Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Kualitas dan Kuantitas Ketersediaan Sumber Air Minum Sungai Cikaduen Kecamatan Taktakan Provinsi Banten Ade Ariesmayana; Frebhika Sri Puji Pangesti
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6032

Abstract

The provision of drinking water is one of the basic needs and socio-economic rights of the community that must be fulfilled by the Government. The rapid development of housing in Taktakan Sub-district, the main and supporting infrastructure needs to be properly prepared. One infrastructure that is prioritised is the drinking water supply system. The research used the observation method to see the condition of the Cikaduen River, and laboratory tests to analyse raw water sources with physical, chemical, and microbiological parameters. This research was conducted from December 2021-March 2022. The purpose of this research is to prepare a drinking water supply system planning in Taktakan District. Based on the results of laboratory tests, physical parameters such as temperature, TDS, and TSS all meet the Class I Water Quality Standards PP 22 of 2021, while for chemical parameters some parameters exceed the quality standard threshold such as BOD5, COD, DO, Fluoride, Copper. Microbiology meets the Water Quality Standard. The instantaneous discharge of Cikaduen River is 518 l/s. From the results of hydrological analysis, it is known that the availability of water to serve the population in Taktakan is 60 ltr/s. Based on the availability of water from the results of the analysis using FJ Mock, the Cikaduen River is suitable to be used as a source of raw water.
Kualitas dan Kuantitas Ketersediaan Sumber Air Minum Sungai Cikaduen Kecamatan Taktakan Provinsi Banten Ade Ariesmayana; Frebhika Sri Puji Pangesti
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.6032

Abstract

The provision of drinking water is one of the basic needs and socio-economic rights of the community that must be fulfilled by the Government. The rapid development of housing in Taktakan Sub-district, the main and supporting infrastructure needs to be properly prepared. One infrastructure that is prioritised is the drinking water supply system. The research used the observation method to see the condition of the Cikaduen River, and laboratory tests to analyse raw water sources with physical, chemical, and microbiological parameters. This research was conducted from December 2021-March 2022. The purpose of this research is to prepare a drinking water supply system planning in Taktakan District. Based on the results of laboratory tests, physical parameters such as temperature, TDS, and TSS all meet the Class I Water Quality Standards PP 22 of 2021, while for chemical parameters some parameters exceed the quality standard threshold such as BOD5, COD, DO, Fluoride, Copper. Microbiology meets the Water Quality Standard. The instantaneous discharge of Cikaduen River is 518 l/s. From the results of hydrological analysis, it is known that the availability of water to serve the population in Taktakan is 60 ltr/s. Based on the availability of water from the results of the analysis using FJ Mock, the Cikaduen River is suitable to be used as a source of raw water.
Pengolahan Limbah Domestik Perkantoran dengan Sistem Rotating Biological Contaktor (RBC): Kasus : Perencanaan Ipal Gedung Sainath Tower Jakarta Pusat Frebhika Sri Puji Pangesti; Fitri Dwirani
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 1 No. 1 (2018): Civil and Environmental
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.583 KB)

Abstract

Gedung Sainath Tower terletak di Jln. Merpati St. Blok B.12 Kav.2, Kemayoran, Gunung Sahari Selatan DKI Jakarta - Jakarta Pusat. Gedung ini merupakan gedung perkantoran dengan luas 1.200 m2 dan memiliki 17 lantai. Dari luas area gedung tersebut diperkirakan penggunaan air bersihnya sebesar 51 m3/hari sehingga potensi air limbah yang dihasilkan adalah sebesar45 m3/hari. Untuk mengelola air limbah yang dihasilkan tersebut diperlukan system pengolahan air limbah yang ringkas (efisien) mengingat ketersediaan lahan yang terbatas dan tepat (efektif), dapat menghasilkan hasil olahan yang memenuhi satandar baku mjutu yang dipersyaratkan. Sehubungan dengan itu maka dirancanglah pengolahan air limbah dengan system Rotating Biological Contactor (RBC). Dari hasil analisis rancangan yang dilakukan dengan beban organik inlet100 mg/ltr dan outlet 5,6 mg/ltr didapatkan volume unit-unit IPAL Grease Trap : 0,512 m3, Equalisation Tank : 5,0 m3,ABR : 30 m3,ABT : 4,5 m3,RBC : 1,3 m3, Sedimentation Tank : 2,0 m3,Desinfection Tank : 2,5 m3.
PEMANFAATAN LIMBAH PASIR SILIKA SEBAGAI BAHAN PENGGANTI PASIR UNTUK PEMBUATAN PAVING BLOCK. Gelar Yogha Luthfizar; Frebhika Sri Puji Pangesti; Tauny Akbari
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 2 No. 1 (2019): Environmental
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (637.614 KB)

