Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGUPASAN HUKUM PASAR MODAL SYARIAH TERHADAP HUKUM ISLAM Rifyal Zuhdi Gultom; Asep Nur Imam Munandar
DIRHAM Jurnal Ekonomi Islam Vol 3, No 2 (2022): DIRHAM Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53990/djei.v3i2.235

Abstract

This research will discuss various types of Islamic sharia law that explore the Islamic Capital Market law. This law is based on the Fatwa of the National Sharia Council, Al Quran, Al Hadith and other laws regulated in Islamic sharia. Stripping the law of the is scrutinized through the verses of the Koran, Al Hadith, and the DSN MUI Fatwa. Other basic Islamic laws will not be examined but will provide additional theory and insight into Islamic law governing the Islamic capital market. In discussing Islamic capital market law on Islamic law, it is carried out using research methods based on references, library literature is followed by carrying out a normative juridical approach that is based on legal norms applied by the MUI DSN Fatwa. In addition to the law of fatwas, research is carried out based on sharia law based on the Koran such as Surah Al Baqarah (2:275), Surah An Nisa (4:29), Surah Al Maidah (5:1), Surah Al Jumuah (62:10) by stripping Islamic capital market legal research is also carried out based on the hadith of Rasulullah SAW which regulates the basis for implementing capital markets. With the stipulation of sharia law guided by the DSN-MUI fatwa No. 40/DSN- MUI/X/2003 in which the DSN-MUI fatwa contains a discussion on regulating the Capital Market with the backing of applying Islamic religious principles correctly to the laws that have been described.
Analisa Tingkat Kesehatan Bank Mega Syariah dengan Metode CAMEL dan Altman Z-Score Rijadi, Puti Khairani; Munandar, Asep Nur Imam; Fitriyani, Ani
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v4i2.1921

Abstract

Bank memiliki peran penting dalam perekonomian negara. Oleh karena itu, keberlangsungan dan kesehatan keuangan bank menjadi hal yang krusial untuk dijaga. Kondisi kesehatan bank dapat diukur dengan menggunakan metode analisis kesehatan keuangan bank. Kesehatan keuangan bank merupakan kemampuan bank dalam memenuhi seluruh kewajibannya terutama dalam kegiatan operasional sesuai dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam dunia perbankan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan Bank Mega Syariah Periode 2018-2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang menggunakan analisis metode CAMEL (Capital Assets Management Earnings Liquidity) dan Altman Z Score. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa jika dilihat dari metode CAMEL, rasio CAR terendah tahun 2019 sebesar 19,96%. Rasio KAP terendah tahun 2021 sebesar 0,27%. Rasio NPM terendah pada tahun 2021 sebesar 76%. Rasio ROA terendah tahun 2019 sebesar 0,81%. Rasio BOPO terendah tahun 2021 sebesar 58%, dan rasio FDR terendah tahun 2021 sebesar 62%. Tetapi, jika dilihat dari metode Altman Z Score, Bank Mega Syariah tahun 2020 diprediksi mengalami potensi bangkrut. Di Tahun 2021, berdasarkan perhitungan dengan Metode Altman Z Score, Bank Mega Syariah tumbuh 1,81, sehingga memperoleh nilai 3,45, artinya Bank Mega Syariah berada pada kondisi aman setelah di Tahun 2020 berada pada potensi bangkrut. Kondisi kebangkrutan tersebut karena wabah penyakit Covid-19 yang semakin melonjak, sehingga mempengaruhi industri-industri yang ada di Indonesia khusunya di dunia perbankan.
HUMAN CAPITAL DALAM BANK SYARIAH: ANTARA BAROKAH, TURNOVER, DAN KOMPETENSI DIGITAL Aditya Putra Kusuma; Rini Ardista; Asep Nur Imam Munandar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1511

Abstract

Industri perbankan syariah di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, namun menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sumber daya manusia, khususnya tingkat turnover yang tinggi dan kesenjangan kompetensi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan human capital di bank syariah dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu turnover karyawan, kompetensi digital, dan penerapan nilai barokah dalam pengelolaan SDM. Dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai literatur untuk memberikan pemahaman mendalam tentang strategi pengelolaan SDM yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi digital menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung transformasi digital di industri perbankan syariah. Sementara itu, penerapan nilai barokah mampu menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan organisasi. Implementasi strategi ini tidak hanya meningkatkan loyalitas karyawan, tetapi juga memperkuat keunggulan kompetitif bank syariah di pasar. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan kebijakan SDM berbasis nilai-nilai Islami dan literasi teknologi untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan perbankan syariah di Indonesia.
SINERGI ASPEK HUKUM DAN KEBIJAKAN DALAM MENDORONG PEMBANGUNAN EKONOMI BERKELANJUTAN MELALUI UMKM HALAL DI INDONESIA Djihadul Mubarok; Asep Nur Imam Munandar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1512

