Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Implementasi Kriptografi dengan Algoritma AES-128 dan Blowfish Berbasis Android pada Fitur One-To-One Chat Blucareer Aplikasi Blucampus pada Universitas Budi Luhur Destriyani Destriyani; Painem Painem
SKANIKA: Sistem Komputer dan Teknik Informatika Vol 1 No 3 (2018): Jurnal SKANIKA Juli 2018
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1972.474 KB)

Abstract

Bagi kaum milenial masa kini, adanya layanan chatting menjadi salah satu fitur yang paling diharapkan keberadaannya di dalam suatu aplikasi. Melihat belum adanya fitur chatting pada aplikasi BLuCareer maka dihadirkan fitur tersebut agar para pengguna tidak mendapati kendala melakukan percakapan dalam satu ruang yang sama, yaitu tetap pada aplikasi BLuCareer. Namun, kemudahan tersebut memberikan ancaman berupa permasalahan keamanan dan kerahasiaan data. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem pengamanan data yang bertujuan menanggulangi ancaman yang mungkin timbul tersebut, serta meminimalisir rasa khawatir pengguna dalam berkomunikasi menggunakan fitur chatting pada suatu aplikasi. Salah satu ilmu pengamanan data yang terkenal adalah kriptografi, dimana metode algoritma AES dengan penggunaan kunci 128 bit dan algoritma Blowfish akan diterapkan dalam kasus ini. Hasil dari penelitian ini diimplementasikan dalam sebuah fitur aplikasi berbasis Android yang memberikan kemudahan bagi pengguna untuk tetap merasa aman dan nyaman saat melakukan chatting. Hasil pengujian menunjukkan 0.64 detik merupakan rata-rata waktu untuk satu kali proses enkripsi sementara proses dekripsi memerlukan waktu 1.23 detik, sedangkan berdasarkan hasil kuesioner yang terhimpun dari 25 responden didapati bahwa secara keseluruhan seberapa puas mereka dengan fitur chatting ini adalah 12% merasa cukup puas, 32% puas dan 56% merasa sangat puas. Dengan presentase kegagalan mengirim pesan sebesar 12%.
Implementasi Algoritma Kriptografi Dengan Metode Des, Vernam Dan Diffie Helman Pada Web Service Berbasis Rest Aplikasi Blucampus Fitur Pmb Pada Universitas Budi Luhur Riyan Sugiharto; Painem Painem
SKANIKA: Sistem Komputer dan Teknik Informatika Vol 1 No 3 (2018): Jurnal SKANIKA Juli 2018
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1489.473 KB)

Abstract

REST API semakin populer digunakan sebagai media pertukaran data, hal ini disebabkan semakin banyak aplikasi mobile yang bermunculan. Karena kelebihan REST API salah satunya adalah untuk mengintegrasi dua atau lebih platform yang berbeda secara bersamaan. Karena banyaknya user yang akan menggunakan Aplikasi BluCampus untuk itu aplikasi BluCampus menggunakan API Rest sebagai Web service, oleh karena itu besar kemungkinan akan terjadinya pencurian data yang mungkin terjadi pada saat pengiriman data dari aplikasi BluCampus menuju Web service, jadi diciptakanlah algoritma - algoritma untuk enkripsi data dari metode Caesar hingga sekarang ini. Pada sistem aplikasi BluCampus diterapkan kombinasi metode Vernam ,metode DES (Data Encryption Sistem) dan Deffie Helman. Penerapan Kombinasi Vernam dan DES pada API BluCampus dapat menyelesaikan kemungkinan terjadinya pencurian data. Pengujian dilakukan dengan cara mengenkripsikan semua data yang akan di kirim menuju API untuk di proses dan setelah API menerima data berbentuk ciphertext maka akan dilakukan dekripsi dan menghitung waktu saat pertukaran data dengan enkripsi dekripsi dan tanpa enkripsi. Enkripsi dilakukan dengan vernam terlebih dahulu dengan key dari deffie helman, setelah mendapat chipertext maka dilakukan enkripsi lagi dengan metode DES. Pada penelitian ini dianalisis kecepatan enkripsi dekripsi pada data dari user yang berkarakter dari 80 hingga 260 karakter. Hasil penelitian menunjukan rata rata waktu yang dibutuhkan untuk enkripsi dan dekripsi sebesar 440ms sedangkan jika tanpa enkripsi dekripsi sebesar 251ms, dari hasil penelitian bisa disimpulkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk pertukaran data lebih cepat jika tanpa enkripsi dekripsi dan waktu yang dibutuhkan server untuk enkripsi ataupun dekripsi berbanding lurus dengan spesifikasi server, semakin tinggi spesifikasi server maka waktu yang diperlukan akan semakin singkat
Implementasi Kompresi Citra Digital Menggunakan Kuantisasi Dan K-Means Clustering Pada Fitur Blucare Di Aplikasi Blucampus Universitas Budi Luhur Kaishananda Dwi Takanwiedi; Painem Painem
SKANIKA: Sistem Komputer dan Teknik Informatika Vol 1 No 3 (2018): Jurnal SKANIKA Juli 2018
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1580.562 KB)

