Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KOMPATIBILITAS BATANG BAWAH DENGAN BATANG ATAS PADA METODE GRAFTING TANAMAN DURIAN (Durio zibethinus Murr) Rahmatika, Widyana; Setyawan, Fajar
AGRITROP Vol 16, No 2 (2018): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.847 KB) | DOI: 10.32528/agritrop.v16i2.1810

Abstract

Durian menjadi salah satu buah yang memberikan nilai investasi tinggi bagi Indonesia. Namun, di Indonesia sendiri sedikit buah durian lokal yang bermutu tinggi yang dijual di pasaran. Salah satu faktor yang mempengaruhi ialah kurangnya penyediaan bibit varietas unggul yang ada. Oleh karena itu perlu cara perbanyakan durian yang dapat menghasilkan bibit varietas unggul untuk menghasilkan produksi tinggi.Beberapa teknik perbanyakan yang disarankan dalam budidaya durian secara vegetatif, salah satunya menggunakan metode grafting. Grafting adalah menggabungkan batang bawah dan batang atas dari tanaman yang berbeda menjadi tanaman baru. Tujuan penelitian ini adalahMenghasilkan bibit durian unggul lokal Kabupaten Kediri yang berpotensi tumbuh dengan baik dengan metode sambung (grafting) dan Mendapatkan informasi kompatibilitas batang bawah dengan batang atas dalam kaitan dengan sifat unggul bibit dan tanaman yang dihasilkan. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) factorial. Parameter pengamatan meliputi Hubungan jumlah daun dengan panjang tunas, persentase keberhasilan grafting, Kandungan Peotein bagian tanaman,dan titik pertautan sambungan.Dari hasil penelitian Perlakuan varietas kelud dengan panjang entres 10 cm memberikan persentase keberhasilan grafting durian yang lebih tinggi dibandingka dengan perlakuan lainya.
Efektivitas Lama Perendaman Larutan KNO3 terhadap Perkecambahan dan Pertumbuhan Awal Bibit Tiga Varietas Padi (Oryza sativa L.) Widyana Rahmatika; Annika Erlita Sari
Agrovigor Vol 13, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v13i2.6706

Abstract

Tanaman padi merupakan tanaman pangan yang sangat penting di dunia selain gandum dan jagung. Padi dapat menghasilkan beras dimana sampai saat ini beras merupakan bahan makanan pokok terpenting bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Salah satu cara dalam memenuhi permintaan beras yaitu denganmelakukan penanaman padi varietas unggul. Adapun beberapa varietas unggul yang cukup banyak dibudidayakan oleh petani yaitu Ciherang, Inpari-32, dan Situ Bagendit.Salah satu komponen penting dalam mendukung keberhasilan penanaman padi adalah dari benih bermutu.Namun kelancaran penyediaan benih padi terhambat oleh sifat dorman.Oleh karena itu, perlu adanya perlakuan khusus untuk mematahkan dormansi tersebut agar benih mampu berkecambah.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya interaksi antara lama perendaman larutan KNO3dengan beberapa varietas benih padi. Penelitian ini dilakukan di Dusun Meduran, Desa Ringinpitu, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, pada bulan Maret – april 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial.dan terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah lama perendaman larutan KNO3,3% yang terdiri dari 4 level, yaitu perendaman selama 12, 24, dan 36 jam. Faktor kedua adalah macam varietas benih padi yang terdiri dari 3 level, yaitu benih padi varietas Ciherang, Inpari-32, dan Situ Bagendit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara lama perendaman larutan KNO3 terhadap beberapa varietas benih padi.Perlakuan tunggal lama perendaman berpengaruh nyata pada parameter pengamatan panjang radikula dan jumlah daun.Sedangkan perlakuan tunggal macam varietas berpengaruh nyata terhadap daya berkecambah, laju perkecambahan, keserempakan tumbuh, panjang radikula, tinggi bibit, dan jumlah daun.
Pengaruh jenis dan waktu aplikasi pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea Mays L. Saccarata Strurt) Widyana Rahmatika; Marista Anggraini
Agrovigor Vol 14, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agrovigor.v14i2.9845

