Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Integration SERVQUAL and QFD For Improved Quality of Service (Case Study: Mass Transport Trans Padang) Henny Yulius; Irsan Irsan; Wira S Syukma
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2015: SNTIKI 7
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.122 KB)

Abstract

This study was carried out to the user community transport services Trans Padang which aims to determine what attributes are needed to identify the perceived service quality as well as how big the gap perceived quality of society as a passenger in order to take specific measures to improve service quality Trans Padang. The method used to analyze the level of inequality is SERVQUAL method and then the consumer voice (Voice of Customers) obtained is integrated with the Quality Function Deployment method of forming a quality home (House of Quality).From the data processing obtained 35 attributes that can identify the quality of service perceived users are divided into 5 dimensions, then of processing SERVQUAL known that there is a gap on the perceptions and expectations of respondents where each attribute has a negative value (-), so that made 13 attempts to improve service quality Trans Padang.In an effort to improve the quality of services Trans Padang, there are several proposed procurement of additional facilities which need to be held soon. Therefore, it is expected that the UPT Trans Padang and Padang City Government to synergize in order to add the necessary facilities.Keywords: House of Quality, Servqual
ANALISIS PERAMALAN DAN PENGENDALIAN PERIZINAN BERUSAHA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN KARIMUN Henny Yulius; Syafriadan Syafriadan
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 22, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v22i1.458

Abstract

Peramalan dan manajemen persediaan adalah salah satu faktor penting dalam menentukan keberlangsungan bisnis dalam suatu industri. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Karimun merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki tugas pokok dan fungsi memberikan pelayanan publik sektor perizinan dan nonperizinan berusaha. Pada periode beberapa tahun terakhir mengalami permasalahan yaitu berkurangnya angka pengurusan perizinan. Peramalan  manual  telah dilakukan namun  sering  tidak  akurat  sehingga jumlah  target pendaftaran perizinan sering tidak tercapai,  terkadang  melebihi  namun lebih sering  jumlah permintaan konsumen tidak tercapai sesuai dengan angka prediksi, serta terdapat sejumlah surat dan sertifikat yang dicetak sesuai dengan pendaftaran yang diajukan oleh pelaku usaha atau pemohon perizinan. Namun untuk kebutuhan persiapan kelengkapan pencetakan surat dan sertifikat masih dengan perhitungan manual dan tradisional hanya dengan perkiraan saja, sehingga harus melakukan pemesanan bahan cetak berulang-ulang yang berakibat pada inefisiensi biaya, sementara bahan cetak perlu terus tersedia mengingat pentingnya melakukan pelayanan prima yang berakibat pada kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis metode peramalan yang paling sesuai  dan teknik pengendalian menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Peramalan yang dilakukan mengggunakan dua metode yaitu metode Exponential Smoothing with Trend dan metode Trend Anayisis dengan membandingkan tingkat kesalahan  terkecil, maka metode peramalan yang terpilih yaitu metode Trend Analysis, dengan nilai MAD sebesar 15.018, MSE sebesar 294.502, standart error sebesar 242,947, dan MAPE sebesar 0.342. Dari analisis pengolahan data yang telah dilakukan berdasarkan metode peramalan yang terpilih, peramalan terhadap jumlah perizinan sebesar 64.758. Untuk nilai tingkat persediaan paling ekonomis  adalah 256.13 atau 257 bahan cetak, frekuensi pembelian bahan cetak adalah 2.56 atau sebanyak 3 kali dalam 1 tahun, re-order point pada angka 17.33 unit atau 18 bahan cetak serta berdasarkan perhitungan biaya total cetak adalah Rp. 3.536.125.- per tahun.
PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK DENGAN INTEGRASI METODE SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) DAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DI PT. KUNANGO JANTAN Henny Yulius; Riko Ervil; Della Yulina Novita
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 22, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v22i2.517