Abstract

Pada era serba digital sekarang ini pertukaran informasi menjadi hal yang sangat penting dan menjadi kebutuhan umum masyarakat. Salah satu contoh informasi yang dipertukarkan dapat berupa citra digital (gambar). Petukaran informasi dapat dilakukan melalui perangkat yang terkoneksi dengan internet yang melibatkan pihak ketiga sebagai perantara (server). Citra digital memiliki berbagai macam ukuran. Untuk pertukaran informasi yang berupa citra digital yang memiliki ukuran yang besar, dibutuhkan ruang penyimpan besar untuk menyimpan citra digital dan membutuhkan waktu pengiriman yang lebih lama ke server. Untuk mengatasi masalah ini diperlukan suatu metode yang dapat mengatasi masalah ukuran citra digital yang besar. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan proses pemampatan (kompresi) pada citra digital. Kompresi adalah proses pemampatan atau pengurangan suatu ukuran data dari ukuran yang besar ke ukuran yang lebih kecil. Untuk melakukan kompresi dibutuhkan algoritma kompresi. Algoritma kompresi tersebut diharapkan memiliki memiliki rasio kompresi yang tinggi dan juga kecepatan di dalam proses pemampatannya. Di dalam proses pertukaran informasi, sebelum citra digital tersebut dikirimkan ke server, akan dilakukan proses pemampatan (kompresi) terhadap citra digital, sehingga citra digital tersebut memiliki ukuran yang lebih kecil. Citra digital yang sudah dikompres kemudian dikirim ke sever. Dari server, citra digital tersebut akan dikirim ke penerima yang dituju. Algoritma kompresi dapat membuat proses pemampatan citra berjalan dengan cepat dan memiliki rasio kompresi yang tinggi. Di dalam penelitian ini penulis menggabungkan dua algoritma kompresi untuk mengkompresi citra digital, yaitu algoritma Kuantisasi dan algoritma K-means clustering yang diimplementasikan pada fitur BLuCare di aplikasi BluCampus Universitas Budi Luhur berbasis Android. Kedua algoritma tersebut akan digunakan secara bergantian dimana citra digital akan kompres dengan algoritma Kuantisasi. Selanjutnya citra digital hasil kuantisasi akan di kompres dengan algoritma K-means clustering. Algoritma tersebut memiliki rata-rata waktu untuk pemampatan (kompresi) citra sebesar 43,732 detik, dan memiliki rata-rata rasio pemampatan (kompresi) citra sebesar 95,65%.
Implementasi Web Service Berbasis Rest Menggunakan Algoritma Aes 128 Dan Affine Cipher Fitur Bluacademic Aplikasi Blucampus Tomi Hartanto; Painem Painem
SKANIKA: Sistem Komputer dan Teknik Informatika Vol 1 No 3 (2018): Jurnal SKANIKA Juli 2018
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1164.286 KB)

