Articles
Simulasi Ujian ZIDS Online Berbasis Moodle
Pepen Permana;
Irma Permatawati;
Ending Khoerudin
Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Vol. 5 No. 2 (2018): Desember
Publisher : Unit Bahasa, Politeknik Pariwisata NHI Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ZIDS adalah sertifikat kebahasajermanan yang wajib dimiliki oleh para mahasiswa bahasa Jerman di beberapa Universitas di Indonesia. Ujian untuk memeroleh sertifikat ZIDS (ZIDS-Prüfung) dilaksanakan tiap tahun di setiap universitas dan diikuti oleh mahasiswa semester IV. Menjelang pelaksanaan ujian ZIDS, selama ini Departemen Pendidikan Bahasa Jerman FPBS UPI selalu melaksanakan program persiapan ujian. Program persiapan ini dilakukan secara intesif setiap hari selama satu bulan menjelang pelaksanaan ujian ZIDS. Namun prestasi mahasiswa dalam ujian tersebut selama ini belum cukup menggembirakan, yang tercermin dari nilai rata-rata mereka yang masih berada di rentang 60-70% dengan tingkat ketidaklulusan sekitar 10-20%. Semenjak diberlakukannya kurikulum baru UPI tahun 2013, kini program persiapan ujian ZIDS tidak lagi dilakukan secara intensif, melainkan secara reguler dalam satu semester melalui mata kuliah baru, yakni ZIDS-Prüfungsvorbereitung. Hingga saat ini mata kuliah tersebut baru dilaksanakan dua kali, yakni pada semester genap tahun 2015 dan tahun 2016. Berhubung persiapan ujian ZIDS kini tidak lagi seintensif sebelumnya, maka diperlukan sebuah cara yang inovatif agar kualitas proses pembelajaran dan prestasi mahasiswa dalam ujian ZIDS meningkat. Cara tersebut adalah dengan mengembangkan program simulasi ujian ZIDS online berbasis aplikasi LMS Moodle, yang dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri dengan baik dan mandiri di luar perkuliahan dalam kelas.
PELATIHAN UJI KOMPETENSI BAHASA JERMAN TINGKAT A2 SECARA ONLINE BAGI SISWA SMA DI BANDUNG
Permana, Pepen;
Permatawati, Irma;
Baginda, Putrasulung
Dimasatra Vol 2, No 2 (2022): APRIL
Publisher : Faculty of Language and Literature Education, Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.75 KB)
|
DOI: 10.17509/dm.v2i2.55246
Dalam dua tahun terakhir terbaca ada penurunan prestasi dari para pelajar bahasa Jerman SMA di wilayah Bandung dalam capaian olimpiade bahasa Jerman Nasional. Atas dasar tersebut diperlukan adanya upaya meningkatkan kompetensi pelajar bahasa Jerman di wilayah Bandung melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM). Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada para pelajar SMA di Bandung tentang ujian kompetensi bahasa Jerman tingkat A2 secara daring sebagai bagian dari persiapan mereka dalam menghadapi Olimpiade Bahasa Jerman tingkat Jawa Barat tahun 2022 yang dilaksanakan secara daring. Hasil dari PkM ini antara lain: (1) terselenggaranya pelatihan uji kompetensi bahasa Jerman tingkat A2 yang meliputi ujian keterampilan menyimak, membaca dan menulis, (2) kegiatan pelatihan uji kompetensi bahasa Jerman secara daring memanfaatkan media website simujerman.com sebagai sarana simulasi ujian, dan (3) sebagian besar peserta melatihan memberikan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini, yang tercermin dalam hasil pengukuran umpan balik dari peserta mengenai kebermanfaatan dan kebermaknaan pelatihan, dan motivasi dan harapan peserta terkait kegiatan pelatihan ini.
Unveiling the user acceptance of Moodle in German language education
Permana, Pepen;
Permatawati, Irma;
Khoerudin, Ending;
Muthmainah, Nur;
Oktapiani, Widia
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 3: August 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.11591/edulearn.v19i3.21797
Motivated by the need to understand the role of digital tools such as Moodle in foreign language learning, this study explores the acceptance and use of Moodle by students in the German Language Education Study Program at Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Using a mixed-method approach, we examined students’ acceptance of Virtuelles Klassenzimmer (VKZ), a Moodle-based e-learning platform, within the technology acceptance model (TAM) framework. 246 students were surveyed using a structured questionnaire encompassing both quantitative and qualitative components. Quantitative data aligned with TAM constructs (perceived usefulness (PU), perceived ease of use (PEOU), attitude toward using (ATU), and behavioral intention (BI)) were analyzed using mean and standard deviation (SD) values. Qualitative data from open-ended questions on VKZ’s advantages and disadvantages were examined using thematic analysis. Results indicate that students generally responded positively to using Moodle in German classrooms, appreciating its benefits in enhancing language learning. However, concerns about Moodle’s usability and mobile compatibility were also identified. This study proposes improvements in Moodle’s design and functionality to address these issues, emphasizing its potential in language education. Future research should explore these findings in diverse educational contexts to enhance the application of digital tools in language learning.
