Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Articulate storyline sebagai multimedia interaktif pembelajaran permainan sepakbola pada pendidikan jasmani Irsyada, Roas; Sudarmono, Martin; Hartono, Mugiyo; Hanani, Endang Sri
Sepakbola Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v4i2.292

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain dan menguji media pembelajaran interaktif untuk Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan materi permainan Sepakbola Sekolah Menengah Pertama (SMP). Media pembelajaran interaktif berfokus pada aktivitas peserta didik agar dapat mengakses media sesuai dengan kebutuhan Kompetensi Dasar. Aplikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Articulate Storyline 3. penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan langkah prosedurnya adalah a) Analisis b) Perencanaan c). Pengembangan  d) Penerapan  e) Evaluasi. Multimedia articulate storyline 3 diuji oleh satu ahli media, satu ahli materi seorang dosen sepakbola, satu guru Pendidikan Jasmani dan 10 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam menguji validitas menggunakan angket skala likert dengan interval 1 sampai 4 dengan indikator di masing-masing nilai. Teknik analisis data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil uji dan penilaian dari para ahli maka media pembelajaran interaktif permainan sepakbola termasuk dalam kategori sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa produk media pembelajaran interkatif permainan sepakbola berbasis articulate storylane 3 ini layak dan dapat digunakan serta menjadi media literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Articulate storyline as interactive multimedia for learning football games in physical education Abstract: The purpose of this research is to design and evaluate interactive learning media for Physical Education, Sports and Health, Football game material for Junior High School (SMP). Interactive learning media focuses on learner activities in order to access the media according to the needs of the Basic Competencies. The application used in this research is Articulate Storyline 3. this research uses the research and development (R&D) method with the procedure steps are a) Analysis b) Planning c). Development d) Implementation e) Evaluation. Multimedia articulate storyline 3 was tested by one media expert, one material expert a soccer lecturer, one Physical Education teacher and 10 students. The instrument used in testing validity uses a Likert scale questionnaire with intervals of 1 to 4 with indicators in each value. Quantitative data analysis techniques in this study used descriptive statistical analysis. Based on the test results and assessments from experts, the interactive learning media for soccer games is included in the very good category and is suitable for use in Physical Education learning. Based on the results of the study, it can be concluded that the product of interactive learning media for soccer games based on articulate storylane 3 is feasible and can be used and become digital literacy media in learning Physical Education.
Pengaruh Latihan Shuffle Drill Terhadap Kemampuan Passing Bawah Atlet Bola Voli Wibowo, M. Ikhsan; Sudarmono, Martin
Aisyah Journal Of Physical Education (AJoPE) e-ISSN : 3046-790X Vol. 3 No. 2 (2024): Aisyah Journal Of Physical Education (AJoPE)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/ajope.v3i2.1770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis apakah pemberian latihan shuffle drill memiliki pengaruh untuk meningkatkan kemampuan passing bawah.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian studi pengujian hipotesis.Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 orang atlet dari klub Bola voli BRAVO. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu adalah non probability sampling dengan teknik sensus atau sampel jenuh.. Teknik analisis data terdiri dari analisis statistik deskriptif dan analisis menggunakan aplikasi IBM SPSS 23. Berdasarkan analisis statistik menunjukkan bahwa dari jumlah 15 orang yang telah melakukan pretest dan posttest, menunjukkan hasil peningkatan passing bawah yang semakin meningkat. Dalam pengujian pretest dan posttest percobaan kedua didapatkan hasil sebesar 0,335 pada nilai correlation dan dalam nilai signifikansinya mendapatkan nilai sebesar 0,075. Dalam percobaan pretest dan posttest pengujian kedua dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa bahwa tidak ada hubungan antara variable pretest dan variabel posttest. Berdasarkan penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pemberian latihan Shuffle Drill terhadap kemampuan passing bawah atlet bola voli. Latihan Shuffle Drilldapat menjadi opsi latihan tambahan untuk peningkatan kemampuan passing bawah pada atlet bola voli. Hal tersebut dikarenakan adanya stimulus atau pemberian energi fisik dan psikologis seorang pelatih kepada atlet bola voli dalam tujuan untuk memberikan ilmu dan pengalaman agar permainan serta keterampilan atlet dapat meningkat
Articulate storyline sebagai multimedia interaktif pembelajaran permainan sepakbola pada pendidikan jasmani Irsyada, Roas; Sudarmono, Martin; Hartono, Mugiyo; Hanani, Endang Sri
Sepakbola Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/sepakbola.v4i2.292