Abstract

Jagung manis termasuk komoditi yang dapat diusahakan secara intensif karena banyak digemari sehingga terbuka peluang pasar yang baik. Kebutuhan pasar akan jagung manis yang terus meningkat dan harga jagung manis yang tinggi merupakan faktor yang dapat merangsang petani untuk mengembangkan usahatani jagung manis (Hayati, 2006). Aplikasi pupuk organik dalam budidaya jagung manis dapat menjaga kesehatan dan keberlanjutan lahan, melalui penambahan pupuk organik ke lahan pertanian dapat memperbaiki kesuburan tanah karena pupuk organik dapat memperbaiki  sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  interaksi jenis pupuk organik dan saat pemberian terhadap produktivitas tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata Sturt). Penelitian ini bertempat di Kelurahan Manisrenggo Kecamatan Manisrenggo Kota Kediri . Waktu penelitian di mulai pada bulan September 2019 – November 2019. Jenis tanah yang ada di Kelurahan Manisrenggo yaitu Lempung berpasir, pH 5,5 dan ketinggian tempat 68 m dpl. Metode Penelitian yang digunakan adalah rancangan faktorial dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) terdiri dari 2 faktor, faktor pertama 2 level dan faktor yang kedua 3 level dan di ulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi akibat pengaruh jenis pupuk organik dan saat pemberian terhadap produktivitas tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata Sturt) pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun (35, 45 hst), diameter batang (28,35,42 hst).
KAJIAN PELESTARIAN DURIAN LOKAL KEDIRI MELALUI PERBANYAKAN SISTEM GRAFTING Widyana Rahmatika; Fajar Setyawan
Jurnal Agroekoteknologi Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/j.agrtek.v10i2.5808

Abstract

The study aims to identify and characterize the local durian germplasm of Kediri to obtain durian that has the potential to be grown as a native durian of Kediri Regency and to produce seeds of local superior durian in Kediri Regency that have the potential to grow well with grafting methods. The study was conducted in Gadungan Village, Puncu District, Kediri District, 224 m asl altitude, alluvial soil type and pH 6.8, in March to September 2018. The research was factorial research using Randomized Block Design with four replications. The first factor is the variety of varieties, V1 = Kelud variety, V2 = Bokor variety. The second factor is the length of the entres, E1 = 5 cm, E2 = 7.5 cm, E3 = 10 cm. The data obtained were processed using the Analysis of Variance and continued using the BNT test. The variables observed were shoot length, number of leaves, percentage of success, when shoots broke. The results showed the best treatment in Kelud varieties with 7.5 cm and 10 cm entres length. Keywords: Durian, Grafting, Length of entres, Varieties
EFEKTIVITAS WAKTU APLIKASI DAN DOSIS MIKORIZA PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. SACCHARATA) Widyana Rahmatika; Sisilia Kharomah
BUANA SAINS Vol 21, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/bs.v21i2.3326