Abstract

PT. Kunango Jantan is a manufacturing industry that focuses on the distribution of ready-to-use steel plates for the construction, mining, electricity, telecommunication and transportation industries. In the procurement process there were delays in raw materials, which affected production time which resulted in not achieving production volume targets and delays in delivery. In the production process there are several obstacles so that the product is not in accordance with the wishes of the customer. This resulted in consumer dissatisfaction with the company. So that in this study the measurement of the company's supply chain performance must be carried out. This study uses the Supply Chain Operation Reference (SCOR) method with the integration of the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The SCOR method is used to determine supply chain performance and the AHP method is used to determine the weighting of performance indicators.The results of SCOR are that there are 6 core processes that are carried out at PT. Kunango Jantan, namely plan, source, make, deliver, return and enable. Then with 24 measurement matrices obtained, which consists of 3 performance attributes, namely reliability, responsiveness and agility. The plan process is the highest priority with a value of 26 and for the measurement matrix the highest value is the manage performance of return processes cycle with a value of 0.115. Return is the lowest core process of 1.166 and Schedule Defective Return Receipt Cycle Time The is the lowest performance matrix with a value of 0.06 and these two lowest processes require more attention for improvement of all processes that must be continuously evaluated.
INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SENTRA IKM PANDAI BESI MENGGUNAKAN METODE STRUKTURAL EQUATION MODELLING (SEM) Henny Yulius; Deri Kurniadi; Dina Hardianti
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol 23, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/stsp.v23i1.589

Abstract

Kota sungai penuh memiliki sentra pandai besi yang terletak di desa Koto Padang, kecamatan Tanah Kampung, kota Sungai Penuh. Rata-rata penduduk desa koto padang ini meraup keuntungan dari hasil olahan pandai besi seperti parang, pisau, kapak, dan sejenisnya. Proses produksi dilakukan dengan menimbulkan kebisingan, terutama pada saat besi ditempa dengan martil dan pada proses finishing menggunakan gerinda. Mesin dalam proses pembuatan menghasilkan kebisingan dengan tekanan suara yang tinggi. Berdasarkan data kebisingan yang diukur pada lokasi industri, diperoleh nilai kebisingan yang cukup tinggi. Untuk data awal, pengukuran dilakukan pada 10 IKM, sehingga diperoleh intensitas kebisingan pada IKM rata-rata melebihi nilai ambang batas (NAB). Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh intensitas kebisingan terhadap kinerja karyawan pada sentra IKM pandai besi menggunakan metode Struktural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas kebisingan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai T Statistics = 8,922 > 1,96 dan nilai P-Values = 0,000 < 0,05. Nilai R-Square dari kinerja karyawan adalah 0,616, yang berarti intensitas kebisingan mampu mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 61,6%.
Penerapan JSA Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Dan Perbaikan Keselamatan Kerja Pada Pelaksanaan Pratikum Di Laboratorium SMK SMAK PADANG Darmayanti, Yeni; Tri Ernita, Tri; Yulius, Henny
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.028 KB) | DOI: 10.52072/arti.v17i2.463

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting sekali dalam pekerjaan,  terutama didalam laboratorium khususnya laboratorium kimia.  Laboratorium merupakan satu kesatuan ruangan yang tidak bisa dipisahkan dari SMK SMAK Padang. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu tingginya potensi bahaya dan kecelakaan kerja pada aktifitas penentuan kadar protein, penetuan kadar lemak dan penetuan trayek pH, aktivitas tersebut memiliki potensi membahayakan siswa. Pemahaman akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri belum maksimal untuk dilaksanakan pada saat praktikum berlangsung dan masih minimnya slogan-slogan serta himbauan tentang K3 di laboratorium kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan JSA untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya selama menjalankan pratikum di laboratorium. Potensi bahaya yang terjadi saat pratikum kimia adalah pada tahap persiapan yang diidentifikasi seperti terkena zat sisa, alat pecah & rusak, bahan tumpah, iritasi dan terpeleset serta sikap siswa selama memulai tahap persiapan praktikum. Analisis potensi bahaya yang paling dominan di setiap langkah kerja adalah pada tahap persiapan.  Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah potensi bahaya pada saat mempersiapkan alat-alat yaitu dengan membawa alat-alat tersebut dengan baik dan benar serta menggunakan wadah agar mengurangi risiko alat jatuh dan pecah. Setiap bahan kimia harus diletakkan sesuai dengan jenis dan karakteristiknya.
Desain Kemasan IKM Radja Terasi Gampong Simpang Lhee Yulius, Henny
Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Teknik dan Teknologi Tepat Guna
Publisher : Riset Sinergi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62357/j-t3g.v1i1.82

