p-Index From 2021 - 2026
3.016
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL TEKNIK MESIN
Norman Iskandar
Department of Mechanical Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

SIMULASI UJI PERFORMA DESAIN KUKUSAN PADA MESIN DISTILASI KAPULAGA DENGAN SOFTWARE ANSYS Marsent Beriman Siagian; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis komparasi performa desain kukusan pada proses penguapan untuk proses distilasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa dua jenis piring kukusan yang berbeda melalui simulasi numerik. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak ANSYS dengan metode ANSYS Fluent, yang memungkinkan analisis mendetail terhadap aliran perambatan panas pada masing-masing desain kukusan sehingga simulasi bisa terjadi dengan tepat dan menghasilkan hasil yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan dalam performa kedua kukusan, dengan desain kukusan bersilinder menunjukkan persebaran aliran dan temperatur yang lebih tinggi dalam perambatan panas daripada desain kukusan dengan piringan. Dengan demikian, bentuk desain model kukusan yang memiliki silinder sangat direkomendasikan untuk aplikasi industri dalam proses produksi distilasi.
PENGARUH VARIASI OFFSET TERHADAP KARAKTERISTIK KEKERASAN HASIL PENGELASAN SIMULTANEOUS DOUBLE-SIDED FRICTION STIR WELDED ALUMINIUM AA6061-T6 DENGAN GEOMETRI PIN SEGITIGA Febrina Aulia Sukma; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aluminium Aluminium paduan AA6061-T6 banyak digunakan pada aplikasi struktural karena memiliki kekuatan tinggi, bobot ringan, dan ketahanan korosi yang baik. Namun, pengelasan fusi konvensional sering menimbulkan cacat internal, distorsi termal, serta penurunan sifat mekanik pada daerah las. Sebagai alternatif, metode Simultaneous Double-Sided Friction Stir Welding (SDFSW) dikembangkan untuk menghasilkan sambungan berkualitas melalui proses solid-state welding. Meskipun demikian, kajian mengenai pengaruh variasi offset geometri pin terhadap karakteristik kekerasan sambungan SDFSW masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi offset pin segitiga sebesar 2 mm dan 4 mm terhadap distribusi microhardness Vickers sambungan SDFSW aluminium AA6061-T6 dengan dukungan pengujian radiografi dan mikrografi. Hasil radiografi menunjukkan bahwa kedua variasi offset bebas dari cacat internal signifikan. Distribusi kekerasan memperlihatkan profil berbentuk “W” dengan nilai base metal sekitar 90–95 VHN dan nilai minimum pada zona HAZ sebesar 45–58 VHN akibat fenomena HAZ softening. Pada zona stir zone (SZ), nilai kekerasan berada pada kisaran 60–72 VHN. Meskipun perbedaan nilai kekerasan antara offset 2 mm dan 4 mm relatif kecil, offset 4 mm menunjukkan distribusi kekerasan yang lebih stabil dan homogen, yang berkorelasi dengan mikrostruktur zona adukan yang lebih seragam. Secara umum, variasi offset 4 mm menghasilkan karakteristik distribusi kekerasan yang lebih konsisten pada sambungan SDFSW aluminium AA6061-T6.
PENGARUH BEDA PERSENTASE KATALIS ZEOLIT ALAM DAN BINDER KAOLIN DENGAN KALSINASI TERHADAP NILAI YIELD BIODIESEL BERBAHAN MINYAK GORENG KELAPA SAWIT DENGAN TRANSESTERIFIKASI Danny Ferdiana; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi bahan bakar diesel untuk kendaraan dan industri meningkatkan potensi biodiesel sebagai alternatif, terutama dari minyak nabati seperti minyak kelapa sawit yang dimana produksi di Indonesia terbesar di dunia. Katalis diperlukan dalam proses transesterifikasi biodiesel, namun umumnya sulit dipisahkan, sehingga katalis heterogen berbahan zeolit alam dapat digunakan. Penambahan binder kaolin bertujuan memperkuat kekuatan mekanis katalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan mekanis pelet katalis serta kuantitas yield biodiesel dengan variasi komposisi katalis zeolit alam dengan kaolin seberat 1,2%wt serta dikalsinasi. Pelet katalis yang menggunakan paduan binder kaolin secara konsisten menunjukkan ketahanan mekanis yang lebih baik dibandingkan dengan pelet katalis yang terbuat dari 100% zeolit alam. Hasil biodiesel dengan rasio metanol:minyak 6:1 dan variasi katalis zeolit alam 100% memiliki yield 99,333, dimana lebih tinggi dibandingkan jika biodiesel dengan variasi katalis zeolit:kaolin 80:20 yang memiliki yield 98,667%.
