Claim Missing Document
Check
Articles

COMPARISON OF VEGETARIANS AND NON-VEGETARIANS IN BODY MASS INDEX INDICATORS AND CHOLESTEROL LEVELS Helen Sabatini Simbolon, Yunus Elon
JOURNAL of HEALTH SCIENCE REVIEW Vol. 1 No. 2 (2024): Vol 1 No 2 October 2024
Publisher : SABDA EDU PRESS (SEP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70519/jhsr.v1i2.73

Abstract

Background: Nutritional status of adults can be seen simply by using body mass index, and especially nutritional status related to vegetarian and nonvegetarian dietary status.Objective: This study aimed to assess the cholesterol levels and BMI of Adventist University Indonesia students. Methods: Using Spearman's rho test, this research technique is quantitative. There were 60 participants who voluntarily gave their consent. The tool used in this study is a lipid profile (measuring tool for cholesterol levels), Results: the study showed that there was no relationship between gender and BMI. While there is a significant relationship to dietary status and cholesterol levels with a unidirectional positive value (p = .000 r = .578).
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Unit Hemodialisa Terhadap Pelayanan Perawat Moria Marlina, Agnes; Elon, Yunus
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.2209

Abstract

Hemodialisa adalah terapi mutlak yang dibutuhkan oleh penderita gagal ginjal kronis, yang mana jumlah penderitanya kian bertambah. Kepuasan pasien menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani hemodialisa. Maka, pelayanan perawat dalam dimensi kenyataan, keandalan, keketanggapanan, jaminan dan empati menjadi indikator kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gamaran kepuasan pasien hemodialisa terhadap pelayanan perawat di salah satu rumah sakit di kota Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian kuntitatif dengan menggunakan metode cross-sectional dengan pengambilan sampel dengan metode purposive samping. Hasil penelitian ditemukan kelima dimensi pelayanan perawat yaitu kenyataan, keandalan, keketanggapanan, jaminan, dan empati mendapat mean diatas 4,5 yang berarti pelayanan perawat di unit hemodialisa sudah memenuhi ekspektasi pasien
ANALISIS POLA MAKAN TIDAK TERATUR SEBAGAI FAKTOR RESIKO GERD PADA MAHASISWA UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA Lingga, Dian Early Stevi; Elon, Yunus
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.39371

Abstract

GERD merupakan gangguan sistem pencernaan yang sering ditemui. Perubahan gaya hidup dan meningkatnya tekanan akademik di kalangan mahasiswa memicu kebiasaan pola makan yang tidak menentu, yang dianggap sebagai salah satu faktor risiko GERD. Kebiasaan melewatkan waktu makan atau mengonsumsi makanan tidak seimbang, sering ditemukan pada mahasiswa dan dapat berpengaruh terhadap kejadian GERD. Dengan menerapkan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan analitik dan cross-sectional untuk mengeksplorasi hubungan antara pola makan yang tidak teratur dengan peningkatan risiko GERD di kalangan mahasiswa keperawatan. Hasil analisis menggunakan uji Spearman's rho menunjukkan bahwa pola makan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan terjadinya GERD, dengan koefisien korelasi 0.012 dan nilai signifikansi 0.920. Temuan ini mengindikasikan bahwa pola makan tidak secara langsung memengaruhi kejadian GERD dalam sampel penelitian ini. Mayoritas mahasiswa Universitas Advent Indonesia memiliki pola makan cukup baik, meskipun beberapa masih memiliki kebiasaan makan tidak teratur. GERD cukup umum terjadi di kalangan mahasiswa, dipengaruhi oleh faktor seperti konsumsi makanan tertentu, stres akademik, dan gaya hidup. Namun, hasil analisis statistik mengindikasikan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara pola makan yang tidak teratur dan kejadian GERD, sehingga pola makan bukanlah faktor risiko utama GERD pada penelitian ini.
Hubungan Antara Massa Otot Dan Lemak Viseral Pada Masyarakat Cihanjuang Rahayu Somae, Joy; Elon, Yunus
Jurnal Skolastik Keperawatan Vol 10 No 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Advent Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35974/jsk.v10i2.3972

