Tamama Rofiqah, Tamama
Guidance Counseling Departemen, Riau Kepulauan University, Indonesia

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PELAKSANAAN KONSELING SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING DALAM MENGURANGI PERMASALAHAN MAHASISWA PRODI BK UNRIKA Rofiqah, Tamama; Yanizon, A
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 8, No 1 (2021): JURNAL KOPASTA (JUNI 2021)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/kop.v8i1.3107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan efektivitas pelaksanaan konseling singkat berfokus solusi dalam mengurangi permasalahan mahasiswa prodi BK Unrika dan menjelaskan pelaksanaanya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eskperimen one group design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi bimbingan konseling UNRIKA yang berjumlah 36 orang. Penarikan sampel menggunakan purposive sampling sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 17 orang yang memiliki permasalahan kategori tinggi. Pengumpulan data menggunakan instrument inventori Daftar Cek Masalah (DCM). Hasil analisis data mengungkapkan bahwa pendekatan solution focused brief counseling efektif dalam mengurangi permasalahan mahasiswa dengan pengujian pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen adalah sebesar -0,01 atau lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan skor yang signifikan (nyata) antara pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen. Selanjutnya, pengujian menggunakan teknik Gain Skor, diketahui bahwa perkembangan permasalahan mahasiswa pada kelompok eksperimen memperoleh skor -0,7 dan diinterpretasikan pada kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa permasalahan mahasiswa telah berkembang kepada arah penurunan pada kelompok eksperimen. Adapun pelaksanan solution focused brief counseling mengacu kepada tahapan umum pelaksanaan konseling singkat berfokus solusi yaitu : a) pembinaan hubungan, b) identifikasi  masalah yang dapat dipecahkan, 3) penetapan tujuan, 4) merancang dan melaksanakan intervensi 5) terminasi, evaluasi dan tindak lanjut. Penelitian ini merekomendasikan mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran diri terhadap permasalahan yang dialami dan mengikuti pelayanan konseling baik individu maupun kelompok secara berkala dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN HIJAU (GREEN LAND) MELALUI PENANAMAN 1000 POHON DI KAVLING MELATI RW 06 KELURAHAN SUNGAI PELUNGGUT Ahmad Yanizon; Tamama Rofiqah
MINDA BAHARU Vol 2, No 2 (2018): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.599 KB) | DOI: 10.33373/jmb.v2i1.1435

Abstract

Kegiatan pengabdian pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan hijau (Green land) melalui penanaman 1000 pohon di kavling melati kelurahan sungai pelunggut didasari oleh kondisi lokasi mitra yang rawan banjir ketika hujan. Solusi yang ditawarkan yakni dengan memberdayakan pepohonan sebagai wadah penyerap air dan juga sebagai penyaring udara sehingga udara terasa lebih segar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesadaran terhadap warga sekitar akan perlunya mewujudkan lingkungan hijau (green land) agar memiliki lingkungan yang asri dan bersih. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan pengabdian ini memberikan hasil berupa (1) semangat gotong royong warga dalam menjaga lingkungan melalui penanaman pohon, (2) mempererat silaturahmi antar warga dengan bersama-sama menjaga lingkungan, (3) lingkungan tempat tinggal warga terlihat rapi dan bersih, (4) warga dapat memanfaatkan hasil pohon baik untuk konsumsi maupun untuk komersial.
UPAYA PENCEGAHAN PENGARUH GADGET PADA ANAK MELALUI KEGIATAN PENYULUHAN DAN SOSIALISASI DAMPAK GADGET KEPADA IBU-IBU KELURAHAN TANJUNG UMA Ahmad Yanizon; Tamama Rofiqah; Ramdani Ramdani
MINDA BAHARU Vol 3, No 2 (2019): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.786 KB) | DOI: 10.33373/jmb.v3i2.2065

