Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Limbah Plastik PET (Polythylene Terepthalate) Untuk Aspal Penetrasi 60/70 terhadap Karakteristik campuran Aspal (AC-BC) Rahmawati, Alfia Nur
Jurnal Ekonomi Teknologi dan Bisnis (JETBIS) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis
Publisher : Al-Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/jetbis.v2i2.30

Abstract

Aspal merupakan salah satu bahan yang digunakan sebagai material perkerasan jalan, bahan ini dipilih karena hasil akhirnya yang baik dan nyaman sebagai perkerasan fleksibel. Salah satu cara untuk mencegah kerusakan pada perkerasan akibat beban kendaraan adalah dengan meningkatkan kualitas dan stabilitas perkerasan. Oleh karena itu, penggunaan aditif adalah alternatif. Bahan dasar plastik yang sulit terurai perlu ditangani dengan baik selain solusi daur ulang dengan peningkatan nilai fungsionalnya. Pemanfaatan sampah plastik sebagai bahan tambahan dalam campuran lapisan AC-BC (Asphalt Concrete-Binder Course) dalam rangka meningkatkan nilai stabilitasnya, serta sebagai salah satu langkah konkret untuk mengurangi sampah yang sulit terurai dengan meningkatkan nilai fungsinya. Dalam nilai fungsi ini. Pada penelitian ini, penambahan plastik PET (Polyethylene Terephthalate) pada campuran aspal AC-BC berpengaruh terhadap nilai karakteristik marshall. Dengan efek yang disebabkan oleh penambahan plastik PET, semakin tinggi persentase campuran, semakin tinggi persentase campuran, semakin tinggi stabilitas, nilai VMA, VIM, dan MQ yang terbentuk. Sementara itu, nilai VFB dan aliran cenderung menurun seiring dengan meningkatnya kandungan plastik PET. Persentase penambahan plastik PET pada campuran aspal AC-BC juga berpengaruh terhadap nilai densitas dimana semakin tinggi nilai persentasenya, maka semakin rendah nilai densitas dan dapat meningkatkan nilai VIM. Sehingga campuran aspal secara visual akan memiliki banyak rongga.
PENENTUAN EFEKTIVITAS METODE PELAKSANAAN PADA PROYEK PERKERASAN JALAN KAKU (RIGID PAVEMENT) DI BOJONEGORO Rahmawati, Alfia Nur; Mustofa, Muhammad Amirul
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i2.1491

Abstract

Construction of a road with a rigid pavement type requires a longer time than a flexible or asphalt pavement, as a result of the length of time the work will pose several risks, one of which is causing congestion, for this reason, in road construction, it is necessary to consider the method used in its implementation whether it is a continuous or non-continuous system and still considers quality, time and cost. The purpose of the research is to 1). Identify what are the advantages and disadvantages of each method used in the implementation of rigid pavement, and 2). Analyzing what method is more effective in implementing the construction of rigid pavements which will be analyzed using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The benefit of this research is that it can contribute as a reference in making decisions on the method of implementing the next project. The output of this research is the publication of the Sinta 6 National journal in the Civil Engineering Project Journal.
ANALISIS GEOMETRI DAN PERLENGKAPAN JALAN DI DAERAH RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS PADA RUAS JALAN BOJONEGORO – BABAT (STA 13+000 s/d 14+000) Widhiastuti, Yulis; Rahmawati, Alfia Nur
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi darat yang meliputi segala jenis bagian jalan, termasuk perlengkapannya. Dan berbicara transportasi maka juga akan bicara juga tentang akibat dari proses berjalannya transportasi yaitu kecelakaan. Menjadi sebuah hal yang sering dijumpai masyarakat umum bahwa kasus kecelakaan itu menjadi suatu hal yang tidak diinginkan oleh semua orang, oleh karena itu perlu adanya proses analisa penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Tujuan dari tugas akhir ini untuk mengetahui faktor penyebab dari kecelakaan, karena terjadinya kecelakaan ini ada 3 faktor, faktor pengguna jalan (manusia), kendaraan, dan lingkungan. Cara mendapatkan data yang dibutuhkan untuk menganalisa kasus kecelakaan itu dengan mengumpulkan data primer dan sekunder, data primer yaitu data yang di ambil langsung di lapagan, kemudia untuk data sekunder ialah data yang diambil dari instansi terkait, kemudian data diolah menggunakan untuk menentukan pengaruh geometrik jalan, dengan faktor penyebab kecelakaan. Hasil yang didapat berdasarkan data di lapangan, pada ruas jalan yang diteliti itu masih ada sebuah komponen yang belum memenuhi standart Bina Marga, yaitu pada lebar bahu jalan yang kurang lebar dan untuk rambu yang dibutuhkan belum terpasang. Untuk mengurangi angka kecelakaan perlu adanya penindakan terhadap pemaksimalan penggunaan jalan, seperti pemasangan segera untuk rambu – rambu yang belum ada, kemudian pembuatan bahu jalan baru agar bisa memenuhi standar jalan arteri kelas 1 tipe 2/2 UD.
Analisis Kinerja Simpang Empat tak Bersinyal dengan Metode PKJI 2023 Rahmawati, Alfia Nur; Widhiastuti, Yulis; Soegyarto, Soegyarto
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i1.3379