Abstract

Factors Associated With Blood Pressure Of Adult Clients Malinti, Evelin; Elon, Yunus; Wulandari, Imanuel Sri Mei
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 8 No 3 (2020): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.855 KB)

Abstract

An individual's health status can be reflected in blood pressure. Many factors can affect blood pressure. Thisstudy aims to evaluate risk factors for blood pressure in adults in Cihanjuang Rahayu village. With a crosssectional approach, this study was conducted on a total of 120 respondents selected by purposive sampling.Filling out questionnaires and measuring height and weight, and blood pressure were performed to obtaindata in this study. More than half of respondents have blood pressure above normal which is classified aselevated and hypertension. Socio-demographic data such as age and marital status have a significantrelationship with systolic and diastolic blood pressure (p <.05). Educational level and occupation weresignificantly associated with systolic blood pressure (p <.05). While the level of income has a significantrelationship with diastolic blood pressure (p <.05). Body Mass Index with systolic and diastolic blood pressurehas a significance value of p <.05. There was no significant relationship (p> .05) between activity level, stresslevel, smoking, drinking coffee, sex, and family history with blood pressure. Conducting a healthy lifestyle isvery important to instill in the community to prevent and control high blood pressure.
KESIAPSIAGAAN REMAJA DALAM MENGHADAPI WABAH COVID-19 Natalia, Rahel Nuraeni; Malinti, Evelin; Elon, Yunus
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid 19 menyebar sangat cepat dan menginfeksi jutaan orang dengan angka kematian yang tinggi pada lansia dan individu dengan penyakit penyerta. Namun remaja sekalipun tidak kebal terhadap infeksi covid 19, sehingga kesiapsiagaan menghadapi covid 19 sangatlah penting. Penelitian ini menggunakan metode potong lintang dengan tujuan untuk mendeskripsikan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi covid-19, dan hubungannya dengan tingkat pengetahuan dan dukungan yang diperoleh. Populasi penelitian adalah remaja di SMA PGRI Lembang dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden tentang covid 19 tergolong moderat, dukungan yang diperoleh tergolong moderat sedangkan kesiapsiagan terhadap covid termasuk tinggi. Uji hubungan menunjukkan bahwa terdapat hubungan diknifikan dengan arah posisif antara pengetahuan dan kesiapsiagaan maupun antara dukungan dan kesiapsiagaan (p<.05). Sehingga disimpulkan bahwa semakin tinggi pengetahuan remaja dan dukungan terhadap remaja akan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi covid 19. Setiap individu perlu siapsiaga dalam menghadapi pandemi ini, saling mendukung dan mengingatkan, karena covid 19 harus dihadapi bersama.
FENOMENA MEROKOK PADA REMAJA PUTRI: STUDI KUALITATIF Patana, Devie Hangriani; Elon, Yunus
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2019): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan salah satu fenomena gaya hidup pada kebanyakan orang saat ini. Kebiasaan merokok umumnya dilakukan pada saat usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena merokok pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode snowball sampling. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang terdiri dari 3 komponen, yaitu memilih data, paparan data, dan menarik kesimpulan hasil deskripsi. Informan dalam penelitian ini adalah 10 orang remaja putri yang merupakan siswi SMA yang berdomisili di Kecamatan Parongpong. Pengumpulan data dilakukan dilakukan dengan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan fenomena merokok pada remaja putri antara lain hal yang menjadi alasan informan merokok yaitu; pengaruh teman, ingin coba-coba, penasaran dan iseng. Hal yang dirasakan saat pertama kali merokok yaitu; pusing, batuk, pahit dan tidak enak. Respon teman mengetahui informan merokok yaitu; biasa saja, tidak merespon, dan tidak menyangka. Hal yang dirasakan informan setelah merokok antara lain; nyaman, puas, enak dan biasa saja. Tanggapan informan mengenai rokok sudah menjadi suatu kebutuhan yaitu; sebagai pelarian, penghilang stress, lagi santai, dan saat berkumpul bersama teman. Pandangan informan terhadap remaja putri yang merokok yaitu; “biasa saja”, “illfeel”, “tidak baik” dan “jelek”. Perlu adanya kerjasama lintas sektoral untuk meningkatkan tentang bahaya rokok.
Gambaran Tingkat Kepuasan Pasien Unit Hemodialisa Terhadap Pelayanan Perawat Moria Marlina, Agnes; Elon, Yunus
Journals of Ners Community Vol 13 No 5 (2022): Jurnal of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i5.2209