ANALISIS NILAI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO HASIL PENGELASAN FRICTION STIR WELDING SAMBUNGAN T-JOINT ALUMINIUM 5052-H32 DAN ALUMINIUM 7075-T651 Filbert Manggala Sulianto; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyambungan dua aluminium berbeda jenis dengan konfigurasi T-joint antara AA7075-T651 dan AA5052-H32 dilakukan dengan metode friction stir welding. Fokus dari penelitian ini adalah melihat persebaran dari nilai kekerasan vickers dan struktur mikro dari tiap tiap zona hasil pengelasan. Pengujian struktur mikro difokuskan pada aliran material dan tampilan visual zona hasil pengelasan. Nilai kekerasan dan struktur mikro keduanya menunjukkan hasil yang berbeda di masing masing zona pengelasan. Nilai kekerasan tertinggi didapatkan di zona pengadukan sebesar 129 HV dan nilai terendah didapatkan di zona TMAZ sebesar 50 HV. Hasil pengamatan struktur mikro didapatkan tampilan struktur yang lebih halus pada zona aduk, struktur terelongasi pada zona TMAZ, dan struktur HAZ yang tidak jauh berbeda dari logam induk.
PENGUJIAN KEKERASAN DAN KEAUSAN PADA ALUMUNIUM DAUR-ULANG DARI UKM YANG DILAPISI TEMBAGA Ivano Patrick Pasomba; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 13, No 2 (2025): VOLUME 13, NOMOR 2, APRIL 2025
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aluminium merupakan material yang banyak digunakan di industri karena ringan dan tahan korosi, namun memiliki kekurangan dalam hal kekerasan dan ketahanan terhadap keausan. Untuk mengatasi kelemahan ini, dilakukan pelapisan menggunakan logam tembaga (Cu) melalui metode elektroplating. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pelapisan Cu terhadap peningkatan kekerasan dan ketahanan aus aluminium. Metode yang digunakan meliputi proses elektroplating dengan variasi waktu pelapisan dan tegangan tertentu, dilanjutkan dengan pengujian kekerasan menggunakan metode Vickers dan pengujian keausan menggunakan metode pin-on-disk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu pelapisan menghasilkan ketebalan lapisan yang lebih besar, yang secara langsung meningkatkan nilai kekerasan dan ketahanan aus permukaan aluminium. Lapisan tembaga dapat meningkatkan sifat mekanik (kekerasan) suatu material. Penelitian ini bermanfaat dalam memberikan alternatif teknologi pelapisan permukaan untuk memperkuat aluminium daur ulang, serta sebagai acuan bagi industri dalam memilih jenis lapisan yang sesuai untuk meningkatkan performa dan umur pakai komponen berbahan aluminium daur ulang.
ANALISIS PENGARUH VARIASI KOMPOSISI PLASTICIZER DAN PERLAKUAN KIMIA TERHADAP SERAT PADA KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT RAMI DENGAN MATRIKS GONDORUKEM Reyhan Alif Indryansyach; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya dalam mendukung keberlanjutan dan memenuhi permintaan bahan ramah lingkungan dan terjangkau di masa depan, penelitian ini dilakukan dengan tujuan menginvestigasi kekuatan tarik dan kekuatan impak komposit polimer dengan serat rami guna menciptakan material yang dapat diperbaharui. Fabrikasi komposit dilakukan menggunakan metode hand lay-up dan compression molding, dengan variasi fraksi massa serat 15%wt, 20%wt,25%wt, dan 30% serta tambahan unsur plasticizer 10% dan 25% pada matriks. Selain itu, serat yang digunakan sebagai penguat komposit menjalani perlakuan alkalisasi 5% NaOH dan asetilasi 2% (CH3CO)2O untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap kekuatan tarik dan kekuatan impak. Pengujian dilakukan sesuai dengan ASTM D3039 dan ASTM E23-18 untuk mendapatkan data kekuatan tarik dan kekuatan impak komposit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit dengan kandungan serat 15%wt dengan treatment 5% NaOH  dan 2% (CH3CO)2O memiliki kekuatan tarik dengan rata-rata 15,70 MPa dan 14,30 MPa. Kekuatan impak kandungan serat 20%wt dengan treatment 5% NaOH dan 2% (CH3CO)2O yaitu 0,096 J/mm2 dan 0,094 J/mm2. Perlakuan pada serat memberikan dampak positif pada kekuatan tarik dan impak. Penemuan ini berkontribusi pada pengembangan komposit kualitas terbaik yang berkelanjutan dan berpotensi digunakan dalam berbagai aplikasi industri.
ANALISIS PENGARUH OFFSET TERHADAP DISTRIBUSI KEKERASAN HASIL PENGELASAN ONE STEP DOUBLE SIDE FRICTION STIR WELDING PADA MATERIAL AA6061 – T6 DENGAN GEOMETRI PIN PERSEGI Michellin Pandhinata; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan Friction Stir Welding (FSW) terus berkembang melalui berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas sambungan, salah satunya melalui metode One Step Double Side Friction Stir Welding (ODFSW). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi longitudinal offset terhadap karakteristik distribusi kekerasan pada sambungan aluminium AA6061-T6 menggunakan geometri pin persegi. Variasi offset yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 mm dan 4 mm. Pengujian difokuskan pada pengamatan makrografi untuk memastikan kualitas sambungan serta pengujian mikro-kekerasan Vickers untuk mengevaluasi sifat mekanis di berbagai zona las. Hasil pengamatan makrografi menunjukkan bahwa penggunaan pin persegi pada kedua variasi offset menghasilkan sambungan yang bebas dari cacat internal seperti tunnel defect atau porositas. Hasil pengujian kekerasan menunjukkan profil yang khas pada sambungan FSW aluminium seri 6xxx, di mana terjadi penurunan kekerasan yang signifikan pada daerah Heat-Affected Zone (HAZ) dengan nilai terendah mencapai rentang 46 – 48 VHN akibat fenomena precipitate coarsening. Pada pusat adukan (Stir Zone), nilai kekerasan mengalami pemulihan hingga mencapai rentang 70 – 72 VHN. Spesimen dengan offset 4 mm tetap memiliki nilai kekerasan yang kompetitif di zona aduk meskipun menerima masukan panas yang lebih rendah, hal ini disebabkan oleh peningkatan laju regangan yang menghasilkan struktur mikro yang lebih stabil. Secara keseluruhan, variasi longitudinal offset berpengaruh terhadap distribusi panas dan laju regangan yang secara langsung menentukan profil kekerasan akhir pada sambungan ODFSW AA6061-T6.
SIMULASI NUMERIK PENGARUH GEOMETRI KOLAM TERHADAP EFISIENSI PEMBUANGAN ENDAPAN AMONIA PADA KOLAM BUDIDAYA PERIKANAN DARAT Moh. Faoji; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ikan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan produksi perikanan dengan memperhatikan aspek internal seperti asal dan kualitas benih serta faktor eksternal meliputi kualitas air, pemberian pakan, teknologi, dan pengendalian hama serta penyakit. Salah satu permasalahan kualitas air adalah terbentuknya amonia yang bersifat toksik terhadap ikan, kadar amonia yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan ikan dan menyebabkan kematian. Amonia pada kolam terjadi karena adanya endapan sisa makanan dan kotoran dari ikan. Sistem kolam budidaya dengan mekanisme pembersihan mandiri sangat disarankan pada fase pembenihan dan pembesaran. Kolam dengan mekanisme pembersihan mandiri memungkinkan terbuangnya endapan secara berkala dan meminimalisir terbentuknya amonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh geometri kolam terhadap perilaku hidrodinamika aliran kolam dan menentukan kemiringan dasar kolam terbaik agar tercapai pembuangan endapan yang maksimal. Penelitian ini menggunakan simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics) dengan perangkat lunak ANSYS Fluent 2023  untuk memodelkan perilaku hidrodinamika. Untuk menganalisa endapan amonia, sebanyak 20 gram pelet diinjeksikan melalui permukaan air dan diamati pergerakannya selama 100 detik. Variasi kemiringan kolam pada simulasi ini adalah kemiringan 12o bentuk geometri kolam lingkaran. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perubahan kemiringan dasar kolam mempengaruhi perilaku hidrodinamika aliran kolam dan laju pelepasan partikel, dengan kemiringan 12° menunjukkan hasil terbaik dalam pembuangan partikel.
ANALISIS SIGNIFIKANSI PARAMETER PROSES PEMBUATAN PELET KATALIS ZEOLIT ALAM MENGGUNAKAN ANOVA Rizky Aryo Suryo Nugroho; Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 14, No 1 (2026): VOLUME 14, NOMOR 1, JANUARI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zeolit alam sebagai katalis heterogen memerlukan proses peletisasi untuk meningkatkan stabilitas mekanis dan kemudahan penanganan dalam aplikasi industri. Penelitian ini bertujuan menganalisis signifikansi pengaruh empat parameter proses pembuatan pelet katalis zeolit alam terhadap sifat fisik pelet menggunakan metode Analysis of Variance (ANOVA). Parameter proses yang dianalisis meliputi status kalsinasi, ukuran mesh serbuk, tekanan kompaksi, dan asal zeolit. Tiga respons yang dievaluasi adalah kekuatan tekan pelet, kehilangan massa pada uji pelarutan, dan densitas pelet. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari penelitian terdahulu dan dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil analisis menunjukkan bahwa asal zeolit merupakan faktor yang paling dominan dan signifikan secara statistik (p < 0,01) dalam mempengaruhi variasi sifat fisik pelet katalis, diikuti oleh tekanan kompaksi. Sementara itu, status kalsinasi dan ukuran mesh tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap ketiga respons yang diamati. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian kualitas bahan baku zeolit sebagai prioritas utama dalam proses manufaktur pelet katalis berbasis zeolit alam.
ANALISIS PENGARUH PERLAKUAN NAOH DAN ASETIL ANHIDRAT TERHADAP KEKUATAN REKAT DAN KEKUATAN LENTUR KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT RAMI DENGAN MATRIKS GONDORUKEM Nasrul Hadi; Sulardjaka Sulardjaka; Norman Iskandar
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengurangi penggunaan bahan-bahan sintesis yang merusak lingkungan telah menjadi fokus banyak orang pada saat ini, maka dikembangkanlah material yang bersifat alami salah satunya komposit yang sedang banyak dikembangkan karena memiliki kelebihan seperti kekuatan yang baik dengan berat yang ringan, densitas rendah, dan memiliki fleksibilitas desain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi massa pada komposit dan treatment pada serat rami untuk nilai kekuatan lentur dan juga pengaruh plasticizer pada matriks gondorukem dan treatment pada serat rami untuk mengetahui nilai kekuatan rekat. Fraksi massa yang digunakan untuk pengujian bending adalah dengan variasi, 15%wt. Sedangkan variasi plasticizer yang digunakan adalah 10%wt. Treatment yang digunakan adalah alkalisasi menggunakan NaOH dengan dilakukan perendaman selama dua jam dan asetilasi menggunakan Asetil Anhidrat selama satu jam. Untuk mengetahui sifat mekanik, maka dilakukan pengujian bending dan pull-out. Dari hasil pengujian bending, disimpulkan semakin tingggi fraksi massa, maka nilai kekuatan lentur semakin tinggi. Selain itu, disimpulkan juga, nilai kekuatan lentur serat dengan treatment Asetil Anhidrat lebih tinggi dibanding dengan treatment NaOH. Secara berurutan nilai kekuatan lentur 15%wt adalah 7,39 N/mm2, 6,95 N/mm2, 6,6 N/mm2 untuk treatment serat Asetil Anhidrat dan 3,69 N/mm2, 3,75 N/mm2, 3,57 N/mm2 untuk treatment serat NaOH. Dari hasil pengujian bending, semakin tinggi presentase dari plasticizer, maka semakin kecil kekuatan rekat dari komposit. Untuk kekuatan rekat tertinggi dimiliki oleh serat dengan treatment Asetil Anhidrat yaitu 10%wt plasticizer dengan nilai 1,42 MPa dan menurun hingga 0,53 MPa di variasi 25%wt plasticizer. Untuk serat dengan treatment NaOH yaitu 10%wt plasticizer dengan nilai 1,11 MPa dan menurun hingga 0,473 MPa di variasi 25%wt plasticizer.