Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : WIDYA LAKSANA

PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN AKTIVITAS BELAJAR BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU DI GUGUS I KECAMATAN MARGA Juniantari, Made; Dewi, Ni Putu Sri Ratna; Devi, Ni Luh Pande Latria
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.04 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11691

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun dan menggunakan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter dalam kegiatan pembelajaran pembelajaran. Peserta pelatihan adalah guru Sekolah Dasar di Gugus I Kecamatan Marga. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu: 1) seminar tentang program pendidikan karakter, 2) pelatihan penyusunan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter, dan 3) pendampingan dalam mengimplementasikan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif guru dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan meningkatnya pemahaman guru dalam menyusun instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter. Pada tahap pendampingan, guru-guru telah dapat mengimplementasikan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter pada kegiatan pembelajaran, sehingga guru telah berhasil mengadakan evaluasi secara menyeluruh terhadap aspek sikap siswa dalam belajar.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN BANK SOAL BERBASIS EXAMVIEW BAGI GURU-GURU DI SMK NEGERI 1 NUSA PENIDA Santyadiputra, Gede Saindra; Pradnyana, I Made Ardwi; Juniantari, Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.952 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i1.15720

Abstract

Salah satu kewajiban seorang guru adalah menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Guru dituntut dapat menghasilkan instrumen penilaian dan evaluasi yang baik. Ketepatan dalam melaksanakan penilaian ditentukan oleh baik buruknya instrumen penilaian yang digunakan. Instrumen yang buruk menyebabkan hasil penilaian menjadi tidak valid. Oleh karena itu, diperlukan usaha yang sungguh-sungguh dan komprehensif dalam menyiapkan perangkat atau instrumen penilaian yang berkualitas. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan bank soal. Namun, Pengembangan bank soal tidak mudah jika dilakukan secara manual mengingat keterbatasan yang dimiliki oleh manusia. Hal ini membutuhkan suatu teknologi pengelolaan bank soal yang dapat memberikan kemudahan dalam manajemen instrumen penilaian. Salah satunya adalah pengelolaan bank soal berbasis ExamView. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan bank soal berbasis ExamView ke guru-guru SMK N 1 Nusa Penida. Hasil yang didapat adalah terselenggaranya kegiatan pelatihan dan pendampingan selama 2 hari dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang dengan menghasilkan produk berupa bank soal, lembar soal, lembar jawaban, dan lembar kunci jawaban. Hasil produk, hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru-guru dalam pengelolaan bank soal. Hasil angket respon menunjukkan pelatihan telah memberikan kemudahan bagi guru-guru SMK N 1 Nusa Penida dalam pengelolaan bank soal.
Pelatihan Perancangan, Pembuatan, dan Penggunaan Media Adaptif bagi Guru-Guru SLB Negeri 1 Klungkung Juniantari, Made; Saindra Santyadiputra, Gede; Ayu Tirtayani, Luh
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.29536

Abstract

Penyediaan layanan pendidikan yang bermutu bukanlah menjadi hak anak normal saja, tetapi juga bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Hasil analisis situasi di SLB Negeri 1 Klungkung menunjukkan bahwa ketersediaan media pembelajaran adaptif  di sekolah masih minim padahal bagi ABK fungsi media bukan saja sebagai mediator dalam pembelajaran tetapi juga berperan sebagai alat bantu ketunaan, alat bantu terapi, dan alat bantu rehabilitasi. Bersama mitra selanjutnya disepakati prioritas masalah yang sekaligus menjadi tujuan dari program PKM ini yaitu pemberdayaan guru dalam mengidentifikasi, merancang, membuat, dan menggunakan media adaptif bagi ABK. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pelatihan. Pelatihan melibatkan 17 orang guru SLB Negeri 1 Klungkung. Pelatihan dilaksanakan dalam 3 sesi yaitu 1) pemaparan materi tentang pentingnya pemanfaatan media adaptif untuk ABK, 2) latihan merancang dan membuat media, serta 3) simulasi  penggunaan media yang dihasilkan. . Kegiatan pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan -guru dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga matematika. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan peserta dalam menghasilkan produk alat peraga fun exercise serta kemampuan peserta dalam menggunakannya media tersebut. Peserta menanggapi positif terhadap pelaksanaan pelatihan dengan persentase skornya sebesar 88,9%.
PELATIHAN PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN AKTIVITAS BELAJAR BERORIENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI GURU DI GUGUS I KECAMATAN MARGA Juniantari, Made; Dewi, Ni Putu Sri Ratna; Devi, Ni Luh Pande Latria
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.04 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11691