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain dan menguji media pembelajaran interaktif untuk Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan materi permainan Sepakbola Sekolah Menengah Pertama (SMP). Media pembelajaran interaktif berfokus pada aktivitas peserta didik agar dapat mengakses media sesuai dengan kebutuhan Kompetensi Dasar. Aplikasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Articulate Storyline 3. penelitian ini menggunakan metode research and development (R&D) dengan langkah prosedurnya adalah a) Analisis b) Perencanaan c). Pengembangan  d) Penerapan  e) Evaluasi. Multimedia articulate storyline 3 diuji oleh satu ahli media, satu ahli materi seorang dosen sepakbola, satu guru Pendidikan Jasmani dan 10 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam menguji validitas menggunakan angket skala likert dengan interval 1 sampai 4 dengan indikator di masing-masing nilai. Teknik analisis data kuantitatif dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil uji dan penilaian dari para ahli maka media pembelajaran interaktif permainan sepakbola termasuk dalam kategori sangat baik dan layak digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa produk media pembelajaran interkatif permainan sepakbola berbasis articulate storylane 3 ini layak dan dapat digunakan serta menjadi media literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Articulate storyline as interactive multimedia for learning football games in physical education Abstract: The purpose of this research is to design and evaluate interactive learning media for Physical Education, Sports and Health, Football game material for Junior High School (SMP). Interactive learning media focuses on learner activities in order to access the media according to the needs of the Basic Competencies. The application used in this research is Articulate Storyline 3. this research uses the research and development (R&D) method with the procedure steps are a) Analysis b) Planning c). Development d) Implementation e) Evaluation. Multimedia articulate storyline 3 was tested by one media expert, one material expert a soccer lecturer, one Physical Education teacher and 10 students. The instrument used in testing validity uses a Likert scale questionnaire with intervals of 1 to 4 with indicators in each value. Quantitative data analysis techniques in this study used descriptive statistical analysis. Based on the test results and assessments from experts, the interactive learning media for soccer games is included in the very good category and is suitable for use in Physical Education learning. Based on the results of the study, it can be concluded that the product of interactive learning media for soccer games based on articulate storylane 3 is feasible and can be used and become digital literacy media in learning Physical Education.
Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Sepak Bola Melalui Gawang Ganda Multilevel Untuk Siswa Sekolah Dasar Sumantri, Dimas; Sudarmono, Martin
Indonesian Journal for Physical Education and Sport Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya antusias peserta didik terhadap pembelajaran sepak bola. Ssarana dan prasarana yang kurang mendukung menjadi faktor utama dalam pembelajaran serta kurangnya kreativitas guru dalam mengadakan inovasi media pembelajaran.Penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau research and development  (R&D) dengan prosedur penelitian sebagai berikut: 1) potensi dan rumusan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain (satu ahli permainan sepak bola dan dua ahli pembelajaran sepak bola), 5) revisi desain, 6) uji coba skala kecil (30 pesserta didik), 7) revisi produk, 8) uji coba skala besar (47 peserta didik), 9) revisi produk, 10) produksi yang menghasilkan media gawang ganda multilevel untuk olahraga sepak bola di sekolah dasar. Hasil validasi  produk awal penelitian didapatkan nilai pada ahli permainan sepak bola sebesar 71%, ahli pembelajaran 1 sebesar 75% dan ahli pembelajaran 2 sebesar 96,6% dan revisi pada perbaikan bahan media. Setelah itu produk di revisi oleh ahli dan dinyatakan sangat layak di gunakan. Kemudian produk di uji coba skala besar  dengan hasil rata – rata 95,6% (Sangat Baik). Kesimpulan hasil analisis penelitian, media gawang ganda multilevel dapat di gunakan sebagai sarana penunjang pembelajaran olahraga sepak bola. Saran bagi guru penjas, diharapkan dapat memanfaatkan alat ini untuk pembelajaran sepak bola sesuai dengan buku penggunaan alat, serta dapat membantu peserta didik untuk lebih aktif berantusias dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar.
Tawang Volleyball Cup sebagai Ajang Pemersatu  Masyarakat Desa Tawang Dzikrillah, Nurfaizzatu; Nasywa, Eliza Mutiara; Sudarmono, Martin
Jurnal Bina Desa Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jurnalbinadesa.v8i1.12693

