Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLIKASI TEKNOLOGI ERA DIGITAL TERHADAP TRANSFORMASI PENDIDIKAN DI SIDEREJO HILIR KACAMATAN MEDAN TEMBUNG SUMATERA UTARA Sri Yunita; Dules Ery Pratama; Marly Meani Silalahi; Talita Sembiring
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i1.3083

Abstract

Penggunaan teknologi di dalam pendidikan telah menjadi isu penting yang diperbincangkan oleh banyak orang. Transformasi pendidikan melalui penggunaan teknologi era digital, seperti adanya perangkat lunak pembelajaran dan perangkat keras, yang telah membawa perubahan yang signifikan dalam pendekatan pengajaran dan pembelajaran. Namun, dengan melalui implikasi penggunaan teknologi ini dalam lingkungan pendidikan masih menjadi perdebatan. Oleh karena itu, penelitian ini sangat penting dilakukan untuk melihat bagaimana penggunaan teknologi dalam kelas dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar, meningkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, dan membantu siswa memahami konsep yang sulit. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi era digital dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Siderejo Hilir. Namun, integrasi teknologi ini harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar agar efektivitasnya dapat dioptimalkan. Melalui, penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan teknologi juga dapat memiliki dampak negatif seperti ketidakmampuan siswa untuk berkonsentrasi dan gangguan kelas. Selain dampak positif terdapat dampak negatifnya, para guru menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam kurikulum mereka. Sehingga, disarankan untuk memperkenalkan teknologi secara bertahap dan terintegrasi dengan baik ke dalam kurikulum pendidikan. Melalui hal ini akan dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran di Siderejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang implikasi teknologi era digital terhadap transformasi pendidikan di Siderejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, Sumatera Utara. Dalam era digital saat ini, integrasi teknologi di dalam pendidikan menjadi semakin penting dan harus dipelajari secara serius. Penelitian ini dapat memberikan pedoman bagi pendidik dan administrator pendidikan di Indonesia untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran dan memperbaiki kualitas pendidikan.
Analisis Peran BUMDes sebagai Ruang Kewarganegaraan Aktif melalui Studi Kasus Program Pengelolaan Sampah di Desa Marindal I Marly Meani Silalahi; Nazlah Aulia; Esra Natasya Br Sitepu; Johan Pardamean Simanjuntak; Halking Halking
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i1.9353

Abstract

This study aims to analyze the role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in creating spaces for active citizenship through the implementation of a Waste Management Program in Marindal I Village. The background of this research is based on the growing waste management challenges in peri-urban areas, which require active community involvement and the strategic role of village institutions. This study employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through field observations, in-depth interviews, and documentation involving BUMDes managers, village officials, and community members as key program stakeholders. The findings indicate that BUMDes plays a significant role as a facilitator and mobilizer of community participation by encouraging residents to engage in waste collection, sorting, and processing activities with economic value. The implementation of the program not only enhances environmental awareness and responsibility but also strengthens social cooperation, collective accountability, and the practice of active citizenship at the village level. Furthermore, BUMDes-based waste management contributes to increased village revenue through the utilization and sale of recycled materials.