Abstract

Terasi salah satu produk perikanan yang berbahan dasar utama ikan dan juga udang rebon melalui proses fermentasi (Karim, 2014). Menurut Peraturan Kepala Badan POM Nomor 21 tahun 2016 tentang kategori pangan, terasi udang adalah daging udang atau rebon segar atau campurannya yang dicampur dengan adonan dan bahan tambahan lainnya membentuk pasta kemudian dikeringkan dan difermentasi. Dengan melihat ketatnya persaingan bisnis Industri Kecil dan Menengah di Kota Langsa, para pelaku usaha perlu melakukan inovasi dan strategi bisnis khususnya kemasan untuk menciptakan daya tarik produk yang tinggi melalui kualitas produk dengan melakukan desain kemasan yang baik dan menarik yang dapat ditawarkan sehingga tercipta suatu daya tarik produk yang kuat dan kualitasnya yang secara bersama sama akan meningkatkan daya minat beli konsumen. Penelitian ini tidak hanya berfokus pada tujuan untuk melakukan desain kemasan terasi tersebut, tetapi juga meningkatkan kualitas terasi dan mempertahankan pelanggan agar tidak terciptanya kebosanan/ kejenuhan sehingga pelanggan baru maupun lama dapat terus memiliki/ mempunyai minat beli ulang yang tinggi.
Penerapan JSA Sebagai Upaya Pencegahan Kecelakaan Dan Perbaikan Keselamatan Kerja Pada Pelaksanaan Pratikum Di Laboratorium SMK SMAK PADANG Darmayanti, Yeni; Tri Ernita, Tri; Yulius, Henny
Jurnal ARTI (Aplikasi Rancangan Teknik Industri) Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal ARTI : Aplikasi Rancangan Teknik Industri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/arti.v17i2.463

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat penting sekali dalam pekerjaan,  terutama didalam laboratorium khususnya laboratorium kimia.  Laboratorium merupakan satu kesatuan ruangan yang tidak bisa dipisahkan dari SMK SMAK Padang. Permasalahan yang teridentifikasi yaitu tingginya potensi bahaya dan kecelakaan kerja pada aktifitas penentuan kadar protein, penetuan kadar lemak dan penetuan trayek pH, aktivitas tersebut memiliki potensi membahayakan siswa. Pemahaman akan pentingnya penggunaan alat pelindung diri belum maksimal untuk dilaksanakan pada saat praktikum berlangsung dan masih minimnya slogan-slogan serta himbauan tentang K3 di laboratorium kimia. Penelitian ini menggunakan pendekatan JSA untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi potensi bahaya selama menjalankan pratikum di laboratorium. Potensi bahaya yang terjadi saat pratikum kimia adalah pada tahap persiapan yang diidentifikasi seperti terkena zat sisa, alat pecah & rusak, bahan tumpah, iritasi dan terpeleset serta sikap siswa selama memulai tahap persiapan praktikum. Analisis potensi bahaya yang paling dominan di setiap langkah kerja adalah pada tahap persiapan.  Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah potensi bahaya pada saat mempersiapkan alat-alat yaitu dengan membawa alat-alat tersebut dengan baik dan benar serta menggunakan wadah agar mengurangi risiko alat jatuh dan pecah. Setiap bahan kimia harus diletakkan sesuai dengan jenis dan karakteristiknya.
Analisis Pengaruh Intensitas Pencahayaan Di Laboratorium Pengujian Terhadap Akurasi Pengujian Tri Ernita; Rachman, Boby; Yulius, Henny; Sastri
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v6i2.75

