Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penggunaan media pembelajaran quizizz dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pembelajaran IPS di kelas V SD Sinta Nurhasanah; Fajar Nugraha; Febri Fajar Pratama
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v7i5.22640

Abstract

Abstrak This research aims to increase students' learning activeness through the Quizizz learning media in social studies subjects for class V elementary school. This research is a classroom action research with the subjects being class V students at Miftahul Ulum Elementary School, Gunungtanjung sub-district, Tasikmalaya Regency, with a total of 17 students. The indicator of success in this research is the achievement of a percentage of students' active learning of 75%. This research was carried out in 2 cycles, namely Cycle I and Cycle II, each cycle having two meetings. The research stages carried out in cycle I and cycle II are (1) Planning stage (2) Implementation (3) observation stage (4) interview (5) Reflection. It is known that the average increase in cycle I was 52.94% in the Medium category and the student activity category in Cycle II experienced an increase of 82.35% in the High category. Keywords: Activeness, Media Quizizz, Social Sciences Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kekatifan belajar peserta didik melalui media pembelajaran Quizizz pada mata pelajaran IPS kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas dengan Subyek peserta didik kelas V SD Miftahul Ulum kecamatan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya, dengan jumlah siswa sebanyak 17 siswa. Indikator tercapainya keberhasilan dari penelitian ini adalah tercapainya presentase kekatifan belajar peserta didik sebesar 75%. Penelitian ini dilakasanakan 2 siklus yaitu Siklus I dan siklus II masing-masing siklus ada dua pertemuan. Tahapan penelitian yang dilaksanakan pada siklus I dan siklus II yaitu (1) Tahap perencanaan (2) Pelaksanaan (3) tahap observasi (4) wawancara (5) Refeleksi. Hal ini diketahui rata-rata kenaikan pada siklus I dengan nilai 52,94% dengan kategori Sedang dan kateogori kekatifan peserta didik pada Siklus II mengalami peningkatan 82,35% dengan kategori Tinggi. Kata Kunci : Kekatifan, Media Quizizz, IPS
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS STRUKTUR KALIMAT MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI MUGARSARI KOTA TASIKMALAYA Indi Rahma Inayatulloh; Riga Zahara Nurani; Fajar Nugraha
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6168

Abstract

Learning to write sentence structures is a language skill that is productive and expressive. Through writing, someone can communicate, document ideas and events, and develop thinking. The results of interviews with teachers at SDN Mugarsari, precisely in grade 4 of elementary school, showed a problem in learning to write sentence structures from 25 students who completed the KKM only 9 people. So this study aims to improve writing skills using audio-visual learning media on sentence structures. The stages of the study were using the classroom action research (CAR) method which contains stages including planning, implementation and improvement which are divided into several cycles, namely Pre-Cycle, Cycle I, and Cycle II. The results of the study showed that there was an increase in accordance with the indicators of success in sentence structure writing skills. The percentage of improvement in sentence structure writing skills obtained after implementing learning using animated audio-visual media showed clear progress.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR IPS DENGAN PENERAPAN MODEL TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) Dwi Rosi Nurmayanti; Hatma Heris Mahendra; Fajar Nugraha
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dalam pelajaran IPS, khususnya tentang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, dengan menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilakukan dalam dua siklus. Penelitian melibatkan 20 peserta didik kelas VI SDN 4 Maleber. Alat yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi lembar observasi aktivitas guru, aktivitas peserta didik, motivasi belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan motivasi belajar yang cukup besar. Pada siklus I, rata-rata motivasi peserta didik sebesar 66,04% dengan ketuntasan 40%. Setelah perbaikan pada siklus II, motivasi belajar naik menjadi 85,63% dengan ketuntasan 85%. Hasil ini menunjukkan bahwa model TGT efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada pelajaran IPS.
PENGARUH MODEL PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV Dilla Nur Azizah; Hatma Heris Mahendra; Fajar Nugraha
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i3.14145

Abstract

This study aims to examine the effect of the Predict-Observe-Explain (POE) learning model on the learning outcomes of fourth-grade students in Integrated Natural and Social Sciences (IPAS) at SDN 2 Pengadilan, specifically on the topic of buying and selling activities. The problem is motivated by the fact that IPAS instruction remains teacher-centered and dominated by lecture-based methods, which is not yet fully aligned with the demands of the Merdeka Curriculum, which emphasizes experiential learning and twenty-first-century competencies. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design using a Nonequivalent Control Group Design, involving 40 students divided into an experimental class (IV C, n = 20) receiving the POE learning model and a control class (IV A, n = 20) receiving lecture-based instruction. Data were collected through pretests and posttests and analyzed using N-Gain scores and the nonparametric Mann-Whitney U test because the N-Gain scores of the control class were not normally distributed. The results showed that the experimental class had a higher posttest mean (78.90) than the control class (70.15), with an N-Gain score of 0.5304 (moderate category), which was higher than that of the control class (0.2339, low category). The Mann-Whitney U test on the N-Gain scores yielded an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.022, which was lower than the significance level of 0.05, leading to the rejection of H0 and acceptance of Ha. These findings indicate a significant difference in learning gains between students who received POE-based instruction and those who received lecture-based instruction, suggesting that the POE model has a positive effect on IPAS learning outcomes. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas IV SDN 2 Pengadilan pada materi kegiatan jual beli. Masalah ini dilatarbelakangi oleh praktik pembelajaran IPAS yang masih berpusat pada guru dan didominasi oleh metode ceramah, sehingga belum sepenuhnya selaras dengan tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman dan kompetensi abad ke-21. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design, melibatkan 40 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen (IV C, n=20) yang diberi perlakuan model POE dan kelas kontrol (IV A, n=20) yang menggunakan pembelajaran ceramah. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan skor N-Gain serta uji hipotesis nonparametrik U Mann-Whitney karena skor N-Gain pada kelas kontrol tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen (78,90) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (70,15), dengan skor N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,5304 (kategori sedang) yang lebih tinggi daripada kelas kontrol sebesar 0,2339 (kategori rendah). Hasil uji Mann-Whitney U terhadap skor N-Gain diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) Sebesar 0,022 lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang memperoleh pembelajaran POE dan siswa yang memperoleh pembelajaran ceramah, sehingga model POE memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar IPAS.