Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Dimensi

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING Sari, Riska Novia
JURNAL DIMENSI Vol 5, No 2 (2016): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.866 KB) | DOI: 10.33373/dms.v5i2.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji masalah peningkatan kemampuan  komunikasi matematis siswa sebelum dan sesudah belajar melalui pembelajaran penemuan terbimbing dan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain kelompok kontrol non ekivalen. Populasi penelitian adalah siswa kelas IX SMPN 3 Lembang. Sampel terdiri dari kelas IXA sebagai kelompok kontrol dan kelas IXB sebagai kelompok eksperimen. Instrumen yang digunakan terdiri dari instrumen tes dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang belajar melalui pembelajaran terbimbing lebih baik dari pada siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional.
SELF-REGULATORY EFFICACY SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING Sari, Riska Novia
JURNAL DIMENSI Vol 5, No 3 (2016): JURNAL DIMENSI
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.025 KB) | DOI: 10.33373/dms.v5i3.1136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui self-regulatory efficacy  siswa melalui penerapan pembelajaran penemuan terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain kelompok kontrol non ekivalen. Populasi penelitian adalah siswa kelas IX SMPN 3 Lembang. Sampel terdiri dari kelas IXA sebagai kelompok kontrol dan kelas IXB sebagai kelompok eksperimen. Instrumen yang digunakan yaitu angket/skala self-regulatory efficacy . Data dianalisis menggunakan uji beda dua proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan proporsi keyakinan kemandirian belajar yang signifikan antara siswa yang belajar melalui pembelajaran penemuan terbimbing dengan siswa yang belajar melalui pembelajaran konvensional.