Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Integration SERVQUAL and QFD For Improved Quality of Service (Case Study: Mass Transport Trans Padang) Henny Yulius; Irsan Irsan; Wira S Syukma
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.122 KB)

Abstract

This study was carried out to the user community transport services Trans Padang which aims to determine what attributes are needed to identify the perceived service quality as well as how big the gap perceived quality of society as a passenger in order to take specific measures to improve service quality Trans Padang. The method used to analyze the level of inequality is SERVQUAL method and then the consumer voice (Voice of Customers) obtained is integrated with the Quality Function Deployment method of forming a quality home (House of Quality).From the data processing obtained 35 attributes that can identify the quality of service perceived users are divided into 5 dimensions, then of processing SERVQUAL known that there is a gap on the perceptions and expectations of respondents where each attribute has a negative value (-), so that made 13 attempts to improve service quality Trans Padang.In an effort to improve the quality of services Trans Padang, there are several proposed procurement of additional facilities which need to be held soon. Therefore, it is expected that the UPT Trans Padang and Padang City Government to synergize in order to add the necessary facilities.Keywords: House of Quality, Servqual
ANALISIS PERAMALAN DAN PENGENDALIAN PERIZINAN BERUSAHA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN KARIMUN Henny Yulius; Syafriadan Syafriadan
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 22, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v22i1.458

Abstract

Peramalan dan manajemen persediaan adalah salah satu faktor penting dalam menentukan keberlangsungan bisnis dalam suatu industri. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karimun merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tugas pokok dan fungsi memberikan pelayanan publik sektor perizinan dan nonperizinan berusaha. Pada periode beberapa tahun terakhir mengalami permasalahan yaitu berkurangnya angka pengurusan perizinan. Peramalan  manual  telah dilakukan namun  sering  tidak  akurat  sehingga jumlah  target pendaftaran perizinan sering tidak tercapai,  terkadang  melebihi  namun lebih sering  jumlah permintaan konsumen tidak tercapai sesuai dengan angka prediksi, serta terdapat sejumlah surat dan sertifikat yang dicetak sesuai dengan pendaftaran yang diajukan oleh pelaku usaha atau pemohon perizinan. Namun untuk kebutuhan persiapan kelengkapan pencetakan surat dan sertifikat masih dengan perhitungan manual dan tradisional hanya dengan perkiraan saja, sehingga harus melakukan pemesanan bahan cetak berulang-ulang yang berakibat pada inefisiensi biaya, sementara bahan cetak perlu terus tersedia mengingat pentingnya melakukan pelayanan prima yang berakibat pada kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis metode peramalan yang paling sesuai  dan teknik pengendalian menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Peramalan yang dilakukan mengggunakan dua metode yaitu metode Exponential Smoothing with Trend dan metode Trend Anayisis dengan membandingkan tingkat kesalahan  terkecil, maka metode peramalan yang terpilih yaitu metode Trend Analysis, dengan nilai MAD sebesar 15.018, MSE sebesar 294.502, standart error sebesar 242,947, dan MAPE sebesar 0.342. Dari analisis pengolahan data yang telah dilakukan berdasarkan metode peramalan yang terpilih, peramalan terhadap jumlah perizinan sebesar 64.758. Untuk nilai tingkat persediaan paling ekonomis  adalah 256.13 atau 257 bahan cetak, frekuensi pembelian bahan cetak adalah 2.56 atau sebanyak 3 kali dalam 1 tahun, re-order point pada angka 17.33 unit atau 18 bahan cetak serta berdasarkan perhitungan biaya total cetak adalah Rp. 3.536.125.- per tahun.
PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK DENGAN INTEGRASI METODE SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) DAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI PT. KUNANGO JANTAN Henny Yulius; Riko Ervil; Della Yulina Novita
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 22, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v22i2.517