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun dan menggunakan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter dalam kegiatan pembelajaran pembelajaran. Peserta pelatihan adalah guru Sekolah Dasar di Gugus I Kecamatan Marga. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu: 1) seminar tentang program pendidikan karakter, 2) pelatihan penyusunan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter, dan 3) pendampingan dalam mengimplementasikan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif guru dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan meningkatnya pemahaman guru dalam menyusun instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter. Pada tahap pendampingan, guru-guru telah dapat mengimplementasikan instrumen penilaian aktivitas belajar berorientasi pendidikan karakter pada kegiatan pembelajaran, sehingga guru telah berhasil mengadakan evaluasi secara menyeluruh terhadap aspek sikap siswa dalam belajar.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN BANK SOAL BERBASIS EXAMVIEW BAGI GURU-GURU DI SMK NEGERI 1 NUSA PENIDA Santyadiputra, Gede Saindra; Pradnyana, I Made Ardwi; Juniantari, Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.952 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i1.15720

Abstract

Salah satu kewajiban seorang guru adalah menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Guru dituntut dapat menghasilkan instrumen penilaian dan evaluasi yang baik. Ketepatan dalam melaksanakan penilaian ditentukan oleh baik buruknya instrumen penilaian yang digunakan. Instrumen yang buruk menyebabkan hasil penilaian menjadi tidak valid. Oleh karena itu, diperlukan usaha yang sungguh-sungguh dan komprehensif dalam menyiapkan perangkat atau instrumen penilaian yang berkualitas. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan bank soal. Namun, Pengembangan bank soal tidak mudah jika dilakukan secara manual mengingat keterbatasan yang dimiliki oleh manusia. Hal ini membutuhkan suatu teknologi pengelolaan bank soal yang dapat memberikan kemudahan dalam manajemen instrumen penilaian. Salah satunya adalah pengelolaan bank soal berbasis ExamView. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan bank soal berbasis ExamView ke guru-guru SMK N 1 Nusa Penida. Hasil yang didapat adalah terselenggaranya kegiatan pelatihan dan pendampingan selama 2 hari dengan jumlah peserta sebanyak 21 orang dengan menghasilkan produk berupa bank soal, lembar soal, lembar jawaban, dan lembar kunci jawaban. Hasil produk, hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru-guru dalam pengelolaan bank soal. Hasil angket respon menunjukkan pelatihan telah memberikan kemudahan bagi guru-guru SMK N 1 Nusa Penida dalam pengelolaan bank soal.
Pelatihan Perancangan, Pembuatan, dan Penggunaan Media Adaptif bagi Guru-Guru SLB Negeri 1 Klungkung Juniantari, Made; Saindra Santyadiputra, Gede; Ayu Tirtayani, Luh
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.141 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i1.29536

Abstract

Penyediaan layanan pendidikan yang bermutu bukanlah menjadi hak anak normal saja, tetapi juga bagi anak berkebutuhan khusus (ABK). Hasil analisis situasi di SLB Negeri 1 Klungkung menunjukkan bahwa ketersediaan media pembelajaran adaptif  di sekolah masih minim padahal bagi ABK fungsi media bukan saja sebagai mediator dalam pembelajaran tetapi juga berperan sebagai alat bantu ketunaan, alat bantu terapi, dan alat bantu rehabilitasi. Bersama mitra selanjutnya disepakati prioritas masalah yang sekaligus menjadi tujuan dari program PKM ini yaitu pemberdayaan guru dalam mengidentifikasi, merancang, membuat, dan menggunakan media adaptif bagi ABK. Metode pelaksanaan kegiatan adalah pelatihan. Pelatihan melibatkan 17 orang guru SLB Negeri 1 Klungkung. Pelatihan dilaksanakan dalam 3 sesi yaitu 1) pemaparan materi tentang pentingnya pemanfaatan media adaptif untuk ABK, 2) latihan merancang dan membuat media, serta 3) simulasi  penggunaan media yang dihasilkan. . Kegiatan pelatihan telah berhasil meningkatkan kemampuan -guru dalam merancang, membuat dan menggunakan alat peraga matematika. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan peserta dalam menghasilkan produk alat peraga fun exercise serta kemampuan peserta dalam menggunakannya media tersebut. Peserta menanggapi positif terhadap pelaksanaan pelatihan dengan persentase skornya sebesar 88,9%.