Abstract

Saat ini perkembangan teknologi sudah sangat pesat, terutama teknologi dalam bidang informasi dan komunikasi. Aplikasi smartphone dengan fitur informasi membutuhkan data yang dinamis seiring dengan perubahan data. Oleh karena itu solusi yang diperllukan yaitu dengan cara menyimpan data pada satu database server. Selanjutnya aplikasi akan melakukan request untuk mendapatkan data yang diinginkan, begitupun saat terjadinya pengiriman data. Untuk mendukung scalability diperlukan teknologi RESTful Web Service sebagai solusi dari pertukaran data tersebut. Dengan memanfaatkan RESTful Web Service aplikasi pada smartphone yang menggunakan jaringan internet dapat mengakses layanan data dari server. Namun seiring bertambahnya pengguna aplikasi yang melakukan pertukaran data, aspek keamananpun menjadi penting, terlebih jika data yang dikirim bersifat rahasia. Oleh karena itu solusi yang dibutuhkan yaitu dengan menambahkan algoritma kriptografi pada aplikasi. Metode yang digunakan yaitu kriptografi AES 128 dikombinasikan dengan Affine Cipher. Pada proses enkripsi, pertama data akan dienkripsi dengan AES 128 kemudian dienkripsi menggunakan Affine Cipher begitupun pada saat proses dekripsi, pertama ciphertext akan didekripsi dengan Affine cipher kemudian didekripsi menggunakan AES 128. Hasil pengujian rata–rata waktu yang diperlukan saat proses enkripsi adalah 1253,5 ms dan proses dekripsi membutuhkan rata-rata waktu 1320,5 ms, dengan demikian waktu yang dibutuhkan saat enkripsi data lebih cepat dibandingkan waktu dekripsi data.
Model Extract, Transform dan Load (ETL) Pada Data Warehouse untuk Pelaporan Evaluasi Program Studi Berdasarkan Evaluasi Diri (EPSBED) Menggunakan Model Data Warehouse EPSBED Studi Kasus : Universitas Budi Luhur Indra Indra; Painem Painem
Bit (Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur) Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.931 KB) | DOI: 10.36080/bit.v9i1.495

Abstract

Each of study program at university in Indonesia have to report the results of academic activities for one semester to the Directorate General of Higher Education, The Ministry of National Education of Republic of Indonesia (DIKTI) through the Coordinator of Private Higher Education (KOPERTIS). The report will be used in measuring the performance of the study program for each university in Indonesia. The reporting process is known as the Study Program Evaluation Based on Self Evaluation (EPSBED).Until now data from the processing of EPSBED not yet maximized by the executive party of Budi Luhur University to become one of the reference in the field of academic decisions. For this reason the analysis of the data warehouse of EPSBED may be one of an important component to be considered in any decision-making by the executive party of Budi Luhur University. Moreover, by using the EPSBED data warehouse the process of generating report become faster in a count of minutes because the process is automated and scheduled. Early stages in the datawarehouse EPSBED are extract, transform and load (ETL). ETL is applied using the two methods which are method of Kettle and manual methods. By ETL to datawarehouse EPSBED made the withdrawal process for the preparation of data reporting EPSBED of each program of study will be faster in a matter of minutes. In addition, the process of downloading data can be done by filtering, cleansing and standardizing of data and a data type and can be developed in the schedule for the data withdrawal in a certain period of time. automatically. Thus, reporting EPSBED can be completed quickly and precisely and academic data reported EPSBED stored in the datawarehouse. Keywords : EPSBED, data warehouse, extract, transform, load, etl, University and Majoring.
Implementasi Web Service RESTful dengan Autentikasi JSON Web Token dan Algoritma Kriptografi AES-256 untuk Aplikasi Peminjaman Laboratorium Berbasis Mobile pada Universitas Budi Luhur Gabriel Yoda Gustiegan; Painem Painem
Bit (Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur) Vol 19, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/bit.v19i1.1835

