Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Lesson Study For Learning Community (LSLC) pada Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Model Flipped Learning untuk Guru Bahasa Inggris Kota Mataram: Training on the Implementation of Lesson Study for Learning Community (LSLC) in English Language Teaching Using Flipped Learning Model for English Teachers in Mataram City Saputra, Agus; Sujana, I Made; Fitriana, Eka; Munandar, La Ode Alfin Haris; Astika, Reni
DARMADIKSANI Vol 5 No 3 (2025): Edisi November (Special Edition)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8940

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Kota Mataram masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain rendahnya partisipasi, kolaborasi, dan komunikasi siswa, dominasi pembelajaran yang berfokus pada unsur kebahasaan, serta minimnya kultur kolaborasi profesional antar-guru. Kondisi ini berimplikasi pada belum optimalnya pengembangan kompetensi komunikatif siswa dan terbatasnya inovasi pembelajaran di kelas. Menjawab permasalahan tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Mataram bekerja sama dengan MGMP Bahasa Inggris Kota Mataram melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat berupa implementasi Lesson Study for Learning Community untuk pengembangan pembelajaran Bahasa Inggris berbasis Flipped Learning Model. Kegiatan melibatkan 15 guru Bahasa Inggris SMP dan dilaksanakan melalui pendekatan Blended Learning yang memadukan pemanfaatan Learning Management System berbasis Google Sites, pembekalan konsep secara daring, pendampingan intensif, serta lokakarya tatap muka yang mengakomodasi siklus LSLC Plan–Do–See. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan platform digital efektif mendukung kesiapan guru, LSLC berhasil mentransformasi cara kerja guru dari praktik yang terisolasi menuju komunitas belajar yang kolaboratif, dan penerapan FLM pada Open Class mampu meningkatkan partisipasi siswa, meskipun tetap ditemukan tantangan terkait manajemen atensi. Secara keseluruhan, program ini terbukti memperkuat kompetensi pedagogis guru, menumbuhkan budaya refleksi berbasis data, dan mendorong terwujudnya pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih aktif dan berpusat pada siswa.
MEMBANGUN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS APOTEK BERBASIS WEB DI LAMPUNG SELATAN Sukatmi, Sukatmi; Astika, Reni; Syafitri, Yulli; Nugroho, Seto Idristian
Jurnal Cendikia Vol 25 No 2 (2025): Jurnal Cendikia Vol. 25 No. 2 Oktober 2025
Publisher : LPPM ITBA Dian Cipta Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2313/jc.v25i2.604

Abstract

Informasi mengenai lokasi dan ketersediaan apotek yang akurat sangat dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat. Di Kabupaten Lampung Selatan, data persebaran apotek belum tersaji secara terintegrasi dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Informasi Geografis (SIG) apotek berbasis web yang mampu menyajikan informasi lokasi apotek secara visual, interaktif, dan informatif. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan alat perancangan Unified Modeling Language (UML) untuk memodelkan kebutuhan dan alur sistem, meliputi use case diagram, activity diagram, dan class diagram. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah Extreme Programming (XP) yang menekankan pada komunikasi, kesederhanaan, umpan balik, dan pengembangan secara iteratif. Data yang digunakan terdiri dari data spasial berupa koordinat lokasi apotek serta data nonspasial seperti nama apotek, alamat, jam operasional, dan layanan yang tersedia. Implementasi sistem memanfaatkan teknologi web dan peta digital untuk menampilkan persebaran apotek di wilayah Lampung Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu membantu masyarakat dalam menemukan lokasi apotek dengan cepat dan tepat, serta memudahkan pengelola dalam melakukan pengelolaan data apotek. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan akses informasi kesehatan dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif di Lampung Selatan.
SOSIALISASI DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK UMKM GAPOKTANHUT KABUPATEN PESAWARAN Syafitri, Yuli; Irwandi, Irwandi; Sulaimawan, Deddy; Astika, Reni; Ridhawati, Eka
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.1117

Abstract

This Community Service activity aims to improve MSMEs’ understanding and skills in Pesawaran Regency’s GAPOKTANHUT in utilizing digital marketing to expand their product reach. The activity was implemented through outreach, demonstrations, and mentoring on the use of digital platforms. 20 MSMEs from various business types attended the program. The results, measured through pretest and posttest evaluations, showed a significant increase in participants’ understanding, with an average initial score of 46.3 increasing to 81.3 after the activity. These results confirm that the outreach program can improve digital literacy, promotional skills, and MSME readiness to compete in the online marketing era. This activity also positively impacts sales strategies and increases the potential for sustainable MSME turnover.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM GAPOKTANHUT Kabupaten Pesawaran dalam memanfaatkan digital marketing untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi, demonstrasi, serta pendampingan penggunaan platform digital. Program diikuti oleh 20 UMKM dari berbagai jenis usaha. Hasil kegiatan diukur melalui evaluasi pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai awal 46,3 meningkat menjadi 81,3 setelah kegiatan. Hasil ini menegaskan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan literasi digital, kemampuan promosi, serta kesiapan UMKM untuk bersaing di era pemasaran online. Kegiatan ini juga berdampak positif pada strategi penjualan dan potensi peningkatan omzet UMKM secara berkelanjutan