Abstract

The testing laboratory is a high-precision testing room that reguires adeguate environmental conditions for testing needs.As a testing laboratory, it is important for the banten Indonesia Laboratory to control the laboratory's environmental conditions, one of which is lighting intensity.Inadeguate lighting intensity can reduce testing accuracy, Currently, the average lighting intensity in the banten Indonesia Laboratory  is  370 lux, this value is below the regulatory standard Threshold value, which according to PERMENKES NO. 70 of  2016 for standard laboratories lighting intensity is 500 lux. This study aims to increase lighting according to SNI 7062:2019 and  testing accuracy in the Banten  Indonesia Laboratory and to determine how strong the relationship  betwen lighting intensity and testing accuracy is using correlation analysis with SPSS V.27. The results of this study indicate that lighting intensity has increased to 489 lux and the average accuracy has increased by 7.5 % after changing the lamp,in addition,the relationship between lighting intensity and testing accuracy strong ,this is evidenced by the result of the correlation analysis obtained a significance value of 0.620 and 0.627 .
Penerapan Konsep 5S Terhadap Kinerja Karyawan Pada Area Laboratorium PT. Surveyor Indonesia Henny Yulius; Tri Ernita; Thahira Tigris; Shafa Tasya Salsabila; Ali Sutan Nasution
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/wtdngq52

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya bukti empiris tentang penerapan 5S di laboratorium jasa pengujian Indonesia, yang umumnya hanya terfokus pada manufaktur dan gudang. Padahal, laboratorium uji memiliki tuntutan khas seperti akurasi pengujian, ketertelusuran alat, dan keselamatan kerja, sehingga 5S dipilih sebagai fondasi lean yang paling relevan untuk mengatasi penataan ruang, visualisasi, kebersihan, standardisasi, dan disiplin. Tujuan penelitian adalah menganalisis perubahan implementasi 5S dan kinerja karyawan di PT. Surveyor Indonesia Cabang Batam. Metode yang digunakan adalah kuantitatif studi kasus dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 20 karyawan (total sampling). Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, checklist audit 5S, dan kuesioner skala Likert. Analisis mencakup persentase implementasi, uji instrumen, uji normalitas selisih skor, paired t-test, serta Cohen's dz. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan implementasi 5S dari 44,8% (cukup) menjadi 84,2% (sangat baik), dengan lonjakan tertinggi pada Shitsuke (47 poin) dan Seiri (45 poin). Uji paired t-test mengonfirmasi perbedaan kinerja karyawan yang signifikan pada taraf 5%, dengan ukuran efek besar (dz = 1,77-2,01). Temuan ini mengindikasikan bahwa 5S berkontribusi lebih dari sekadar housekeeping, melainkan sebagai mekanisme pembentukan budaya kerja yang tertata, aman, dan berorientasi mutu. Kebaruan penelitian terletak pada konteks laboratorium jasa pengujian di Indonesia serta integrasi audit 5S, pengukuran kinerja, ukuran efek, dan pembahasan validitas internal secara komprehensif.
Implementasi Metode Min-Max Untuk Minimalisasi Stockout di Saptaindra Sejati Jobsite Adaro Mining Teguh Putra Mulia; Henny Yulius; Tri Ernita
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 2 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/dvgsyy33

Abstract

Stockout adalah sebuah situasi dimana jumlah stok atau persediaan tidak dapat memenuhi permintaan kebutuhan. Stockout juga berdampak pada perkembangan bisnis perusahaan baik short term maupun long term. Oleh karena itu dengan adanya forcasting dan system pengendalian persediaan stok dapat membantu memenuhi permintaan kebutuhan part tooth bucket, locking bolt dan block part unit Liebherr R9100 & R9200 pada periode berlangsung maupun periode akan datang. Dalam memenuhi kebutuhan periode akan datang dilakukan forcasting (peramalan) permintaan yang dihitung dengan metode moving average method, exponential smoothing method dan linier regression method. Maka setelah didapat nilai forcasting selanjutnya tentukan nilai stock pengaman (safety stock), dan menentukan nilai persediaan dengan menggunakan metode min-max stock. Dengan pengendalian persediaan stock menggunakan metode min-max dapat mengatasi masalah stockout part tooth bucket, locking bolt dan block part unit Liebherr R9100 & R9200 di PT Saptaindra Sejati jobsite Adaro Mining.