Febry Rizki Susanti Kalaka
IAIN Sultan Amai Gorontalo

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS III DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PECAHAN SEBAGAI BENTUK MANAJEMEN PENGAJARAN Miftha Huljannah; Asriyati Nadjamuddin; Febry Rizki Susanti Kalaka; Risnawaty S. Nteya
Irfani Vol. 18 No. 2 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i2.3473

Abstract

Artikel ini memiliki fokus penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan berdasarkan objek kajian matematika serta faktor penyebabnya. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas III di SDN 1 Limboto Barat. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu tes soal cerita dan wawancara. Analisis data mengacu pada tahapan analisis data menurut Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika adalah kesulitan konsep, prinsip dan operasi. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan terbagi atas faktor internal yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap pelajaran matematika khususnya pada materi pecahan, tidak dapat menghitung dengan benar, tergesa-gesa dalam menyelesaikan soal dan faktor eksternal yaitu kurangnya penggunaan media pembelajarn, kurangnya pemberian contoh soal dan latihan soal berbentuk cerita yang diberikan guru pengajar serta banyaknya faktor-faktor yang menggangu konsentrasi siswa saat belajar dikelas.
ANALISIS KESULITAN SISWA KELAS III DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI PECAHAN SEBAGAI BENTUK MANAJEMEN PENGAJARAN Miftha Huljannah; Asriyati Nadjamuddin; Febry Rizki Susanti Kalaka; Risnawaty S. Nteya
Irfani (e-Journal) Vol. 18 No. 2 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i2.3473

Abstract

Artikel ini memiliki fokus penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan berdasarkan objek kajian matematika serta faktor penyebabnya. Metode yang digunakan peneliti adalah metode kualitatif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas III di SDN 1 Limboto Barat. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu tes soal cerita dan wawancara. Analisis data mengacu pada tahapan analisis data menurut Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika adalah kesulitan konsep, prinsip dan operasi. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi pecahan terbagi atas faktor internal yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap pelajaran matematika khususnya pada materi pecahan, tidak dapat menghitung dengan benar, tergesa-gesa dalam menyelesaikan soal dan faktor eksternal yaitu kurangnya penggunaan media pembelajarn, kurangnya pemberian contoh soal dan latihan soal berbentuk cerita yang diberikan guru pengajar serta banyaknya faktor-faktor yang menggangu konsentrasi siswa saat belajar dikelas.
Menggali Makna di Balik Filosofi Hidup Pisang: Pembelajaran soft skill Bagi Mahasiswa PAUD Sri Agriyanti Mestari; Febry Rizki Susanti Kalaka; Abd Kadim Masaong; Isnanto
Early Childhood Islamic Education Journal Vol. 5 No. 02 (2024): Early Childhood Islamic Education Journal
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58176/eciejournal.v5i02.2212

Abstract

Filosofi hidup pohon pisang mengandung berbagai nilai yang relevan untuk pengembangan soft skills bagi mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana simbolisme pohon pisang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran guna mengembangkan keterampilan seperti ketahanan, adaptasi, empati, kesederhanaan, serta penghargaan terhadap proses belajar. Dengan menggunakan pendekatan kajian literatur, penelitian ini mengidentifikasi nilai-nilai esensial dari filosofi hidup pohon pisang yang dapat diterapkan dalam pembelajaran mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filosofi ini dapat membantu mahasiswa PAUD dalam mengembangkan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, meningkatkan empati dalam berinteraksi dengan anak-anak dan lingkungan sekitar, serta memperkuat keterampilan kerja sama dalam tim. Integrasi nilai-nilai ini diharapkan dapat memperkuat karakter mahasiswa sebagai calon pendidik yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di dunia pendidikan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya pengembangan soft skills dalam menciptakan generasi pendidik yang tidak hanya profesional secara akademis tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan mampu memberikan kontribusi positif dalam masyarakat.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PERKALIAN BILANGAN CACAH MELALUI PERMAINAN EDUKATIF ULAR TANGGA MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS III Qiztia Zalwa A. Moito; Fatimah Djafar; Febry Rizki Susanti Kalaka
Al-mujahidah Vol 7 No 2 (2026): Mei-Oktober
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v7i2.460

