Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Baca Tulis Al-Quran pada Anak melalui Taman Pengajian Qur'an Windarti Lahay; Rapi Us. Djuko; Icam Sutisna; Muhammad Ibrahim
Student Journal of Community Education Volume 2 No. 2: Februari 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v2i2.1955

Abstract

Permasalahan dalam Penelitian ini adalah Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Baca Tulis Al-Quran Pada Anak Melalui TPQ Al-Khairat Di Desa Wonggarasi Barat Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaiamana Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Baca Tulis Al-Quran Pada Anak Melalui TPQ Al-Khairat Di Desa Wonggarasi Barat Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Untuk mendapatkan jawaban terhadap permasalahan di atas, peneliti menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dalam bentuk observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa orang tau dan guru ngaji memiliki pengetahuan dalam mengajarkan anak membaca dan menulis Al-Quran dan anak dapat meningkatkan pengetahuan dalam minat Baca Tulis Al-Quran dan sering memberikan arahan, motivasi dan dukungan terhadap anak agar anak bisa termotivasi untuk belajar Baca Tulis Al-Quran. Orang tau dan guru ngaji melakukan dukungan terhadap anak, agar termotivasi untuk rajin mengikuti pendidikan di Taman Pengajian Al-Quran Al-Khairat untuk belajar Baca Tulis Al-Quran dan menumbukan minat anak terhadap Baca Tulis Al-Quran dengan memberikan motivasi dan arahan terhadap anak agar anak bisa belajar Baca Tulis Al-Quran.
Peran Guru Dalam Pembentukan Karakter Anak Di Paud Mutiara Bunda Desa Limbatihu Kecamatan Paguyaman Pantai Fadli Husin; Mohamad Zubaidi; Ummyssalam A.T.A Duludu; Muhammad Ibrahim
Student Journal of Community Education Volume 3 No. 1: Agustus 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v2i2.1974

Abstract

ABSTRAK Padli Husin 121418026, Peran guru dalam pembentukan karakter anak di Paud Mutiara Bunda Desa Limbatihu kecamatan Paguyaman Pantai. Skripsi, program studi S1 Pendidikan Luar Sekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Pembimbing I Dr. Mohamad Zubaidi, S.Pd. M.Pd, dan Pembimbing II Dr. Ummyssalam A.T.A Duludu, M.Pd. Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaiamana Peran Guru Dalam Pembentukan Karakter Anak di Paud Mutiara Bunda Desa Limbatihu Kecamatan Paguyaman Pantai. Jenis penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif, dan Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil penelitian di lapangan yang peneliti temukan menunjukan bahwa paud Mutiara bunda yang ada di desa limbatihu alat bermain yang ada di paud tersebut sudah layak untuk di ganti dan dikarenakan paud Mutiara bunda yang ada di desa limbatihu dusun bontula itu sudah beberapa kali berpindah tempat hal ini membuat para peserta didik atau anak usia dini malas untuk pergi ke sekolah bahkan setiap harinya peserta itu hanya 5 orang siswa yang hadir dari 26 siswa. Kata Kunci : Peran Guru ABSTRACT Padli Husin 121418026, The Teachers role in children’s character building at PAUD (Early Childdhood Education) Mutiara Bunda, Limbatihu Village, Paguyaman Pantai Subdistrict. Undergraduate Thesis. Bachelor’s Degree Program in Nonformal Education, Faculty of Education, Universitas Gorontalo. The Principal Supervisor is Dr. Mohamad Zubaidi, S.Pd, M.Pd and the Co-Supervisor is Dr. Ummyssalam A.T.A Duludu, M.Pd The research aimed to identify and describe the teachers’ role in children’s character building at PAUD (Early Childhood Education ) Mutiara Bunda, Limbatihu Village, Paguyaman Pantai Subdistrict. This research employead a qualitative method with data collection technques: observation, interview, and documentation The research finding in the field discovered that the playground equipment at PAUD Mutiara Bunda in Limbatihu Village was unsafe and must be replaced with new equipment.At the moved several times. This caused the students of early childhood to be lazy to go sehool, even on every school day, only five students attended the class out of 26 students. Keywords : Teacher’s Role
Profil Sekolah Penggerak di TK Negeri Pembina Limboto Kabupaten Gorontalo StevaniHabibie Vani; Misran Rahman; Rapi Us Djuko; Muhammad Ibrahim
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 1: Agustus 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i1.2775

