Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Effect of Bumper Stickers Strategy to Improve Students"™ Reading Comprehension Viewed from Students"™ Reading Interest Saptarina, Eva; Sartika, Dewi; Amelia, Kiki Rizki
Journal of English Education Program Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : FKIP - Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jeep.v5i1.71190

Abstract

Reading is essential for information acquisition, but students often struggle with understanding descriptive writing. To improve reading comprehension, educators could employ the Bumper Sticker strategy, using color-coded lists to help students grasp the text's main ideas. This study reports the effectiveness of the bumper sticker reading strategy in fostering students' reading interests. The quasi-experimental study comprised two groups of seventh-grade students, each consisting of 40 students. Data were gathered through a reading interest questionnaire and a multiple-choice reading comprehension test. Results reveal that the Bumper Sticker strategy effectively enhances reading comprehension aligned with students' interests. Notably, the conventional strategy also improves comprehension in alignment with students' interests. Lastly, the Bumper Sticker strategy is particularly effective for highly interested students. The recommendation is to employ the bumper sticker strategy, enabling students to create color-coded lists, thereby enhancing their comprehension of the material.
ENHANCING YOUNG ADULT LITERATURE TO IMPROVE READING ABILITY AMELIA, KIKI RIZKI; NOVIA, FITRI
Linguists : Journal of Linguistics and Language Teaching Vol 7, No 2 (2021): December
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ling.v7i2.4177

Abstract

Reading is the manner of grasping the content of a paragraph of text. Nonetheless, some students are fighting to strengthen reading comprehension. This study proposed to confirm whether Young Adult literature improved students’ reading ability in narrative text. The design of that research was used quasi-experimental. Participants were eight grade students of SMP N 1 Inderalaya Selatan Ogan Ilir South Sumatera. The instrument used was a written test that included 25 questions in multiple-choice form. T-test was used to examine the data. Independent samples t-test analysis revealed that pvalue (0.001) was lower than άvalue (0.05). This study was indicated that learners who were encouraged to read narrative literature through Young Adult Literature improved significantly. In conclusion, the students improved their reading ability better by reading extensively through Young Adult Literature.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) pada pegawai PT. Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan Sutangi, Sutangi; Amelia, Kiki Rizki; Nuraeni, Tating
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.368

Abstract

Menurut WHO pada tahun 2018 sebanyak 285 juta orang atau 4,24% dari total populasi di dunia mengalami gangguan penglihatan berupa low vision ketajaman penglihatan yang rendah dan kebutaan dengan distribusi sebesar 246 juta orang atau 65% dari populasi tersebut mengalami low vision, sedangkan di Indonesia diperkirakan sejumlah 3 juta orang mengalami gangguan penglihatan. Tujuan penelitian yaitu faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian computer vision syndrome (CVS) pada pegawai PT. Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional. Populasi target pada penelitian ini adalah 45 pegawai pengguna komputer di PT. Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dan uji Fisher’s Exact. Hasil penelitian diperoleh jenis kelamin (p=0,000), durasi penggunaan komputer (p-=0,000), penggunaan kacamata (p=0,005) terdapat hubungan dengan kejadian computer vision syndrome (CVS) dan jarak penglihatan pandang mata terhadap komputer (p=0,221) tidak terdapat hubungan dengan kejadian CVS pada pegawai PT. Kilang Pertamina Internasional RU VI Balongan Tahun 2022. Bagi perusahan sebaiknya membuat poster/stiker bergambar yang perlu dilakukan sesuai SOP dalam menggunakan komputer seperti posisi duduk yang baik, serta jarak pandang, dan sebagainya.
Komparasi Pemenuhan HAM Bagi PMI Asal Pulau Lombok di Tiga Negara Tujuan Utama (Arab Saudi, Malaysia, dan Singapura) Rohmatin, Khairina; Jannah, Kholipatul; Amelia, Kiki Rizki; Torey, Gloria Stevani; Wijayanti, Ika
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2024): Desember (Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v3i2.517