Abstract

PT. Kunango Jantan is a manufacturing industry that focuses on the distribution of ready-to-use steel plates for the construction, mining, electricity, telecommunication and transportation industries. In the procurement process there were delays in raw materials, which affected production time which resulted in not achieving production volume targets and delays in delivery. In the production process there are several obstacles so that the product is not in accordance with the wishes of the customer. This resulted in consumer dissatisfaction with the company. So that in this study the measurement of the company's supply chain performance must be carried out. This study uses the Supply Chain Operation Reference (SCOR) method with the integration of the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The SCOR method is used to determine supply chain performance and the AHP method is used to determine the weighting of performance indicators.The results of SCOR are that there are 6 core processes that are carried out at PT. Kunango Jantan, namely plan, source, make, deliver, return and enable. Then with 24 measurement matrices obtained, which consists of 3 performance attributes, namely reliability, responsiveness and agility. The plan process is the highest priority with a value of 26 and for the measurement matrix the highest value is the manage performance of return processes cycle with a value of 0.115. Return is the lowest core process of 1.166 and Schedule Defective Return Receipt Cycle Time The is the lowest performance matrix with a value of 0.06 and these two lowest processes require more attention for improvement of all processes that must be continuously evaluated.
INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SENTRA IKM PANDAI BESI MENGGUNAKAN METODE STRUKTURAL EQUATION MODELLING (SEM) Henny Yulius; Deri Kurniadi; Dina Hardianti
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 23, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v23i1.589

Abstract

Kota sungai penuh memiliki sentra pandai besi yang terletak di desa Koto Padang, kecamatan Tanah Kampung, kota Sungai Penuh. Rata-rata penduduk desa koto padang ini meraup keuntungan dari hasil olahan pandai besi seperti parang, pisau, kapak, dan sejenisnya. Proses produksi dilakukan dengan menimbulkan kebisingan, terutama pada saat besi ditempa dengan martil dan pada proses finishing menggunakan gerinda. Mesin dalam proses pembuatan menghasilkan kebisingan dengan tekanan suara yang tinggi. Berdasarkan data kebisingan yang diukur pada lokasi industri, diperoleh nilai kebisingan yang cukup tinggi. Untuk data awal, pengukuran dilakukan pada 10 IKM, sehingga diperoleh intensitas kebisingan pada IKM rata-rata melebihi nilai ambang batas (NAB). Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh intensitas kebisingan terhadap kinerja karyawan pada sentra IKM pandai besi menggunakan metode Struktural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas kebisingan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai T Statistics = 8,922 > 1,96 dan nilai P-Values = 0,000 < 0,05. Nilai R-Square dari kinerja karyawan adalah 0,616, yang berarti intensitas kebisingan mampu mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 61,6%.
Penerapan JSA Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Dan Perbaikan Keselamatan Kerja Pada Pelaksanaan Pratikum Di Laboratorium SMK SMAK PADANG Darmayanti, Yeni; Tri Ernita, Tri; Yulius, Henny
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.028 KB) | DOI: 10.52072/arti.v17i2.463

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting sekali dalam pekerjaan,  terutama didalam laboratorium khususnya laboratorium kimia.  Laboratorium merupakan satu kesatuan ruangan yang tidak bisa dipisahkan dari SMK SMAK Padang. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu tingginya potensi bahaya dan kecelakaan kerja pada aktifitas penentuan kadar protein, penetuan kadar lemak dan penetuan trayek pH, aktivitas tersebut memiliki potensi membahayakan siswa. Pemahaman akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri belum maksimal untuk dilaksanakan pada saat praktikum berlangsung dan masih minimnya slogan-slogan serta himbauan tentang K3 di laboratorium kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan JSA untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya selama menjalankan pratikum di laboratorium. Potensi bahaya yang terjadi saat pratikum kimia adalah pada tahap persiapan yang diidentifikasi seperti terkena zat sisa, alat pecah & rusak, bahan tumpah, iritasi dan terpeleset serta sikap siswa selama memulai tahap persiapan praktikum. Analisis potensi bahaya yang paling dominan di setiap langkah kerja adalah pada tahap persiapan.  Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah potensi bahaya pada saat mempersiapkan alat-alat yaitu dengan membawa alat-alat tersebut dengan baik dan benar serta menggunakan wadah agar mengurangi risiko alat jatuh dan pecah. Setiap bahan kimia harus diletakkan sesuai dengan jenis dan karakteristiknya.
Desain Kemasan IKM Radja Terasi Gampong Simpang Lhee Yulius, Henny
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/j-t3g.v1i1.82

