Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Model Pengembangan Local Culinary Tarvel Pattern di Desa Wisata Lerep Setiawan Wibowo; Nur Farah Fajriaty Muchlis; Muhammad Yahya
Pusaka: Journal of Tourism, Hospitality, Travel and Business Event Vol 5 No 1 (2023): Februari – Juli 2023
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/pusaka.v5i1.192

Abstract

This article aimed to findout a model for developing local culinary tourism patterns in the culinary tourism market segment and local food production in Lerep Village, Semarang Regency, especially Ungaran Barat sub-district using the Storynomics Tourism approach. The method used in this research was descriptive qualitative. The data had been taken from literatur study, observation and interviews with Lerep Village Government employees. It's finding showed thatthe development of culinary tourism activities in the Lerep Tourism Village use a model of developing local culinary tourism patterns based on local wisdom which is transformed into local menus created by the Lerep community. It was concluded that the modeling of local culinary travel patterns provides an insight for tourism actors and prospective tourists to determine travel activities, especially the local culinary world which has strong regional cultural characteristics. Keywords : Culinary, Local, Travel, Storynomic, Model
PENYULUHAN KESEHATAN SISTEM REPRODUKSI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PERAWATAN KESEHATAN REMAJA Setiawan Wibowo; Durotul Yatimah; Nararia Hutama Putra; Madha Komala; Dewi Ramadhana
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This community service is intended so that adolescents participating in counseling about Reproductive System Treatment have broad insight and are skilled in practicing how to care for reproductive system health. This community service is carried out by a team of UNJ Lecturers in Sukamerta Village, Rawamerta District, Karawang on September 17 2022, 10.00 am to 10.00 pm 12.00 WIB. The counseling method is carried out through lectures, questions and answers and group discussions. The media are Flift Charts (backsheets), slides, films and videos, pictures and photos about reproductive organs. The counseling process is carried out through the following stages (1) Conscious stage (2) Interest stage. (3) Evaluation stage. (4) Trying stage and (5) Implementation stage. In counseling, presenters motivate participants to actively argue, and finally participants are seen to be very active in asking and discussing. Results and Outcomes of Community Service. After counseling, participants gain knowledge and skilled at caring for the health of the reproductive system, and skilled at practicing how to care for the health of the reproductive organs. This activity is also expected to increase the independence of adolescents. Abstrak Pengabdian pada masyarakat ini ditujukan agar remaja peserta penyuluhan tentang Perawatan Sistem Reproduksi memiliki wawasan luasdam terampil untuk mempraktikan cara merawat kesehatan sistem reproduksi .Pengabdian pada masyarakart ini dilakukan oleh tim Dosen UNJ di Desa Sukamerta Kecamatan Rawamerta Karawang pada tanggal 17 September 2022 pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB.Metode penyuluhan dilakukan melalui ceramah, tanya jawab dan diskusi kelompok.Adapun medianya adalah Flift Chart (lembar balik), slide,film dan video, gambar dan foto tentang alat reproduksi.Proses penyuluhan dilakukan melalui tahap-tahap sebagai berikut (1) Tahap sadar (2) Tahap minat. (3) Tahap menilai.(4) Tahap mencoba dan (5) Tahap penerapan.Dalam penyuluhan, pemateri memotivasi peserta untuk aktif berpendapat, dan akhrnya peserta terlihat sangat aktif bertanya dan berdiskusi.Hasil dan Luaran Pengabdian.Setelah penyuluhan, peserta mendapat pengetahuan dan terampil merawat kesehatan sistem reproduksi,dan terampil mempraktekan cara merawat kesehatan alat reproduksi tersebut.Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian para remaja.Kesimpulannya penyuluhan berhasil membuat peserta memahami cara merawat Kesehatan reproduksi dan terampil mempraktekannya sesuai tahap-tahap yang tepat.