Pemanfaatan Moodle untuk Pelatihan Ujian Kompetensi Bahasa Jerman Tingkat A2-CEFR bagi Siswa SMA
Permana, Pepen;
Permatawati, Irma;
Baginda, Putrasulung;
Muthmainah, Nur;
Oktapiani, Widia;
Dewi, Novia Anjani
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 4 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ijcsl.v7i4.68663
Hasil observasi menunjukkan salah satu kendala dilapangan adalah bahwa siswa masih memiliki pemahaman yang minim mengenai bentuk soal dan format uji kompetensi Bahasa Jerman tingkat A2 yang diselenggarakan secara online. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan memberikan kesempatan pada para siswa untuk melakukan simulasi latihan ujian dengan memanfaatkan Learning Management System (LMS) untuk simulasi ujian kompetensi bahasa Jerman merupakan salah satu langkah yang tepat dalam konteks ini. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan persiapan siswa SMA di Tasikmalaya dalam menghadapi ujian kompetensi bahasa Jerman tingkat A2 secara daring. Melalui pendekatan blended learning yang mencakup pelatihan sinkronus dan asinkronus, peserta diberikan pemahaman mendalam tentang format soal online, strategi menjawab soal, dan penggunaan platform Moodle. Hasil penilaian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang format soal online dan format soal secara keseluruhan. Selain itu, siswa memiliki persepsi positif terhadap kebermanfaatan pelatihan, kualitas pelatihan, platform pelatihan, materi pelatihan, dan pemateri pelatihan. Mayoritas siswa memberikan penilaian "Sangat Memuaskan" untuk kualitas keseluruhan pelatihan. Program ini memiliki potensi untuk membantu siswa lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi Olimpiade Bahasa Jerman tingkat provinsi di masa depan, dan mendukung pengembangan kemampuan bahasa Jerman di tingkat SMA.
Pengaruh Perceived Usefulness terhadap Behavioral Intention Mahasiswa dalam Menggunakan Moodle untuk Pembelajaran Bahasa Jerman
Yola Maulani;
Pepen Permana;
Irma Permatawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.2102
Integrasi teknologi dalam pendidikan telah mendorong penggunaan Learning Management System (LMS) untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, termasuk dalam pengajaran bahasa asing. Studi ini mengkaji pengaruh persepsi kebergunaan (perceived usefulness) terhadap niat perilaku (behavioral intention) mahasiswa terhadap Moodle dalam perkuliahan bahasa Jerman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory survey, melibatkan 246 mahasiswa yang telah menggunakan Virtuelles Klassenzimmer (VKZ), sebuah LMS berbasis Moodle di Prodi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Pendidikan Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji korelasi serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kebergunaan berpengaruh signifikan terhadap niat mahasiswa dalam menggunakan Moodle dengan kontribusi sebesar 34,9% (R² = 0,349; β = 0,679). Temuan ini menegaskan relevansi Technology Acceptance Model (TAM) dalam konteks pembelajaran bahasa, serta memberikan wawasan bagi institusi pendidikan dalam meningkatkan adopsi LMS guna mendukung pembelajaran digital yang lebih efektif.
Students’ Attitudes and Behavioral Intentions in Using Moodle for German Language Learning: A TAM-Based Study
Astrid Dyah Retno Saputri;
Pepen Permana;
Irma Permatawati
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 2 Mei (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58230/27454312.2108
This study aims to examine how how students in the German Language Education Program at Universitas Pendidikan Indonesia perceive and intend to use Moodle as a learning platform. A quantitative approach was employed, utilizing a survey based on the Technology Acceptance Model (TAM) to assess students' attitudes and behavioral intentions toward Moodle. The questionnaire assessed students' attitudes and behavioral intentions using a 4-point Likert scale, and the data were analyzed using Spearman's rho correlation. The findings revealed that students showed a generally positive attitude towards Moodle, with an average score of 3.62, indicating their recognition of the platform’s utility and its potential to engage them in the learning process. Moodle features such as discussion forums, quizzes, and multimedia materials were identified as key contributors to enhancing the learning experience. Moreover, students demonstrated strong behavioral intentions to continue using Moodle, with an average score of 3.57. Spearman’s rho analysis revealed a significant positive correlation between students’ attitudes and their behavioral intentions (r = 0.679). These findings support the TAM assumption that individuals' attitudes significantly influence their willingness to adopt technology. While this study is limited to the German Language Education Program, the results offer valuable insights for optimizing technology-based learning platforms. Further qualitative research is suggested to gain deeper insights into students’ learning experiences with Moodle.
