Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Strategi Pengembangan Desa Wisata Mas, Ubud, Gianyar, Bali Cindy Frista Filina; I Gusti Bagus Rai Utama; Putu Steven Eka Putra
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 2 No. 1 (2023): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v2i1.2445

Abstract

Penelitian ini berfokus pada strategi pengembangan Desa Wisata Mas di Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Sebagai desa wisata, Desa Mas memberikan dampak berupa dampak sosial ekonomi, namun dampak tersebut terutama dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat tidak merata karena adanya penurunan jumlah wisatawan., saat pandemi corona melanda dunia. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Mas membangun kembali Desa Wisata Mas serta membantu masyarakat mempromosikan dan memperkenalkan Desa Wisata Mas kepada wisatawan domestik maupun mancanegara. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel internal yang berhubungan dengan faktor lingkungan internal dan variabel ekstrinsik yang berhubungan dengan faktor lingkungan eksternal yang mendukung berkembangnya destinasi Desa Wisata Ubud Mas. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasional wawancara, dokumen, kuesioner dan teknik analisis SWOT IFAS EFAS untuk mendeskripsikan faktor eksternal dan internal Desa Mas Ubud. Berdasarkan hasil penelitian ini melalui analisis SWOT dan matriks internal dan eksternal, skor IFAS 3,13 dan skor EFAS 3,24 seperti terlihat pada diagram 4.7, lokasi Desa Wisata Mas berada pada posisi growth position yang artinya bahwa daya tarik Wisata Desa Mas berada pada posisi kompetitif yang diharapkan dapat berkembang pesat, sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi yang tepat untuk strategi pengembangan pariwisata desa adalah strategi pertumbuhan Mas.
Strategi Pengembangan Desa Wisata Pinge Baru, Marga, Kabupaten Tabanan, Bali I Wayan Agus Purnawan; I Gusti Bagus Rai Utama; Putu Steven Eka Putra
JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA Vol. 2 No. 1 (2023): JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jd.v2i1.2446