Abstract

Pengembangan UMKM halal memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia, terutama di tengah meningkatnya permintaan global akan produk halal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sinergi antara kerangka hukum dan langkah-langkah kebijakan dalam mendukung pengembangan UMKM halal, dengan fokus pada dampaknya terhadap daya saing dan kontribusi ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis data sekunder, menganalisis kebijakan utama seperti Undang-Undang No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM dan Undang-Undang Jaminan Produk Halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan regulasi, termasuk sertifikasi halal gratis dan insentif pajak, secara signifikan mendorong pertumbuhan UMKM halal, meningkatkan daya saing mereka di pasar internasional, menciptakan peluang kerja, dan berkontribusi pada pengentasan kemiskinan. Meskipun demikian, tantangan seperti biaya sertifikasi yang tinggi dan prosedur administrasi yang kompleks masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menekankan perlunya reformasi kebijakan yang lebih inklusif dan efisien untuk memperkuat keberlanjutan UMKM halal. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti potensi UMKM halal sebagai penggerak transformasi ekonomi, serta pentingnya upaya kolaboratif antara pemerintah, badan sertifikasi, dan pelaku usaha. Temuan ini memberikan wawasan yang lebih luas tentang bagaimana ekosistem regulasi yang mendukung dapat meningkatkan industri halal sekaligus menjawab tantangan sosial-ekonomi.
ETIKA EKONOMI ISLAM: MENELUSURI KETERKAITAN KONSEP MORAL DAN KEUANGAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Muhammad Nurishak; Muhammad Rafi Siregar; Asep Nur’Imam Munandar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam mengatasi ketimpangan ekonomi global serta menggali relevansi nilai-nilai Islam dalam konteks ekonomi modern. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan analisis kualitatif, penelitian ini mengkaji penerapan prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam, seperti keadilan, transparansi, dan keberkahan, serta bagaimana prinsip-prinsip ini dapat diterapkan untuk menciptakan keseimbangan sosial dan mengurangi ketimpangan ekonomi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ekonomi Islam, melalui mekanisme zakat, larangan riba, dan prinsip transaksi yang adil, memiliki potensi yang signifikan dalam menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan. Meskipun demikian, tantangan dalam implementasi prinsip-prinsip ini, terutama dalam sektor fintech dan digitalisasi ekonomi global, memerlukan inovasi dan pengawasan yang lebih ketat untuk memastikan kejelasan serta transparansi dalam transaksi. Penelitian ini juga menyarankan perlunya pendidikan ekonomi Islam yang lebih mendalam agar prinsip-prinsip tersebut dapat diterapkan secara efektif dalam kebijakan ekonomi global. Di samping itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi lebih jauh penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam berbagai sektor ekonomi yang terus berkembang dan menghadapi tantangan baru.
Manajemen Sumber Daya Manusia Di Bank Syariah: Tantangan dan Peluang Dalam Era Digital Ardista, Rini; Kusuma, Aditya Putra; Munandar, Asep Nur Imam
Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol. 4 No. 4 (2024): Juli-Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebs.v4i4.1932

Abstract

This study aims to identify the key opportunities and challenges faced by human resource management (HRM) in Islamic banks in addressing the digital era. The research employs a literature review method to evaluate various sources relevant to this topic. The findings reveal that the rapid digitization in the banking industry has created new requirements, including the need to enhance digital competencies among staff. These digital skills are crucial for employees to adapt to continuously evolving systems and technologies. The main challenge is the need to upskill and retrain the workforce to equip them with the necessary expertise to operate the digital technologies used in banking operations. HRM must ensure that employees possess relevant technical skills, analytical abilities, and the capability to quickly adapt to technological changes. This process requires significant resource allocation for the continuous education and skill development of employees. Digital transformation brings changes to the work culture in Islamic banks. The implementation of digital technology fosters a more flexible and collaborative work environment, which in turn affects the composition and dynamics of work teams. The recruitment process also needs adjustments to attract talent with digital competencies who can quickly adapt to technological advancements. Islamic banks should seek candidates who not only possess technical skills but also adhere to Sharia values. In the other hand, employee retention strategies should include attractive career development programs and competitive incentives to retain top talent.
Exploring The Impact Of Islamic Branding On @Safiindonesia's Instagram Followers' Beauty Product Purchasing Decisions Mustofa, Mufid Habib; Munandar, Asep Nur Imam; Maharani, Ananda Putri
Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS) Vol. 4 No. 4 (2024): Juli-Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebs.v4i4.1933