Abstract

Leasing the lab room is one of the services provided by the Integrated ICT LAB for every citizen of the Budiluhur University campus. So far in the process of borrowing the computer laboratory, the borrower must come directly to the Integrated ICT LAB or use social networks such as WhatsApp to communicate in two directions in making loans lab. This is not effective enough to serve borrowers who are usually lecturers. In the process of borrowing the lab, there are many problems, for example, the collision between lecture schedule and lecturer activity units, student activity units and other activities that require laboratory facilities. Seeing this problem, an application is needed to facilitate lab borrowing and coordination to the mobile-based ICT LAB Assistant. Meanwhile, for integration with existing systems a web service is required as a backend system so that lab lending services can be accessed by various platforms. The architecture used in the web service uses the RESTFUL API (Application Programming Interface), but there are still some problems with the RESTFUL API, namely regarding security in the process of authentication and data encryption on borrower data. In the REST architecture, a security method is needed, namely using the JSON Web Token and the Advanced Encryption Standard-256 (AES-256) cryptographic method. On the Web Services client side that provides requests and receives responses from the server then a token will be generated for the user which becomes plain data to be encrypted then saved to the database, and pulls the cipher data to be decrypted and returned to the calling application so that it can make transactions between platforms
APLIKASI VOIP BERBASIS WEB UNTUK KOMUNIKASI ANTAR KARYAWAN PADA UNIVERSITAS BUDI LUHUR Painem Painem
Bit (Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur) Vol 10, No 1 (2013): APRIL 2013
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.533 KB) | DOI: 10.36080/bit.v10i1.514

Abstract

The business world is growing very rapidly. To improve the efficiency of business processes in a company, it is necessary to smooth and timely communication. Thus, communication becomes something vital at this time. One issue that often arises is the lack of communication media that provided by the company. Thus, employees are difficult to establish communication between them to support the company needs. To have a communication medium is one of the goao of the company, in order to facilitate communication between the employees, where they can communicate each other either through medium of sound in which they can communicate without they have to move from the table their work and also can log their events, using this application, which their sound can be recorded and strored in server. Companies find it easier to monitor employees. Obviously this will be an advantage because the communications between employees will become more smoothly. Thus, employees at the company's communication issues expected to be resolved soon with the application.Keywords: VoIP, Client, Server, RTP
IDENTIFIKASI POTENSI RISIKO PADA LABORATORIUM KOMPUTER UNIVERSITAS BUDI LUHUR MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION, RISK ASSESMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) Achmad Solichin; Painem Painem
Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) Vol 8, No 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jukung.v8i2.14914

Abstract

ABSTRAKLaboratorium ICT Terpadu (LAB ICT) Universitas Budi Luhur (UBL) merupakan salah satu unit pendukung praktikum, perkuliahan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. LAB ICT Terpadu memiliki 14 ruang laboratorium komputer dengan total lebih dari 500 unit komputer. Lab ICT Terpadu dapat digunakan oleh seluruh sivitas akademika UBL, baik terjadwal maupun insidentil. Dengan banyaknya unit komputer dan tingginya tingkat penggunaan laboratorium, maka terdapat potensi bahaya atau potensi risiko (hazard), baik yang bersumber dari luar maupun dalam laboratorium. Potensi yang bersumber dari luar seperti kebakaran, gempa, hujan dan banjir. Banyaknya pengguna dan sumber bahaya yang ada di dalam Lab ICT Terpadu meningkatkan kemungkinan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, dan mengendalikan risiko bahaya. Penelitian ini menggunakan metode Hazard Identification Risk, Risk Assesment, and Risk Control (HIRARC) yang memiliki tahapan: mengidentifikasi sumber-sumber bahaya, menilai risiko, dan mengendalikan risiko bahaya tersebut. Penelitian ini menghasilkan temuan berupa 11 (sebelas) potensi risiko atau hazard yang terjadi di Lab ICT Terpadu UBL. Penelitian ini juga menghasilkan rekomendasi dan saran perbaikan atas setiap risiko tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat dan ditindaklanjuti sebagai bentuk kesadaran atas pentingnya aspek Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (K3L).Kata kunci: hazard, HIRARC, laboratorium, potensi risiko.ABSTRACTThe Integrated ICT Laboratory (LAB ICT) Universitas Budi Luhur (UBL) is one of the supporting units for practicum, lectures, research and community service. The Integrated ICT LAB has 14 computer laboratory rooms with a total of more than 500 computers. The Integrated ICT Lab can be used by all UBL academics, both scheduled and incidental. With the number of computer units and the high level of use of the laboratory, there is a potential hazard or potential risk (hazard), both originating from outside the laboratory and from outside the laboratory. Potential sources from outside such as earthquakes, rain and floods. The number of users and sources of danger in the Integrated ICT Lab increase the possibility of an accident or occupational disease occurring. Therefore, research is needed that identifies hazards, assesses risks, and controls hazard risks. This study uses the Hazard Identification Risk, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) method which has the following stages: identifying the sources of danger, assessing the risk, and controlling the risk of the hazard. This study produced findings in the form of 11 (eleven) potential risks or hazards that occurred in the UBL Integrated ICT Lab. This research also produces recommendations and suggestions for improvement for each of these risks. This research is expected to be useful and followed up as a form of awareness of the importance of aspects of Health, Safety, Security and Environment (HSSE).Keywords: hazard, HIRARC, laboratory, potential risk.
RANCANGAN PUSH INFORMATION PEMBAYARAN SEKOLAH MENGGUNAKAN SMS GATEWAY : STUDI KASUS SMK BINA INSAN MANDIRI JAKARTA Painem Painem
Telematika MKOM Vol 2, No 2 (2010): Jurnal Telematika MKOM Vol. 2 No. 2 September 2010
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.625 KB)