Abstract

Tawang Volleyball Cup is an initiative by Giat 9 Students of Universitas Negeri Semarang aimed at strengthening social bonds and enhancing the sense of togetherness among the residents of Tawang Village through an inter-neighbourhood volleyball tournament. This event not only improves the technical and mental abilities of the players, but also applies the values of Pancasila, especially the third principle "The Unity of Indonesia". In addition, this tournament coincides with the celebration of the 79th Anniversary of the Republic of Indonesia, increasing the spirit of nationalism and togetherness. Through active participation, the community strengthens their sense of togetherness, expands social networks, and develops their sports skills, so that the end result is expected that the Tawang Volleyball Cup will be an effective unifying event and setting Tawang Village as an example for other villages in building harmonious and competitive community. 
The Effectiveness of  Targeted Shooting  Exercises in Improving Kick Accuracy in Young Development Soccer Players Irsyad Maulana; Martin Sudarmono
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/active.v15i1.41648

Abstract

The main problem in this study is the low accuracy of players' kicks when in front of the goal. This study aims to test the effectiveness of  targeted  shooting exercises  in improving kick accuracy in Bina Muda football players. The research method used was a quasi-experiment with a pretest-posttest design of one group. The research sample amounted to 20 players taken using  the total sampling technique. The research instrument used kick accuracy tests carried out before and after the intervention. The results of the descriptive analysis showed a significant increase in the average shot accuracy score, from 2.65 during the pretest to 6.05 during the posttest. The study data showed that they were normally distributed (p > 0.05) and had homogeneous variance (p = 0.864). Based on the hypothesis test using  the Paired Sample T-Test, a t-count value of -11.855 was obtained with a significance of 0.000 < 0.05. These findings suggest that there is a very significant difference between the ability of the kick to be accurate before and after treatment. The decrease in standard deviation from 1,631 to 1,572 also indicates that the player's abilities have become more consistent collectively. The conclusion of this study is that  targeted shooting  exercises  are highly effective in improving the kick accuracy of Young Builders players through the formation of muscle memory and sharper visual focus.  
Development of Visual Target Media as a Passing Training Aid for Football Schools Kurnianto, Daru Dwi; Sudarmono, Martin
Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 17 No. 01 (2026): Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan
Publisher : Universitas Negeri Jakarta Postgraduate of Physical Education Departments

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/GJIK.171.09

Abstract

Limited training facilities cause players to become bored, especially in soccer passing training materials. The purpose of this study is to produce a visual target media product as a passing training aid for soccer schools. This research is a development research using the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). The data collection instrument used is a questionnaire. The data analysis used is quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. A small-scale trial was conducted on 14 players of the Garuda Muda SSB club. While a large-scale trial was conducted on 40 players from 2 SSB clubs, namely Garuda Muda and Putra Mandiri. The instruments in this study used observation, interview, and questionnaire techniques. Validation of this study used material experts and media experts. The data analysis technique in this study used a Likert scale for expert validation and a Guttman scale for questionnaires on players. The results of the study are as follows: (1) The validation data according to experts is 72% with a sufficient category. (2) The results of the small-scale trial were 83% in the Good category, and (3) the results of the large-scale trial were 87% in the Good category. The product resulting from this development is a visual raft target goal (GATRAVIS) that can be assembled and disassembled. The visual raft target goal media (GATRAVIS) has been declared suitable for use as a passing training aid, the media remains effective when applied to broader training situations in soccer schools.
Pengaruh Latihan Tendangan Sasaran Tetap Dan Tendangan Sasaran Berubah Terhadap Ketepatan Tendangan Penalti Pada Siswa SSB Bina Tunas Muda Kabupaten Purworejo Ikhsani, Laila Qohar; Sudarmono, Martin
Jurnal MensSana Vol 11 No 1 (2026): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.110126.08