Abstract

Terasi salah satu produk perikanan yang berbahan dasar utama ikan dan juga udang rebon melalui proses fermentasi (Karim, 2014). Menurut Peraturan Kepala Badan POM Nomor 21 tahun 2016 tentang kategori pangan, terasi udang adalah daging udang atau rebon segar atau campurannya yang dicampur dengan adonan dan bahan tambahan lainnya membentuk pasta kemudian dikeringkan dan difermentasi. Dengan melihat ketatnya persaingan bisnis Industri Kecil dan Menengah di Kota Langsa, para pelaku usaha perlu melakukan inovasi dan strategi bisnis khususnya kemasan untuk menciptakan daya tarik produk yang tinggi melalui kualitas produk dengan melakukan desain kemasan yang baik dan menarik yang dapat ditawarkan sehingga tercipta suatu daya tarik produk yang kuat dan kualitasnya yang secara bersama sama akan meningkatkan daya minat beli konsumen. Penelitian ini tidak hanya berfokus pada tujuan untuk melakukan desain kemasan terasi tersebut, tetapi juga meningkatkan kualitas terasi dan mempertahankan pelanggan agar tidak terciptanya kebosanan/ kejenuhan sehingga pelanggan baru maupun lama dapat terus memiliki/ mempunyai minat beli ulang yang tinggi.
Penerapan JSA Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Dan Perbaikan Keselamatan Kerja Pada Pelaksanaan Pratikum Di Laboratorium SMK SMAK PADANG Darmayanti, Yeni; Tri Ernita, Tri; Yulius, Henny
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v17i2.463

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting sekali dalam pekerjaan,  terutama didalam laboratorium khususnya laboratorium kimia.  Laboratorium merupakan satu kesatuan ruangan yang tidak bisa dipisahkan dari SMK SMAK Padang. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu tingginya potensi bahaya dan kecelakaan kerja pada aktifitas penentuan kadar protein, penetuan kadar lemak dan penetuan trayek pH, aktivitas tersebut memiliki potensi membahayakan siswa. Pemahaman akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri belum maksimal untuk dilaksanakan pada saat praktikum berlangsung dan masih minimnya slogan-slogan serta himbauan tentang K3 di laboratorium kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan JSA untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya selama menjalankan pratikum di laboratorium. Potensi bahaya yang terjadi saat pratikum kimia adalah pada tahap persiapan yang diidentifikasi seperti terkena zat sisa, alat pecah & rusak, bahan tumpah, iritasi dan terpeleset serta sikap siswa selama memulai tahap persiapan praktikum. Analisis potensi bahaya yang paling dominan di setiap langkah kerja adalah pada tahap persiapan.  Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah potensi bahaya pada saat mempersiapkan alat-alat yaitu dengan membawa alat-alat tersebut dengan baik dan benar serta menggunakan wadah agar mengurangi risiko alat jatuh dan pecah. Setiap bahan kimia harus diletakkan sesuai dengan jenis dan karakteristiknya.
Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Proyek RDMP Balikpapan Yulius, Henny; Khairi, Aziati Ridha; Nasution, Arfina
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 24 No. 1 (2024): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/rpbyj060

Abstract

Penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat dalam proyek konstruksi Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan sangat penting untuk memastikan bahwa pekerja dapat bekerja dengan aman dan efisien. Kecelakaan kerja dapat mengganggu alur kerja, menyebabkan absensi pekerja, dan mengganggu fokus pada tugas-tugas krusial.  Penurunan jumlah kecelakaan kerja dapat memberikan dampak positif yang signifikan Dengan mengurangi risiko kecelakaan, pekerja dapat bekerja lebih efisien dan efektif, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas keseluruhan proyek. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh keselamatan dan kesehatan kerja terhadap Produktivitas kerja Karyawan di proyek RDMP Balikpapan. Berdasarkan hasil analisa data didapatkan sebesar 5,7%, pengaruh Kesehatan Kerja dan Keselamatan Kerja terhadap produktivitas di Proyek RDMP Balikpapan terbukti signifikan. Meskipun proporsi ini relatif kecil, namun penting untuk diakui bahwa Kesehatan Kerja dan Keselamatan Kerja memiliki dampak yang berarti terhadap produktivitas karyawan. Oleh karena itu, pemahaman yang lebih baik tentang hubungan ini dapat membantu meningkatkan kinerja keseluruhan proyek.
Usulan Perbaikan Kualitas Produk Mi Kuning dengan Metode DMAIC pada Ud. Tani Mulia Yulius, Henny; Ernita, Tri; Rachman, Boby; Salma, Fathayatul
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 24 No. 2 (2024): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/d2ja4e36