Abstract

Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan Program Sekolah Penggerak di TK Negeri Pembina Limboto Kabupaten Gorontalo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya program sekolah penggerak ini dapat membawa perubahan bagi sekolah, menjadikan sekolah lebih maju dan berkembang. Pada saat proses belajar mengajar peserta didik lebih aktif dibandingkan guru itu sendiri terdapat P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Dalam program ini didalamnya ada kurikulum merdeka belajar yang dapat menjadikan peserta didik berinofatif, mandiri, kreatif, dan bergotong royong. Sekolah penggerak ini juga didukung dengan adanya alat pembelajaran yang dapat mempermudah guru dalam proses belajar mengajar yaitu platfrom merdeka mengajar, platfrom edukasi yang menyediakan pelatihan mandiri dan berbagai referensi perangkat ajar, seperti alur tujuan pembelajaran, modul ajar dan lain-lain bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai dengan kurikulum merdeka. Indikator yang digunakan penelit dalam peneltian ini ada lima yaitu, indikator pertama program sekolah penggerak, kedua kriteria sekolah penggerak, ketiga kurikulum sekolah penggerak, keempat sistem pembelajaran sekolah penggerak dan kelima penguatam SDM sekolah penggerak. Kata kunci: Program Sekolah Penggerak, Kurikulum Merdeka Belajar
Partisipasi Pemuda dalam Penanggulangan Bencana Banjir Nevaldi Gani; Abdul Rahmat; Rapi Us Djuko; Muhammad Ibrahim
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 1: Agustus 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i1.3048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai bagaimana partisipasi pemuda dalam penanggulangan bencana banjir di Desa Dungaliyo, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dan Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan: 1). Pra bencana, dilakukanya sosialisasi dalam penggulangan benca pada pemuda, pemuda itu sendiri lebih memahami pentingnya menjaga lingkungan dan tidak hanya menambah wawasan pemuda terhadap penanggulangan bencana banjir, juga meningkatkan partisipasi pemuda pada sebelum, saat bencana dan setelah bencana terjadi. 2). Pada saat bencana, menjadikan pemuda itu sendiri lebih memahami hal apa saja yang harus dilakukan dalam mengambil tindakan pada saat banjir terjadi. Selain itu juga meningkatkan Peran dalam membantu Masyarakat untuk lebih berkonstribusi dalam pengamanan serta memfasilitasi Masyarakat yang terkena dampak. 3). Setelah bencana terjadi atau pasca bencana pemuda itu sendiri sudah mengambil Peran dengan upaya melakukan rehabilitasi lingkukan berupa melakukan penanaman pohon dan menghimbau Masyarakat untuk tidak menebang pohon sembarangan dan membuang sampah di Sungai.
Sekolah Perempuan Hebat Sebagai Upaya Memperkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga Melalui Pemberdayaan Perempuan “Pengolahan Butternut Squash” Muhammad Ibrahim; Rusmin Husain; Mohamad Zubaidi; Kartini Marzuki; Asep Saepudin
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v6i1.1194

Abstract

This great Women's school program provides education about gender equality and women's rights. Women's Schools cannot be separated from the process of individual or group self-development. Therefore, women must be empowered through the Women's School program. The women's school program to increase family economic resilience is an educational initiative specifically designed to provide knowledge, skills, and training on women's rights and economic opportunities. Improving women's skills in managing Butternut Squash to become a nutritious snack for children including mochi, crispy Butternut Squash, pumpkin dodol, and pumpkin jam, which was initiated through the Women's school program, Building partnerships based on family economic resilience with the village government, Social Service, Cooperative and MSME Service, the Family Hope Program Implementation Unit (UPPKH).
Pemberdayaan Literasi Sosial Berbasis Komunitas Untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Bahan Pangan Lokal Abd. Hamid Isa; Zulkarnain Anu; Muhammad Ibrahim
ABDI SABHA (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CERED Indonesia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53695/jas.v7i1.1422

