Laela Lutfiana Rachmah
Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Sosialisasi Pembelajaran STEAM Guna Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini di Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur Laela Lutfiana Rachmah; Raras Ayu Prawinda; Devi Candra Nindiya; Umi Nahdiyah
Lifelong Education Journal Vol 3 No 1 (2023): April
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59935/lej.v3i1.189

Abstract

Learning in AUD must be able to develop various basic abilities of children to create generations that are communicative, collaborative, think critically, creatively and innovatively. The STEAM approach is seen as an approach that can prepare the 21st century generation which aims to stimulate creativity, prepare children for a world of work full of innovations and inventions or good quality human resources. Some research shows that the application of the STEAM approach has a very positive relationship between STEAM learning experiences at an early age and school and career success in a child's future. The purpose of implementing this community service is to find out the application of learning with STEAM learning to increase the creativity of early childhood in Rejotangan District, Tulungagung Regency. This type of research is qualitative with descriptive method. Data collection was done by way of interviews and observation. The STEAM approach process is expected to be able to stimulate children's abilities to face the 21st century. One of the ways that teachers can do this is by changing the learning process in an innovative and creative way.
Inovasi Pembelajaran Anak Usia Dini melalui Pemanfaatan Loose Parts Laela Lutfiana Rachmah; Dessy Farantika; Raras Ayu Prawinda; Devi Candra Nindiya; Maulinda Sanjaya Sulistyani
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/piaud.v5i1.7227

Abstract

This study aims to describe and analyze teachers' experiences in practicing loose parts media innovation in early childhood learning and its implications for children’s growth and development. This research uses a descriptive qualitative approach with a phenomenological design. The research subjects were four teacher of Al Muhajirin Kindergarten in Malang City. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed by collecting, reducing, analysis, and verification. The results showed that the loose parts media innovation implemented by Al Muhajirin Kindergarten teachers includes the selection of loose parts materials, movement, learning materials, and songs or rhythms. The use of loose parts media in learning has an impact on children's development, including fine motor development as seen from coordination and the ability to make simple movements. Children's cognitive development increases through the ability to read and recognize letters and numbers. In terms of fine arts, children are able to coordinate movements with rhythm or songs and be creative with loose parts materials. In addition, children's language development can be seen from the increase in vocabulary and reading ability after seeing the shapes or writings that have been arranged.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Kegiatan Bermain Peran Kofifah Aini; Laela Lutfiana Rachmah; Raras Ayu Prawinda
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memastikan penerapan kegiatan bermain peran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia lima sampai enam tahun di TK Dharma Wanita Jimbe 01. Berdasarkan masalah mengenai rendahnya berpikir kritis anak, mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tindakan kelas yang berupaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak melalui kegiatan bermain peran. Dalam penelitian ini, Peneliti menggunakan dua siklus pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research/CAR). Perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi adalah fase-fase yang membentuk setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada tiga aspek berpikir kritis anak, yaitu memecahkan masalah, menilai sebelum mengambil keputusan dan menyimpulkan suatu permasalahan. Hasil rata-rata persentase peningkatan keterampilan berpikir kritis anak pada pra penelitian adalah 47,2%. Pada siklus I, tercapai 68%. Sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan mencapai 87,5%. Dengan demikian, hasil yang diperoleh pada siklus II menunjukkan persentase keterampilan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Jimbe 01 telah mencapai kriteria keberhasilan yang telah ditentukan. Maka, penelitian ini tidak akan dilanjutkan ke siklus berikutnya.
Bentuk Dan Makna Pendampingan Orang Tua Terhadap Penggunaan Smartphone Anak Usia Dini Berdasarkan Parental Mediation Theory (Studi Kasus Di Kelurahan Kauman) Rena Nurika Salsabila; Laela Lutfiana Rachmah; Dessy Farantika
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v4i2.356

