Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Induced-Coagulated Plasma-Fibrin Gels as a Biological Scaffold for Cell Attachment and Proliferation of Umbilical Cord-Derived Mesenchymal Stem Cells (UC-MSC) Rio Hermantara; Fiano A. Kerans; Rizal R; E. Henny Herningtyas; Lutfan Lazuardi
Indonesian Journal of Biotechnology Vol 19, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.872 KB) | DOI: 10.22146/ijbiotech.9310

Abstract

Fibrin gels are an ideal natural biological scaffold for tissue engineering because they are biocompatible,biodegradable, and have many biological surface markers. However, most research on fi brin gels used commercialfi brin kits that could be costly and limited in some areas. In this study, fi brin gels were made by inducing bloodcoagulation by adding a common diagnostic kit to assess the time for blood to clot, called activated partialthromboplastin time (aPTT). This induced coagulated plasma (iCoplas)-fi brin gels was evaluated for its ability toenhance biological activity of umbilical cord-derived mesenchymal stem cell (UC-MSC), which were cell attachmentand proliferation. Fibrinogen concentration had infl uence on cell attachment, where only 50% of the cells couldattach to 77 mg/dl fi brinogen gels whereas 93% cells adhered to 154 mg/dl fi brin gels. There were no signifi cantdifferences in cell proliferation on polysterene culture dish and fi brin gels (p>0.05). These results showed thatiCoplas-fi brin gels could be used as a fi brin-based scaffold, yielding no signifi cant difference than polysterene-tissueculture dish cultures in cell attachment and cell proliferation on 154 mg/dl fi brinogen concentration.
Pendampingan Gizi Seimbang pada Kader Posyandu Banjar Tengah Desa Blahbatuh Gianyar Bali Ni Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Komang Trisna Sumadewi; Anak Agung Ayu Istri Prima Dewi; Ni Luh Putu Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i1.1497

Abstract

Gizi adalah salah satu aspek yang digunakan dalam mengukur tingkat kesehatan suatu negara. Pemantauan gizi pada balita sangat penting untuk mengetahui kondisi pertumbuhan Balita. Salah satu kegitan yang dilakukan oleh posyandu adalah pemantauan gizi. Kegiatan pemantauan gizi juga dilakukan oleh Mitra PKM kader posyandu banjar tengah, Blahbatuh Gianyar. Permsalahan yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang dan pemantauan gizi balita seta kekurang sarana dan prasarana posyandu. Sehingga fokus PKM meliputi pendampingan mengenai gizi meliputi pemahaman gizi, pengukuran pertumbuhan (Berat dan tinggi badan). Metode PKM meliputi dialog interaktif, pelatihan dan pendampingan pengukuran pertumbuhan serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan mitra mengenai gizi (pengertian, jenis, pegolahan) sebanyak 40% dan keterampilan menggunakan pengukuran pertumbuhan terjadi peningkatan sebanyak 50%. Evaluasi kegiatan dilakukan 1 kali dalam sebulan pada setiap akhir kegiatan posyadu.
THE EFFECT OF NOISE EXPOSURE ON THE AVERAGE NUMBER OF TEMPORAL LOBUS NEURONS IN ADULT WISTAR RATS Suka Astini, Dewa Ayu Agung Alit; Evayanti, Luh Gde; Witari, Ni Putu Diah; Sumadewi, Komang Trisna; Prima Dewi, A.A.A Asri; Anthony Kerans, Fransiscus Fiano; Kurniawati, Ida
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 07 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i07.P09