Abstract

This study aimed was to determine the appropriate application time and dose of mycorrhizae for the growth and yield of sweet corn (Zea mays L.). This study used a Randomized Block Design (RAK) using two factors with three treatments. The first treatment was application time, M1= 3 days before planting, M2= 6 days before planting, M3= 9 days before planting. The second treatment was mycorrhizal fertilizer, N1 = 1.8 kg/ha, N2 = 3.6 kg/ha, N3 = 5.4 kg/ha and N4 = 7.2 kg/ha . The results showed that the interaction only occurred in plant height parameters 28 days after planting. Furthermore, the number of leaves, stem diameter, cob weight without husk only showed significant results in the single factor mycorrhizal dose treatment, with the best treatment being in the mycorrhizal fertilizer 5.4 kg/ha treatment.
RESPON TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) TERHADAP PEMBERIAN BEBERAPA MACAM PUPUK ORGANIK AKIBAT PEMANGKASAN Widyana Rahmatika
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.181 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Respon Tanaman Mentimun (Cucumis Sativus L.) Terhadap Pemberian Beberapa Macam Pupuk Organik Akibat Pemangkasan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan April 2015, di Desa Karanganom Kec. Kauman Kab. Tulungagung. Dengan jenis tanah alluvial mempunyai pH 6,5 dan dengan ketinggian 100-150 m dpl. Hipotesa penelitian yaitu diduga terdapat interaksi antara pemberian macam pupuk organik dengan pemangkasan. Penelitian ini dilakukan secara faktorial, dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok, setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Perlakuan terdiri dari dua faktor yaitu : Faktor pertama Macam Pupuk terdiri dari 3 level, yaitu : P0 : tanpa pupuk P1 : pupuk ratu biogen P2 : pupuk hijau subur Faktor kedua Pemangkasan terdiri dari tiga level, yaitu : X0 : tanpa pemangkasan X1 : pemangkasan 1 ruas daun X2 : pemangkasan 3 ruas daun Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata akibat perlakuan Pemberian Beberapa Macam Pupuk Organik Akibat Pemangkasan pada parameter pertumbuhan (tinggi tanaman dan jumlah daun), dengan tinggi tanaman tertinggi terdapat pada perlakuan P1X1 dan jumlah daun tertinggi terdapat pada perlakuan P2X1. Demikian juga pada parameter hasil, yakni panjang buah dan berat buah juga tejadi interaksi nyata, dengan hasil tertinggi terdapat pada perlakuan P2X1 yang tidak berbeda nyata dengan P2X0 dan P1X2.
PROSENTASE PEMBENTUKAN BUAH DAN BENIH PADA PERSILANGAN CABAI (Capsicum annum L.) VARIETAS SIRI AKIBAT PENGARUH WAKTU DAN SUHU PENYIMPANAN POLLEN Widyana Rahmatika; Guntur Adi Wijaya
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.778 KB)

Abstract

The purpose of this research was to understand the interaction effect of time and the pollen storage temperature on precentage of fruit formation dan seed on chilli (Capsicum annum L.) crossing. Research was conducted from April up to Juli 2016 at PT. BISI International Tbk. Jl. Koyo Mulyo Desa Kencong Kec. Kepung Kab.Kediri. The interaction between time and storage temperature of pollen on precentage of fruit formation dan seed on chilli (Capsicum annum L. ) crossing The first factor was pollen storage time (H) : H1 = Storage time 5 days H2 = Storage time 10 days H3 = Storage time 15 days The second factor is pollen storage temperature (S) : S1 = room temperature (24-27oC) S2 = refridgerator temperature (-3 oC) S3 = freezer temperature (-12 oC) Factorial experiment is composed at Randomized Block Design, with three replicants. The result of experiment showed there were interaction because of combination time and the pollen storage temperature to flower become fruit procentage, (%), harvest procentage (%), fresh weight fruit (gram), dry seed weight (gram). The best experiment was H1S2, time storage 5 days with temperature -3oC.
EFEKTIVITAS BIOFERTILIZER EXTRAGEN DAN PUPUK NPK YARAMILA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KUBIS BUNGA (Brassica oleracea var. botrytis L.) Widyana Rahmatika; Indra Bagus Sasmito
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.003 KB)

