informasi dalam layanan perpustakaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh teknologi informasi terhadap pengembangan perpustakaan UMI Makassar. Subjek penelitian ini adalah perpustakaan itu sendiri dan Pustakawan Perpustakaan UMI Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan observasi dan wawancara dengan pihak lansung yang terkait dengan masalah ini, kemudian hasilnya dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi di perpustakaan UMI Makassar, sangat berpengaruh terhadap pengembangan perpustakaan terutama bagi pustakawannya, program pengembangan koleksi dan sistem pelayanannya. Pemanfatan teknologi informasi di perpustakaan UMI Makassar sudah dimanfaatkan dengan baik, akan tetapi fasilitas teknologi informasi masih kurang lengkap.
BRANDING PERPUSTAKAAN MELALUI SERTIFIKASI PUSTAKAWAN Herman
Journal Papyrus : Sosial, Humaniora, Perpustakaan dan Informasi Vol. 1 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Jurusan Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/jp.v1i2.10

Abstract

Artikel ini memuat landasan hukum terkait sertifikasi pustakawan. Pelaksanaan sertifikasi pustakawan merupakan amanah UU nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan. Perpustakaan harus dikelolah sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah melalui UU, Peraturan pemerintah, peraturan menteri, peraturan kepala perpustakaan nasional Republik Indonesai. Amana UU no 43 tahun 2007 mengamanahkan dalam pelayanan perpustakaan harus dilakukan layanan yang prima, yakni layanan yang berbasis pada kepuasan pemustaka. Untuk mencapai layanan prima diperlukan pustakawan yang professional. Pelaksanaan ujian kompetensi pustakawan melaluai sertifikasi pustakawan merupakan upaya untuk memenuhi layanan prima. Pustakawan yang tersertifikasi akan memberikan manfaat, 1). Institusi, 2). Pustakawan, dan 3). Masyarakat pengguna atau pemustaka. Perpustakaan yang melaksanakan layanan prima akan membentuk branding perpustakaan yang selalu diminati.
Digitalisasi Perpustakaan Desa Berbasis Aplikasi SLiMS di Desa Botolempangan Kabupaten Maros Suriadi Suriadi; Kamaluddin Mantasa; Herman Herman; Fendy Fendy; La Ode Rusadi; Hazan Hazan
Journal Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): Mei 2026
Publisher : akultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jsepkm.v2i3.534

Abstract

Perpustakaan desa memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi masyarakat, namun pengelolaannya masih banyak dilakukan secara manual sehingga kurang efektif dan efisien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem digitalisasi perpustakaan berbasis SLiMS guna meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan koleksi. Metode yang digunakan meliputi observasi, instalasi sistem, pelatihan pengelola, serta pendampingan operasional. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SLiMS mampu mengoptimalkan pengelolaan data koleksi, mempermudah proses sirkulasi, serta menghasilkan laporan secara otomatis dan akurat. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan pengelola dalam memanfaatkan teknologi informasi serta peningkatan minat masyarakat dalam mengunjungi perpustakaan. Dengan demikian, digitalisasi perpustakaan desa berbasis SLiMS dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan mendukung penguatan budaya literasi masyarakat di era digital.
Transformasi Pengolahan Pascapanen Jagung melalui Teknologi Ramah Lingkungan di Kelompok Tani Jiwa Baru, Desa Bontolangkasa Selatan Rahmansah Rahmansah; Bakhrani A. Rauf; Syafiuddin Parenrengi; Herman Herman; Zainuddin Zainuddin
DEDIKASI Vol 27, No 2 (2025): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i2.78217

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi pascapanen jagung pada Kelompok Tani Jiwa Baru Borong Kanang, Desa Bontolangkasa Selatan, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa. Mitra merupakan kelompok tani produktif yang berperan penting dalam penyediaan hasil pertanian berbasis jagung di wilayah tersebut. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya efisiensi proses pengolahan pascapanen, terutama pada tahap pemipilan, penggilingan dan penepungan jagung yang masih dilakukan secara manual sehingga memerlukan waktu lama dan tenaga kerja yang besar. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya nilai ekonomi produk dan keterbatasan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar lokal. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan teknologi tepat guna berupa alat pemipil, penggiling dan penepunga jagung berbahan bakar gas LPG yang ramah lingkungan, disertai pelatihan teknis operasional dan perawatan alat kepada anggota kelompok. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi kebutuhan mitra, perancangan dan uji coba alat, pelatihan penggunaan dan perawatan, serta pendampingan operasional secara intensif hingga mitra mampu mengoperasikan alat secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi waktu kerja hingga 60%, peningkatan kapasitas produksi sebesar dua kali lipat dibandingkan metode manual, serta peningkatan keterampilan teknis anggota kelompok dalam mengelola alat dan hasil produksi. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya sistem produksi berkelanjutan yang mendukung pengembangan usaha tani berbasis inovasi teknologi. Program ini membuktikan bahwa penerapan teknologi tepat guna yang disertai pelatihan partisipatif dan pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan nilai tambah, daya saing produk jagung, serta kemandirian kelompok tani di tingkat akar rumput. Kata Kunci: Teknologi tepat guna, pengolahan jagung, efisiensi produksi, kelompok tani, pemberdayaan masyarakat