Abstract

Noise is defined as unwanted and disruptive sound, considered an environmental stressor and disturbance. Noise encompasses many aspects of modern communities, including work environments. The damaging effects of noise primarily result from the unrestricted production of free radicals into the auditory organs. Exposure to noise causes various health problems, such as hearing impairment, sleep disturbances, and interference with individual performance. Reactive oxygen species (ROS), also known as free oxygen radicals, are normal by-products of cellular aerobic metabolism. These unstable molecules can damage cellular lipids, proteins, and nucleic acids in DNA if the antioxidant balance is disrupted. Acute and chronic exposure to loud noise generates excessive free radicals and disrupts extra-auditory organs such as the nervous, endocrine, and cardiovascular systems. The purpose of this study is to analyze the relationship between noise exposure and the number of neurons in the temporal lobes of Wistar rats. The research design used is a laboratory experimental design, specifically a pure experimental design, implemented with the randomized posttest-only control group design. The research sample consists of 30 male Wistar rats randomized into 2 groups, control and treatment. The treatment group is exposed to 95dB noise for 4 hours per day for 14 days. The rats are then euthanized, and their brain tissue is fixed with 10% neutral buffered formalin. Assessment is performed using Hematoxylin Eosin staining, and analysis is conducted blindly on the average number of neurons in the rat's temporal lobes. Data is subjected to normality testing using the Shapiro-Wilk test and analyzed using independent t-tests for parametric comparison. The results show a significant difference in the mean number of neurons in the temporal lobes between rats exposed to noise and the control group (p <0.005). The conclusion of this study is that noise affects neuron cells in the temporal lobes. Keywords : noise, temporal lobe, neurons.
EVALUATING THE EFFECTIVENESS OF ANATOMY AND HISTOLOGY PRACTICUM DURING COVID-19 PANDEMIC AT FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS WARMADEWA Evayanti, Luh Gde; Sumadewi, Komang Trisna; Witari, Ni Putu Diah; Suka Astini, Dewa Ayu Agung Alit; Kerans, Fransiscus Fiano Anthony; Dewi, A.A.Ayu Asri Prima; Ekayani, Ni Wayan Diana
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i06.P11

Abstract

The implementation of anatomy and histology practical sessions at Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Warmadewa during the Covid-19 pandemic still has many variations. This difference in implementation will have an influence on the achievement of student learning. This research aims to evaluate the knowledge of anatomy and histology among students by giving asynchronous learning, pre-test, post-test and practicum exam. This study using cross-sectional approach. 124 participants are 3th semester students whose active status at FKIK Universitas Warmadewa. The primary data were collected directly from practical sessions and practicum exam. The pre-test and post-test data were analyzed using paired-T test (p<0.05). The post-test and practicum exam were analyzed using Spearman rho (p<0.05). In anatomical practicum, there is an increase in post-test scores when compared to pre-test although not significant (p = 0.119). Anatomical practicum exam results have a meaningful positive correlation with post-tests (p = 0.013, r = 0.22). In histological practicum there was a significant increase in post-test scores when compared to pre-tests (p = 0.013), although practicum exam results were not significantly correlated with post-test (p = 0.410). Based on this study, improvements are needed related to technical of anatomical and histological practicums, as well as provisions related to practicums so that activities are structured
Pelatihan Pembuatan Mainan Edukasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu dalam Stimulasi Perkembangan Balita Kurniawati, Ida; Witari, Ni Putu Diah; Dewi, A.A. Ayu Asri Prima; Kerans, Fransiscus Fiano Anthony; Wangsa, Putu Gde Hari; Adhitya, I Putu Gde Surya
International Journal of Community Service Learning Vol. 8 No. 2 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v8i2.76911

