Banu Dwi Handono, Banu Dwi
Unknown Affiliation

Published : 33 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGUJIAN KUAT TEKAN BETON GEOPOLIMER DENGAN PENAMBAHAN SEMEN PUTIH PADA PERAWATAN SUHU RUANG Tjoanto, Roynaldo; Wallah, Steenie E.; Handono, Banu Dwi
JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton geopolimer adalah suatu material konstruksi yang relatif baru dikembangkan tetapi menawarkan berbagai kelebihan dibandingkan dengan beton konvensional yang menggunakan semen Portland. Beton geopolimer ini sama sekali tidak menggunakan semen portland. Salah satu kelebihan beton geopolimer selain tahan terhadap api adalah dapat mengurangi polusi udara, sedangkan kekurangannya ialah dalam membuatnya sedikit rumit dari beton konvensional. Pada penelitian ini meskipun beton geopolimer tidak menggunakan semen seutuhnya maka dalam penelitian ini akan dilakukan penambahan semen putih pada beton geopolimer untuk membuat kuat tekan beton meningkat pada perawatan temperatur ruangan.Pada penelitian ini dilakukan penambahan semen Portland putih dengan variasi penambahan semen putih 0%, 5%, 10%, dan 15% terhadap total berat fly ash. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder 10/20 cm dengan umur pengujian 7 hari dan 28 hari. Perawatan beton geopolimer dilakukan dengan perawatan suhu ruang dan perawatan temperatur dengan suhu 90˚C.Hasil penelitian nilai kuat tekan beton geopolimer pada perawatan suhu ruang mengalami kenaikan 37.19% dari umur beton 7 hari ke 28 hari yang kekuatan pada 7 hari berkisar 16.68 - 22.8 MPa dan 21.64 – 29.87 MPa untuk umur 28 hari. Pada perawatan elevated temperature 90˚C nilai kuat tekan tidak ada perubahan signifikan yang berkisar 25.69 - 27.93 MPa umur beton 7 hari dan 27.04 – 27.79 MPa untuk umur beton 28 hari Kata Kunci: Beton Geopolimer, Semen Putih, Kuat Tekan, Temperatur Ruang
PENGUJIAN KUAT TARIK BELAH BETON GEOPOLIMER DENGAN PENAMBAHAN SEMEN PUTIH PADA PERAWATAN TEMPERATUR RUANGAN Pati, Maria Sari; Handono, Banu Dwi; Wallah, Steenie E.
JURNAL SIPIL STATIK Vol 9, No 4 (2021): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton geopolimer adalah beton yang tidak menggunakan semen portland dalam campurannya. Beton geopolimer adalah suatu material yang relatif baru dikembangkan yang mempunyai beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan beton konvensional yang menggunakan semen portland.  Pada beton geopolimer unsur-unsur yang mengikat agregat kasar dan agregat halus terdapat pada silica dan alumina pada fly ash yang beraksi dengan carian alkali sehingga membentuk pasta geopolimer. Untuk mendukung terjadinya pengikatan, perawatan beton geopolimer dilakukan dengan perawatan temperature, 60˚C atau 90˚C.Pada penelitian ini meskipun beton geopolimer tidak menggunakan semen portland sebagai bahan pengikat, maka dalam penelitian ini dilakukan penambahan semen dengan jenis semen portland putih pada beton geopolimer dengan variasi penambahan semen putih 0%, 5%, 10% dan 15% dan untuk mendukung terjadinya pengikatan, perawatan beton geopolimer dilakukan dengan perawatan temperature ruangan. Menggunakan benda uji silinder 10/20cm dan umur pengujian 7 hari dan 28 hari.Hasil penelitian nilai kuat tarik belah beton geopolimer mengalami kenaikan hingga 11,77% dari umur beton 7 hari ke 28 hari, dengan kekuatan berkisar 1,97-2,24 MPa untuk umur 7 hari dan 2,03-2,5 MPa untuk umur 28 hari pada perawatan temperature ruangan. Pada temperatr tinggi nilai kuat tarik belah naik signifikan berkisar 2,78-3,103 MPa umur beton 7 hari dan 2,82-3,21 MPa untuk umur 28 hari dengan perawatan curing time 24 jam 90˚C. Kata Kunci : Beton Geopolimer, Semen Putih, Kuat Tarik Belah, Temperatur Ruang
PENGARUH PEMANFAATAN CANGKANG KEONG SAWAH SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN DITINJAU TERHADAP KUAT TEKAN BETON Talibo, Randi Izki; Pandaleke, Ronny E.; Handono, Banu Dwi
JURNAL SIPIL STATIK Vol 8, No 6 (2020): JURNAL SIPIL STATIK
Publisher : JURNAL SIPIL STATIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam pembuatan elemen struktur. Banyaknya jumlah penggunaan beton dalam kosntruksi mengakibatkan peningkatan kebutuhan material beton, sehingga mengakibatkan harga semen yang semakin meningkat. Alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut dengan memanfaatkan limbah-limbah yang tidak bermanfaat, seperti cangkang keong sawah yang menjadi hama untuk para petani. Dengan optimalisasi pemanfaatan limbah cangkang ini diharapkan akan mengurangi limbah yang mencemari lingkungan dan memberikan nilai tambah tersendiri, dikarenakan sebagian besar wilayah Indonesia adalah daerah pertanian.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari pemanfaatan cangkang keong sawah sebagai substitusi parsial semen ditinjau terhadap kuat tekan beton. perhitungan perencanaan campuran beton trial dengan metode modifikasi ACI 211.1– 91. Penilitian ini menggunakan benda uji silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 20 cm. Pengujian dilakukan pada umur beton 28 hari dengan variasi persentase cangkang keong sawah yang ditambahkan yaitu 0.0%, 2.5%, 5.0%, dan 7.5% dari berat total benda uji silinder.Hasil penelitian menunjukan bahwa beton cenderung memiliki penurunan kuat tekan pada setiap kenaikan persentase cangkang keong sawah yang disubstitusikan. setiap kenaikan substitusi 2.5% cangkang keong sawah mengalami penurunan rata-rata 19.66% pada kuat tekan beton. Namun cangkang keong sawah dapat menurunkan berat volume yakni pada setiap kenaikan substitusi 2.5% cangkang keong sawah mengalami penurunan rata-rata 1.96% pada berat volume. Kata kunci: Cangkang Keong Sawah, Kuat Tekan Beton.