Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

INOVASI MORTAR PLESTER RAMAH LINGKUNGAN DENGAN MENSUBTITUSI SEBAGIAN SEMEN DARI FLY ASH HASIL PEMBAKARAN SAND DRYER Frebhika Sri Puji Pangesti; Ade Ariesmayana; Nurul Sofian
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 01 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i01.3303

Abstract

Kemajuan perkembangan ilmu dan pengetahuan dalam bahan bangunan yang semangkin meningkat sehingga semakin banyak pula inovasi material bangunan yang beragam. Salah satu inovasi yang pernah diterapkan adalah pemanfaatan fly ash sebagai subtitusi untuk mengurangi pemakaian semen disetiap campuran bahan kontruksi menjadi bangungan ramah lingkungan. Namun inovasi ini diperuntukkan kedalam campuran plester yang bertujuan untuk meratakan tembok. Pengujian eksperimen ini menggunaan fly ash dari hasil pembakaran sand dryer yang direncanakan yaitu 1,625% (sampel A), 3,25% (sampel B), 4,875% (sampel C) dan 6,5% (sampel D) dan diuji dengan sampel pembanding (sampel blanko) untuk diuji perbedaan warna aplikasi, flow, compress, dan pull off yang mengikuti pedoman ASTM C 109 dan EN 1015-12. Berdasarkan hasil penelitian bahwa semakin banyaknya pengunaan fly ash akan mempengaruhi warna aplikasi yang bermula abu-abu menjadi coklat dan kualitas plester cenderung menurun. Namun pada sampel A dengan pengunaan fly ash 1,625% dapat diterapkan karena masih diatas standar sesuai metode ASTM C 109 dan EN 1015-12.
Kajian Penentuan Lokasi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Kabupaten Serang Menggunakan Analisis Sistem Informasi Geografis Frebhika Sri Puji Pangesti; Ma’ruf Hidayat; Ade Ariesmayana
Jurnal Serambi Engineering Vol. 10 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serang Regency has a problem in waste management because it does not have a final processing site since 2009. The Cilowong landfill, which originally belonged to Serang Regency, was transferred to Serang City in 2009. It is necessary to conduct research that aims to determine the location of the Waste Final Processing Site in Serang Regency. This research uses a quantitative descriptive method with spatial analysis using Geographic information systems. Determination of the location of waste landfills uses SNI 03-3241-1994 concerning procedures for selecting the location of final landfills. The study results show that Serang Regency has 11 locations suitable for landfill, and also shows that Serang Regency has 2 recommended locations for landfill. Location 1 is located in the Sindangmandi village area, Baros sub-district with a land area of 71.83 Ha. Location 2 is in the Tanjungsari village area of Pabuaran Subdistrict with a land area of 79.06 Ha.
EFISIENSI SISTEM EVAPORATOR DAN KARBON AKTIF UNTUK MENGURANGI KADAR FENOL PADA HASIL AIR BUANGAN PRODUKSI PT. LATINUSA, TBK Ade Ariesmayana; Asep Saepu Zaman
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 1 No. 1 (2018): Civil and Environmental
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.895 KB)

Abstract

Permintaan kemasan kaleng semakin hari semakin tinggi, hal ini memicu meningkatnya aktivitas produksi tinplate. Adapun dampak negative dari tingginya aktivitas produksi tinplate menimbulkan banyaknya juga hasil buangan hasil produksi itu sendiri dalam hal ini adalah limbah, limbah yang dihasilkan sangat beragam. Penulis disini ingin mengulas tentang limbah fenol yang termasuk dalam limbah B3. Keberadaan fenol dalam air buangan merupakan salah satu dari sekian banyak bahan kimia pencemar yang harus diwaspadai. Sifat fenol yang korosif terhadap kulit dapat menyebabkan gatal-gatal dari iritasi, oleh karena itu perlu penanganan secara khusus untuk mengolah limbah fenol. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui standar kadar fenol yang aman untuk dibuang, menganalisa system kerja evaporator dan karbon aktif. Metode dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data primer dan metode pengumpulan data sekunder.System evaporasi dan karbon aktif sangat efektif menguarngi kandungan fenol dapat turun ketika melewati system evaporator dan karbon aktif.
SISTEM INSTALASI PENGOLAHAN AIR KOTA CIBADAK KABUPATEN LEBAK Ade Ariesmayana; Yongki Putra
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 2 No. 1 (2019): Environmental
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.177 KB) | DOI: 10.47080/jls.v2i1.531