Abstract

Proses tumbuh kembang anak pada periode emas akan sangat menentukan fase tumbuh kembang anak selanjutnya. Deteksi dini dan stimulasi perkembangan anak perlu dilakukan secara berkala sebagai upaya untuk mengoptimalkan perkembangan dan mencegah masalah terkait yang dapat muncul pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada mitra untuk meningkatkan keterampilan pembuatan mainan edukasi anak berbahan sederhana dan memberikan pengetahuan mengenai peranan mainan edukasi dalam stimulasi perkembangan anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik pendekatan survey kepada masyarakat. Penelitian ini melibatkan subjek sebanyak 15 orang anak. Metode pelaksanaan PKM meliputi sosialisasi dan diskusi menggunakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menentukan permasalahan di masyarakat.  Adapun instrumen yang digunakan adalah panduang FGD.  Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif.  Hasil penelitian ini yaitu terdapat peningkatan keterampilan mitra dalam pembuatan mainan edukasi untuk stimulasi perkembangan anak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, pelatihan pembuatan mainan edukasi anak dapat meningkatkan kemampuan peserta untuk berkreasi dalam membuat mainan edukasi anak berbahan sederhana Penelitian ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan bagi kader posyandu terkait pembuatan mainan edukatif untuk stimulasi tumbuh kembang balita. Permainan edukatif sangat bermanfaat dalam proses perkembangan anak.
Molecular and Histological Changes in Airway Basal Stem Cells on Chronic Obstructive Pulmonary Disease Dewi, A. A. Ayu Asri Prima; Inayati, Rizqa; Sumadewi, Komang Trisna; Kerans, Fransiscus Fiano Anthony
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 10 (2023): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/ijoms.v2i10.586

Abstract

Airway basal stem cell changes in COPD including hyperplasia, squamous cell metaplasia, epithel-mesenchymal transision, impairment of cillia and secretoric non mucosal cell differentiation, and junctional barrier integrity disturbances that lead to histological changes. There are also molecular changes such as disturbances in gene expresion, cytokines, inflamation factor and dysregulation of basal cell transcriptome in locus 19q13.2. This article is aimed to review airway basal cell changes in COPD. By understanding initial changes of airway basal stem cell in COPD, hopefully can help to develop stem cell therapy in COPD treatment. The research aims to explore molecular and histological changes in airway basal stem cells on chronic obstructive pulmonary disease. The researchers used literature review as the way to verify their arguments on the issue discussed by analyzing the results of scientific sources, especially from trusted sources such as Google Scholar and Science Direct. The study continues by stating that regenerative therapy using stem cells has started to evolve with the advancement of stem cell technology and is anticipated to improve and treat this illness. Only preclinical and phase 2 clinical trials have seen recent advancements in the use of stem cells for treating COPD.
The Differences of 10% Neutral Buffered Formalin, 4% Paraformaldehyde, and Bouin Solution in Newborn Rat Brain Luh Gde Evayanti; Ni Putu Diah Witari; Komang Trisna Sumadewi; A.A.Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini
WMJ (Warmadewa Medical Journal) Vol 9 No 1 (2024): May 2024
Publisher : Warmadewa University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmj.9.1.9180.1-4

Abstract

Rats are widely used in the study of embryological development of the central nervous system and its congenital disorders. Therefore, tissue fixation is very important in obtaining a good picture of the central nervous system, especially in newborn rats. This study aims to determine the difference in fixation using a solution of 10% neutral buffered formalin, 4% paraformaldehyde, and Bouin solution in the brain tissue of newborn rats. This experimental study used a post-test only controlled-group design with 18 newborn rats aged zero day. After randomization, the pups were grouped into 3 treatment groups, namely: fixation with 10% neutral buffered formalin solution (P1, n = 6), and fixation with 4% paraformaldehyde solution (P2, n = 6), and fixation with Bouin solution (P3, n = 6). Assessment using Hematoxylin Eosin staining, and analyzed by blinding based on the histology of the cerebral tissue (cell nucleus staining, cytoplasmic staining, staining clarity, uniformity of staining). Five cerebrum fields were examined. Data analysis used Kruskall Wallis test and post hoc Mann Whitney test using SPSS. The result was a significant difference in the histology of the brain tissue of newborn rats with the fixation of a solution of 10% neutral buffered formalin, 4% paraformaldehyde and Bouin solution (p = 0.001). Brain tissue fixation using 10% neutral buffered formalin solution showed better quality of histological pictures compared to 4% solution of paraformaldehyde solution and Bouin solution (p <0.05).
PEMBINAAN KELOMPOK IBU PKK TERKAIT HIPERTENSI KEHAMILAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL DI DAUHWARU, JEMBRANA Luh Gde Evayanti; Ni Putu Diah Witari; Dewa Ayu Ratna Juwita; Komang Trisna Sumadewi; A.A.Ayu Asri Prima Dewi; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2024): May 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.2.2024.143-146