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan sebagai salah satu upaya dalam meminimalisir pengaruh gadget dikalangan anak-anak dengan memberikan edukasi dampak penggunaan gadget kepada orang tua yaitu ibu. Hal ini disebabkan karena dewasa ini, peran ayah dan ibu dirumah sudah tidak proporsional lagi. Terkadang ibu harus ikut bekerja dan juga mengurus rumah, sehingga tidak optimal dalam merawat anak-anak. Gadget adalah salah satu solusi praktis agar anak bisa diam adalah anggapan yang salah yang masih ada sampai sekarang. Oleh karena itu, pentingnya edukasi terhadap ibu tentang dampak gadget ini harus terus di lakukan agar mampu mendampingi anak dalam tumbuh kembangnya. Berdasarkan survey di Kelurahan Tanjung Uma yang mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan, diperoleh data bahwa pengetahuan tentang perkembangan teknologi berupa gadget masih tergolong rendah. Sebagian membeli karena kebutuhan untuk menelepon dan terlihat canggih. Mereka belum mengerti seluk beluk gadget dan fitur-fitur aplikasi yang ada di dalamnya. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman ibu dalam memahami periodesasi tumbuh kembang anak, dampak positif dan negative dari gadget dan optimalisasi peran ibu di rumah diantaranya menghargai dan mendengarkan pendapat anak, kritis dan penuh selidik terhadap perilaku anak, memberi nasehat yang lengkap dan menyeluruh serta memberi peringatan keras jika melihat kesalahan pada anak.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN ALAT CUCI TANGAN OTOMATIS DAN HAND SANITIZER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN VIRUS COVID-19 PADA MASA PANDEMI DI KELURAHAN BENGKONG INDAH Ahmad Yanizon; Tamama Rofiqah
MINDA BAHARU Vol 5, No 1 (2021): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v5i1.2932

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan sebagai salah satu upaya dalam pencegahan virus covid-19 pada masa pandemic di kelurahan Bengkong Indah. Hal ini disebabkan karena pada kenyataannya, masih terdapat masyarakat yang abai terhadap peraturan pemerintah seperti tidak menggunakan masker, tidak mencuci tangan dan tidak menggunakan hand sanitizer. Hand sanitizer adalah cara praktis untuk membersihkan tangan dari kuman yang menempel, namun kebiasaan ini tidak dilakukan oleh masyarakat luas dikarenakan harga yang tinggi dan banyaknya permintaan. Selain itu masih ada sebagian masyarakat yang belum membiasakan diri mencuci tangan sebagai salah satu cara pencegahan virus Covid-19. Di tempat-tempat umum hanya terdapat beberapa kran cuci tangan, namun terkadang juga kehabisan air dan sabun. Kegiatan diawali dengan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan berkaitan dengan pentingnya menjaga kesehatan dengan mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer sebagai upaya pencegahan virus covid-19. Kedua, menyiapkan bahan-bahan dan alat yang digunakan dalam pembuatan alat cuci tangan otomatis dan hand sanitizer. Ketiga, mendampingi masyarakat dalam melakukan percobaan pembuatan alat cuci tangan otomatis dan hand sanitizer. Keempat, menguji cobakan alat tersebut kepada masyarakat. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tersedianya alat cuci tangan otomatis yang bisa digunakan masyarakat dan tersedianya hand sanitizer untuk masyarakat sebagai upaya pencegahan virus covid-19.
The Role Of School Counselors To Helping Student in Puberty Through The Collaborative Paradigm Ramdani Ramdani; Tamama Rofiqah; Imalatul Khairat; Muhammad Putra Dinata Saragi; Randi Saputra
ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 3 No 1 (2020): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/enlighten.v3i1.1528

Abstract

Adolescent is one of the stages in human life that is very critical, because it is a stage of transition from childhood to adulthood. At this stage a lot of changes occur in adolescents, such as physical, emotional and social changes. This period of change is commonly referred to as the period of puberty. The puberty period is also considered an overlapping period because it covers the final years of the childhood period and the early years of the teenage period. Changes experienced by adolescents in the puberty period are often troubling because the various changes that occur are considered as a very disturbing clumsiness. As good puberty teenagers, they are expected to understand the physical, emotional and social changes they experience. School counselors have a large role in helping students deal with periods of puberty. This role is reflected in the counseling guidance service provided to help students deal with the period of puberty so that giving birth to a good assessment of the puberty teenager on the changes they experience and puberty teenagers will have a positive self-concept in their lives. Guidance and counseling services provided by school counselors in helping students deal with periods of puberty cannot be done alone. Requires cooperation in the collaborative paradigm in implementing it. The implementation of guidance and counseling services with the collaboration paradigm enables counselors to use other resources to support the implementation of services
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI KERJASAMA ORANG TUA DAN GURU BK DI MAN BATAM Tamama Rofiqah
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2017): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.149 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v3i2.2280

