Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

SOSIALISASI DAN PELATIHAN KECANGGIHAN APLIKASI GOOGLE DI MTS MUHAMMADIYAH TAJURHALANG TAHUN 2022 Gunawan Santoso; Susilahati; Nidar Yusuf; Meilanta Rantina; Sriyanti Rahmatunisa; Eddy Irsan Siregar; Ma’mun Murod; Iim Abdul Karim
Journal of Community Service and Engagement Vol. 3 No. 1 (2023): February 2023
Publisher : CV. AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9999/jocosae.v3i1.165

Abstract

Filosofi dari Sosialisasi pelatihan pengabdian ini dapat dianalisis yaitu; a) Untuk mengetahui proses sosialisasi manfaat dan kecanggihan aplikasi Google Untuk melalui Google Meet, Google form, Classroom, Breakout Room, Jamboard, recoording, Drive, Docs, Gmail, dan whiteboarding pada Guru dan Kepala Sekolah Di MTs Muhamamdiyah Tajurhalang pada tahun 2022. b )Untuk mengetahui bentuk Pelatihan kecanggihan aplikasi Google melalui Google Meet, Google form, Classroom, Breakout Rooms, Jamboard, recoording, Drive, Docs, Gmail, dan whiteboardingpada Guru dan Kepala Sekolah Di MTs Muhamamdiyah Tajurhalang pada tahun 2022. Mewujudkan pengabdian kepada masyarakat terlaksana dengan baik sacra dare dan luring yang diadakan pada beberapa guru dan kepala sekolah di sekolah MTs Muhammadiyah Tajurhalang sebagai berikut yaitu; Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah, Wali kelas Guru kelas VII, Wali kelas Guru kelas VIII, Wali kelas Guru kelas IX, Kepala Tata Usaha, Para Guru-Guru Mata Pelajaran-Pelajaran di MTs, Guru kotrak, dan guru tidak tetap MTs. Mereka terlibat langsung secara berani dan memikat di sekolah atau di luar sekolah dengan durasi waktu dua minggu yang difasilitasi dengan kuota guru internet, dorprize, honor, sertifikat, materi PPT, video, poster, dll. MTs Muhammadiyah Tajurhalang,
Forming Students with Superior Character in the 21st Century for the Future of Indonesian Citizenship Gunawan Santoso; Aim Abdulkarim; Bunyamin Maftuh; Sapriya Sapriya; Meilanta Rantina; Ma'mun Murod
IJEBD (International Journal of Entrepreneurship and Business Development) Vol 6 No 3 (2023): May 2023
Publisher : LPPM of NAROTAMA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/ijebd.v6i3.2259

Abstract

Purpose: Building 21st century character skills is not easy. Industrial revolution 5.0. brought major changes to the industrial world, which then influenced the way of life, way of thinking, way of working, and so on. The goal is to cultivate knowledge, attitudes and sensitivity in the practice of life values needed to build superior national character skills in the 21st century. Design/methodology/approach: Qualitative methods are grounded approach types, namely observation, literature study, and interviews: namely interviews with various stakeholders such as professors, lecturers, teachers, education experts, business people, experts, students, from July 8-11 2022, attended by 112 resource persons consisting of lecturers and students, and attended by 53 universities. Findings: The results of his research through four elements, namely; First, the character habituation of Pancasila values, religious values, and cultural values; Second, habituation of understanding the latest technology; Third, habituation of developing interpersonal skills; Fourth, Habituation of active participation. This is currently typical of Indonesia, superior character skills based on the 21st century revolution 5.0 as the vision and mission of Citizenship Education for the Republic of Indonesia in the future. Paper type: Research paper
Pengaruh Tingkat Literasi Keuangan terhadap Perilaku Pengelolaan di Mahasiswa Program Studi Ilmu Manajemen Universitas Muhammadiyah Cileungsi Meilanta Rantina
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 6 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i6.2226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat literasi keuangan terhadap perilaku pengelolaan keuangan pribadi mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Cileungsi. Literasi keuangan diukur melalui tiga dimensi yaitu pengetahuan keuangan (knowledge), sikap keuangan (attitude), dan perilaku keuangan (behavior). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 80 orang mahasiswa Program Studi Manajemen yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, ketiga dimensi literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi dengan nilai R Square sebesar 0,520, yang berarti variabel literasi keuangan mampu menjelaskan 52,0% variasi dalam pengelolaan keuangan pribadi. Secara parsial, dimensi perilaku keuangan (β = 0,461; sig = 0,000) dan sikap keuangan (β = 0,297; sig = 0,002) terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sementara dimensi pengetahuan keuangan (β = 0,136; sig = 0,118) tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan pribadi. Temuan menarik mengungkap adanya kesenjangan antara pemahaman teoritis yang dimiliki mahasiswa dengan praktik pengelolaan keuangan sehari-hari. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pendidikan keuangan tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan, tetapi lebih menekankan pada pembentukan sikap dan perilaku keuangan yang positif melalui pelatihan praktis dan pendampingan berkelanjutan
Edukasi Perencanaan Keuangan bagi Siswa SMK Tunggal Prakarsa untuk Menyongsong Masa Depan Gemilang Meilanta Rantina
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 4 No. 6 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i6.2237