Abstract

Pengetahuan masyarakat terkait adanya hipertensi kehamilan di Kelurahan Dauhwaru masih kurang, terutama komplikasi yang akan dihadapi ibu hamil. Faktor kurangnya pengetahuan ini dipengaruhi oleh sosialisasi yang kurang tentang pentingnya pencegahan maupun kontrol tekanan darah pada ibu-ibu yang hamil. Ada banyak metode untuk menurunkan tekanan darah termasuk pemanfaatan tanaman sayuran sebagai obat herbal, salah satunya adalah pemanfaatan tanaman herbal. Tanaman herbal adalah tanaman yang dapat dipelihara sebagai tanaman lahan sempit di halaman rumah dan dikonsumsi sebagai sayuran atau jus untuk kesehatan. Mitra pengabdian ini adalah kelompok ibu PKK di Kelurahan Dauh Waru. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu PKK terkait hipertensi kehamilan dan pemanfaatan tanaman herbal kepada ibu-ibu hamil yang ada di lingkungan kelurahan. Metode yang digunakan berupa pembinaan dan praktek langsung cara mengukur tekanan darah mandiri. Selain itu, mitra juga diajarkan cara memelihara tanaman herbal dan memanfaatkannya sebagai tanaman herbal untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Mitra juga dievaluasi melakui pre-test dan post-test. Setelah dilaksanakan kegiatan ini, terdapat perbedaan antara post-test dengan nilai pre-test secara signifikan (p < 0,05). Data ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu PKK setelah kegiatan.
Pelatihan Pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) Sederhana Asri Prima Dewi AA Ayu; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; Putu Ayunda Trisnia; Komang Trisna Sumadewi; Luh Gde Evayanti; Putu Diah Witari; Fransiscus Fiano Anthony Kerans; Ida Kurniawati
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.4.1.2025.67-70

Abstract

Anak – anak identik dengan dunia bermain. Bermain merupakan salah satu media anak untuk mengembangkan kreativitas dan belajar termasuk melatih sel otaknya untuk mempelajari hal baru yang berkaitan dengan kognitif anak. Pada era teknologi saat ini, penggunaan ponsel pintar semakin berkembang dan marak digunakan pada kalangan anak usia dini. Dampak yang ditimbulkan oleh penggunaan ponsel pintar pada anak usia dini tidak sedikit yang menunjukkan efek buruk seperti penurunan motorik dan sensorik anak, gangguan pada hubungan sosial dan perilaku bahkan penurunan kognitif anak. Permainan edukatif anak yang tersedia pada lingkungan disekitar anak akan dapat membantu pengalihan anak dalam menggunakan ponsel pintar. Dengan menggunakan bahan dan alat yang ada di sekitar kita, permainan edukatif juga dapat dibuat dengan mudah. Posyandu merupakan wadah kegiatan ibu dan anak di wilayah cakupannya yang memiliki kegiatan rutin seperti pemantauan tumbuh kembang anak. Anak biasanya dibawa ke posyandu untuk dimonitor tumbuh kembangnya dan biasanya anak bermain disela kegiatan tersebut. Kader posyandu juga berperan menyampaikan informasi dan edukasi terkait tumbuh kembang anak. Banjar Tengah Blahbatuh memiliki posyandu yang mengadakan kegiatan rutin setiap bulannya. Banjar ini juga memiliki jumlah balita yang cukup banyak. Berdasarkan informasi yang didapat, penggunaan ponsel pintar di kalangan balita pada banjar ini tergolong cukup banyak. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menyediakan pelatihan kepada kader posyandu Banjar Tengah Blahbatuh terkait pembuatan alat permainan edukatif (APE) sederhana yang dapat digunakan dan diterapkan di wilayahnya. Hasilnya menunjukkan bahwa kader posyandu lebih memahami alat permainan edukatif (APE) dan lebih sering menggunakannya.
Hubungan Rasio Lebar Bahu dan Panjang Leher terhadap Daya Tahan Kardiorespiratori pada Anggota Tim Bantuan Medis Baswara Prada Agus Pramana Shakti Manik Artha; Tanjung Subrata; Fransiscus Fiano Anthony Kerans
Aesculapius Medical Journal Vol 4 No 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/amj.4.1.2024.109-115