Abstract

Hemodialisa adalah terapi mutlak yang dibutuhkan oleh penderita gagal ginjal kronis, yang mana jumlah penderitanya kian bertambah. Kepuasan pasien menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani hemodialisa. Maka, pelayanan perawat dalam dimensi kenyataan, keandalan, keketanggapanan, jaminan dan empati menjadi indikator kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gamaran kepuasan pasien hemodialisa terhadap pelayanan perawat di salah satu rumah sakit di kota Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian kuntitatif dengan menggunakan metode cross-sectional dengan pengambilan sampel dengan metode purposive samping. Hasil penelitian ditemukan kelima dimensi pelayanan perawat yaitu kenyataan, keandalan, keketanggapanan, jaminan, dan empati mendapat mean diatas 4,5 yang berarti pelayanan perawat di unit hemodialisa sudah memenuhi ekspektasi pasien
The Relationship Between Knowledge Level and Professional Students' Attitudes Towards Occupational Health and Safety (K3) in The Operating Room Taebenu, Fiyola; Elon, Yunus
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4a (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4a.10696

Abstract

Occupational Health and Safety refers to a safe and healthy workplace situation for workers, the company, and the community and environment in the factory or worksite area. Injuries from accidents are the most frequently reported physical risks in the operating room. This study aims to determine the relationship between the knowledge and attitudes of professional students of the Faculty of Nursing, Adventist University of Indonesia regarding (K3) in the operating room. The type of research used in this study is correlation analysis with a cross-sectional approach. Data analysis was carried out using 2 methods, namely Univariate Analysis and Bivariate Analysis using Spearman Rho. The results of the study found that the level of knowledge of professional students regarding K3 in the operating room is still relatively low. Most respondents have knowledge in the category of less (91.8%) and have a less good attitude (55.1%), while only a small portion showed a good or very good attitude. Professional students' attitudes and understanding about K3 in the operating room are significantly correlated negatively. A substantial but negative link is found, as indicated by the Spearman Rank correlation test value of r = -0.640 with p = 0.000. This implies that a better attitude does not always follow from greater knowledge. The conclusion of the study shows that professional students of the Faculty of Nursing, Adventist University of Indonesia do not yet have clear attitudes and knowledge about (K3) in the operating room.
Analysis of Nursing Students' Knowledge Level Regarding Correct Patient Identification Hutagaol, Nova Elisabeth; Elon, Yunus
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4a (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4a.10820

Abstract

Patient safety is a crucial aspect of healthcare. Errors in patient identification can lead to serious consequences, such as administering the wrong medication or performing inappropriate medical procedures. Therefore, adequate knowledge of patient identification procedures is crucial for prospective healthcare professionals. This study aimed to analyze nursing students' knowledge of correct patient identification processes and how this knowledge can contribute to improving patient safety in the practice environment. The study found that nursing students at Universitas Advent Indonesia had a fairly good level of knowledge of correct patient identification procedures, with the majority of respondents demonstrating adequate understanding. Knowledge of correct patient identification is closely related to the implementation of patient safety principles, which is a crucial step in reducing the risk of medical errors and improving the quality of healthcare. The results of this study emphasize the importance of continuous education and training on patient identification in the nursing curriculum, so that students not only understand the theory but are also able to apply it practically in nursing care. Conclusion, nursing students' knowledge of correct patient identification is in the fairly good category. This study provides an important contribution to the development of learning strategies and improving student competency in patient safety, particularly correct patient identification.