Abstract

Mayoritas siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki aspirasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau mengikuti program profesi pascakelulusan. Namun, minimnya literasi keuangan dan ketiadaan perencanaan finansial yang matang seringkali menjadi kendala utama dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Tanpa perencanaan yang baik, biaya pendidikan dapat menjadi beban yang berat dan menghambat mobilitas sosial siswa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya perencanaan keuangan pendidikan sejak dini kepada siswa SMK Tunggal Prakarsa. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi interaktif yang terdiri dari tiga tahap utama. Pertama, ceramah dan presentasi mengenai konsep dasar literasi keuangan, prinsip menabung dan investasi, serta strategi membiayai pendidikan (beasiswa, pinjaman pendidikan, dll.). Kedua, workshop praktis dimana peserta diajak untuk menyusun simulasi rencana keuangan pribadi (personal budgeting) sederhana dengan tujuan pendidikan. Ketiga, sesi tanya jawab dan diskusi untuk memecahkan studi kasus yang relevan dengan kondisi mereka. Peserta kegiatan adalah 50 orang siswa kelas XII dari berbagai jurusan di SMK Tunggal Prakarsa. Hasil: Berdasarkan evaluasi melalui pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang signifikan mengenai prinsip-prinsip perencanaan keuangan pendidikan. Nilai rata-rata post-test (85,4) meningkat 42% dibandingkan nilai pre-test (49,8). Selain itu, sebanyak 92% peserta menyatakan sangat puas dengan metode pelatihan dan merasa lebih percaya diri untuk mulai merencanakan keuangan mereka. Peserta juga berhasil menyusun draft rencana keuangan pendidikan mereka sendiri sebagai output nyata dari kegiatan ini.
Analisis Kelayakan Kredit Dalam Menekan Risiko Pembiayaan Pada PT Mandiri Utama Finance Gita Mustika; Meilanta Rantina
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 5 No. 4 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v5i3.2293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh analisis kelayakan kredit dalam menekan risiko pembiayaan pada PT Mandiri Utama Finance dengan menggunakan pendekatan kuantitatif metode deskriptif dan verifikasi melalui pengumpulan data kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 35 responden yang dipilih secara purposive sampling serta dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian mencatat rata-rata nilai analisis kelayakan kredit sebesar 85,4. Angka tersebut masuk kategori baik sementara itu rata-rata risiko pembiayaan tercatat 31,1 dan masuk kategori rendah. Temuan ini memperlihatkan adanya hubungan negatif antara kedua variabel. Hubungan tersebut berarti proses analisis kelayakan kredit yang semakin baik akan membuat risiko pembiayaan menjadi semakin rendah. Penelitian ini juga menemukan dua aspek kunci. Aspek character dan capacity paling berpengaruh dalam menilai kelayakan kredit namun faktor eksternal tetap memberi dampak. Kondisi ekonomi dan penurunan pendapatan debitur masih bisa memengaruhi risiko pembiayaan. Karena itu analisis kelayakan kredit punya peran penting terlihat saat prinsip 5C diterapkan secara konsisten di PT Mandiri Utama Finance untuk menekan risiko pembiayaan.
Peran Komunikasi Interpersonal Karyawan dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pelanggan: Studi pada Store RELX Family Mart Thamrin Hilda Fatmayanti; Meilanta Rantina
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 5 No. 4 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v5i3.2297

Abstract

This study aims to explore how interpersonal communication among employees contributes to improving service quality at the RELX Family Mart store in Thamrin. The research focuses on the importance of quality service amidst today's intense business competition, particularly when consumers require a deeper understanding of available products—ranging from their functions and variant options to usage instructions. A qualitative descriptive approach utilizing a case study strategy was employed. Data collection involved face-to-face interviews with informants, field observations, and the gathering of supporting documents. The findings indicate that interactions between employees and customers foster a positive atmosphere, characterized by employees providing detailed and easily understandable product explanations. This underscores that interpersonal communication is a crucial, indispensable factor in delivering satisfying service.