Abstract

Pada proses penghalusan permukaan baja untuk menghilangkan karat menggunakan media pasir silika, akan menghasilkan limbah Sandblasting yang mengandung silika ± 60%. Dari limbah Sandblasting yang tak terolah tersebut maka dilakukan penelitian untuk pemanfaatan kembali bahan tersebut sebagai bahan pengganti pasir sungai atau pasir biasa pada paving block. Parameter yang di uji adalah kuat tekan, penyerapan air. Tujuan dari penelitian ini adalah Pemanfaatan limbah Sandblasting sebagai bahan pengganti alternatif, sehingga limbah pasir Sandblasting milik PT. Cilegon Fabricators Serang dapat digunakan maupun diproduksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan komposisi pasi silika 100% dari komposisi standar mampu menambah kekuatan paving blok dengan umur mencapai 28 hari dengan nilai 44,1 Mpa, penyerapan air sebesar 2,15 %.
Indeks Kualitas Udara Provinsi Banten Frebhika Sri Puji Pangesti; Tauny Akbari
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 2 No. 2 (2019): Environmental
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.295 KB) | DOI: 10.47080/jls.v2i2.671

Abstract

Penggunaan energi dan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) terjadi di Kota –kota besar yang memiliki laju pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi.Kepadatan penduduk, kepadatan lalu lintas, penggunaan bahan bakar minyak, dan kurangnya ruang terbuka hijau merupakan beberapa faktir yang bisa mempengaruhi penurunan kualitas udara. Pencemaran udara merupakan permasalahan yang sering dihadapi di wilayah perkotaan yang memerlukan perhatian khusus karena akan berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat.Dampak dari polusi udara mengakibatkan penurunan kesehatan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Upaya pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup sangat diperlukan agar masyarakat memahami kondisi lingkungan dan pentingnya kualitas lingkungan hidup.Indeks kualitas udara di Provinsi Banten tahun 2018 termasuk dalam rentang kategori baik yaitu sebesar 72,63, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2017 sebesar 75,57.
STUDI KELAYAKAN KUALITAS AIR SUNGAI CISANGU DI KECAMATAN CIBADAK, KABUPATEN LEBAK - BANTEN Mariyani Mariyani; Ade Ariesmayana; Frebhika Sri Puji Pangesti
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v6i2.2942

Abstract

Sungai Cisangu merupakan anak sungai dari Sungai Ciujung yang berlokasi di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, sungai Cisangu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, seperti menyiram tanaman padi, perkebunan, perikanan serta irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kelayakan kualitas air sungai Cisangu. Kualitas air ditentukan dengan pengukuran beberapa parameter kualitas air sungai dilapangan dan perhitungan status mutu air sungai atau kondisi air sungai menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Pengambilan sampel dilakukan di 3 titik lokasi, dimana masing-masing lokasi diukur kualitas airnya. Parameter kualitas air yang diukur adalah parameter fisika yang meliputi (Suhu, TDS dan TSS), parameter kimia yang meliputi (BOD, COD dan pH) dan parameter biologi yang meliputi (Total Coliform). Dari hasil perhitungan Indeks Pencemaran (IP) menunjukkan bahwa sungai Cisangu berada dalam kondisi Tercemar Rendah sedangkan berdasarkan hasil uji laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Lebak, dari 7 parameter yang diuji, 6 parameter air sungai Cisangu masih dibawah baku mutu air sungai dan 1 parameter air sungai Cisangu melebihi baku mutu air sungai.
ANALISIS KUALITAS AIR LIMBAH RUMAH SAKIT KENCANA KOTA SERANG Rina Yulianti Mandasari; Frebhika Sri Puji Pangesti; Ade Ariesmayana
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i1.2963