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan smartphone pada anak usia dini yang berisiko tanpa pendampingan tepat. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bentuk dan makna pendampingan orang tua di Kelurahan Kauman berdasarkan Parental Mediation Theory. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan subjek tiga orang tua yang memiliki anak usia 4–5 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola pendampingan: konsisten, kurang konsisten, dan situasional. Orang tua yang menerapkan active, restrictive, dan co-use mediation secara konsisten berhasil mengarahkan anak pada penggunaan konten edukatif dan perilaku positif. Sebaliknya, pendampingan kurang konsisten dan situasional yang dipicu hambatan pekerjaan menyebabkan kontrol media lemah, sehingga anak cenderung mengalami tantrum saat penggunaan dibatasi. Pemaknaan orang tua terhadap pendampingan sebagai tanggung jawab edukatif menjadi faktor kunci keberhasilan mediasi, sementara pemaknaan reaktif cenderung gagal mencegah ketergantungan media. Konsistensi dalam menerapkan ketiga bentuk mediasi tersebut sangat menentukan kualitas tumbuh kembang dan regulasi emosi anak di era digital.
Implementasi Metode Time Out Dalam Menumbuhkan Disiplin Anak Usia 4-5 Tahun Di Ra Perwanida Sumberjo Dita Tri Wulandari; Choirul Hidayah; Laela Lutfiana Rachmah
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.370

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya perilaku kurang disiplin pada anak usia 4–5 tahun di RA Perwanida Sumberjo, seperti tidak mengikuti instruksi guru, mengganggu teman saat kegiatan berlangsung, serta belum tertib dalam mengikuti aturan kelas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru menerapkan metode time out sebagai salah satu upaya dalam menumbuhkan sikap disiplin anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi metode time out dalam menumbuhkan sikap disiplin anak usia 4–5 tahun di RA Perwanida Sumberjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 27 April 2026 sampai 5 Mei 2026 di RA Perwanida Sumberjo. Subjek penelitian mencakup guru dan anak dari Kelompok A. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan anekdot. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perencanaan metode time out dilakukan dengan menyusun aturan kelas dan pembiasaan disiplin yang disampaikan secara berulang kepada anak sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Pelaksanaan metode time out dilakukan secara bertahap dengan memberikan peringatan terlebih dahulu kepada anak yang menunjukkan perilaku kurang disiplin, kemudian mengarahkan anak ke tempat time out selama beberapa menit untuk menenangkan diri. Setelah itu, guru memberikan arahan dan membimbing anak untuk kembali mengikuti kegiatan pembelajaran dengan tertib. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan harian terhadap perubahan perilaku anak selama kegiatan berlangsung. Penerapan metode time out menunjukkan adanya perubahan positif terhadap perilaku disiplin anak, seperti mulai mampu mengikuti instruksi guru, lebih tertib saat kegiatan berlangsung, serta mulai memahami aturan kelas. Dengan demikian, metode time out dapat membantu menumbuhkan sikap disiplin anak usia 4–5 tahun di RA Perwanida Sumberjo melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten dan komunikatif.
Pemanfaatan Media Powerpoint Interaktif Dalam Meningkatkan Pemahaman Wudu Pada Anak Usia Dini Laela Lutfiana Rachmah; Annisa Mawaddah Mutiara Sari; Afifaturrahmi; Zainul Arifin; Dessy Farantika
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i3.9413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pemahaman tata cara berwudu pada anak usia dini melalui pemanfaatan media PowerPoint interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek anak usia dini di taman kanak-kanak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Media PowerPoint interaktif dirancang dengan memadukan unsur visual, audio, animasi, serta aktivitas sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visualisasi memiliki peran penting dalam pembelajaran fikih, khususnya materi wudu, karena membantu anak memahami konsep dan urutan berwudu secara lebih konkret. Media PowerPoint interaktif yang efektif ditandai dengan tampilan visual yang menarik, alur materi bertahap, serta adanya interaksi sederhana yang meningkatkan fokus dan partisipasi anak. Implementasi media ini dalam proses pembelajaran mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna. Selain itu, terdapat peningkatan pemahaman anak terhadap konsep dan urutan wudu, yang terlihat dari kemampuan anak menyebutkan dan mempraktikkan langkah-langkah wudu dengan lebih tertib dan tepat. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan subjek yang masih terbatas pada satu lembaga pendidikan anak usia dini serta pendekatan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melibatkan subjek yang lebih beragam serta menggunakan desain penelitian kuantitatif atau eksperimen agar diperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini.