Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Validitas dan Praktikalitas Buku Ajar Berbasis Literasi Numerasi Lintas Kurikulum untuk Sekolah Dasar Hendriani, Maifit; Parwines, Zutri; Wulandari, Suci
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4717

Abstract

Literasi numerasi menjadi penentu kemajuan sebuah bangsa. Namun, literasi numerasi siswa di Indonesia masih rendah. Sehingga, secara tidak langsung menciptakan sumber daya manusia yang tidak siap menghadapi era pasar bebas dan tidak mampu bersaing dengan negara lain. Solusinya dibutuhkan buku ajar berbasis literasi numerasi lintas kurikulum (Numeracy Across Curriculum). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku ajar berbasis literasi numerasi lintas kurikulum (Numeracy Across Curriculum) di kelas V Sekolah Dasar yang valid dan praktis. Model pengembangan yang dipilih adalah model 4D. Langkah-langkah 4D adalah pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian terbatas ditahap development untuk melihat validitas dan praktikalitas buku ajar. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh uji validitas materi, desain dan bahasa berturut-turut adalah 85,4 % (Sangat Valid), 92% (Sangat Valid) dan 79% (Valid) dan hasil uji praktikalitas yang dilihat dari  pendidik 75% (Praktis) dan peserta didik 83% (Sangat Praktis). Disimpulkan bahwa buku ajar berbasis literasi numerasi lintas kurikulum (Numeracy Across Curriculum) layak digunakan.
Validitas dan Praktikalitas Buku Ajar Berbasis Literasi Numerasi Lintas Kurikulum untuk Sekolah Dasar Hendriani, Maifit; Parwines, Zutri; Wulandari, Suci
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4717

Abstract

Literasi numerasi menjadi penentu kemajuan sebuah bangsa. Namun, literasi numerasi siswa di Indonesia masih rendah. Sehingga, secara tidak langsung menciptakan sumber daya manusia yang tidak siap menghadapi era pasar bebas dan tidak mampu bersaing dengan negara lain. Solusinya dibutuhkan buku ajar berbasis literasi numerasi lintas kurikulum (Numeracy Across Curriculum). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku ajar berbasis literasi numerasi lintas kurikulum (Numeracy Across Curriculum) di kelas V Sekolah Dasar yang valid dan praktis. Model pengembangan yang dipilih adalah model 4D. Langkah-langkah 4D adalah pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Penelitian terbatas ditahap development untuk melihat validitas dan praktikalitas buku ajar. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh uji validitas materi, desain dan bahasa berturut-turut adalah 85,4 % (Sangat Valid), 92% (Sangat Valid) dan 79% (Valid) dan hasil uji praktikalitas yang dilihat dari  pendidik 75% (Praktis) dan peserta didik 83% (Sangat Praktis). Disimpulkan bahwa buku ajar berbasis literasi numerasi lintas kurikulum (Numeracy Across Curriculum) layak digunakan.
Augmented Reality: Revolusi Teknologi yang Mengubah Pembelajaran Gusteti, Meria Ultra; Widdya Rahmalina; Suci Wulandari; Asrina Mulyati; Rahmatul Hayati; Khairul Azmi; Sunanda Zalianti
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v4i2.8681

Abstract

This community service activity was conducted at MAS Yati to enhance education quality through training on Augmented Reality (AR) technology, development of interactive learning media, and implementation of innovative teaching methods. The training equipped educators and students with technical skills to utilize AR for creating engaging, contextual, and applicative learning experiences. The results showed an improvement in understanding and skills among both educators and students, expected to positively impact the learning process at MAS Yati. This activity was supported by Universitas Adzkia and MAS Yati through facilities and various other forms of assistance. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di MAS Yati untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelatihan teknologi Augmented Reality (AR), pengembangan media pembelajaran interaktif, dan penerapan metode pembelajaran inovatif. Pelatihan ini membekali pendidik dan peserta didik dengan keterampilan teknis dalam memanfaatkan AR untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, kontekstual, dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan, baik dari pendidik maupun peserta didik, yang diharapkan memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran di MAS Yati. Kegiatan ini didukung oleh Universitas Adzkia dan MAS Yati melalui penyediaan fasilitas dan bantuan lainnya.
STUDI LITERATUR - SCAFFOLDING DENGAN METODE DEFRAGMENTING STRUKTUR BERPIKIR MASALAH HOTS Wulandari, Suci; Hayati, Rahmatul; Hendriani, Maifit
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 5 No 1 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v5i1.1196

Abstract

Many studies have discussed the HOTS problem. Theories such as Vygotsky's scaffolding concept, where someone will be able to achieve understanding with guidance from someone who understands better, as well as the concept of defragmenting, where by breaking down the structure of thinking from understanding the problem to solving the problem, someone can have their thinking ability facilitated, especially the ability to high level thinking or HOTS. Therefore, it is necessary to analyze these concepts to study scaffolding with the defragmenting method in HOTS problems. This research uses a literature study method to examine how the scaffolding approach with the method of defragmenting thinking structures can support students in understanding HOTS in mathematics. The main focus of this research is to examine: (1) The role of scaffolding in solving HOTS mathematics problems; (2) Scaffolding concept using the method of defragmenting thinking structures; and (3) Learning characteristics that apply this method. The main finding of this literature study states that mathematics anxiety is the main obstacle in students' understanding of HOTS. However, with a scaffolding and defragmenting approach, students can break down problems into smaller parts, facilitate understanding, and improve skills in HOTS. Thus, it can be concluded that the scaffolding approach using the defragmenting method has great potential to improve students' understanding of complex mathematical problems. The implications for this literature study lead to developing a learning program that uses scaffolding with the defragmenting method to facilitate HOTS.
Pelatihan Geogebra Augmented Reality Interaktif dan Praktis kepada siswa SMAN 10 Sijunjung Gusteti, Meria Ultra; Rahmalina, Widya; Wulandari, Suci; Azmi, Khairul; Mulyati, Asrina; Hayati, Rahmatul; Finolia, Ria; Elza, Serly Septia
Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Lembaga Dakwah dan Pembangunan Masyarakat Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (LDPM UCY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/jnajpm.v10i1.2708

Abstract

This community service activity was motivated by the challenges of integrating technology into mathematics learning, as well as the lack of teacher competence and student motivation in this regard. The methods used included identifying target schools, developing training materials, conducting interactive GeoGebra training, and evaluation and monitoring. The results showed that GeoGebra AR training effectively improved students' understanding and teachers' competence. Therefore, it can be concluded that this program succeeded in improving the quality of mathematics learning at SMAN 10 Sijunjung. Suggestions for the future are to conduct further research on the effectiveness of the program and expand the reach of training for teachers in other regions.