Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : Maspari Journal

KARAKTERISASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PATOGEN PADA LUKA TUKIK PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) di PENANGKARAN PENYU KOTA PARIAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT Elga Sari; Isnaini .; Gusti Diansyah; Hartoni .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 10, No 1 (2018): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.039 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v10i1.5787

Abstract

Salah satu upaya pemerintah dalam melindungi penyu adalah dengan mendirikankonservasi penyu. Permasalahan yang umum terjadi pada konservasi penyu adalahpenyakit pada tukik, dengan bakteri sebagai salah satu penyebabnya. Bakterimengakibatkan tukik terjangkit penyakit infeksi dengan cepat. Akibat sifat tukit yang salingmenyerang sehingga memudahkan bakteri patogen untuk berkembang. Tujuan daripenelitian ini adalah membuat karakterisasi bakteri patogen yang terdapat pada luka tukikpenyu lekang dan mengidentifikasi jenis bakteri patogen pada luka tukik penyu lekangtersebut. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2014.Metode pengambilan sampel bakteri dilakukan dengan cara, pengambilan sampel bakteripada tukik berusia satu sampai tiga bulan. Setelah pengambilan sampel selesai, laludilakukan tahap isolasi bakteri, juga uji karakterisasi dan uji biokimia pada isolat bakteri.Hasil yang diperoleh adalah isolat bakteri pada tukik penyu lekang berumur satu bulan,yaitu Pseudomonas sp1, Pseudomonas sp2, Pseudomonas sp3, berumur dua bulan adalahProteus sp1, Proteus sp2, dan berumur tiga bulan adalah Bacillus sp, Proteus sp1 danPseudomonas sp4.Kata Kunci : Bakteri, Luka, Pariaman, Patogen, Tukik
ANALISIS FINANSIAL PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP DRIFT GILLNET DI KECAMATAN TOBOALI KABUPATEN BANGKA SELATAN BANGKA BELITUNG Septian Vario Gerba; Fitri Agustriani; Isnaini .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 7, No 2 (2015): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.857 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v7i2.2434

Abstract

Kecamatan  Toboali  merupakan  ibukota  dari  Kabupaten  Bangka  Selatan yang  secara administratif  terbagi  menjadi  11  Desa/Kelurahan.  Drift  Gillnet merupakan  alat  tangkap yang  ramah  lingkungan  dan  merupakan  alat tangkap  yang  palling  banyak  digunakan  di Kabupaten  Bangka  Selatan. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  kelayakan  usaha penangkapan ikan  dengan  melihat  aspek  ekonomi.  Penelitian  ini  dilakukan  pada bulan oktober  2013.  Pengambilan  data  menggunakan  metode  purposive random  sampling dengan  cara  melakukan  teknik  kuisioner.  Hasil penelitian ini  menunjukkan  Analisis finansial yang dilakukan pada usaha penangkapan ikan di Kecamatan Toboali menyatakan usaha penangkapan ikan di Kecamatan Toboali layak dilaksanakan. Rata-rata pendapatan bersih  setiap  kapal sebanyak  Rp.  45.920.515/tahun.  Faktor  lain  seperti  Payback  perioduntuk usaha  penangkapan  ikan  di  Kecamatan  Toboali  didapat  selama  3  tahun dengan persentase  ROI  sebesar  33,7%.  Analisis  Kelayakan  Usaha  yang dilakukan  pada  usaha penangkapan ikan di Kecamatan Toboali menghasilkan nilai NPV Rp.  60.105.615 dengan nilai  Benefit  Cost  Ratio  sebesar  1,44. Nilai  IRR  sebesar  29%  lebih  besar  dari  nilai  suku bunga sebesar 16%, sehingga usaha penangkapan ikan di Kecamatan Toboali dinyatakan layak secara finansial.KATA KUNCI: Analisis financial, penangkapan ikan, Toboali.
ANALISIS USAHA BUDIDAYA KEPITING SOKA (Scylla serrata) DI KABUPATEN PEMALANG JAWA TENGAH Ria Kusnul Khotimah; Isnaini .; Fauziyah .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 10, No 1 (2018): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.508 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v10i1.5780

Abstract

Permintaan kepiting soka yang meningkat membawa daya tarik tersendiri terhadap upayamemproduksi kepiting soka melalui usaha budidaya. Usaha budidaya yang ada diKabupaten Pemalang Jawa Tengah yang akan dijadikan pedoman bagi pelaku usahabudidaya yang tertarik pada usaha ini mengatahui analisis finansial usaha budidayakepiting soka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keuntungan dan kelayakanusaha budidaya kepiting soka (Scylla serrata). Penelitian ini telah dilaksanaan pada bulanSeptember 2014. Metode penelitian dilakukan dengan wawancara menggunakankuesioner, jumlah sampel 11 pemilik tambak. Hasil analisis kelayakan usaha menunjukkanbahwa keuntungan usaha budidaya kepiting soka (Scylla serrata) di Kabupaten PemalangJawa Tengah yaitu Rp 251.487.664 pertahun, nilai R/C sebesar 1,4, nilai PP selama 0,893atau 10 bulan 21 hari dan nilai ROI sebesar 111,98% sedangkan hasil kelayakan investasiyaitu nilai NPV sebesar Rp 437.900.099,64. Net B/C yaitu 2,65 dan nilai IRR di dapat 80%,maka nilai NPV>0, Net B/C?1, dan IRR>discount rate, sehingga usaha budidaya kepiting soka(Scylla serrata) di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah mendapat keuntungan dan layakdilaksanakan. Hasil perhitungan analisis sensitivitas menunjukkan nilai maksimumperubahan yang didapatkan untuk kenaikan harga bahan baku (benih kepiting soka)sebesar 11,26%, penurunan produksi Grade I sebesar 12,12 %, penurunan produksi GradeII sebesar 29,99%.Kata Kunci: Analisis Finansial, Budidaya, Kabupaten Pemalang, Kepiting Soka,Sensitivitas
Struktur Komunitas Fitoplankton di Perairan Muara Sungai Banyuasin Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan Isnaini .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 4, No 1 (2012): Edisi Januari
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.494 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v4i1.1342