Abstract

The strategy and effort to build villages accommodate village activists to create collective learning spaces in village resource governance. Village initiatives and capabilities in managing existing resources in their areas are the basic capital to create strong, advanced, and independent villages. Literacy in the form of information technology is a learning tool that can bridge village activists in various regions through relevant and sustainable community service program interventions to reduce and minimize the presence of poor communities in villages. Gorontalo Province is ranked 6th out of 10 regions with the highest number of poor people in September 2023 (BPS, January 2024), with a poor population of 15.41 percent and Central Sulawesi is ranked 10th with a percentage of poor people of 12.18 percent. The distribution of poor population areas is found to be in the Tomini Bay area. The Thematic KKN Program by LPPM UNG in 2025 is oriented to improve the quality of the number of community service of UNG lecturers. Providing solutions to partner problems with a holistic approach based on multidisciplinary research that has been implemented and is able to be effective for the priority scale of community development in the 3T region as stated in Presidential Decree No. 63 of 2020 and based on BPS data in 2021. The target of the community-based social literacy empowerment program to support the development of local food economic independence through this Thematic KKN program is the realization of a community that has good knowledge and understanding of social literacy as part of the learning process and has skills that are an effort to improve welfare through economic independence and local food security of the community. The type of literacy development developed is a community-based potential that is worth exploring (village) that is available and has comparative advantages and competitive advantages both economically, socially and environmentally that can be produced and marketed in order to create community economic independence through a local food security program.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Pengangguran Pemuda di Desa Girisa Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo Amin Lasibu; Mohamad Zubaidi; Yakob Napu; Rusdin Djibu; Muhammad Ibrahim
Student Journal of Community Education Volume 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjce.v5i2.4337

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis berbagai faktor yang memengaruhi tingkat pengangguran pemuda di Desa Girisa. Pendekatan yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, angket terbuka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek yang paling banyak dipandang negatif oleh responden adalah besaran upah minimum (82%), diikuti oleh kesesuaian pekerjaan (56%), pasar kerja (56%), minat di sektor pertanian (56%), dan prospek pertanian (56%). Pandangan negatif ini menunjukkan bahwa mayoritas pemuda merasa pekerjaan yang tersedia tidak layak secara finansial dan tidak sesuai dengan kemampuan atau harapan mereka. Selain itu, rendahnya tingkat pelatihan keterampilan (16%) dan keterampilan yang dimiliki (26%) memperkuat temuan bahwa keterbatasan kapasitas individu turut mempengaruhi pengangguran. Sementara itu, Hanya 12% responden yang menganggap keterbatasan sumber informasi lowongan kerja sebagai tantangan, sehingga dapat disimpulkan bahwa akses informasi bukan merupakan faktor dominan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengangguran pemuda di Desa Girisa lebih disebabkan oleh masalah-masalah struktural, seperti rendahnya kualitas dan kuantitas pekerjaan yang tersedia, serta rendahnya daya tarik sektor pertanian. Diperlukan kerja sama yang sinergis antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan masyarakat dalam meningkatkan keterampilan pemuda, memperluas peluang kerja, serta menghidupkan kembali sektor pertanian sebagai sumber mata pencaharian yang menjanjikan.
Negosiasi Identitas Keagamaan dalam Tradisi Mongakiki Masyarakat Gorontalo Muhammad Ibrahim; Donald Qomaidiasyah Tungkagi; Andi Oktami Dewi Artha Ayu Purnama; Zulkarnain Anu
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 11, No 3 (2025): September 2025
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.11.3.%p.2025

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik tradisi Mongakiki (Aqiqah) di Desa Batu Keramat, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, sebagai fenomena akulturasi antara ajaran syariat Islam dan budaya lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode etnografi, penelitian ini menemukan bahwa masyarakat melaksanakan aqiqah dengan cara yang berbeda dari tuntunan syariat Islam, yaitu menggunakan ayam putih atau membeli darah sapi dari hajatan orang lain, bukan menyembelih kambing. Praktik ini disertai dengan prosesi adat mohundingo (gunting rambut bayi) yang sarat dengan simbol-simbol budaya lokal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Mongakiki merupakan hasil negosiasi antara ortodoksi Islam dan pragmatisme budaya, yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, ikatan sosial, dan identitas komunal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang dinamika Islam lokal di Indonesia, khususnya bagaimana masyarakat Muslim menegosiasikan identitas keagamaan mereka dalam konteks budaya yang spesifik.