Abstract

Limbah cair yang dihasilkan kegiatan rumah sakit memiliki beban cemaran yang dapat menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan hidup. Rumah sakit memiliki IPAL yang dirancang khusus untuk mengolah limbah cair yang dihasilkan. Setelah limbah tersebut diolah selanjutnya dilakukan analisis dari inlet dan outlet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas limbah cair yang dihasilkan RS Kencana, untuk mengetahui efektivitas IPAL dan evaluasi kinerja IPAL RS Kencana. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif melalui observasi terhadap IPAL RS Kencana dan berbasis uji laboratorium. Terdapat dua parameter yang diuji pada limbah cair tersebut yang melampaui standar baku mutu yang telah ditetapkan, yaitu pada parameter COD dan BOD sebesar 167,25 mg/L dari standar baku 100 mg/L pada parameter COD dan 102,28 mg/L dari standar baku 30 mg/L pada parameter BOD. sehingga IPAL RS Kencana belum dapat dikatakan efektif dalam menurunkan kadar COD dan BOD.
RANCANGAN PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI BATIK MENGGUNAKAN ELEKTROKOAGULASI UNTUK PARAMETER KADAR Cr DAN Pb Aris Maulana Yusuf; Anis Masyruroh; Frebhika Sri Puji Pangesti
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i2.3506

Abstract

Industri batik di Indonesia menimbulkan persoalan tersendiri dalam kaitan lingkungan, seperti pencemaran akibat proses produksi batik yaitu polutan logam berat Krom (Cr) dan Timbal (Pb) yang mengancam kesehatan manusia. Teknologi yang bisa digunakan dalam menekan adanya polutan logam berat yaitu membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pada penelitian ini bertujuan merancang prototipe IPAL elektrokoagulasi sederhana dan mengetahui penurunan pada polutan Cr dan Pb. Bak IPAL terdiri dari 4 bak yaitu bak ekualisasi, bak reaktor, bak filtrasi, dan bak kontrol. Efisiensi penurunan kualaitas limbah cair batik menggunakan IPAL elektrokoagulasi yaitu pada hari pertama konsentrasi Cr di waktu 120 menit -42,85%, dan di waktu 240 menit 28,5 %, untuk penurunan Pb di waktu 120 menit -14%, dan di waktu 240 menit 0%. Untuk hari kedua konsentrasi Cr di waktu 120 menit 11,1% dan di waktu 240 menit 33,3%, untuk penurunan Pb di waktu 120 menit 3,8%, dan di waktu 240 menit 3,8%. Hasil uji perbedaan influent dan effluent limbah cair batik menggunakan software SPSS tidak terdapat nilai signifikan.
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAMPUNG SIDILEM, DESA TELAGA LUHUR, KECAMATAN WARINGINKURUNG, KABUPATEN SERANG Frebhika Sri Puji Pangesti; Abdur Rozak; Ade Ariesmayana
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3974

Abstract

Kekurangan air bersih terjadi di Kampung Sidilem, Desa Telaga Luhur Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Lapisan tanah di daerah Kampung Sidilem cukup tebal dan dilapisi bebatuan sehingga sulit untuk melakukan pengeboran air. Namun, di daerah ini terdapat sumber mata air yang dapat digunakan untuk sumber air bersih. Tujuan penelitian ini menganalisis kebutuhan air bersih Kampung Sidilem dan merencanakan sistem penyediaan air bersih untuk Kampung Sidilem dengan mengandalkan sumber mata air. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif kuantitatif menggunakan software EPANET 2.2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2034, jumlah kebutuhan air bersih yang dibutuhkan untuk 1.247 jiwa adalah sebesar 84.280 liter/hari (0,906 liter/detik). Sistem jaringan air bersih di Kampung Sidilem yang disimulasikan pada Software EPANET 2.2 menggunakan satu reservoir dan satu pompa. Total node yang digunakan adalah 23 dari total 207 sambungan rumah. Hasil perhitungan debit sumber mata air menggunakan metode apung menghasilkan debit sebesar yaitu 7,04 m/detik.