Abstract

Penelitian ini membahas pemenuhan lima hak dasar bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pulau Lombok di tiga negara tujuan utama, yaitu Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura. Hak-hak tersebut meliputi hak demokrasi, kebebasan beragama, jaminan sosial, tanpa diskriminasi, serta hak untuk istirahat dan bersantai. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi, data primer diperoleh melalui wawancara online dengan PMI yang dipilih secara purposive, sementara data sekunder berasal dari lembaga resmi dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak demokrasi di Malaysia minim terpenuhiakibat kurangnya sosialisasi Pemilu dan keterbatasan fasilitas, sedangkan di Arab Saudi dan Singapura, pemenuhan hak ini lebih baik yang didukung dengan TPS yang memadai dan sosialisasi yang jelas. Hak kebebasan beraga cukup terjamin di semua negara, meskipun di Malaysia terdapat kendala akses ke fasilitas ibadah. Jaminan sosial, seperti asuransi kesehatan dan kompensasi, terpenuhi dengan baik di Arab Saudi dan Singapura, namun akses layanan kesehatan di Malaysia masih terbatas. Hak tanpa diskriminasi optimal di Singapura dengan lingkungan kerja yang inklusif, sementara di Arab Saudi dan Malaysia terdapat kasus ketidakadilan terhadap pekerja perempuan. Selanjutnya, hak untuk istirahat dan bersantai terpenuhi dengan sangat baik di Singapura dengan libur mingguan dan waktu istirahat yang jelas, dibandingkan dengan Malaysia yang masih menghadapi jam kerja panjang tanpa libur sesuai kontrak. Penelitian ini menegaskan perlunya pengawasan ketat dari pemerintah Indonesia dan kolaborasi internasional untuk memperkuat perlindungan dan pemenuhan HAM bagi PMI di negara-negara tujuan.
MENGHIDUPKAN KEMBALI SEMANGAT BELAJAR ANAK DESA MELALUI PENGEMBANGAN RUMAH BACA DI DESA DAREK, KECAMATAN PRAYA BARAT DAYA Cahyadi, Wagiman; Cahyaningwati, Marsha Dwi; Dzikirullah, Dibina; Divayana, Arya Aura; Munzir, Muh.; Maula, Fathiyatul; Mukti, Septiadi Hari; Syafitri, Novira Dewi; Aluri, Baiq Kaysha Musifatia; Amelia, Kiki Rizki; Islami, Dini
Jurnal Wicara Vol 3 No 5 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/fyqrat38

Abstract

Literasi merupakan kemampuan yang sangat penting dalam pendidikan, berperan dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, dan mampu bersaing di era globalisasi. Di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, minat baca anak-anak masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan akses terhadap buku, minimnya fasilitas belajar non-formal, serta kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar. Untuk menjawab permasalahan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) PMD Universitas Mataram tahun 2025 melaksanakan program pengembangan Rumah Baca yang bertujuan meningkatkan budaya literasi secara partisipatif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Participatory Action Research (PAR), melibatkan anak-anak, orang tua, guru, perangkat desa, dan mahasiswa sebagai fasilitator aktif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi kegiatan, dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menilai dampak kegiatan terhadap minat baca, kemampuan literasi, motivasi belajar, kreativitas, serta keterlibatan masyarakat. Kegiatan literasi meliputi pendataan buku, pengajaran literasi di Rumah Baca selama 45 hari, sosialisasi ke enam sekolah dasar di Desa Darek, pembelajaran rutin di SD 1 Darek setiap Senin dan Selasa, serta lomba membaca puisi, membaca cerpen, dan lomba mewarnai sebagai bentuk apresiasi tingkat desa. Selama kegiatan berlangsung, terlihat peningkatan signifikan pada kemampuan membaca dan menulis, berpikir kritis, kreativitas, rasa percaya diri anak-anak, serta partisipasi aktif orang tua, guru, dan masyarakat. Kegiatan ini berhasil membangun ekosistem literasi yang saling mendukung antara Rumah Baca, sekolah, dan rumah, serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan interaktif bagi anak-anak desa.
Strategi Guru PJOK Mengatasi Keterbatasan Sarana-Prasarana di Sekolah Dasar Amelia, Kiki Rizki; Suriatno, Adi; Muslimin, Muslimin
Sportify Journal Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v5i1.5081

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana PJOK masih menjadi kendala pembelajaran di sekolah dasar wilayah Kelurahan Sayang-Sayang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru PJOK dalam mengatasi keterbatasan fasilitas di lima sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan terdiri atas lima guru PJOK dari SDN 7 Cakranegara, SDN 27 Cakranegara, SDN 47 Cakranegara, SDN 52 Cakranegara, dan MI Haqul Yaqin NW. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa fasilitas PJOK berbeda antar sekolah, mulai dari lahan luas tetapi alat terbatas hingga keterbatasan alat dan lapangan. Guru mengatasi kendala melalui modifikasi alat, permainan kecil, pembagian kelompok, sistem giliran, dan pengajuan fasilitas. Penelitian menyimpulkan bahwa kreativitas guru penting, tetapi tidak dapat menggantikan kewajiban penyediaan fasilitas layak. Physical Education Teachers’ Strategies to Address Facility Limitations in Elementary Schools Abstract Limited facilities and infrastructure remain a challenge in physical education learning in elementary schools in Sayang-Sayang Subdistrict. This study aimed to describe physical education teachers’ strategies for addressing facility limitations in five elementary schools. A descriptive qualitative approach was used. The informants were five physical education teachers from SDN 7 Cakranegara, SDN 27 Cakranegara, SDN 47 Cakranegara, SDN 52 Cakranegara, and MI Haqul Yaqin NW. Data were collected through interviews, observation, and documentation, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed different facility conditions across schools, ranging from wide schoolyards with limited equipment to severe limitations in both equipment and field access. Teachers addressed these constraints through equipment modification, small games, group division, turn-taking systems, and facility proposals. The study concludes that teacher creativity is important but cannot replace the responsibility to provide proper facilities.