Abstract

[The Relationship between Shoulder Width and Neck Length Ratio on Cardiorespiratory Endurance in TBM Baswara Prada Members] Cardiorespiratory endurace is the ability of the heart-lung system and muscles used to deliver oxygen during sustained physical activity. Cardiorespiratory endurance for each body type (somatotype) is generally different. Somatotype differences in this study included the ratio of shoulder width to neck length. This study aims to determine the relationship between the ratio of shoulder width and neck length to the cardiorespiratory endurance of TBM Baswara Prada members. The method of this study was observasional with analytical cross sectional. In this study, sampling was carried out using the non-probability sampling method with consecutive sampling techniques. This study was conducted on 70 student who are member of TBM Baswara Prada. This study used primary data through observation or direct observation of research subjects according to the inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed using the Pearson correlation statistical test with normally distributed data. The results were as follows: The average ratio biacromial width and neck length and cardiorespiratory endurance; 2.83+0.35; 59.25+11.91 respectively; and the relationship of both was strong negative significance (0.05) with a correlation coefficient (-0.720). The conclusion of this study is that there is a relationship between the ratio of biacromial width and neck length with cardiorespiratory endurance which is negative and significant The present study is anticipated to enhance the caliber of TBM Baswara's human resources in selecting members with good cardiorespiratory endurance indicators by using the ratio of shoulder width to neck length.
Co-Authors A. A. Ayu Asri Prima Dewi A.A. Made Semariyani A.A.Ayu Asri Prima Dewi Aanak Agung Ayu Asri Prima Dewi Adhitya, I Putu Gde Surya Agus Pramana Shakti Manik Artha Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Asri Prima Dewi Anak Agung Ayu Istri Prima Dewi Analysa Asri Prima Dewi AA Ayu Asri Prima Dewi, Anak Agung Ayu Desak Putu Oki Lestari Dewa Ayu Ratna Juwita Dewi, A. A. Ayu Asri Prima Dewi, A.A. Ayu Asri Prima Dewi, A.A.Ayu Asri Prima Dewi, Ni Made Gita Kusuma E. Henny Herningtyas Evayanti, Luh Gede Gede Agus Surya Pratama I Gusti Agung Istri Mahaswari I Gusti Ayu Agung Wulan Cahyani I Kadek Adi Aryatama I Wayan Sudiarta Ida Ayu Diah Kencana Dewi Manuaba Suka Ida Ayu Laxmi Ananda Dewi Manuaba Ida Kurniawati Ida Kurniawati Ida Kurniawati Ida Kurniawati Ida Kurniawati, Ida Inayati, Rizqa Komang Adi Kurniawan Saputra Luh Gde Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Luh Gede Evayanti Lutfan Lazuardi Manuaba, Ida Ayu Laxmi Ananda Dewi Md Ayu Mirah Dewanti Ni Gusti Agung Ayu Wulan Ananda Pratiwi Ni Luh Putu Putri Ni Luh Putu Putri Setianingsih Ni Made Gita Kusuma Dewi Ni Made Meishanda Kusuma Divayanti Ni Putu Ayu Dian Maharani Ni Putu Diah Witari, Ni Putu Ni Wayan Diana Ekayani Nyoman Putu Riasa Pratiwi, Anny Eka Prima Dewi, A.A.A Asri Putu Gde Hari Wangsa Putu Yudha Asteria Putri Rio Hermantara Rizal R Saktivi Harkitasari, Saktivi Sri Ratna Dewi Suka Astini, Dewa Ayu Agung Alit Tanjung Subrata Trisna Sumadewi, Komang Trisnia, Putu Ayunda