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai struktur komunitas fitoplankton di perairan muara Sungai Banyuasin Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan pada tanggal 26 Mei 2005 hingga 2 Juli 2005. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode purposive random sampling. Lokasi pengamatan dibagi menjadi 9 stasiun. Berdasarkan hasil pengamatan dari 9 stasiun komposisi komunitas fitoplankton yang ditemukan pada musim peralihan I (bulan Mei) terdiri dari 4 kelas yaitu kelas Bacillariophyceae (diatom) 82,35 %, kelas Cyanophyceae 5,88 %, kelas Dinophyceae 5,88 % dan kelas Euglenophyceae 5,88 %, sedangkan pada musim timur (bulan Juli) ditemukan tiga kelas yaitu kelas Bacillariophyceae (diatom) 80 %, kelas Cyanophyceae 5 %, kelas Dinophyceae 15 %. Secara umum, Indeks keanekaragaman fitoplankton pada musim peralihan 1 adalah 1,261 maka keanekaragaman jenisnya sedang dan pada musim timur Indeks keanekaragaman fitoplankton rendah yaitu 0,411, sedangkan indeks kesamaan antar stasiun fitoplankton pada musim peralihan 1 dan musim timur berkisar 0,4-0,9, hal ini berarti penyebaran komunitas relatif sama baik pada musim peralihan I dan musim timur. Serta sebaran marga fitoplankton tidak merata dan memiliki pola penyebaran mengelompok.   Kata kunci: Struktur komunitas, fitoplankton, Muara Sungai Banyuasin
ANALISIS PERANAN SUBSEKTOR PERIKANAN TANGKAP TERHADAP PEMBANGUNAN DAERAH DAN PENENTUAN KOMODITAS HASIL TANGKAPAN UNGGULAN DI KOTA SIBOLGA Haslan FI Lumbantobing; Fitri Agustriani; Isnaini .
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 8, No 2 (2016): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.007 KB) | DOI: 10.36706/maspari.v8i2.3482

Abstract

Selama  tahun  2007-2011,  produksi  rata-rata  perikanan  tangkap  Kota Sibolga mencapai  12,67% dari  rata-rata  produksi  perikanan  tangkap Sumatera Utara  dengan  pendapatan  PDRB   sebesar 23,07%  dari total PDRB Kota  Sibolga.Penelitian   ini   bertujuan  menganalisis  peranan  subsektor perikanan  tangkapterhadap  pembangunan  daerah  dan    mengidentifikasi jenis    komoditas hasiltangkapan  unggulan  di  Kota  Sibolga. Jenis penelitian adalah  studi  kasus  yang dianalisis  secara  deskriptif  menggunakan  analisis shift  share,  multiplier effect    dan    location  quotient  (lq).    Hasil  analisis shift  share  menunjukkankontribusi  perikanan  tangkap  di  Kota  Sibolga pada tahun    2011    terhadapsektor  pertanian  sebesar  97,91%    dan    total   PDRB    sebesar  22,85%. Perhitungan LQ  berdasarkan  indikator PDRB   dan   tenaga kerja menunjukkansubsektor  perikanan  tangkap  merupakan  sektor basis  di Kota  Sibolga dengan  nilai  LQ   lebih   dari  1.  Hasil  mutiplier effect  berdasarkan  indikator PDRB dan tenaga  kerja  rata-rata    sebesar 4,22 satuan  dan    4,90   satuan. Penentuan  komoditas unggulan  untuk  subsektor perikanan  tangkap,  yaitukakap  putih  (Lates  calcarifer),  lencam  (Lethrinus spp.)  dan    kakap merah/bambangan  (Lutjanus  spp.)    dari  kelompok  ikan demersal;  ikanlayang  (Decapterus  sp.),  lemuru  (Sardinella  lemuru),  dan   teri  (Stolephorusspp.)    dari  kelompok  ikan  pelagis  kecil;    serta  ikan tongkol  como    (Euthynnus affinis)  dari    kelompok  ikan    pelagis  besar.   Dengan  diketahuinya    jenis komoditas  ikan  unggulan  maka  dapat dijadikan sebagai  komoditas  kuncidalam  pengembangan  perikanan  tangkap  untuk meningkatkan pendapatandan   kontribusi  pada  perekonomian  Kota  Sibolga KATA KUNCI:  Komoditas  unggulan,  subsektor  perikanan  tangkap.