Abstract

Motivasi belajar adalah faktor psikis yang bersifat non intelektual, yang memiliki peran khas dalam menumbuhkan gairah, rasa senang, dan semangat untuk belajar.Salah satu hal penting untuk diperhatikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa adalah kondisi lingkungan siswa baik lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah.Karena lingkungan memberikan pengaruh terhadap perkembangan siswa baik secara social maupun emosional.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kerjasama orang tua dan guru BK di MAN Batam. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara dan observasi.Setelah diperoleh data kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa kerjasama orang tua dan guru BK di MAN Batam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa belum terlaksana secara maksimal.Kerjasama yang terjalin lebih mengarah kepada penguatan peran masing-masing. Dalam meningkatkan motivasi siswa, guru BK mengupayakan: pemberian layanan informasi, memberikan reward, pemberian layanan konseling perorangan. Sedangkan upaya yang dilakukan orang tua adalah mengenal motivasi belajar anak serta menciptakan suasana akrab dan harmonis di rumah.
PERBEDAAN MOTIVASI BELAJAR SETELAH DIBERIKAN LAYANAN PENGUASAAN KONTEN PADA MAHASISWA YANG BEKERJA DAN YANG TIDAK BEKERJA DI PROGRAM STUDI BIMBINGAN KONSELING UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN Bayu Yusma; Tamama Rofiqah; Ahmad Yanizon
CAHAYA PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2019): JCP (Jurnal Cahaya Pendidikan) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.021 KB) | DOI: 10.33373/chypend.v5i2.2068

Abstract

Pada Program Studi Bimbingan Konseling di Universitas Riau Kepulauan, terdapat fenomena mahasiswa yang bekerja dan mahasiswa tidak bekerja. Berdasarkan data didapati bahwa mahasiswa bekerja mengalami kewalahan dalam membagi waktu antara kerja dan belajar. Sedangkan mahasiswa yang tidak bekerja mempunyai banyak waktu luang untuk belajar sehingga tidak sulit membagi waktu untuk perkuliahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan motivasi belajar mahasiswa bekerja dan tidak bekerja setelah diberikan layanan penguasaan konten. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre experimental dengan onegroup pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa, dengan menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga sampelnya adalah seluruh mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Universitas Riau Kepulauan. Hasil analisa data ini terlihat angka probabilitas Sig.(2-tailed) motivasi belajar mahasiswa sebesar 0,183 atau probabilitas di atas alpha 0,05 (0,183 0,05). Jadi kesimpulannya bahwa tidak terdapat perbedaan motivasi belajar mahasiswa bekerja dan tidak bekerja setelah diberikan layanan penguasaan konten. 
Pengembangan Daftar Cek Masalah Berbasis Aplikasi Web Muskarno Muskarno; Tamama Rofiqah; Ahmad Yanizon; Ramdani Ramdani
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 8, No 2 (2021): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2021)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/kop.v8i2.3466