Abstract

Kualitas produk menjadi tujuan penting bagi perusahaan dalam membuat suatu  produk. Bagaimanapun setiap perusahaan akan berusaha mempertahankan kualitas produknya agar tetap terjaga. Salah satunya adalah pada UD.Tani Mulia yang memproduksi produk mi kuning yang mana masih mengalami produk reject setiap produksi seperti reject kotor, reject patah, dan reject remuk. Dengan menggunakan metodologi DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control), penelitian ini berupaya memahami alasan penolakan produk mie kuning dan menyarankan cara untuk menyempurnakan produk tersebut. Manusia, prosedur, lingkungan, mesin, dan bahan mentah semuanya diidentifikasi sebagai sumber kesalahan potensial dalam temuan penelitian ini. Pada pengolahan DPMO (Defect Per Million Opportunity) didapatkan nilai sebesar 26.391,6 dan nilai sigma sebesar 4,25 dimana perusahan harus melakukan perbaikan agar mencapai tingkat kualitas sigma yang baik yaitu 6σ. Dari penyebab cacat yang diketahui dilakukan usulan perbaikan agar dapat meminimalisir cacat terhadap produk mi kuning. Ada beberapa usulan seperti melakukan perawatan mesin dan alat agar tetap bersih saat melakukan produksi, serta melakukan pelatihan keahlian dalam mengulung mi oleh perusahaan.
Optimalisasi Fungsi Life Jacket Non-Inflatable Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Studi Kasus: Nelayan Muaro Batang Kapas) Ervil, Riko; Yulius, Henny; Prasetio, Randi
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/kfzdhn46

Abstract

Nelayan Muaro Batang Kapas sering kali menghadapi risiko tenggelam saat menjalankan tugas sehari-harinya, termasuk memanen biota laut. Salah satu alat yang dapat digunakan oleh nelayan untuk mengurangi resiko tenggelam yaitu Life Jacket. Life Jacket yang digunakan oleh nelayan Muaro Batang Kapas masih memiliki kekurangan yaitu Life Jacket yang ada pada nelayan muaro batang kapas kurang efektif dalam menahan air hujan dan air laut, Desain dan visual Life Jacket yang ada masih desain lama, fitur-fitur yang ada di Life Jacket yang digunakan nelayan muaro batang kapas masih memiliki banyak kekurangan. Maka dari itu penelitian ini merancang Life Jacket sesuai dengan kebutuhan nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Quality Function Depoyment. Hasil yang dapat disimpulkan dalam pengelohan data berdasarkan penyebaran kuesioner yaitu terdapat 15 atribut kebutuhan konsumen dan 10 respon teknis yang menjadi jawaban dari kebutuhan konsumen, respon teknis yang menjadi urutan pokok prioritas dalam pengembangan Life Jacket dimulai dari peringkat pertama hingga terakhir yaitu peringkat pertama bahan Busa PE Polybonding, Terdapat reflektor, ketiga Terdapat Kantong Penyimpananan, Terdapat Tali Pengait,  Bahan Kain Waterproof, Terdapat Lampu Senter LED, Terdapat Peluit, Terdapat Bantal Leher, Warna Yang Menarik dan Terdapat Peluit dan rancang bangun terdapat empat tahapan proses yang mana dimulai dari Pengukuran kain water proof,  Pembentukan pola, pemotongan pola dan menjahit komponen.