Abstract

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), sebagai salah satu Badan Usaha Milik Pemerintah yang selalu berupaya memberikan layanan terbaik kepada masyarakat dibidang pelayanan jasa air minum yang memenuhi persyaratan yang berlaku. Sejalan dengan perkembangan dan melihat laju pertumbuhan penduduk yang cukup pesat, oleh karena itu PDAM terus berusaha meningkatkan pelayanan yang terbaik dan memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal melalui perluasan jaringan distribusi dengan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Cibadak Kabupaten Lebak dengan Kapasitas 50 liter / detik, agar syarat kualitas, dan kuantitas dapat terpenuhi. Sumber daya pengembangan tersebut diharapkan diperoleh dari tertibnya warga masyarakat (pelanggan) membayar rekening penagihan pemakaian air secara teratur dan bantuan dari pihak pemerintah daerah maupun lembaga terkait lainnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian di optimalisasi SPAM Cibadak ini terdiri dari pengambilan data berupa data kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan observasi langsung ke lapangan. Tujuan dari pengawasan dan pengendalian ini ialah untuk menjamin bahwa pekerjaan dapat dilakukan sesuai dengan gambar rencana dan dokumen kontrak, dalam batas waktu dan biaya yang disebutkan dalam kontrak dengan kontraktor.Hal penting yang perlu dipertimbangkan dalam pengawasan ini, yaitu : Pengawasan dan pengendalian volume pekerjaan, Pengawasan dan pengendalian waktu / kemajuan pekerjaan, Pengawasan dan pengendalian kualitas pekerjaan.
Studi Kelayakan Penerapan Blending Fuel Batubara-Ekstraks Ampas Kopi pada Ketel UAP DZL-20 di PT. DDD Tatan Zakaria; Ade Ariesmayana
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 2 No. 2 (2019): Environmental
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.15 KB) | DOI: 10.47080/jls.v2i2.675

Abstract

Ketel Uap adalah salah satu dari sekian banyak mesin konversi energi yang sangat diperlukan industri dan perusahaan. Baik sebagai mesin pembangkit listrik ataupun sebagai penghasil uap proses produksi. Untuk menghasilkan produksi uap air (steam), proses pembakaran dalam ruang bakar suatu ketel uap memerlukan bahan bakar. Bahan bakar ketel uap terdiri dari 3 karegori : Padat, Cair dan Gas. Chain Grate Boiler, adalah salah satu dari sekian banyak ketel uap, dimana dalam penelitian ini menggunakan bahan bakar batubara medium kalori. Seiring meningkatnya harga bahan bakar batubara, maka industri yang mengoperasikan ketel uap mencari energi untuk pengganti sebagai penghematan operasionalnya dengan tidak mengurangi performansi ketel uap tesebut. Disisi lain ekstrak limbah atau ampas kopi menjadi hal yang tidak diperlukan tetapi perlu penannganan agar limbah ini tidak menjadi masalah lingkungan. Penelitian ini meneliti tentang kemungkinan penggunaan limbah ampas kopi dari industri pengolahan kopi instan , menjadi campuran bahan bakar ketel uap.Dimana dari perhitungan teoritis dan ekonomis, didapatkan penghematan biaya bahan bakar ketel uap sebesar 18% , jika ketel uap tersebut menggunakan blending fuel antara bahan bakar batubara : ampas kopi dengan rasio 80:20.
STUDI KELAYAKAN KUALITAS AIR SUNGAI CISANGU DI KECAMATAN CIBADAK, KABUPATEN LEBAK - BANTEN Mariyani Mariyani; Ade Ariesmayana; Frebhika Sri Puji Pangesti
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v6i2.2942