Abstract

Pengembangan Daftar Cek Masalah (DCM) berbasis aplikasi web bertujuan untuk mengatasi  keterbatasan dan kendala pengembangan aplikasi instrumentasi Daftar Cek Masalah berbasis system computer. Desain dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (RD) yang dikembangkan oleh Borg and Hall (2003). Penyusaian dan pembatasan dalam penelitian ini menggunakan 3dari 5 tahap utama yaitu (1) studi pendahuluan ; analisa kebutuhan dan kajian literatur, (2) Pengembangan produk, (3) uji validitas ahli dan calon pengguna yang kemudian dilakukan revisi tahap 1 dan 2. Teknik analisa data penelitian mengunakan deskriptif dan kuantatif melalui skala akseptabilitas yang kemudian data nya dianalisis melalui interreter agreement produk. Hasil uji validitas pada dua ahli konten dan dua ahli teknologi diperoleh skor dengan hasil indeks 0.93 dan 0.76 menunjukan interpretasi katagori validitas konten sangat tinggi untuk ahli konten dan validitas tinggi untuk  ahli media. Sedangkan hasil uji validitas calon pengguna yaitu 2 guru BK dan 2 siswa diperoleh skor dengan hasil indeks 0.80 dan 0.86 yang mana jika skor perolehan berada pada 0.80 rxy ≤ 1.00, maka validitas produk sangat tinggi. Sehinga secara umum Aplikasi Daftar Cek Masalah ( DCM) berbasis web dapat mengatasi keterbatasan dan kendala pada pengembangan yang sebelum dan layak digunakan dalam kegiatan asessmen.
PROFIL PERMASALAHAN MAHASISWA PRODI BK UNRIKA Tamama Rofiqah; Ahmad Yanizon; Ramdani ramdani
KOPASTA : Jurnal Program Studi Bimbingan Konseling Vol 7, No 2 (2020): JURNAL KOPASTA (NOVEMBER 2020)
Publisher : UNIVERSITAS RIAU KEPULAUAN, BATAM, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/kop.v7i2.2857

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil permasalahan mahasiswa prodi BK UNRIKA berdasarkan kategori permasalahan secara umum, klasifikasi masalah dan bidang pengembangan BK. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi bimbingan konseling UNRIKA yang berjumlah 36 orang. Penarikan sampel menggunakan sampel jenuh atau total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument inventori Daftar Cek Masalah (DCM). Hasil analisis data menunjukkan bahwa permasalahan mahasiswa prodi BK UNRIKA sebagian besar berada pada kategori cukup dengan rentangan permasalahan 11%-25% dan sebagian kecil yang mengalami permasalahan dengan rentangan 26%-50% serta 51%-100%. Berdasarkan klasifikasi masalah menunjukkan pada bidang kesehatan dan perkembangan fisik berjumlah 126 masalah, pada bidang masa depan dan cita-cita pendidikan sebanyak 106 masalah dan pada bidang kebiasaan belajar sebanyak 203 masalah. Dan berdasarkan bidang pengembangan BK membuktikan sebanyak 324 jumlah masalah pada bidang pengembangan pribadi dan 349 masalah pada bidang pengembangan belajar, artinya bidang pengembangan pribadi dan belajar merupakan bidang masalah tertinggi yang dialami oleh mahasiswa prodi BK UNRIKA. Penelitian ini merekomendasikan mahasiswa untuk meningkatkan kesadaran diri terhadap permasalahan yang dialami dan mengikuti pelayanan konseling baik individu maupun kelompok secara berkala dan berkelanjutan.Kata kunci : Masalah Mahasiswa, Profil Mahassiwa Prodi BK UNRIKA.
PELATIHAN PEMBUATAN KREASI STRAP MASKER DAN TEKNIK DASAR MERAJUT UNTUK IBU-IBU DI KELURAHAN SUNGAI BINTI SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN UKM PADA MASA PANDEMI Tamama Rofiqah; Ahmad Yanizon; M. Taufiqurrahman; Nurhayati Nurhayati
MINDA BAHARU Vol 6, No 2 (2022): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v6i2.4394

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada ibu-ibu kelurahan Sungai Binti sebagai upaya mengatasi penurunan ekonomi karena terdampak pandemic covid-19 dan sekaligus sebagai upaya pengembangan UKM dengan melatihkan keterampilan pembuatan kreasi strap masker dan teknik dasar merajut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah pelatihan yang langsung diberikan oleh trainer sesuai dengan keahlian masing-masing, selanjutnya dilakukan diskusi dan tanya jawab terkait dengan peluang usaha baru di masa pandemi covid-19. Hasil dari kegiatan pengabdian ini berupa dimilikinya pengetahuan, pemahaman dan keterampilan masyarakat terkait dengan pembuatan kreasi strap masker dan teknik dasar merajut yang terlihat dari antusias masyarakat saat mengikuti kegiatan, hasil karya yang dihasilkan dan keaktifan dalam diskusi tentang peluang usaha baru.