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Strategi Pengembangan Desa Wisata Pinge Baru, Marga, Kabupaten Tabanan, Bali. Yang sebagai salah satu Desa Wisata yang ada di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif dalam penelitian ini memakai 10 responden dengan menggunakan alat analisis SWOT dalam pengambilan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, mengisi kuisioner, dokumentasi. Variabel internal terdapat aspek 4A yaitu: Attraction, Accessibility, Amenities, Ancillary dengan 12 indikator yang terdiri dari 9 indikator kekuatan dan 3 indikator kelemahan sedangkan variabel eksternal terdapat 5 variabel yaitu: Pesaing, Sosial dan Budaya, Dukungan Pemerintah, Ekonomi dan Keamanan dan 11 indikator yang terdiri dari 8 indikator peluang dan 3 indikator ancaman. Dalam analisis SWOT terdapat matrik IFAS/EFAS, IE dan matrik SWOT hasil IFAS memperoleh nilai 3,47 dan EFAS memperoleh nilai 3,1 matrik IE desa wisata pinge tahun 2022 berada pada kuadran I yaitu pada tahap pertumbuhan. Dengan matrik SWOT diperoleh strategi SO (Strength Opportunities) yaitu Bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal memberikan pelatihan masyarakat untuk pengembangan produk khas desa pinge, ST (Strength Threat) yaitu bekerjasama dengan pemerintah dalam hal pembangunan dan pengembangan wisata baru, agar menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke desa wisata pinge, WO (Weaknesses Opportunities) yaitu Mengusulkan kepada operator jaringan seluler dan internet supaya dibuatkannya tower sinyal agar meningkatkan kualitas jaringan disana, dan WT (Weaknesses Threat) yaitu Menjaga dan memelihara kelestarian budaya asli pinge. sehingga dalam penelitian ini Desa Wisata Pinge Baru dapat menggunakan semua kekuatan untuk menutupi kelemahan dan mencegah ancaman dengan memaksimalkan peluang yang ada.
Pengaruh Iklan dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Apotek Segina Denpasar Feby Wulandari; Ida Bagus Kurniawan; Putu Steven Eka Putra
JAKADIKSI: JURNAL VOKASI Vol. 2 No. 1 (2023): JURNAL VOKASI (JAKADIKSI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan observasi iklan dan kualitas pelayanan di Apotek Segina kurang optimal. Iklan yang efektif dan kualitas pelayanan yang tinggi merupakan kombinasi penting dalam menciptakan kepuasan pelanggan yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai pengaruh iklan dan kualitas pelayanan secara parsial dan simultan terhadap kepuasan pelanggan. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh data konsumen pada Apotek Segina. Sampel penelitian ini menggunakan rumus slovin sehingga sampel dalam penelitian ini yaitu 50 sampel. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Dilakukan pengujian hipotesis dengan dukungan aplikasi SPPS versi 26. Nilai konstanta (a) memiliki nilai positif sebesar 1,737, Koefisien regresi X1 = 0,738 dan Koefisien regresi X2 = 0,678. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai dari Signifikansi untuk pengaruh X1 terhadap Y sebesar 0,001 < 0,05 dan nilai t hitung 3.981 > t tabel 2,011, maka ditarik kesimpulan jika H0 ditolak maka H1 diterima dan Nilai dari Signifikansi untuk pengaruh X2 terhadap Y sebesar 0,001 < 0,05 dan hasil dari t hitung 4,145 > t tabel 2,011, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak maka H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa adanya pengaruh nilai positif secara parsial dan signifikan antara iklan terhadap kepuasan pelanggan dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan di Apotek Segina Denpasar. Nilai signifikansi pada pengaruh simultan X1 dan X2 terhadap Y sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, nilai F hitung sebesar 52,431, nilai F tabel sebesar 3,20. Sehingga disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil Penelitian menyatakan adanya pengaruh simultan yang signifikan antara iklan dan kualitas pelayanan dengan kepuasan pelanggan di Apotek Segina Denpasar. Hasil koefisien determinasi sebesar 69,1% dan sebesar 30,9% disebabkan ada faktor-faktor tambahan yang mempengaruhi kepuasan pelanggan yang belum dibahas dipenelitian ini.
METODE SERVQUAL DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) DALAM MENGUKUR KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP LAYANAN DI HYGGE SOCIAL CAFE PASCA PANDEMI COVID-19 Putu Steven Eka Putra; Eko Sulistyo; IWK.Teja Sukmana
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2023): April : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi (JEBAKU)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jebaku.v3i1.1302

Abstract

Measuring service quality is essential for restaurants. This study determines the quality of service and service attributes that need attention at Hygge Social Café. The research was conducted using the Important Performance Analysis and servequal methods. The sample was thirty people who were taken randomly from Hygge Social Cafe customers. The results showed that the Service Gap has an average of -0.02 with an average service quality value (Q) of 0.995, this indicates that the quality of service has not met consumer expectations adequately, furthermore by the Importance Performance Analysis (IPA) based on the dimension of the level of satisfaction and the level of expectations, data is obtained in quadrant A there were 4 attributes, quadrant B were 6 attributes, quadrant C were 7 attributes and quadrant D were 6 attributes. Notably the four existing quadrants, it is recommended that Hygge Social Café pay attention to quadrant A with 4 existing attributes.
Optimalisasi Pelayanan Prima (Excellent Service) di Sanctoo Suites & Villas, Desa Sukawati, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali Ni Luh Christine Prawitha Sari Suyasa; Ni Kadek Widyastuti; Agus Satyananda Mastra; Putu Steven Eka Putra; I Nengah Rata Artana; Eko Sulistyo
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v4i1.89