Abstract

This study aimed to determine: (1) the effect of fixed target kicking training on the accuracy of penalty kicks, (2) the effect of changing target kicking training on the accuracy of penalty kicks, and (3) which training method is more effective between fixed target kicking training and changing target kicking training in improving penalty kick accuracy. The population in this study consisted of 20 students of SSB Bina Tunas Muda, Purworejo Regency, who were also used as the research sample. This research employed a quantitative experimental method using a pre-test and post-test group design. The sample was divided into two groups receiving different treatments, namely fixed target kicking training and changing target kicking training. Data analysis was conducted using SPSS with descriptive analysis, normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using the t-test. The results showed that both training methods significantly improved penalty kick accuracy. The fixed target kicking training group showed an increase from a pre-test mean score of 10.90 to a post-test mean score of 18.00 with an improvement of 65.14%. Meanwhile, the changing target kicking training group improved from a pre-test mean score of 10.90 to a post-test mean score of 17.20 with an improvement of 57.80%. Therefore, fixed target kicking training was found to be more effective than changing target kicking training in improving the penalty kick accuracy of students at SSB Bina Tunas Muda, Purworejo Regency.
Penguatan Soft Power Indonesia di Korea Selatan Melalui Aktivitas Fisik Tradisional dan Gastrodiplomasi dalam Kerangka Asta Cita Tandiyo Rahayu; Natalia Desy Putriningtyas; Donny Wira Yudha Kusuma; Setya Rahayu; Martin Sudarmono; Anirotul Qoriah; Lulu April Farida; Yanesti Nuravianda; Chaykeun Lee; Billy Castyana; Lintang Hakim Nugraha
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 6 (2026): Volume 9 Nomor 6 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i6.25953

Abstract

ABSTRAK Diplomasi budaya adalah cara menjalin dan menguatkan hubungan antar negara. Diplomasi budaya antara Indonesia dan Korea Selatan telah dilakukan dengan mendemonstrasikan seni budaya khas Indonesia seperti makanan, wayang dan batik. Namun permasalahan yang ditemukan ketika melakukan observasi serta FGD diketahui bahwa belum ada pengenalan budaya Indonesia kepada siswa sekolah melalui praktik secara langsung. Hal ini dapat mengurangi nilai filosofi dari kebudayaan yang diperkenalkan. Oleh karena itu upaya yang akan dilakukan dalam pengabdian ini adalah mengajak siswa sekolah dasar di Korea Selatan untuk mengenal dan. Hal ini juga sesuai dengan SDGs nomor 3 dan 17 yakni kehidupan sehat dan sejahtera melalui kemitraan untuk mencapai tujuan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi dan mempraktekkan budaya Indonesia melalui aktivitas permainan tradisional Indonesia, membuat dawet dan ketupat. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan sosialisasi, praktik dan edukasi dari kegiatan yang dilakukan. Mitra pengabdian kepada masyarakat adalah para siswa dari Kosan Elementary Schooldan Geumgu Elementary and Middle School yang berada di Korea Selatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para siswa merasa antusias dan senang serta mayoritas memilih aktivitas fisik kuda lumping. Pengabdian ini juga diharapkan mampu menjadi alternatif pengenalan budaya Indonesia secara dini kepada masyarakat internasional. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah adanya sambutan positif dari mitra berkaitan dengan pengenalan kebudayaan tradisional Indonesia berupa kuda lumping, ketupat dan dawet. Kata Kunci: Anak Sekolah, Aktivitas Fisik, Gastrodiplomasi, Kuda Lumping, Sdgs No 3, Sdgs No.17.ABSTRACT Cultural diplomacy is a means of establishing and strengthening relations between countries. Cultural diplomacy between Indonesia and South Korea has been carried out by demonstrating typical Indonesian cultural arts such as food, wayang (puppetry), and batik. However, problems identified during observations and FGDs revealed that no Indonesian culture has been introduced to school students through direct practice. This can diminish the philosophical value of the culture being demonstrated. Therefore, efforts will be made in this community service to invite elementary school students in South Korea to learn about and. This is also in line with SDGs numbers 3 and 17, namely a healthy and prosperous life through partnerships to achieve goals. This community service activity aims to foster socialization and practice Indonesian culture through activities such as traditional Indonesian games, making dawet (a traditional Indonesian dish), and making ketupat (rice cakes). The method for implementing the community service activity involves socialization, practice, and education through the activities carried out. The community service partners are students from Kosan Elementary School and Geumgu Elementary and Middle School in South Korea. The results of the activity showed that the students were enthusiastic and enjoyed themselves, and that the majority chose the horse dance as their physical activity. This community service is also expected to serve as an alternative to the early introduction of Indonesian culture to the international community. The conclusion of this community service activity was a positive response from partners to the introduction of traditional Indonesian culture through kuda lumping, ketupat, and dawet. Keywords: School Children, Physical Activity, Gastrodiplomacy, Kuda Lumping, Sdgs No.3, Sdgs No. 17.