Abstract

Sungai Cisangu merupakan anak sungai dari Sungai Ciujung yang berlokasi di Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak, sungai Cisangu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari, seperti menyiram tanaman padi, perkebunan, perikanan serta irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kelayakan kualitas air sungai Cisangu. Kualitas air ditentukan dengan pengukuran beberapa parameter kualitas air sungai dilapangan dan perhitungan status mutu air sungai atau kondisi air sungai menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Pengambilan sampel dilakukan di 3 titik lokasi, dimana masing-masing lokasi diukur kualitas airnya. Parameter kualitas air yang diukur adalah parameter fisika yang meliputi (Suhu, TDS dan TSS), parameter kimia yang meliputi (BOD, COD dan pH) dan parameter biologi yang meliputi (Total Coliform). Dari hasil perhitungan Indeks Pencemaran (IP) menunjukkan bahwa sungai Cisangu berada dalam kondisi Tercemar Rendah sedangkan berdasarkan hasil uji laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Lebak, dari 7 parameter yang diuji, 6 parameter air sungai Cisangu masih dibawah baku mutu air sungai dan 1 parameter air sungai Cisangu melebihi baku mutu air sungai.
ANALISIS KUALITAS AIR LIMBAH RUMAH SAKIT KENCANA KOTA SERANG Rina Yulianti Mandasari; Frebhika Sri Puji Pangesti; Ade Ariesmayana
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v7i1.2963

Abstract

Limbah cair yang dihasilkan kegiatan rumah sakit memiliki beban cemaran yang dapat menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan hidup. Rumah sakit memiliki IPAL yang dirancang khusus untuk mengolah limbah cair yang dihasilkan. Setelah limbah tersebut diolah selanjutnya dilakukan analisis dari inlet dan outlet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas limbah cair yang dihasilkan RS Kencana, untuk mengetahui efektivitas IPAL dan evaluasi kinerja IPAL RS Kencana. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif melalui observasi terhadap IPAL RS Kencana dan berbasis uji laboratorium. Terdapat dua parameter yang diuji pada limbah cair tersebut yang melampaui standar baku mutu yang telah ditetapkan, yaitu pada parameter COD dan BOD sebesar 167,25 mg/L dari standar baku 100 mg/L pada parameter COD dan 102,28 mg/L dari standar baku 30 mg/L pada parameter BOD. sehingga IPAL RS Kencana belum dapat dikatakan efektif dalam menurunkan kadar COD dan BOD.
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAMPUNG SIDILEM, DESA TELAGA LUHUR, KECAMATAN WARINGINKURUNG, KABUPATEN SERANG Frebhika Sri Puji Pangesti; Abdur Rozak; Ade Ariesmayana
Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Lingkungan dan Sumberdaya Alam (JURNALIS)
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jls.v8i1.3974

Abstract

Kekurangan air bersih terjadi di Kampung Sidilem, Desa Telaga Luhur Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Lapisan tanah di daerah Kampung Sidilem cukup tebal dan dilapisi bebatuan sehingga sulit untuk melakukan pengeboran air. Namun, di daerah ini terdapat sumber mata air yang dapat digunakan untuk sumber air bersih. Tujuan penelitian ini menganalisis kebutuhan air bersih Kampung Sidilem dan merencanakan sistem penyediaan air bersih untuk Kampung Sidilem dengan mengandalkan sumber mata air. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif kuantitatif menggunakan software EPANET 2.2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2034, jumlah kebutuhan air bersih yang dibutuhkan untuk 1.247 jiwa adalah sebesar 84.280 liter/hari (0,906 liter/detik). Sistem jaringan air bersih di Kampung Sidilem yang disimulasikan pada Software EPANET 2.2 menggunakan satu reservoir dan satu pompa. Total node yang digunakan adalah 23 dari total 207 sambungan rumah. Hasil perhitungan debit sumber mata air menggunakan metode apung menghasilkan debit sebesar yaitu 7,04 m/detik.