Pembelajaran Bahasa Jerman pada Mahasiswa Disabilitas Netra melalui Audiobook Cerita Jerman
Adam Firdyansyah;
Novia Anjani Dewi;
Irma Permatawati
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i11.6285
Tantangan terbesar yang dihadapi mahasiswa disabilitas netra dalam mempelajari bahasa Jerman saat ini adalah kurangnya media pembelajaran yang mendukung. Untuk memberikan solusi atas masalah ini, diperlukan adanya eksplorasi media yang efektif sehingga audiobook dipilih sebagai media pembelajaran inklusif yang sesuai dengan akses kebutuhannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif terhadap mahasiswa disabilitas netra di Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Universitas Pendidikan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan berbagai hambatan yang mahasiswa disabilitas netra alami, seperti keterbatasan sumber belajar yang aksesibel, kesulitan dalam menghadapi pembelajaran dan ujian berbasis visual. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa audiobook ini tidak hanya meningkatkan perbendaharaan kosakata dan pelafalan bahasa Jerman, tetapi juga menumbuhkan ketertarikan terhadap sastra Jerman. Hasil penelitian ini ditujukan untuk memberikan kontribusi dalam advokasi peningkatan akses dan inklusivitas di pendidikan tinggi, mendukung kemandirian dan keterlibatan mahasiswa disabilitas netra dalam mempelajari bahasa asing. Manfaat dari penelitian ini juga terbukti signifikan dalam mendukung pemahaman bahasa Jerman mahasiswa disabilitas netra tersebut, yang terdiri dari tiga poin utama yaitu memudahkan aksesibilitas, meningkatkan kemampuan bahasa, dan menambah literasi sastra.
ANALISIS PENGGUNAAN UMGANGSSPRACHE DALAM BUKU CERITA ANAK “RICO, OSKAR UND DIE TIEFERSCHATTEN”
Riza, Alvathea Maya;
Permatawati, Irma;
Permana, Pepen
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 7 No 2 (2025): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/jin.v7i3.1364
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk Umgangssprache, mendeskripsikan fungsi penggunaan Umgangssprache, serta menganalisis makna yang terkandung dalam bentuk Umgangssprache dalam buku cerita anak “Rico, Oskar und die Tieferschatten”. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Peneliti mengumpulkan data dengan cara membaca dan menganalisis objek yang diteliti. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bentuk-bentuk Umgangssprache yang terdapat dalam buku cerita anak “Rico, Oskar und die Tieferschatten” pada Bab 1 adalah sebanyak 10 data dan pada Bab 2 sebanyak 10 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Umgangssprache dapat berperan penting dalam menggambarkan kehidupan sehari-hari. Data dipaparkan secara deskriptif, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi pembaca untuk memahami bentuk-bentuk Umgangssprache.
Pembelajaran Bahasa Jerman pada Mahasiswa Disabilitas Netra melalui Audiobook Cerita Jerman
Firdyansyah, Adam;
Anjani Dewi, Novia;
Permatawati, Irma
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/japendi.v5i11.6285
Tantangan terbesar yang dihadapi mahasiswa disabilitas netra dalam mempelajari bahasa Jerman saat ini adalah kurangnya media pembelajaran yang mendukung. Untuk memberikan solusi atas masalah ini, diperlukan adanya eksplorasi media yang efektif sehingga audiobook dipilih sebagai media pembelajaran inklusif yang sesuai dengan akses kebutuhannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan studi kasus kualitatif terhadap mahasiswa disabilitas netra di Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman, Universitas Pendidikan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan berbagai hambatan yang mahasiswa disabilitas netra alami, seperti keterbatasan sumber belajar yang aksesibel, kesulitan dalam menghadapi pembelajaran dan ujian berbasis visual. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa audiobook ini tidak hanya meningkatkan perbendaharaan kosakata dan pelafalan bahasa Jerman, tetapi juga menumbuhkan ketertarikan terhadap sastra Jerman. Hasil penelitian ini ditujukan untuk memberikan kontribusi dalam advokasi peningkatan akses dan inklusivitas di pendidikan tinggi, mendukung kemandirian dan keterlibatan mahasiswa disabilitas netra dalam mempelajari bahasa asing. Manfaat dari penelitian ini juga terbukti signifikan dalam mendukung pemahaman bahasa Jerman mahasiswa disabilitas netra tersebut, yang terdiri dari tiga poin utama yaitu memudahkan aksesibilitas, meningkatkan kemampuan bahasa, dan menambah literasi sastra.