Abstract

Research This research aims to describe the application of educational games of snakes and ladders in improving the understanding of the concept of multiplication of whole numbers in mathematics subjects for third-grade students at the Muhammadiyah Pone Private Islamic Elementary School in West Limboto. This type of research is a classroom action research of third-grade students totaling 26 people. The object of this research is the application of educational games of snakes and ladders to third-grade students at MIS Muhammadiyah Pone. The data analysis techniques used in this research are analysis of test results and analysis of observation results. Based on the results of Classroom Action Research that has been carried out on third-grade students at MIS Muh. Pone, it can be concluded that the use of educational games of snakes and ladders can improve students' understanding of the concept of multiplication of whole numbers in mathematics subjects. This improvement can be seen from the students' understanding that has changed after the application of educational games of snakes and ladders in the learning process. In the initial condition before the action was carried out, there were 17 students out of 26 students who had not achieved learning mastery with a percentage of 65.38%, while students who had achieved mastery were only 9 students or 34.62%. After carrying out learning activities using the educational game media snakes and ladders, the number of students who completed the game increased to 24 students or 92.31%, while students who had not completed it decreased to 2 students or 7.69%.
DESKRIPSI KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA MAHASISWA PGMI Febry Rizki Susanti Kalaka; Miftha Huljannah; Aljunaid Bakari
Jurnal Numeracy Vol 11 No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v11i1.2642

Abstract

Kemampuan literasi matematika melibatkan kemampuan individu dalam menggunakan konsep, prosedur, dan fakta matematika untuk memahami, menginterpretasi, menganalisis, serta menerapkan pemikiran matematika dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, melibatkan tes dan wawancara terhadap tiga mahasiswa semester VI yang mewakili tingkat kemampuan literasi matematika yang berbeda: tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan variasi signifikan dalam kemampuan literasi matematika antara ketiga mahasiswa tersebut. Mahasiswa dengan kemampuan tinggi menunjukkan performa yang baik dalam memahami, merumuskan, dan menyelesaikan masalah matematika, sementara mahasiswa dengan kemampuan sedang kekurangan dalam pelaksanaan rencana penyelesaian dan kesimpulan yang diambil, dan untuk mahasiswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan dalam hampir semua aspek literasi matematika. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar Prodi PGMI dapat mengimplementasikan program pembelajaran yang lebih terstruktur dan intensif, khususnya bagi mahasiswa dengan kemampuan rendah. Program tersebut dapat meliputi pembelajaran tambahan, bimbingan, dan latihan yang disesuaikan dengan kemampuan individu. Pendekatan pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan kontekstual juga dianjurkan guna meningkatkan pemahaman konsep matematika, sehingga mahasiswa dapat menjadi guru yang efektif dan mampu memberdayakan peserta didik dengan literasi matematika yang kuat.AbstractMathematical literacy skills involve an individual's ability to use mathematical concepts, procedures and facts to understand, interpret, analyze and apply mathematical thinking in various daily life situations. This research aims to describe the mathematical literacy abilities of students in the Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education Study Program (PGMI) FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo. The research method used was descriptive qualitative, involving tests and interviews with three sixth semester students who represented different levels of mathematical literacy ability: high, medium and low. The results showed significant variations in mathematical literacy abilities between the three students. Students with high ability show good performance in understanding, formulating and solving mathematical problems, while students with moderate ability lack in implementing the solution plan and conclusions drawn, and students with low ability experience difficulties in almost all aspects of mathematical literacy. Based on the research results, it is recommended that the PGMI Study Program can implement a more structured and intensive learning program, especially for students with low abilities. The program may include additional learning, mentoring, and training tailored to individual abilities. An active, collaborative and contextual learning approach is also recommended to improve understanding of mathematical concepts, so that students can become effective teachers and are able to empower students with strong mathematical literacy.