Abstract

Teknologi informasi dan komputer saat ini memberikan kemudahan-kemudahan untuk semua kalangan termasuk institusi pendidikan. SMK Bina Insan Mandiri merupakan salah satu institusi pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi di dalam proses bisnisnya. Salah satu teknologi yang sering digunakan dalam handphone dalah SMS (Short Message Service). Dengan sms kita dapat menerima informasi dan mengirim informasi dengan biaya yang relatif murah. Keunggulan teknologi tersebut menjadi landasan bagi penulis untuk merancang suatu aplikasi push information yang dapat menyampaikan informasi dari SMK Bina Insan Mandiri secara otomatis melalui ke handphone milik siswa atau orang tua. Rancangan aplikasi berbasis SMS Gateway ini dibuat dengan tujuan untuk membantu memberikan berbagai informasi akademik dan pembayaran secara cepat, efektif dan efisien bagi orang tua dan siswa. Aplikasi ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah orang tua atau wali siswa dalam mendapatkan informasi akademik dan pembayaran yang dilakukan anaknya.
PENGAMANAN PESAN EMAIL DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA CAESAR CHIPER, VIGENERE CIPHER DAN QR CODE BERBASIS WEB Painem Painem; Derian Rabbani
Telematika MKOM Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Telematika MKOM Vol. 9 No. 1 Maret 2017
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3030.003 KB)

Abstract

Email merupakan sarana untuk mengirim pesan melalui jaringan internet. Pesan informasi yang dimaksud disini adalah berupa teks. Keamanan email sangat penting, apalagi jika emailnya sangat rahasia. Keamanan email belum tentu terjamin dan terjaga keaslian isi pesannya. Dan tidak jarang akun email seseorang menjadi kejahatan atas dunia maya, sehingga pesan informasi yang ada didalam email bisa diketahui oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan dan akan sangat merugikan. Untuk menjaga pesan email tersebut maka dibutuhkan pengaman pesan email sehingga pesan informasi yang dikirim melalui email akan aman sampai ke pihak penerima email atau pihak yang berkepentingan. Pengamanan pesan email dengan menggunakan algoritma Caesar Chiper, Vigenere Chiper dan QRCode. Dimana sebelum pesan email dalam bentuk teks (plainteks) tersebut sampai ke penerima email terlebih dahulu di rubah menjadi chiphertext atau isi email tersebut disandikan dalam bentuk lain yang tidak bisa dipahami oleh orang awam. Hanya penerima email yang bisa membuka isi email yang sudah disandikan tersebut. Ditambah lagi dengan QR Code untuk pengamanan kuncinya dari email yang akan di kirim. Sehingga email yang dikirim akan lebih dijamin keamanannya isi emailnya.