Abstract

Pariwisata dan perhotelan adalah sektor yang menjanjikan dalam pemenuhan ekonomi masyarakat dan saling melengkapi. Hotel yang merupakan faktor utama dalam memberikan pengaruh terhadap pengalaman wisatawan selama perjalanan wisatanya. Pelayanan Prima atau yang diberikan oleh hotel dalam meningkatkan reputasi layanan akomodasi dapat memberikan peningkatan kunjungan wisatawan terutama ke Pulau Bali. Upaya memberikan citra positif suatu hotel, pihak pengelola, karyawan dan seluruh trainee memiliki peranan penting dalam menciptakan tujuan tersebut. Sanctoo Villas and Suite yang terletak di Desa Singapadu, Gianyar berupaka untuk meningkatkan layanan prima guna meningkatkan guest satisfaction. Namun SOP yang telah dibuat yang digunakan sebagai standar pelayanan belum dapat diimplementasikan dengan baik. Melalui sinergisitas dari bentuk kerjasama yang telah terjalin dengan Program Studi D4 Manajemen Perhotelan, diperlukan pendampingan dari akademisi untuk meningkatkan pengetahun mengenai Excellent Service yang mencakup customer service, grooming, hygiene dan sanitasi serta memberikan pemahaman akan pentingnya disaster preparedness untuk mengantisipasi layanan ketika terjadinya hal emergency di kemudian hari. Kegiatan pengabdian ini akan melibatkan manajer, karyawan, dan trainee dari Sanctoo Villas & Suites dan dosen tetap serta mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Perhotelan.
The impact of tourism development on local communities in Gumbrih village - Bali Joko Adinegara; I Ketut Sirna; Putu Steven Eka Putra
Jurnal Pariwisata Pesona Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim to identify the impact of tourism development from economic, social, cultural, and environmental aspects in Gumbrih Village and has never been studied comprehensively. The qualitative method is carried out by interviewing stakeholders to obtain in-depth information. The results from observations and interviews generally concluded that the impact of tourism development in Gumbrih Village has not yet had a real impact on economic, social, cultural, and environmental aspects. This is due to the impact of the Covid-19 pandemic being felt by the community. However, from the economic aspect before the pandemic, it was able to create jobs in businesses, but the income earned was not optimal because visitors who came still relied on the local community. From the social and cultural aspects, the community is starting to realize the importance of preserving cultural heritage, especially in indigenous culture and art because it can become one of the tourist attractions that can be developed. The development of tourism regarding environmental aspects can be maintained properly, but the community is still guided by the concept of "Tri Hita Karana" because the community believes that tourism development cannot be separated from efforts to protect the natural surroundings. This is supported by government regulations to protect the environment. Suggestions to the tourism village manager to provide a clear understanding of the tourism village development program and collaboration between elements of the village government needs to be established so that the community feels the real impact of the tourism village development.
How to Handling The Guest Complaint di The Sankara Suites and Villas Ubud, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali Ni Kadek Widyastuti; Sidhi Bayu Turker; Putu Steven Eka Putra; Ni Luh Christine Prawitha Sari Suyasa; Agus Satyananda Mastra; I Nengah Rata Artana; Eko Sulistyo
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v5i1.308

Abstract

Industri pariwisata di Bali menunjukkan peningkatan signifikan pascapandemi, yang beriringan dengan meningkatnya ekspektasi dan keluhan dari tamu. Fenomena "revenge tourism" ini mendorong sektor perhotelan untuk lebih fokus pada kualitas layanan. Keluhan tamu, jika tidak ditangani dengan baik, dapat berdampak negatif pada reputasi hotel dan menurunkan tingkat kepuasan tamu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan staf hotel dalam menangani keluhan tamu secara efektif dan profesional. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan yang melibatkan 50 staf dan trainee The Sankara Suites and Villas Ubud. Pelatihan mencakup pemahaman mendalam tentang perilaku keluhan tamu, studi kasus, dan simulasi roleplay untuk meningkatkan kemampuan problem solving. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan praktis staf dalam menangani keluhan. Partisipasi proaktif peserta menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan terhadap topik ini. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil membekali staf dengan pengetahuan dan keterampilan yang esensial untuk meningkatkan kualitas layanan dan, pada akhirnya, kepuasan tamu.