Abstract

The purpose of this study to determine the effect of liquid organic fertilizer Biofertilizer Extragen and NPK Yaramila on the growth and production of cauliflower (Brassica oleracea var. botritis L.) varieties PM 126 F1.The experiment was conducted on Januari until April 2014 in the land of experimentation Sobontoro vilage, Boyolangu subdistric, Tulungagung regency. The experiment design use Randomized Block Design with two factor repeated three times. The first factor is Biofertilizer Extragen liquid organic fertilizer consist of three level : 400 liter/hectare, 800 liter/hectare, 1.200 liter/hectare. The second factor is doses of fertilizer NPK Yaramila consist of three levels : 1 Ton /Ha, 1,4 Ton /Ha, 1,8 Ton /Ha. The results showed that the combined treatment of fertilizer Biofertilizer extragen and fertilizer NPK yaramila (E3Y3) can show the interaction was highly significant on plant height age of 35 years days after plant (53,73 cm), and this is indicated in the treatment of fertilizer Biofertilizer extragen and fertilizer NPK yaramila (E3Y3) interaction was highly significant on the number of leaf ages 35 days after plant (14,75 cm). In destructive observation parameters highly significant interaction showed the combination treatment dose (E3Y3) the wet weight of flowers(718,333 gr) and generate heavy interest 3 Ton/Ha, but no interaction on the parameters of the mass diameter and length of flower plants
EFISIENSI PENGURANGAN DOSIS UREA DENGAN PENGGUNAAN KOMPOS KALIANDRA (CALLIANDRA COLOTHYRSUS) PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KUBIS (BRASSICA OLERACEAE. L) VARIETAS GRAND 22 Widyana Rahmatika; Nurul Novitasari
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.405 KB)

Abstract

Kubis merupakan salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai komersial dan prospek tinggi di Indonesia.). Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanaman kubis, maka perlu diberikan pemupukan yang berimbang dengan tetap memerhatikan aspek keramahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui efisiensi pengurangan dosis urea dengan penggunaan Kompos Kaliandra (Calliandra calothyrsus) pada pertumbuhan dan produksi tanaman Kubis (Brassicca Oleraceae .L ) varietas Grand 22. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan faktorial dan rancangan lingkungan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah Dosis Pupuk Urea terdiri dari 3 level : U1 = 125 kg/Ha = 50 g/ Plot, U2 = 187,5 kg/Ha = 75 g/ Plot, U3 = 250 kg/Ha = 100 g/ Plot. Faktor kedua adalah Dosis Kompos Kaliandra pada pemupukan dasar, 3 level : K1 = 50 kg/Ha = 32 g/ Plot, K2 = 100 kg/Ha = 42 g/ Plot, K3 = 150 kg/Ha = 52 g/ Plot. Dari kedua faktor tersebut terdapat 9 kombonasi perlakuan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan dosis urea dan kompos kaliandra (Caliandra calothyrsus) menunjukkan interaksi sangat nyata pada variabel tinggi tanaman umur 35 hst. Kombinasi perlakuan menunjukkan interaksi nyata pada variabel tinggi tanaman umur 14, 21 dan 28 hst, jumlah daun umur 14, 21, 28, dan 35 hst, diameter krop umur 70 hst, berat basah krop 70 hst, dan kadar air krop 70 hst.
KAJIAN PELESTRAIN DURIAN LOKAL KEDIRI MELALUI PERBANYAKAN SISTEM GRAFTING Widyana Rahmatika; Fajar Setyawan
Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.033 KB) | DOI: 10.32503/hijau.v4i1.412

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan karakterisasi plasma nutfah durian lokal Kediri untuk memperoleh durian yang berpotensi untuk ditumbuh kembangkan sebagai durian asli Kabupaten Kediri serta menghasilkan bibit durian unggul lokal Kabupaten Kediri yang berpotensi tumbuh dengan baik dengan metode sambung (grafting) Penelitian dilaksanakan di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, ketinggian tempat 224 m dpl, jenis tanah aluvial dan pH 6,8, pada bulan Maret sampai bulan September 2018. Penelitian merupakan penelitian faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah macam varietas, V1=Varietas Kelud, V2=Varietas Bokor. Faktor kedua panjang entres, E1=5 cm E2=7,5cm E3=10cm. Data yang diperoleh diolah menggunakan Analisis of Variance (Annova) serta dilanjut dengan menggunakan uji BNT. Variabel yang diamati yaitu panjang tunas (cm), jumlah daun (helai), persentase keberhasilan (%), saat pecah tunas (HSG). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik pada varietas Kelud dengan panjang entres 7.5cm dan 10 cm