Pelatihan The Community Green Tourism Action Plan Bagi Kelompok Sadar Wisata Dalam Pengembangan Wisata Edukasi Berkelanjutan Setiawan Wibowo; Karta Sasmita; Daddy Darmawan; Adi Irvansyah
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, memiliki potensi alam yang melimpah yang dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata hijau (green tourism). Namun, potensi ini belum dikelola secara optimal karena rendahnya literasi digital masyarakat—khususnya di kalangan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mempromosikan aset desa, serta lemahnya pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pelatihan Digital Storynomics yaitu pendekatan pemasaran berbasis penceritaan digital, guna mempromosikan Green Tourism Action Plan(1). Metode pelaksanaan mencakup tahapan sosialisasi, pelatihan intensif, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi pembuatan konten digital (foto, video, dan narasi menarik) menggunakan perangkat teknologi, pengembangan strategi pemasaran di platform media sosial (Instagram, TikTok, YouTube), serta penyusunan rencana bisnis pariwisata yang ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mitra dalam membuat konten promosi digital dan merancang strategi pemasaran yang terukur. Berbagai luaran seperti video promosi, poster digital, artikel ilmiah, dan publikasi media massa telah berhasil dihasilkan, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan (Placeholder2). Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya fokus pada Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dan Tujuan 15 (Kehidupan di Darat). Sukaharja Village, Sukamakmur Subdistrict, Bogor Regency, possesses abundant natural potential that can be developed as a green tourism destination. However, this potential has not been optimally managed due to the community low digital literacy-particularly among the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in promoting the villages assets, as well as weak sustainable tourism management. This community service initiative aims to empower the community through Digital Storynomics training, a marketing approach based on digital storytelling, to promote the Green Tourism Action Plan. The implementation method includes stages of socialization, intensive training, mentoring, and evaluation. The training covers the creation of digital content (photos, videos, and compelling narratives) using technological devices, the development of marketing strategies on social media platforms (Instagram, TikTok, YouTube), and the formulation of environmentally friendly tourism business plans. The results demonstrate a significant improvement in partners^ ability to create digital promotional content and design measurable marketing strategies. Outputs such as promotional videos, digital posters, scientific articles, and mass media publications have been successfully produced, ultimately expected to sustainably increase tourist visits and community income. This activity aligns with the Sustainable Development Goals (SDGs), specifically focusing on Goal 8 (Decent Work and Economic Growth) and Goal 15 (Life on Land).
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN HOLISTIK DAN PENINGKATAN KOMPETENSI TUTOR PENDIDIKAN KESETARAAN UNTUK MEWUJUDKAN PEMBELAJARAN YANG INKLUSIF, BERMANFAAT, DAN BERKARAKTER Karta Sasmita; Daddy Darmawan; Adi Irvansyah; Puji Hadiyanti; Nararia Hutama Putra; Setiawan Wibowo; Retno Dwi Lestari; Fitri Khoiriyah Parinduri; Asma Syifa Nabihah; Fera Kuraysia; Sylvia Octaviani Tambunan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Kesetaraan memainkan peran penting dalam memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal. Kualitas tutor menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program ini. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan tutor dalam mengimplenetasikan Model Pembelajaran Holistik yang mengintegrasikan aspek akademik, sosial-emosional, nilai-nilai karakter, dan keterampilan kehidupan nyata untuk meningkatkan kompetensi tutor di PKBM Jingga Kota Bekasi. Metode yang digunakan mencakup pelatihan intensif kepada tutor, pengenalan media pembelajaran interaktif, dan evaluasi berkala. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kompetensi tutor sebesar 40%, serta motivasi belajar peserta didik yang meningkat 30%. Pembelajaran yang inklusif dan bermakna berhasil meningkatkan kualitas pendidikan di PKBM Jingga, dengan produk yang dihasilkan berupa buku panduan, modul pelatihan, dan platform e-learning yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Kesimpulannya, penerapan model ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang inklusif, bermanfaat, dan berkarakter di Pendidikan Kesetaraan. Abstract Equivalency Education plays a pivotal role in expanding access to learning for individuals unable to participate in formal schooling. Tutor quality is a key determinant of program success. This community service program aimed to strengthen tutors’ capacity to implement a Holistic Learning Model that integrates academic content, socio-emotional development, character values, and real-life skills, thereby improving tutor competence at PKBM Jingga, Bekasi City. The methods included intensive tutor training, the introduction of interactive learning media, and regular evaluations. The program yielded a 40% increase in tutor competence and a 30% rise in learner motivation. Inclusive and meaningful learning improved the overall quality of education at PKBM Jingga, with tangible outputs including a guidebook, training modules, and a sustainable e-learning platform. In conclusion, implementing this model can enhance inclusive, impactful, and character-building learning in Equivalency Education.