Abstract

The purpose of this study is to ascertain how followers of Instagram account @safiindonesia are influenced by Islamic branding on cosmetic items when making purchases. The Slovin formula was utilized by the researcher to pick a sample of one hundred individuals. The research data, which were analyzed using SPSS 27.0 for Windows, led to the conclusion that Islamic branding had a major impact on consumer decisions. With a significance level of 0.05, the t-test produced a regression model significance value of 0.000. Consequently, it may be concluded that the Islamic Branding variable (X) has a significant impact on the purchasing choice (Y) when 0.000 < 0.05. The Islamic Branding variable accounts for almost 52% of the variability in followers' purchase decisions, according to the R square value of 0.529.
The Political Battle for Local Languages Under the Arab Domination in the Umayyad and Abbasid Caliphates Permana, Indra Martian; Putra, Rulian Haryadi; Munandar, Asep Nur Imam
Journal La Sociale Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Sociale
Publisher : Borong Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journal-la-sociale.v6i5.1913

Abstract

This study examines the political struggle for local languages under the Arab dominance during the Umayyad and Abbasid Caliphates. It explores how the expansion of Arabic influence, driven by the spread of Islam, shaped the linguistic landscape in the territories of the Islamic Empire. The research analyzes the balance between the adoption of Arabic as a language of governance, religion, and science, while also examining the persistence and development of local languages. Through a historical approach, this study highlights the efforts to preserve and promote local languages in the face of Arabization, particularly in regions such as Khorasan, Persia, and the Maghreb. The study further investigates the role of local elites, including Persian and Berber rulers, in fostering a cultural and linguistic renaissance. It concludes that while Arabic became dominant in the political and religious spheres, local languages continued to thrive, contributing to a rich linguistic and cultural diversity that shaped the Islamic world. This enduring tension between Arabic and local languages underlines the complex dynamics of language, power, and identity during the early Islamic period.
MEMBANGUN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH BERMUTU: SEBUAH PENDEKATAN FILSAFAT ILMU, MANAJEMEN MUTU, DAN TRANSPARANSI AKUNTANSI Asep Nur Imam Munandar; Agus Hermawan; Ria Fitria Andriani
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/thx2qq77

Abstract

Penelitian konseptual ini bertujuan mengembangkan model integratif dalam membangun lembaga keuangan syariah yang bermutu dan terpercaya, melalui sintesis antara landasan filsafat ilmu, teori manajemen mutu, akuntansi keuangan berbasis nilai, serta prinsip tauhid sebagai dasar etis dan spiritual. Dengan pendekatan filsafat ontologi, epistemologi, dan aksiologi, penelitian ini memosisikan lembaga keuangan syariah bukan semata entitas ekonomi, melainkan instrumen spiritual yang diatur oleh nilai-nilai etika Islam. Model yang ditawarkan menunjukkan bahwa mutu kelembagaan dapat dicapai melalui penerapan Total Quality Management (TQM) yang dikombinasikan dengan pelaporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan adil. Kerangka epistemologis yang digunakan menekankan pentingnya sintesis antara pengetahuan rasional-teknis dan nilai normatif-ilahiyah, sehingga membentuk pandangan dunia yang terpadu dalam naungan tauhid. Artikel ini menawarkan perspektif baru dalam pengembangan kepercayaan publik kelembagaan, di mana trust muncul sebagai buah dari sistem etis yang substansial, bukan sekadar hasil dari strategi komunikasi. Meskipun bersifat konseptual, studi ini memberikan implikasi teoritis dan praktis yang dapat dijadikan pijakan bagi penelitian empiris selanjutnya dalam tata kelola keuangan syariah.
Pengelolaan Dana Infak di Masjid Al-Barkah Taman Rahayu Apriyanto, Anto; Permana, Indra Martian; Billah, Wahidin Musta'in; Munandar, Asep Nur Imam
Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/alwatzikhoebillah.v9i2.2207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis klasifikasi pengelolaan dana infak di masjid al-barkah taman rahayu (ditinjau dari perspektif fikih). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif lapangan dengan pendekatan normatif (syar'i), yuridis, dan empiris. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari kepustakaan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan dana infak di Masjid Al-Barkah Taman Rahayu tidak harus terbatas pada pengelolaan khusus, tetapi dapat dialokasikan untuk kepentingan yang lebih luas. Dana infak dapat digunakan untuk pemeliharaan, pembangunan, kegiatan keagamaan, dan kesejahteraan sosial. Perlu diutamakan prinsip-prinsip syariah terkait penggunaan dana infak, seperti keadilan, transparansi, dan akuntabilitas, serta melibatkan partisipasi jamaah dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan dana infak. Sehingga, kepercayaan masyarakat dan pemahaman yang baik tentang prinsip-prinsip Islam akan memperkuat pengelolaan dana infak dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan masyarakat.