Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penerapan Aloritma Naive Bayes Untuk Membantu Mahasiswa Dalam Memprediksi Pengambilan Mata Kuliah (Studi Kasus: Prodi Teknologi Informasi Unimor Angkatan Tahun 2020) Ramaulvi Muhammad Akhyar
Journal of Information and Technology Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Information and Technology Unimor (JITU)
Publisher : Department of Information Technology, Universitas Timor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jitu.v3i1.3953

Abstract

Abstrak - Selama semester pertama setiap mahasiswa Bagian akademik Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Timor harus bekerja keras untuk mempelajari bagaimana melakukan penjadwalan dan penentuan mata kuliah. Namun, proses itu sendiri ditandai dengan permasalahan, dengan pengecualian fakta bahwa kelas bawaan dapat mengakibatkan pembubaran satu atau beberapa siswa. Alhasil, dikembangkanlah sebuah sistem yang dapat mengendalikan mata kuliah. Salah satu solusi tersebut menggunakan klasifikasi penambangan data. Data atribut mahasiswa seperti Nilai, IP, IPK, SKS, SKSK, dan Semester digunakan dalam proses klasifikasi, yang memungkinkan untuk prediksi tentang bagaimana mahasiswa tersebut akan mmengambil mata kuliah yang dimaksud. Indikator klasifiabilitas terdiri dari dua kelas yaitu “Ya” untuk mahasiswa yang meramal sukses dan “Tidak” untuk mahasiswa yang memprediksi gagal. Algoritma Naive Bayes Classification (NBC) digunakan untuk melakukan klasifikasi. Dataset training terdiri dari data semester ganjil tahun 2020 dan semester genap tahun 2021. Untuk pengujian, data dari semester 2022 tersedia. Tingkat akurasi prediksi mata kuliah Keamanan Sistem dan Data sebesar 21,21%, sedangkan akurasi prediksi mata kuliah Audit Sistem Informasisebesar 78,26%. Kedua mata kuliah ini terpilih sebagai bagian dari seleksi. Luaran artikel ini adalah dashboard yang menampilkan grafik hasil aktual dan prediksi untuk sejumlah kelas selama semester dan tahun berjalan.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web 3D pada Mata Pelajaran Informatika Materi Jaringan Komputer Newsa Gora Noor; Ramaulvi Muhammad Akhyar
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.2.2026.9032

Abstract

Terbatasnya fasilitas laboratorium jaringan komputer di SMA Negeri 2 Samarinda menyebabkan pembelajaran komputer jaringan dilakukan lebih teoritis, sehingga menyulitkan siswa untuk memahami konsep abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis 3D web interaktif untuk materi jaringan komputer sebagai alternatif yang lebih interaktif dan mudah diakses. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Address, yang meliputi communication, quick plan, modeling quick design, construction of prototype, deployment and feedback, serta refinement. Pendataan dilakukan melalui observasi, wawancara, validasi pakar media, validasi ahli materi, dan tes respon siswa. Media yang dikembangkan menyediakan fitur termasuk materi pembelajaran, simulasi konfigurasi IP Address, simulasi perakitan kabel RJ45, simulasi topologi jaringan tiga dimensi, dan kuis evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan hasil validasi ahli media dengan skor rata-rata 3,71 (sangat layak), validasi ahli materi dengan skor rata-rata 3,79 (sangat layak), dan respon siswa dengan skor rata-rata 3,44 (sangat layak). Media ini dapat memberikan visualisasi konsep jaringan komputer yang lebih konkret dan mendukung proses pembelajaran melalui simulasi interaktif berbasis web
Development Information Website Based on ReactJS to Improve Image Smait Granada with the Agile Method Wahyu Pinanda Ginting; Ramaulvi Muhammad Akhyar
Journal of Innovation and Technology Polbeng Series on Informatics (INOVTEK Polbeng - Seri Informatika) Vol. 10 No. 2 (2025): July
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/9xd1kg44

Abstract

SMAIT Granada Samarinda website continues to face issues, including an unresponsive display on both mobile and desktop devices and an inconsistent UI layout. In addition, the website's users experience discomfort due to the excessively contrasting color scheme. The objective of this development is to reimagine the website to enhance the user experience, thereby facilitating its use in terms of informative website features, updated websites, and the school's digital appearance. Through a series of stages, including planning, needs analysis, design, development, testing, and deployment, the Agile method and ReactJS technology are employed in the development process. The SMAIT Granada Samarinda website as a whole effectively passed the ISO 9126 standard test, and the PRTG tool demonstrated a 100% functional success rate with a teacher usability level of 85.8%, according to the researchers' findings. The findings indicated that the web interface is more responsive and organized on both mobile and desktop devices. It is designed to be user-friendly and includes various supplementary features, including the ability to display the names and photos of school staff, attendance features based on the school's location, a more detailed school profile, updated school news, the school's vision and mission, and a new student admissions page that is clear and user-friendly.
Identifikasi Penyakit Daun Cendana Berbasis Deep Learning Convolutional Neural Network Budiman Baso; Ramaulvi Muhammad Akhyar
Journal of Information and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Information and Technology Unimor (JITU)
Publisher : Department of Information Technology, Universitas Timor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jitu.v4i2.11280