Abstract

Simpang empat Jalan Panglima Sudirman Kabupaten Bojonegoro adalah simpang yang menghubungkan antara Jalan Panglima Sudirman-Jalan Setya Budi-Jalan Hassanudin. Hasil pengamatan awal menunjukkan bahwa pada simpang tersebut sering terjadi kemacetan, terutama pada jam sibuk. Hal ini terjadi karena pada simpang tersebut merupakan jalan yang melewati kawasan dengan aktivitas cukup padat, antara lain kawasan sekolah, pemukiman, dan pertokoan. Pada simpang ini juga aktivitas penyeberang jalan baik pejalan kaki maupun kendaraan bermotor menyebabkan simpang ini rawan terjadi kecelakaan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka akan dianalisis kinerja simpang tak bersinyal menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) tahun 2023 dengan studi kasus “Simpang Empat Jalan Panglima Sudirman-Jalan Setya Budi-Jalan Hassanudin”. Hal ini dilakukan sebagai bentuk usaha untuk mendapatkan solusi untuk mengatasi konflik yang terjadi pada simpang tersebut.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh sebagai berikut: nilai kapasitas simpang diperoleh sebesar 2203,03 SMP/jam; nilai DJ diperoleh sebesar 0,48 ini menunjukkan bahwa kualitas kinerja arus lalu lintas dari tabel diatas menunjukan bahwa zona waktu dari total kendaraan yang masuk simpang didapat nilai skr /jam yang paling tinggi pada periode waktu 12:00-13:00 WIB sebesar 1055,2 SMP/jam; analisa nilai tundaan diperoleh sebesar 9,67 det/SMP; Analisa Peluang antrian Karena nilai DJ < 1, maka nilai peluang parkir (PA) (%) berkisar antara 23,46%-10,25%. Jika nilai DJ < 1, maka tidak perlu dilakukan perubahan untuk meningkatkan pelayanan Simpang, meliputi utamanya penambahan lebar rata-rata pendekat atau manajemen lalu lintas yang lain yang memungkinkan arus lalu lintas yang masuk ke Simpang tersebut berkurang atau kombinasinya
Utilization of HDPE Plastic Waste for Asphalt Making Additives With A Combination of Glass Waste Filler Alfia Nur Rahmawati; Amalia Ma’rifatul Maghfiroh
Journal of Green Science and Technology Vol 9 No 1 (2025): Journal of Green Science and Technology Vol. 9 No. 1 March 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jgst.v9i1.9943

Abstract

Asphalt is one of the materials used as a road pavement material, this material was chosen because of its good and comfortable final result as a flexible pavement. The use of HDPE plastic waste as an additive to asphalt material and glass waste as filler was chosen in making asphalt, because it is an effort to overcome the problem of waste and besides that the content contained in these materials is thought to be an alternative to making asphalt. The purpose of this study was conducted to determine the characteristics of the constituent materials of asphalt mixture with HDPE plastic additives and glass waste filler; Marshall characteristics of asphalt mixture with HDPE plastic additives and glass waste filler; and the optimum composition ratio to produce asphalt with HDPE plastic additives and glass waste filler. The research results of the effect of the addition of plastic (HDPE and glass powder, partial replacement of asphalt and partial replacement of filler with a mixture proportion of 10-15 mm Coarse Aggregate fraction with a composition of 10%, Medium Aggregate 5-10 mm 48%, Fine Aggregate 0-5 mm 38%%% included in the gradation envelope requirements for AC-BC concrete asphalt layers, the Optimum Asphalt Content (KAO) value in the most optimum AC-BC hot asphalt mixture of 7.30%. While the variation of HDPE addition 6%, 4% and glass powder 1%, 2%, 3% is most optimal at the addition rate of 2.5% and 0.5%. The determination is based on the Marshall test by combining the values of VIM, VMA, VFA, Stability, Flow and Marshall Quotient (MQ). Keyword: Asphalt, Additives, HDPE, Filler, KAO.
PENDAMPINGAN DAN PENGAWASAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN MASJID SABILUL MUTTAQIN DESA GUNUNGANYAR KABUPATEN TUBAN Rahmawati, Alfia Nur; Sujiat, Sujiat; Indriani3, Yulia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28949

Abstract

Saat ini, masjid sedang berupaya untuk diperdalam perannya dalam kehidupan umatnya, dengan mempromosikan solat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya. Masjid pun sedang berusaha untuk diramaikan kembali sehingga selalu menjadi pengingat bagi umatnya, Perintah solat berjamaah di masjid bagi laki-laki terus dikumandangkan di ceramah-ceramah para ulama, kegiatan mengaji rutin bagi anak-anak juga mulai sering dilakukan lagi, seperti yang ada di masjid Sabilul Muttaqin ini juga diharapkan bisa digunakan sebagai pusat berkumpulnya warga dengan segala kegiatannya yang positif baik itu pengajian rutin, pusat infaq dan sedekah, serta rapat dan diskusi aktif membicarakan setiap permasalahan yang dikontribusikan untuk kemajuan warga sekitar. Namun permasalahan mulai ditemukan karena masjid ini dirasa kurang memadai bagi jamaah yang ada, karena makin lama jamaahnya makin banyak. Selain itu juga masih terdapat beberapa permasalahan desain seperti dari aspek sirkulasi yang butuh untuk dibenahi. Kondisi ini menjadi salah satu latarbelakang kegiatan pengabdian masyarakat untuk bisa memenuhi kebutuhan desain bagi Masjid Sabilul Muttaqin ini.