Abstract

Penyakit pada daun (foliage) merupakan kendala patologis utama yang menurunkan produktivitas dan nilai ekonomi pohon Cendana (Santalum album). Identifikasi gejala secara konvensional sering kali terkendala oleh subjektivitas pengamat dan efisiensi waktu yang rendah. Penelitian ini mengimplementasikan teknologi visi komputer melalui algoritma Deep Learning berbasis Convolutional Neural Network (CNN) untuk otomatisasi identifikasi penyakit daun Cendana. Melalui pemanfaatan lapisan konvolusi, model mampu mengekstraksi fitur morfologi dan kromatik secara otonom guna mengenali pola kerusakan daun yang kompleks tanpa memerlukan ekstraksi fitur manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN memberikan performa yang sangat unggul dengan tingkat akurasi, presisi, recall, dan F1-score mencapai 100%, serta efisiensi waktu komputasi selama 1 menit 18 detik. Implementasi teknologi ini diharapkan dapat menjadi instrumen diagnosis dini yang presisi bagi praktisi kehutanan dalam mendukung upaya konservasi dan menjaga keberlanjutan populasi Cendana, khususnya di wilayah Timor.
Digital Sports Management Transformation Through the Implementation of the DEBORA Platform to Enhance the Capacity of Youth Organization Administrators in Tenggarong Seberang District Muhammad Sukron Fauzi; Dewi Rosita; Jance J Sapulete; Ramaulvi muhammad Akhyar; Naheria Naheria
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service Program (PKM) aimed to enhance the organizational capacity of the Youth Organization (Karang Taruna) of Tenggarong Seberang District, Kutai Kartanegara Regency, in sports organization management through the implementation of the DEBORA (Desa Bina Olahraga) platform and to improve members' competencies in using sport science-based physical fitness assessment equipment. The partner organization faced several challenges, including manual sports administration, limited digital literacy among administrators, and the underutilization of standardized physical fitness testing instruments. The program employed a participatory approach consisting of needs assessment, socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The DEBORA platform was utilized to facilitate the digital management of member data, attendance, activity scheduling, documentation, and reporting, while the training on physical fitness assessment equipment aimed to strengthen participants' ability to conduct objective, data-driven physical fitness measurements. The evaluation results demonstrated that administrators' proficiency in operating the DEBORA platform increased from 20% to 90%, while their competency in using physical fitness assessment equipment improved from 40% to 95%. These improvements indicate that integrating digital technology with structured training and mentoring effectively strengthens sports organization governance, enhances digital literacy, and supports more effective, measurable, and sustainable physical fitness development. The program contributes to strengthening the capacity of youth organizations while supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), and SDG 11 (Sustainable Cities and Communities).
Analisis Kemampuan Literasi Digital Siswa SMA pada Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka Alfiani Hanifah; Ramaulvi Muhammad Akhyar
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5204

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi digital siswa kelas XI SMA IT Daarul Hikmah Boarding School pada era Kurikulum Merdeka. Literasi digital menjadi kompetensi esensial dalam pembelajaran modern, namun tingkat penguasaan siswa pada berbagai dimensinya belum terpetakan secara jelas, khususnya di lingkungan boarding school. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner skala Likert 1–5 yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Subjek penelitian berjumlah 46 siswa kelas XI. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan Penilaian Acuan Patokan (PAP) Tipe II berdasarkan enam dimensi literasi digital UNESCO, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak, literasi informasi dan data, komunikasi dan kolaborasi, pembuatan konten digital, keamanan digital, serta pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital siswa secara umum berada pada kategori tinggi, dengan dimensi keamanan digital menempati skor tertinggi. Meskipun demikian, beberapa aspek masih memerlukan penguatan, terutama pada kemampuan pemecahan masalah dan pembuatan konten digital. Penelitian ini memberikan gambaran empiris tentang kondisi literasi digital siswa dan dapat menjadi dasar perumusan strategi peningkatan pembelajaran berbasis digital di sekolah.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Tingkat Depresi dan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Mega Pratiwi; Ramaulvi Muhammad Akhyar; Celine Aloyshima Haris
GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling Vol. 16 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/gdn.v16i2.16368

Abstract

Intensive social media use among university students has emerged as a global phenomenon closely correlated with declining psychological well-being and academic behavioral dysfunction. This study empirically examines the effect of social media use on depression levels and its subsequent impact on academic procrastination, positioning depression as a mediating variable. Adopting a quantitative explanatory design, the study sampled 58 undergraduate students from the Mathematics and Natural Sciences Education Department at Mulawarman University who were completing their final projects. Data were collected using three standardized instruments: the Social Media Use Integration Scale (SMUIS), Beck Depression Inventory-II (BDI-II), and Procrastination Assessment Scale for Students (PASS). Statistical analyses included validity, reliability, normality testing, multiple regression, and a mediation model based on the Baron & Kenny approach. Results indicated that social media use significantly predicted higher depression symptoms (b = 0.397, p < 0.001). Furthermore, depression fully mediated the relationship between social media use and academic procrastination (b = -0.103, p < 0.001), accounting for 78.9% of the variance in final-project delay behaviors. These findings confirm that digital platform engagement not only affects emotional well-being but also activates cognitive-affective mechanisms that drive academic task avoidance. Theoretical and practical implications are comprehensively discussed, including recommendations for cognitive-behavioral counseling interventions and digital literacy regulation within higher education settings.